Articles
363 Documents
SOSIALISASI PERHITUNGAN DAN PENILAIAN ANGKA KREDIT BERDASARKAN PERMENPANRB NOMOR 1 TAHUN 2023BAGI GURU - GURU TK, SD. SMP SE KOTA PEMATANG SIANTAR
Jalatua H Hasugian;
John Edy Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/jy890y05
Kegiatan sosialisasi PermenpanRB No.1/2023 tentang tentang Jabatan Fungsional serta Perka BKN No.3/2023 tentang Angka Kredit, Pangkat dan Jenjang Jabatan Fungsional ini bertujuan agar para guru PNS memahami tata cara perhitungan dan penilaian angka kredit jabatan fungsional serta mampu menerapkannya dalam peningkatan karier melalui kenaikan pangkat maupun jabatan. Sosialisasi yang dilaksanakan pada Kamis 19 Oktober 2023 ini, menggunakan metode partisipasif, ceramah, diskusi, tanya jawab dan simulasi. Peserta kegiatan ini sebanyak 90 orang, terdiri dari utusan TK, SD dan SMP Negeri yang ada di Kota Pematang Siantar. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru memahami hal-hal pokok dan prinsip yang berubah pada peraturan baru dibanding sebelumnya, terutana mekanisme konversi angka kredit dari konvensional ke integrasi, apa saja perangkat atau aplikasi dan butir-butir kegiatan yang akan diintegrasikan berdasarkan evaluasi kinerja. Oleh karena itulah kegiatan sosialisasi ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi seluruh guru PNS di Kota Pematang Siantar
KONSERVASI HUTAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN ABRASI DI PESISIR PANTAI DESA SEI NAGALAWAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Sumarny Tridelpina Purba;
Irwan Lihardo Hulu;
Thiur Dianti Siboro;
Dian Perayanti Sinaga;
Risjunardi Damanik;
M. Komarul Huda;
Marlindoaman Saragih;
Fenny Mustika Piliang;
Salome Rajagukguk;
Ika Rosenta Purba;
Joni Wilson Sitopu;
Dhika Elfrida Hulu;
Imron Ramdhana;
Marta Lumbanahor
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/tcnts089
Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di pesisir Daerah Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Problema yang dihadapi di Pantai Desa Sei Nagalawan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara adalah ancaman semakin menjoroknya bibir pantai ke daratan, akibat gerusan air laut, akibat deburan ombak. Situasi ini menimbulkan prakiraan bahwa semakin tahun pinggiran pantai terancam secara perlahan - lahan akan terkikis dan menyebabkan turunnya kualitas lingkungan hidup. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan konservasi mangrove yang bernilai edukasi sebagai hutan pendidikan maka langkah pengelolaan yang dilaksanakan adalah memberikan pengetahuan, pemahaman dan wawasan untuk meningkatkan pemanfaatan kawasan mangrove dan pesisir sebagai media dan sumber belajar dalam kegiatan pembelajarn di sekolah.Dalam kegiatan ini meliputi seluruh kawasan ekosistem hutan mangrove, dan seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan ekosistem hutan mangrove di Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dan tehnik pengabdian masyarakat ini meliputi tehnik wawancara dan obervasi langsung ke lapangan untuk menentukan situasi permasalahan mitra dan upaya konservasi ekosistem mangrove yang diperoleh dari hasil observasi di daerah pengabdian masyarakat.Pelaksanaan kegiatan pengandian ini dengan Penanaman Mangrove di Pantai Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan, Kabupaten Serdang Bedagai diikuti oleh dosen dan mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Simalungun. Pelaksanaannya dilaksanakan selama 1 (satu) hari, dengan fokus kegiatan pengabdian masyarakat di Pantai mangrove Kampoeng Nipah Desa Sei Nagalawan adalah menambah jumlah pohon mangrove di lahan konservasi pesisir Pantai. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi pentingnya menanam, menjaga dan merawat mangrove di pesisir pantai untuk mencegah abrasi pantai. Selain itu juga disampaikan kondisi mangrove saat ini dan peranan mangrove dalam mencegah abrasi pantai dan potensi mangrove untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat Prodi Pendidikan Biologi Universitas Simalungun dilakukan dengan menanam bibit mangrove sebanyak 50 bibit, yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Simalungun setelah pemberian materi sosialisasi
DISSEMINATION OF PROVISIONS FOR BAD CREDIT PERSPECTIVE OF CREDITOR RISK ON GUARANTEES THAT DO NOT BELONG TO THE DEBTOR AT THE PEOPLE'S CREDIT BANK NUSANTARA BONA PASOGIT 6
Lenny Mutiara Ambarita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/8vtjn982
Pada era global yang sudah sangat berkembang selalu diikuti dengan perkembangan hukum yang tidak akan pernah habis untuk diteliti dan dipelajari. Perjanjian yang dibuat secara lisan/tidak tertulis pun tetap mengikat para pihak, dan tidak menghilangkan, baik hak dan kewajiban dari pihak yang bersepakat. Namun, untuk kemudahan pembuktian, acuan bekerja sama dan melaksanakan transaksi, sebaiknya dibuat secara tertulis. Hal ini juga dimaksudkan, agar apabila terdapat perbedaan pendapat dapat kembali mengacu kepada perjanjian yang telah disepakati. Dalam memenuhi syarat administrasi sebelum melakukan akad perjanjian pengakuan hutang yang dibuat oleh PT.Bank Perkreditan Rakyat NBP 6 Tanah Jawa dengan debitur atau nasabah para marketing cenderung kurang mengerti administrasi ataupun persyaratan tentang alas hak yang memerlukan roya, peralihan nama sertipikat baik itu balik nama waris maupun balik nama jual beli, pemecahan sertipikat dan permohonan pendaftaran tanah. Demi terwujudnya administrasi yang baik dan benar sekaligus sosialisasi kepada masyarakat melalui marketing, dan untuk mencegah kebingungan dalam kelengkapan administrasi maka kami memilih melakukan pengabdian ini sebagai proses pengajaran kepada sumber daya manusia di PT.BPR NBP 6
Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Aek Parmbunan Kota Sibolga
Elisa;
Ainun Mardiyah;
Happy Sri Rezeki;
Heni Mulyani Pohan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/em064212
Permasalahan sampah terjadi hampir di seluruh tempat di dunia yang diakibatkan oleh kegiatan produksi dan konsumsi yang dilakukan oleh manusia. Penerapan konsep 3R (reduce, reuse, dan recycle) dapat mengurangi volume sampah dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sampah organik dapat dikumpulkan dan diolah menjadi pupuk kompos, pakan ternak, hingga menjadi biogas. Sedangkan sampah non organik dapat didaur ulang atau dijadikan bahan untuk kerajinan. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan guna memberikan pemahaman untuk mengelola dan mengolah sampah dengan baik. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan meliputi pembuatan media berupa brosur, pamflet, dan poster tentang pengelolaan sampah dan memberikan penyuluhan kepada kelompok masyarakat, mengajak masyarakat memilah sampah ke dalam beberapa jenis sampah, dan penyediaan tempat sampah yang berbeda untuk sampah organik dan non-organik yang diserahkan kepada ketua kelompok. Dari kegiatan yang dilakukan bersama warga di Kelurahan Aek Parombunan mendapatkan hasil bahwa edukasi pemilahan sampah sangat diperlukan dan kesadaran mengenai pemisahan sampah organik dan anorganik harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pemberian sarana tempat sampah yang dapat memisahkan sampah organik dan non-organik mampu menimbulkan kebiasaan memilah sampah dan membangun kesadaran memproses pengolahan sampah organik
PKM Mahasiswa Kkn: Edukasi Bagi Masyarakat Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Kota Sibolga
Nur Sahara;
Nurmaini Ginting;
Fatma Suryani;
Melvariani Syari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/eyas8020
Lingkungan yang bersih adalah gaya hidup sehat. Kesadaran akan pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat sangat penting baik bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Sampah merupakan salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Oleh karena itu program kerja ini mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya membuang sampah di kawasan Pasar Rakyat Kecamatan Pankyuran Dewa agar terlihat bersih dan terhindar dari kotoran dan penyakit PKM merupakan salah satu bentuk pengamalan Tridharma di perguruan tinggi. Sebagai salah satu bentuk kegiatan PKM, merupakan kegiatan dimana mahasiswa melaksanakan suatu program yang disusun sesuai dengan situasi di tempat mereka melakukan kegiatan KKN. Desa Pankyuran Dewa di Kota Sibolga merupakan salah satu kawasan yang dilaksanakan proyek dari awal hingga akhir untuk menjamin kebersihan lingkungan di kawasan Pankyuran Dewa. Hal ini membuktikan respon pemerintah dan warga sangat positif, dan warga juga mengikuti arahan
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Masyarakat Kelurahan Pancuran Kerambil Sibolga
Yulia Anita Siregar;
Fitriani;
Vitria Larseman Dela;
Ainun Mardiyah Lubis;
Eli Marlina Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/849sjh66
Keberadaan sampah menimbulkan masalah baru yang terjadi di lingkungan masyarakat karena sistem pengelolaan limbah/sampah yang tidak baik dan tidak memiliki adanya pengetahuan yang baik di dalam masyarakat itu sendiri. Hal ini juga lah yang dialami dan terjadi di kelurahan Pancuran Kerambil Kota Sibolga akibat dari minimnya pengetahuan masyarakat. Keadaan fasilitas pendukung yang tidak sesuai standar dan tidak memenuhi indikator untuk mendukung kebersihan yang seharunya tidak memadai dan juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Maka penting untuk menumbuhkan kepedulian warga agar tidak sembarang membuang sampah serta mengedukasi bagaimana memilah sampah. Bermula dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui edukasi pentingnya menjaga kebersihan, memilih dan membedakan sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan olahan sampah tersebut sehingga memiliki nilai ekonomis. Bentuk nyata kegiatan ini berupa bantuan penyediaan fasilitas tempat sampah yang terpilah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi melalu tahapan sosialiasi, perijinan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini warga masyarakat menjadi peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan, adanya peningkatan pemahaman pemilahan sampah secara mandiri serta pengetahuan akan manfaatnya. Selain itu, masyarakat Pecalongan juga dapat mengetahui manfaat pengolahan sampah dengan cara 3R yaitu : Reduce, Reuse, Recycle
Penyuluhan Tentang Penghijauan Di Halaman Rumah Kepada Kumpulan Bapak - Bapak Di Lingkungan - Santo Thomas Pasar Vi Padang Bulan Medan
Jesayas Sembiring
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/0eyspz61
Saat ini dapat kita rasakan suhu bumi semakain meningkat. Meningkatnya suhu bumi disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida di atmosfir. Meningkanya gas karbon dioksida CO2 di atmosfir disebabkan oleh produksi gas rumah kaca meningkat dan pembakaran bahan bakar fosil juga bertambah. Salah satu usaha untuk mengurangi meningkatnya suhu bumi adalah mengurangi konsumsi pembakaran bahan bakar fosil, minyak, gas alam dan batu bara yang menyebabkan polusi udara atau hadirnya emisi karbon dioksida ke udara. Salah satu usaha untuk mengurangi emisi gas CO2 di udara dan untuk memperoleh keamanan dan kenyamanan hidup mahluk hidup dimasa yang akan datang, maka dianjurkan kepada kita seluruh umat manusia dan secara khusus kepada Anggota Kumpulan Bapak-Bapak Lingkungan Santo Thomas Pasar VI Padang Bulan Medan, agar menanam tanaman hijau di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing. Dengan menanam pokok kayu di depan rumah tanaman hijau dapat memproduksi oksigen dan menjadikan ruangan rumah lebih segar dan sejuk
Peningkatan Pendapatan Masyarakat Jemaat Gmi Banuh Raya Melalui Budidaya Lada Perdu
Wahyunita Sitinjak;
Arvita Netti Sihaloho;
Imman Yusuf Sitinjak;
Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/rhmjnf16
Tujuan pengabdian memberikan pembelajaran untuk meningkatkan pendapatan Masyarakat sekitar Desa Banuh Raya, Kecamatan Simalungun dengan mengajak prospek budidaya lada perdu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan dari bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2024 di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun Cara pembudidayaan lada perdu ini memang cukup mudah. Cocok ditanam pada pekarangan yang sempit ataupun lahan terbatas. Budidaya lada perdu dapat juga ditanam pada pot ataupun polyback. Prospek dari budidaya lada perdu memang dapat dikatakan bagus dan cerah. Sehingga bisnis budidaya lada perdu ini bisa dijadikan pilihan bisnis yang menjanjikan. Hanya saja belum populer bagi masyarakat umum atau belum sepenuhnya di kenal masyarakat karena kurangnya informasi yang di dapatkan oleh masyarakat itu sendiri. Lada perdu bisa menjadi solusi mengatasi keterbatasan lahan di daerah perkotaan. Sebab lada perdu dapat ditanam di pot atau polybag diteras rumah atau pekarangan. Dengan jarak tanam 1 m x 2 m populasi lada perdu bisa mencapai 5.000 pokok per hektar lahan. Mengingat cara budidaya lada perdu tidak terlalu sulit dan dapat ditanam dipekarangan rumah, di pot dan polyback maka sangat layak dikembangkan di daerah perkotaan sebagai salah satu alternatif usaha penambahan sumber pendapatan keluarga bagi masyarakat. Metode yang dilakukan dengan: Survei, Perencanaan Program, Formulasi Rencana Aksi, Implementasi Program, Evaluasi. Hasil kegiatan ini disambut baik dan sangat direspon oleh kelompok sasaran yaitu masyarakat di sekitar. Sampai saat ini semua bibit lada yang dibagikan kepada kelompok sasaran tumbuh dengan baik dan dirawat oleh masyarakat yang bersangkutan. Demikian juga tidak ada kendala dan masalah yang ditemui sepanjang proses pelaksanaan kegiatan
Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Peserta Didik SMIP Yayasan Universitas Simalungun Pematangsiantar
Ulung Napitu;
Corry;
Bongguk Sihaloho;
Tuangkus Harianja;
Ease Aren;
Tuty Ariani Nasution;
Rosmery Saragih;
Hasian Napitu;
Rosdiana Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/r25bjn07
Kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba pada SMIP Yayasan USI Pematang siantar bertujuan agar peserta didik dapat memahami dampak yang timbul dari penggunaan narkoba ( fisik, psikis maupun sosial ekonomi). Sosialisasi ini menggunakan metode partisipatif, ceramah dan diskusi. kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 14 april 2023 dengan jumlah peserta sosialisasi terdiri dari 25 orang peserta didik dan 10 orang guru yang berlokasi di aula SMIP Yayasan. Melalui kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik tentang jenis - jenis narkotika, dampak penyalahgunaan narkoba dari aspek fisik, psikis, pendidikan, sosial dan ekonomi serta cara pencegahan dan penanggulangannya. Kegiatan sosialisasi ini bermanfaat membentengi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa khususnya peserta didik SMIP Yayasan USI dari bahaya penyalahgunaan narkoba
Penyuluhan Hukum Dan Penanaman Pohon Untuk Konservasi Di Desa Sei Nagalawan, Perbaungan
Meylida Nurrachmania;
Rozalina;
Triastuti;
Damanik, Sarintan E;
Simarmata, Marulam MT
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36985/0tba5n98
Kegiatan penyuluhan hukum dan penanaman pohon untuk konservasi Pantai Mangrove Desa Sei Nagalawan Perbangungan Kabupaten Serdang Bedagai ini diharapkan dapat menjadi agen pembangunan guna “menularkan” pengetahuan tentang peranan masyarakat dalam rangka pelestarian lingkungan serta arti penting lingkungan hidup bagi kehidupan manusia. Pencegahan terhadap pengrusakan lingkungan tidak hanya cukup dengan dilakukan menerapkan undang - undang termasuk penerapan sanksi pidana oleh karena masyarakat tersebut secara kultural telah terikat dengan pola-pola pemanfaatan hutan yang sejak lama mereka lakukan dan berlangsung secara turun temurun. Peserta sosialisasi memiliki peranan dalam rangka pelestarian lingkungan serta arti penting lingkungan hidup bagi kehidupan manusia