cover
Contact Name
Firzhal Arzhi jiwantara
Contact Email
firzhal@yahoo.com
Phone
+6281917249929
Journal Mail Official
firzhal@yahoo.com
Editorial Address
Editor in Chief Firzhal Arzhi jiwantara Universitas Muhammadiyah Mataram Scopus ID: 57203021521 Sinta ID: 6726713 Google Scholar Managing Editor Yulias Erwin Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Sinta ID: 6715721 Google Scholar Editorial Boards Ilham Zitri Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Sinta ID: 6725616 Google Scholar Rifaid Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Sinta ID: 6701313 Google Scholar Inka Nusamuda Pratama Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Sinta ID: 6726209 Google Scholar M. Taufik Rachman Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Sinta ID: 6726209 Google Scholar Team IT Muhammad Fahmy Robbaani Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia Muhammad Hendriyono Susanto Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal Law and Government
ISSN : -     EISSN : 29858003     DOI : https://doi.org/10.31764/jlag.v1i1.12948
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Law And Government (Hukum dan Pemerintahan) Program Pascasarjana Studi Magister Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram adalah jurnal akses terbuka dan peer-review yang bertujuan untuk menawarkan studi hukum, kebijakan pemerintah, hukum dan masyarakat, peraturan perundang-undangan, dan isu-isu hukum yang telah berkembang di berbagai negara. Kajian ini tidak terbatas pada berbagai bidang hukum pidana, hukum perdata, hukum tata negara, hukum administrasi negara, perkembangan hukum Islam, hukum internasional, hukum humaniter, dan bidang lain mengenai isu-isu kontemporer di bidang hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 42 Documents
Analisis Yuridis Terhadap Jual Beli Akun Netflix Sharing Dalam Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Alya Zulfana Rahman; Moh Hatta
Journal Law and Government Vol 4, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jlag.v4i1.38964

Abstract

Fenomena jual beli akun Netflix dengan sistem sharing semakin marak seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan hiburan digital yang terjangkau. Praktik ini umumnya dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan kontraktual dengan Netflix dan menawarkan akses dengan harga murah melalui media sosial maupun marketplace. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan yuridis karena pembagian akun di luar satu rumah tangga bertentangan dengan ketentuan lisensi Netflix, serta berpotensi melanggar hukum perdata, ketentuan hak cipta, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas jual beli akun Netflix sharing menurut hukum positif Indonesia, kedudukan para pihak dalam perspektif perlindungan konsumen, serta kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip-prinsip fikih muamalah. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi akun sharing melanggar syarat objektif perjanjian, berpotensi merupakan pelanggaran hak cipta, serta mengabaikan hak konsumen atas informasi dan jaminan layanan. Dalam perspektif hukum Islam, transaksi ini mengandung unsur gharar, tadlis, serta pelanggaran haq al-intifā’, sehingga tergolong akad tidak sah. Dengan demikian, baik hukum Islam maupun hukum positif memandang praktik tersebut tidak layak dipertahankan secara hukum.
Strategi Pemerintah Desa Ranggagata Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Sripe Wafiq Azizah; Ilham Zitri; Hidayatullah Hidayatullah; Azwar Subandi
Journal Law and Government Vol 4, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jlag.v4i1.39332

Abstract

Rural economic development is an important aspect of improving the welfare of rural communities. However, in many regions, including West Nusa Tenggara Province (NTB), rural economic growth still faces various limitations. Ranggagata Village in Central Lombok Regency is an agricultural village where the majority of the population depends on seasonal rice farming for their livelihood. This condition causes unstable community income and encourages the emergence of various alternative economic strategies. This study aims to analyze the economic conditions of the Ranggagata Village community and the role of the village government in community economic empowerment efforts. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through field observations, interviews with village officials, BUMDes managers, and the community, as well as a documentation study of the APBDes and village planning documents. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, accompanied by data triangulation to maintain the validity of the findings. The results of the study show that the village economy is still dependent on a single agricultural sector, while BUMDes is not yet functioning optimally. The allocation of the economic empowerment budget in the APBDes is relatively low and is not fully in line with applicable regulations. This condition has given rise to the phenomenon of kioskization as a survival strategy for the community, but has not been able to improve welfare in a sustainable manner. This study recommends strengthening village economic institutions, increasing the allocation of empowerment budgets, and developing data-based local economic potential so that village economic development is more effective and sustainable