cover
Contact Name
Yenda Puspita
Contact Email
yendapuspitah@gmail.com
Phone
+6282390436300
Journal Mail Official
yendapuspitah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Riau 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29868300     DOI : 10.37985
Core Subject : Education,
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
IMPLIKASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF HADIST DI ERA GLOBALISASI Marzuki, Marzuki; Safitr, Sri Dewi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1099

Abstract

Sesuai dengan fenomena yang terjadi saat ini, dimana anak usia dini lebih mengenal budaya luar bahkan memiliki kebiasaan yang tidak sejalan dengan nilai – nilai keIslaman. Sehingga pentingnya penanaman nilai keIslaman pada anak sejak usia dini agar dapat menciptakan generasi kedepannya yang memiliki kepribadian cerdas dan akhlak mulia sesuai dengan perspektif hadis Rasulullah SAW. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah library research (studi pustaka) dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, laporan resmi, maupun dokumen-dokumen lainnya yang kredibel dan relevan. Penerapan prinsip pendidikan Islam sesuai dengan perspektif hadis dalam pendidikan anak usia dini juga mencakup aspek spiritual dan emosional. Dengan melakukan penerapan nilai – nilai Islam dalam setiap pembelajaran yang relevan seperti membiasakan membaca doa sebelum memulai kegiatan, atau mengajarkan tentang adab menghormati sesama terlebih lagi kepada orang tua. Sehingga berdasarkan aktifitas tersebut anak akan memahami tentang kejujuran, kepedulian, sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dengan demikian generasi yang akan datang tidak hanya cerdas namun memiliki budi pekerti yang baik dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Nurul Islam Pasenggerahan Kalsum, Umi
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Nurul Islam Pasenggerahan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII yang dianalisis melalui observasi keterlibatan siswa, diskusi kelompok, dan penilaian berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah, dengan hanya 40% siswa yang aktif dalam diskusi dan refleksi. Setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, dengan penambahan pertanyaan pemicu, media visual, dan penugasan berbasis studi kasus, keterlibatan siswa meningkat signifikan menjadi 80%. Selain itu, indikator berpikir kritis seperti mengidentifikasi masalah, menyusun argumen logis, mengevaluasi informasi, dan menyimpulkan materi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di era pendidikan abad ke-21.
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Qur'an hadis di MTS Nurul Ikhsan Aisyah, Siti
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Qur’an Hadis melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif di MTs Nurul Ikhsan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan jumlah siswa 30 orang. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 30%, sedangkan pada siklus I dengan penerapan metode TPS, ketuntasan belajar meningkat menjadi 60%. Siklus II, yang menerapkan metode Jigsaw, menghasilkan ketuntasan belajar sebesar 86,7%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif, yang mengutamakan kolaborasi dan interaksi antar siswa, efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif, merupakan solusi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Qur’an Hadis. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran kooperatif secara lebih luas untuk meningkatkan hasil belajar siswa di berbagai mata pelajaran.
Problematika Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia di MTs Nurul Ihsan Hastuti, Novalia; Kayyimah, Nurul
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.1106

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi guru di MTs Nurul Ihsan menghadapi berbagai problematika dalam mengembangkan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika yang dihadapi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia di MTs Nurul Ihsan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri dari guru mata pelajaran yang aktif mengajar dan memiliki pengalaman dalam penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi guru meliputi keterbatasan penguasaan teknologi, kurangnya fasilitas pendukung, keterbatasan waktu dalam merancang media, serta minimnya pelatihan terkait pengembangan multimedia. Temuan ini menegaskan perlunya program pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta dukungan manajerial sekolah dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis multimedia
Implementasi Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam di MTs Humairoh HNN Nurlela, Nurlela
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Sejarah Peradaban Islam di MTs Humairoh HNN. Model Problem Based Learning dipilih sebagai intervensi pedagogis dengan asumsi dapat mengoptimalkan pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui aktivitas pemecahan masalah autentik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas siswa menggunakan lembar observasi, tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif melalui deskripsi naratif terhadap hasil observasi dan dokumentasi, serta kuantitatif melalui analisis statistik deskriptif terhadap hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, yang diindikasikan oleh peningkatan pada aspek kemampuan mengamati, mengajukan pertanyaan, menganalisis masalah, berargumentasi, menyimpulkan, berpartisipasi dalam diskusi, dan motivasi belajar.
The Overserving Parenting Patterns and Their Impact on Early Childhood Development: Pola Pengasuhan yang Terlalu Melayani (Overservice) dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Sundari, Sri; Febrilyan, Ryan; Grahani, Puri
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1113

Abstract

This study examines the parental caregiving pattern of overservice and its impact on early childhood development. Overservice, often characterized by parents excessively fulfilling all of their child’s needs, can influence the emotional, social, and cognitive development of the child. The research methodology used is a literature review, aiming to identify and analyze existing studies on this caregiving pattern and its effects on child development. This study also reviews developmental psychology theories, including Erikson's and Vygotsky's theories, and Baumrind’s typology of parenting styles (authoritarian, permissive, and authoritative) to explore how an overindulgent caregiving approach can affect a child's ability to develop independence, self-regulation, and social skills. Factors analyzed include parental personality, involvement in caregiving, and family dynamics. The findings suggest that an overservice caregiving style may lead to difficulties in a child’s ability to handle challenges, develop a sense of responsibility, and increase the likelihood of dependency and social skill deficits. The study concludes that a balanced approach to parenting, which allows space for children to learn independence and face challenges, better supports healthy emotional and social development in early childhood.
Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Menunjang Lingkungan Belajar PAUD Virli Susanti, Utia; Erlia Ningsih, Savika; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1114

Abstract

Sarana dan Prasarana merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi anak usia dini. Artikel ini membahas pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi jenis-jenis sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta fungsinya dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana seperti alat permainan edukatif, ruang belajar yang nyaman, dan fasilitas pendukung yang lainnya berperan penting dalam menstimulasi perkembangan anak. Selain itu, pengelolaan yang baik terhadap fasilitas tersebut mampu menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, penyediaan sarana dan prasarana menjadi tanggung jawab penting bagi lembaga PAUD dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Manajemen Kurikulum PAUD: Membangun Lingkungan Belajar Yang Responsif Terhadap Anak Virli Susanti, Utia; Nadiyah, Nadiyah; Destriani, Elma
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1115

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan holistik anak. Lingkungan belajar yang responsif sangat dibutuhkan untuk mendukung proses tumbuh kembang pada masa keemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen kurikulum dapat membangun lingkungan belajar yang responsif dalam konteks PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan wawancara semi-terstruktur. Fokus kajian diarahkan pada empat tahapan utama manajemen kurikulum, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru dalam merancang dan melaksanakan kurikulum memiliki pengaruh besar terhadap terciptanya suasana belajar yang positif, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan anak. Kurikulum yang fleksibel dan terstruktur terbukti mampu memberikan ruang bagi kreativitas guru serta mendorong partisipasi anak secara aktif dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum yang responsif, didukung oleh peran guru yang aktif sebagai fasilitator dan pengelola kelas, merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan ramah anak di satuan PAUD.
Meningkatkan Mutu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Melalui Menajemen Virli Susanti, Utia; Nurohmah, Nurohmah; Anisa, Nurul
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga PAUD yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana yang tersedia, tetapi juga oleh efektivitas sistem manajemen yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen yang baik, mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu layanan PAUD. Perencanaan yang terstruktur memungkinkan lembaga menetapkan tujuan pendidikan yang jelas; pengorganisasian yang efektif menjamin pembagian tugas yang proporsional; pelaksanaan yang profesional memastikan kegiatan pembelajaran berjalan sesuai standar; dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi dasar untuk perbaikan. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan juga dipengaruhi oleh transparansi dan akuntabilitas manajemen. Dengan demikian, peningkatan mutu PAUD dapat dicapai secara optimal melalui penerapan manajemen yang terarah dan berkelanjutan.
Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Di Masa Golden Age Melalui Manajemen Paud Yang Efektif Virli Susanti, Utia; Nelda Fitria Anindia Indriani, Lindy; Naimah, Naimah
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1121

Abstract

Masa golden age merupakan periode krusial dalam perkembangan anak usia dini karena pada fase ini terjadi pertumbuhan yang pesat dalam aspek kognitif, sosial-emosional, dan motorik. Namun, rendahnya angka partisipasi dan mutu layanan PAUD di Indonesia masih menjadi tantangan besar. Penelitian ini bertujuan utama untuk mengkaji kontribusi manajemen PAUD dalam mewujudkan pendidikan berkualitas selama masa golden age. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PAUD yang mencakup empat fungsi utama—perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi—berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan. Perencanaan program yang responsif terhadap kebutuhan perkembangan anak, pengelolaan pendidik yang profesional, serta keterlibatan aktif orang tua menjadi pilar utama keberhasilan manajerial. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen PAUD yang efektif tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran, tetapi juga pada kesiapan anak dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas manajerial di lembaga PAUD menjadi langkah strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh