cover
Contact Name
Risma Handayani
Contact Email
rismaandi106@gmail.com
Phone
+6282291823171
Journal Mail Official
rismaandi106@gmail.com
Editorial Address
Jln. Merdeka No. 85A Lalabata Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan
Location
Kab. soppeng,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PELITA-Jurnal Pendidikan dan Keguruan
ISSN : -     EISSN : 29874432     DOI : https://doi.org/10.69839/pelita
Core Subject : Religion, Education,
PELITA adalah jurnal ilmiah peer review yang dikelola oleh STAI Al-Gazali Soppeng yang fokus pada pendidikan, keguruan, dan keislaman. Jurnal ini secara resmi diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Januari dan Juli. Tim pengelola jurnal mengundang para peneliti dan/atau pakar untuk memublikasikan hasil penelitian mutakhir sebagai bentuk pengejawantahan konkrit dan sumbangsi pada peradaban.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Kerja Sama Orang Tua dan Guru dalam Mengatasi Problematika Peserta Didik Kelas V UPTD SPF SDN 67 Cangadi 1 Sasmir, Sasmir; Ahiruddin, Ahiruddin
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi bentuk kerja sama antara orang tua dan guru di UPTD SPF SDN 67 Cangadi 1, 2) menganalisis problematika yang dihadapi peserta didik, dan 3) mengeksplorasi upaya untuk mengatasi problematika tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan pedagogik. Sumber data meliputi data primer dari wawancara dengan wali kelas dan orang tua serta data sekunder dari dokumentasi terkait. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara orang tua dan guru dilakukan dalam bentuk kunjungan rumah dan undangan ke sekolah, yang diharapkan mampu mengatasi problematika peserta didik dan memengaruhi perilaku positif di rumah maupun sekolah. Problematika yang dihadapi meliputi ketidaksungguhan dalam mengerjakan tugas, sering membantah, dan konflik antar peserta didik. Upaya yang dilakukan mencakup evaluasi pembelajaran, pembinaan manajemen waktu untuk belajar dan bermain, serta komunikasi intensif antara guru dan orang tua terkait permasalahan anak. Penelitian ini menyarankan bahwa kerja sama yang kuat antara orang tua dan guru dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi problematika peserta didik di UPTD SPF SDN 67 Cangadi 1.
Penerapan Karakter Disiplin Pada Siswa di MTs Pondok Pesantren Yasrib Lapajung satturi, Satturi
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69839/pelita.v3i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan karakter disiplin pada siswa di MTs Pondok Pesantren Yasrib Lapajung sebagai upaya menciptakan generasi yang berkarakter unggul. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup penguatan disiplin dalam kegiatan harian santri, seperti pelaksanaan shalat berjamaah, pengelolaan waktu belajar, dan kepatuhan terhadap peraturan pondok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa dipengaruhi oleh teladan pengasuh pesantren, penerapan reward and punishment, serta dukungan lingkungan yang kondusif. Strategi seperti pembiasaan rutin, pengawasan intensif, dan internalisasi nilai-nilai agama terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa karakter disiplin di MTs Pondok Pesantren Yasrib Lapajung tidak hanya mendukung keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk akhlak mulia santri sebagai bekal menghadapi tantangan era modern. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan guru dan penguatan kerja sama antara pihak sekolah, pesantren, dan orang tua untuk memastikan keberlanjutan pembentukan karakter disiplin.
Sekularisme: Ajaran Dan Pengaruhnya Dalam Dunia Pendidikan Masykur, Agus
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69839/pelita.v3i1.63

Abstract

Penelitian ini membahas Sekularisme: Ajaran dan Pengaruhnya dalam Dunia Pendidikan dengan fokus pada dampak sekularisme terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Sekularisme, sebagai paham yang memisahkan urusan agama dari kehidupan publik, telah mempengaruhi kurikulum dan metode pengajaran di sekolah-sekolah. Penelitian ini mencatat bahwa penerapan sekularisme dalam pendidikan sering kali menghasilkan materi ajar yang tidak sejalan dengan nilai-nilai agama, sehingga mengakibatkan pelajar terjebak dalam perilaku amoral dan menjauh dari ajaran spiritual. Melalui pendekatan deskriptif, artikel ini juga mengeksplorasi bagaimana sekularisasi materi ajar dapat mengubah cara berpikir siswa, menjadikan mereka lebih fokus pada aspek duniawi ketimbang spiritual. Penulis menyarankan perlunya integrasi nilai-nilai agama dalam pendidikan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki moral yang kuat. Dengan demikian, artikel ini berupaya memberikan wawasan tentang pentingnya menyeimbangkan antara sekularisme dan pendidikan berbasis nilai-nilai agama demi kemajuan bangsa.
Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik HASNAH, MULIA
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69839/pelita.v3i1.64

Abstract

Tujuan penelitian, yaitu: 1) untuk mendeskripsikan bentuk- bentuk kenakalan peserta didik di UPTD SPF SDN 190 Launga. 2) untuk mengetahui, mengungkap, dan mendeskripsikan kontribusi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam menanggulangi kenakalan peserta didik di UPTD SPF SDN 190 Launga, metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologis dan pendekatan pedagogis, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk-bentuk kenakalan peserta didik terbagi menjadi tiga yaitu pertama, kenakalan verbal seperti ribut dalam kelas, berbicara kasar dan mengejek teman. Kedua, kenakalan non verbal seperti berkelahi. Dan yang ketiga, kenakalan dalam bentuk pelanggaran tata tertib sekolah seperti tidak memakai atribut lengkap saat upacara. 2) Kontribusi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam menanggulangi kenakalan peserta didik yaitu dengan melakukan tiga tindakan yaitu pertama, tindakan prevenif melalui metode pembiasaan dengan cara berwudhu sebelum belajar dan mengadakan kegiatan rutin pesantren kilat dibulan ramadhan. Kedua, tindakan kuratif dengan cara mengidentifikasi masalah kenakalan yang telah dilakukan oleh peserta didik kemudian menyelesaikan permasalahan dengan menasehati dengan hati yang ramah tanpa emosi. Dan yang ketiga, tindakan represif dengan memberikan sanksi atau hukuman.
Efektivitas Penggunaan Power Point dalam Media Pembelajaran Bahasa Arab Hilmy, Baso
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 1 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69839/pelita.v3i1.65

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan media pembelajaran berbasis komputer atau laptop sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar, sekaligus mengembangkan media pembelajaran bahasa Arab dengan memanfaatkan Microsoft PowerPoint. Penggunaan media PowerPoint menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh guru dalam memulai proses pembelajaran. Tanpa adanya pengembangan media berbasis PowerPoint, pembelajaran bahasa Arab berpotensi menjadi monoton dan kurang menarik, sehingga berdampak buruk pada hasil belajar siswa. Hal ini menandakan kegagalan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi pustaka dan dianggap sebagai penelitian pengembangan yang berfokus pada inovasi media pembelajaran PowerPoint. Media pembelajaran memiliki peran penting, di antaranya: sebagai alat bantu pengajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar (teaching aid) dan sebagai media mandiri yang dapat digunakan siswa secara independen (independent media). Media mandiri dirancang secara sistematis untuk menyampaikan informasi dengan tujuan pembelajaran yang jelas dan terarah. Kata Kunci: PowerPoint, Media Pembelajaran, Bahasa Arab Abstract This research aims to identify the use of computer-based learning media or laptops as a means of supporting the teaching and learning process, as well as developing Arabic learning media by utilizing Microsoft PowerPoint. The use of PowerPoint media is an important aspect that must be considered by teachers in starting the learning process. Without the development of PowerPoint-based media, Arabic learning has the potential to become monotonous and less interesting, thus adversely affecting student learning outcomes. This indicates a failure in the learning process. This research was conducted with a qualitative descriptive approach through the literature study method and is considered a development research that focuses on PowerPoint learning media innovation. Learning media has an important role, including: as a teaching aid to increase the effectiveness of the learning process (teaching aid) and as independent media that students can use independently (independent media). Independent media is systematically designed to convey information with clear and directed learning objectives. Keywords: PowerPoint, Learning Media, Arabic
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Pada Madrasah Diniyyah Halaqiyah Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng Rahmatillah, Maya Intan
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran Bahasa Arab, menggali faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan strategi pembelajaran Bahasa Arab dan solusinya. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan pada Madrasah Diniyyah Halaqiyyah Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran pada pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Diniyyah Halaqiyyah Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng adalah strategi pembelajaran ekspositori dan inkuiri, strategi pembelajaran qira’ah, strategi pembelajaran mufradat, strategi pembelajaran istima’, strategi pembelajaran tarkib, strategi pembelajaran kitabah, dan strategi pembelajaran kalam. Faktor-faktor yang mendukung penerapan strategi pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Diniyyah H{alaqiyyah Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng yaitu: tambahan waktu pembelajaran, tenaga pengajar yang kompeten, program tambahan di asrama, dan kecanggihan teknologi. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat yaitu: perbedaan latar belakang peserta didik, rasio guru dengan peserta didik tidak ideal, materi pembelajaran yang tidak berkesinambungan dan terarah, dan peserta didik yang kurang disiplin. Adapun solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut, mengelompokkan peserta didik, memberikan tugas tambahan, koordinasi yang baik antara guru, dan perekrutan guru.
Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa Sumarni
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan karakter siswa, mengevaluasi kegiatan guru PAI dalam proses tersebut, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk mengidentifikasi 10 sumber informasi, termasuk administrator sekolah, guru, wali murid, dan siswa. Sementara pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, analisis data dilakukan melalui triangulasi data, ketekunan pengamatan, dan perpanjangan keikutsertaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru PAI dalam mengembangkan karakter siswa melalui kedisiplinan, sikap adil dan jujur, akhlak mulia, keteladanan, kedewasaan, kesabaran, dan rasa percaya diri. Tiga metode utama yang digunakan oleh guru PAI dalam mengembangkan karakter siswa adalah proses pendidikan, bimbingan dan penyuluhan, dan strategi pengajaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan karakter siswa adalah lingkungan sosial, sekolah, dan masyarakat. Di sisi lain, faktor yang berkontribusi terhadap keterbatasan sarana dan prasarana termasuk biaya operasional yang minim, tingkat pemahaman siswa, dan siswa pindahan dari sekolah lain. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kompetensi kepribadian guru PAI memainkan peran penting dalam mengembangkan karakter siswa, dan keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh interaksi antara lingkungan internal dan eksternal sekolah.
Moderasi Beragama Sebagai Paradigma Pemikiran Islam di Indonesia Masykur, Agus
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama merupakan paradigma penting dalam perkembangan pemikiran Islam di Indonesia yang berupaya menjaga keseimbangan antara keberagamaan yang toleran dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip ajaran Islam. Konsep ini menjadi semakin relevan dalam konteks kebinekaan bangsa Indonesia yang plural secara agama, budaya, dan etnis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji moderasi beragama sebagai bentuk pemikiran Islam yang responsif terhadap tantangan zaman, serta mengidentifikasi karakteristik, landasan teologis, dan aplikasinya dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap literatur keislaman, dokumen kebijakan, serta karya-karya pemikir Islam Indonesia kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama di Indonesia tidak hanya memiliki dasar dalam ajaran Islam seperti prinsip tawasuth (jalan tengah), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan), tetapi juga diperkuat oleh tradisi keislaman lokal yang mengedepankan harmoni dan musyawarah. Moderasi beragama menjadi upaya konstruktif dalam menangkal ekstremisme serta memperkuat kohesi sosial. Dengan demikian, paradigma ini menjadi bentuk pemikiran Islam kontekstual yang mampu menjawab tantangan globalisasi, radikalisme, dan disintegrasi sosial dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Krisis Etika Berbicara Peserta Didik dI MI As’adiyah 185 Lompulle Sasmir; Ahiruddin
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menggambarkan etika berbicara peserta didik 2) Untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya krisis etika berbicara peserta didik, dan 3) mengeksplorasi upaya mengatasi problematika. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan paedagogik dan sosiologis. Sumber data meliputi data primer yang didapatkan dari hasil wawancara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan serta peserta didik. Data sekunder meliputi buku, jurnal yang berkaitan fokus penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berbicara peserta didik terhadap peserta didik lain tergolong buruk disebabkan seringnya menggunakan kosa kata kasar dan cenderung merendahkan. Sementara etika berbicara peserta didik kepada guru/tenaga kependidikan juga tergolong kurang baik karena masih terdapatnya peserta didik yang memberi jawaban dalam keadaan berjalan, serta penekanan nada suara keras saat berbicara. Faktor penyebab terjadinya krisis etika berbicara peserta didik diantaranya; kurangnya pengawasan/keteladanan dari orang tua dan lingkungan sosial, pengaruh media sosial, tidak adanya tata tertib dan fanishmen yang menimbulkan efek jera. Upaya yang dilakukan dalam mengatasinya yakni kerjasama pihak madrasah dengan orang tua, pemberian teladan baik dalam berbicara, pemberlakuan peraturan yang ketat, serta pemberian efek jera bagi yang melanggar.
STAI Al-Gazali Soppeng Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Membentuk Sikap Disiplin Peserta Didik di SD Negeri 15 Jolle Hasnah, Mulia
PELITA - JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol 3 No 2 (2025): PELITA- JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN
Publisher : STAI AL GAZALI SOPPENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap disiplin peserta didik serta kontribusi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap tersebut, termasuk faktor pendukung dan penghambatnya di SD Negeri 15 Jolle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosiologis, pedagogis, dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap disiplin peserta didik kelas IV bervariasi; sebagian telah mematuhi tata tertib sekolah, namun sebagian lainnya masih memerlukan pembinaan. Guru Pendidikan Agama Islam berperan aktif tidak hanya melalui penyampaian aturan tertulis, tetapi juga melalui pendekatan personal dalam dan luar pembelajaran, seperti memberikan tanggung jawab kepada peserta didik yang kurang disiplin serta menjalin komunikasi dengan orang tua. Faktor pendukung dalam pembentukan sikap disiplin adalah penggunaan media pembelajaran yang menarik, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya motivasi dari orang tua, keterlambatan bangun pagi, beban pekerjaan rumah sebelum sekolah, dan rendahnya minat terhadap pelajaran tertentu

Page 3 of 3 | Total Record : 30