cover
Contact Name
Muhammad Nur Wahyu Hidayah
Contact Email
nurwahyuhidayah@unimugo.ac.id
Phone
+6281228055135
Journal Mail Official
jitin@unimugo.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso, No. 461, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
ISSN : 28300076     EISSN : 28300084     DOI : https://doi.org/10.26753/jitin.v2i1.1096
Industrial Engineering : Operation Research Analysis, Engineering Economic Analysis, Quality & Reliability Engineering, Ergonomic & Human Factors, Supply Chain Management, Engineering Management, Health Safety Environment, Information Engineering, Design & Manufacture Engineering, Product Design & Development
Articles 50 Documents
PENGARUH BEBAN KERJA, KOMPENSASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT XYZ Alfianti, Dita; Indristianingsih, Erna; Sutrisno, Agung Widiyanto Fajar
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1852

Abstract

Dalam menghadapi dinamika persaingan global, perusahaan dituntut untuk memastikan seluruh elemen internalnya berfungsi optimal, termasuk kinerja sumber daya manusia. Penurunan kinerja karyawan dapat berdampak signifikan terhadap produktivitas dan daya saing perusahaan, terutama di sektor manufaktur seperti tekstil. PT XYZ mengalami penurunan produksi sebesar 30% dalam tiga tahun terakhir, yang diduga berkaitan dengan faktor internal seperti beban kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kinerja karyawan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 80 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan dari ketiga variabel independen terhadap kinerja karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, beban kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia melalui penyesuaian beban kerja, peningkatan sistem kompensasi, dan penciptaan lingkungan kerja yang lebih kondusif.Kata kunci: Beban Kerja, Kompensasi, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan 
WEFIGO (WETLAND ECOPRINT FITOREMEDIASI ECENG GONDOK) SEBAGAI INOVASI GSCM (GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) PADA UMKM ECOPRINT RASYID DI KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN Natang, Rena Hartini; Kusumawardanto, Aji; Erik Setiawan, Erik; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1712

Abstract

Green Supply Chain Management (GSCM) adalah pendekatan strategis yang mengintegrasikan elemen ramah lingkungan ke seluruh tahapan rantai pasok, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengelolaan limbah akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip GSCM pada UMKM Ecoprint Rasyid yang berlokasi di Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, yang bergerak dalam industri kerajinan tekstil ecoprint dengan menggunakan bahan pewarna alami. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi terstruktur, dan tinjauan literatur terkait. Temuan awal menunjukkan bahwa UMKM ini baru akan menerapkan prinsip-prinsip GSCM, dengan fokus pada penggunaan bahan baku lokal dan alami serta produksi yang minim limbah. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah pengolahan limbah cair hasil mordanting dan kurangnya kesadaran konsumen terhadap aspek keberlanjutan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan konsep WEFIGO (Wetland Ecoprint Fitoremediasi Eceng Gondok), sistem mini wetland berbasis fitoremediasi menggunakan enceng gondok untuk mengolah limbah cair secara alami dan terjangkau. WEFIGO dirancang dengan model subsurface horizontal flow constructed wetland, berukuran sekitar 1,5–2 meter panjang, 0,5–0,7 meter lebar, dan kedalaman 0,5 meter, yang mampu mengolah limbah cair mengandung logam berat. Implementasi WEFIGO dalam rantai pasok hijau UMKM membuktikan bahwa pengelolaan limbah secara mandiri dapat dilakukan oleh pelaku industri kecil tanpa memerlukan biaya besar maupun teknologi yang kompleks, sehingga menjadi elemen krusial berbasis teknologi tepat guna.
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA CV. XYZ Maula, Ni'matur Rizkil; Siregar, Mulki
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1708

Abstract

Pemilihan supplier merupakan aspek penting dalam manajemen rantai pasok termasuk pengadaan bahan baku di industri tekstil. Studi ini bertujuan untuk untuk menganalisis pemilihan supplier kain di CV. XYZ dengan menentukan kriteria yang relevan dalam pemilihan supplier kain, memberikan pembobotan objektif  terhadap kriteria, serta menetapkan alternatif supplier terbaik berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan perangkat lunak Expert Choice untuk pengolahan data. Kriteria beserta subkriteria yang digunakan meliputi harga dengan subkriteria harga kain, rasio harga, ongkos kirim, dan diskon, kriteria pengiriman dengan subkriteria ketepatan waktu, ketanggapan, dan keandalan, kriteria kualitas dengan subkriteria kesesuiaian jenis bahan, daya tahan kain, warna, dan kecacatan, kriteria pelayanan dengan subkriteria responsibilitas, responsivitas, dan keramahan, dan kriteria kapasitas dengan subkriteria akurasi jumlah dan kestabilan stok. Data diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terhadap dua pakar, yakni pemilik usaha dan staf pengadaan. Hasil pengolahan data menujukan bahwa supplier yang direkomendasikan sebagai alternatif terbaik adalah supplier Bandung dengan nilai 0,385, disusul oleh supplier Tegal Gubug A dengan nilai 0,314, supplier Tasikmalaya dengan nilai 0,155, dan supplier Tegal Gubug B yang memiliki nilai terendah sebesar 0,146. Penelitian ini memberikankontribusi dalam penyusunan sistem evaluasi supplier yang objektif dan terukur.
USULAN MITIGASI RISIKO KONTAMINASI DALAM AKTIVITAS HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA UMKM MEKAR SARI PRODUK RENGGINANG DENGAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN HOUSE OF RISK (HOR) Budiman, Riadi; Putri, Famelga Clea
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1867

Abstract

Kurangnya pemahaman mengenai halal supply chain dapat menimbulkan tantangan dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko pada aktivitas rantai pasok halal serta merumuskan strategi mitigasi pada UMKM Mekar Sari yang memproduksi rengginang. Metode penelitian meliputi pemetaan aktivitas rantai pasok berdasarkan model Supply Chain Operation Reference (SCOR), identifikasi risk event dan risk agent, perhitungan Aggregate Risk Potential (ARP), serta penentuan strategi mitigasi menggunakan pendekatan House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 kejadian risiko (risk event) dan 15 sumber risiko (risk agent), dengan 7 risk agent prioritas yang memiliki nilai ARP tertinggi, di antaranya tidak adanya SOP sesuai standar halal, penggunaan alat transportasi yang berpotensi kontaminasi, serta bahan baku yang belum terdaftar pada LPPOM MUI. Melalui HOR tahap dua, diperoleh 9 strategi mitigasi risiko halal, dengan prioritas tertinggi yaitu pembuatan SOP berbasis standar halal yang mencakup pengadaan bahan baku, produksi, penyimpanan, pengemasan, dan distribusi. Hasil ini memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan jaminan kehalalan produk UMKM melalui penerapan manajemen risiko rantai pasok halal yang terstruktur dan efisien.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS STRATEGI GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT : STUDI KASUS PADA SEKTOR PERTANIAN DAN MANUFAKTUR Puspitasari, Anis Fadila; Chanafi, Galih Tri; Prasojo, Arjuna Juan Dwi; Dicasani, Alifta
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1711

Abstract

Dalam era keberlanjutan, Green Supply Chain Management (GSCM) menjadi pendekatan penting untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas strategi GSCM antara sektor manufaktur dan pertanian, khususnya di Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap enam sumber utama. Hasil menunjukkan bahwa sektor manufaktur lebih banyak mengandalkan teknologi dan sistem terstandarisasi, sedangkan sektor pertanian mengedepankan pendekatan komunitas dan teknologi sederhana. Hambatan utama mencakup keterbatasan akses teknologi, biaya investasi, dan rendahnya kesadaran lingkungan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi GSCM lintas sektor dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan jika didukung oleh kebijakan dan peningkatan kapasitas SDM.
ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI STANDARD INDONESIA RUBBER (SIR) MENGGUNAKAN APLIKASI POM QM DI PTPN 7 BENGKULU Ramadhani, Siti Dinar Rezki; Afifah, Belia
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1764

Abstract

Pada penelitian ini berdasarkan perhitungan dan analisis menggunakan metode time naive method, moving average 3 bulan, moving average 5 bulan dan exponential smoothing dapat dilihat dari nilai MAD, MASE, dan MAPE terkecil terdapat pada metode Singel Exponential Smoothing dengan α = 0.117 ≈ 0.12. Metode Singel Exponential Smoothing diperoleh nilai MAD (Mean Abusolute Deviation) sebesar 130.63, sedangkan MSE (Mean Squared Error) sebesar 27635.69, kemudian MAPE (Mean Absolute Precent Error) sebesar 0.25 atau sebesar 25%, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ini merupakan metode yang efektif digunakan untuk meramalkan produksi SIR PTPN VII  di periode berikutnya dibandingkan dengan 3 metode lainnya. Hasil permalan produksi SIR memiliki rata-rata produksi sebesar 663.25 palet ≈ 664 palet/bulan dengan hasil peramalan per bulan berikutnya selama satu tahun dapat dilihat pada gambar 11. Sehingga dalam penelitian ini metode terpilih yang dapat digunakan untuk penentuan peramalan produksi adalah Exponential Smoothing yang dapat diterapkan pada PT. Perkebunan Nusantara VII karena memilik nilai error  terkecil.
OPTIMALISASI AVAILABILITY FORKLIFT KOMATSU FD25C-17 SN: FA15 MELALUI PENDEKATAN ANALISIS RELIABILITY Rahman, Faisal; Herlina, Firda; Trianiza, Ice; Arief, Saifullah
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1910

Abstract

Forklifts are vital assets in industrial logistics systems, especially in material handling and loading and unloading activities in Warehouse and Jetty areas. High availability is an essential factor to ensure smooth operations and supply chain efficiency. This study aims to analyze the 2014 Komatsu FD25C-17 SN: FA15 forklift and determine the optimal preventive maintenance interval to maximize equipment availability. The research method employs an acoustic analysis approach, utilizing historical maintenance data from the period 1 January 2025 to 30 June 2025. The data is used to calculate the Mean Time Between Failures, Mean Time To Repair, and actual availability. A goodness-of-fit test is carried out to determine the best distribution probability, and the results show that the lognormal distribution best fits the smallest Anderson-Darling value (2.055 and 1.713). Based on the lognormal distribution parameters, a preventive maintenance interval simulation was conducted to find the optimal point (Topt), considering a minimum reliability of 49% and a maximum downtime of 18 hours. The simulation results show that the optimal maintenance interval was achieved at 224 hours of operation, with an availability value increasing from 89.71% to 92.32%. Although there was a slight decrease in the reliability value from 49.42% to 49.15%, this value was still within acceptable limits. This study concludes that implementing the Reliability-Centered Maintenance approach, based on lognormal distribution analysis, significantly increased forklift sales and availability. It can serve as a practical reference for making data-based maintenance policy decisions in the logistics industry.
PERANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PLYWOOD FALCATA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) (Studi Kasus PT. Prima Parquet Indonesia Cabang Sukoharjo) Ardiyansah, Reza; Dicasani, Alifta; Betanursanti, Ida; Widyastuti, Widyastuti
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1941

Abstract

PT Prima Parquet Indonesia is a manufacturing company engaged in wood processing, particularly in the production of Falcata Plywood. The company faces challenges in managing raw material inventory, such as procurement delays, overstock, and material shortages, which can disrupt the production process and increase operational costs. This study aims to design a raw material planning and inventory control system using the Material Requirement Planning (MRP) method to ensure the availability of raw materials in a timely, efficient, and production-oriented manner. The research stages include developing a Master Production Schedule (MPS), creating a Bill of Material (BOM), collecting lead time data, and calculating net requirements using the lot sizing technique. The results show that the implementation of the MRP method, particularly with the Lot for Lot (LFL) technique, is more optimal than the company’s conventional method because it can reduce inventory costs and prevent both shortages and excesses of raw materials. The application of the MRP system also improves operational efficiency, supports structured production planning, and ensures smoother production processes at PT Prima Parquet Indonesia. Therefore, the MRP method can serve as a strategic solution for raw material inventory control in the wood processing industry.
ANALISIS PROSES PELAYANAN PELANGGAN DI CALL CENTER MENGGUNAKAN TEORI ANTRIAN UNTUK MENINGKATKAN WAKTU RESPON PADA SAAT DOWN SHIFT DI PT X Rosida, Alya; Nugrahadi, Bekti; Primasanti, Yunita
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1776

Abstract

This study aims to analyze the customer service process at the call center of PT X using queuing theory, especially in dealing with increased workload during downshift. The methods used include field studies, literature studies, operational data collection for three months (September–November), and data processing using QM for Windows V5software. The simulation results show that increasing the arrival rate without adjusting the number of agents causes an increase in waiting time, queues, and server utilization, as well as a decrease in the probability of an empty system. Sensitivity analysis is conducted to evaluate high and low load scenarios, and to determine the optimal number of agents based on thevolume ofincoming calls. This study recommends flexible adjustment of the number of agents, implementation of automation systems, and adaptive shift. 
ANALISIS LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMALISASI PEMBOROSAN PADA PROSES PRODUKSI PAVING BLOCK Iskandar, Agus; Perdana, Surya
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1888

Abstract

CV. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri bahan bangunan dengan produk seperti busi beton, grass block, paving block, genteng, loster, dan kanstin. Penelitian difokuskan pada proses produksi paving block hexagonal yang mengalami masalah efisiensi akibat banyaknya aktivitas tidak bernilai tambah dan pengelolaan penyimpanan yang kurang baik, sehingga waktu produksi lama dan output rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemborosan, mengidentifikasi penyebab utamanya dalam proses penyimpanan, serta memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan efisiensi. Pendekatan yang digunakan yaitu Lean Manufacturing dan Theory of Constraints (TOC), dengan metode Value Stream Mapping (VSM), Waste Assessment Questionnaire (WAQ), Waste Relationship Matrix (WRM), dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Analisis akar masalah dilakukan dengan 5W+1H, serta simulasi perbaikan menggunakan ProModel. Hasil menunjukkan pemborosan terbesar pada aktivitas waiting (21,29%), inventory (19,92%), dan transportation (16,23%), dengan inventory sebagai pemborosan yang paling berdampak (20,21%). Sebanyak 91,71% waktu produksi merupakan aktivitas tidak bernilai tambah. Masalah utama terletak pada penyimpanan sementara yang memakan waktu 934 menit. Usulan perbaikan berupa penghapusan area penyimpanan sementara dan perbaikan tata letak meningkatkan output dari 90 menjadi 210 unit, waktu kerja dari 11,45% menjadi 24,70%, dan waktu dalam sistem turun dari 11.916,04 detik menjadi 3.778,86 detik. Aktivitas tidak bernilai juga berkurang dari 45.195 menjadi 29.245 menit, membuktikan efektivitas pendekatan dalam mengurangi pemborosan dan meningkatkan kinerja produksi.