cover
Contact Name
Yenda Puspita
Contact Email
yendapuspitah@gmail.com
Phone
+6282390436300
Journal Mail Official
yendapuspitah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Riau 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29868300     DOI : 10.37985
Core Subject : Education,
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Implementasi Maqasid Syariah Dalam Penggunaan Qris Sebagai Platform Transaksi Digital Reksi, Yulita; Agustiani, Sindi; Hasanah, Uswatun
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip Maqasid Syariah dalam penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai platform transaksi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keselarasan antara inovasi teknologi keuangan dengan nilai-nilai syariah, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang terus berkembang dalam era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang aktif menggunakan QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS mampu memenuhi lima prinsip Maqasid Syariah, yakni menjaga agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Penggunaan QRIS dinilai meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi transaksi serta mendorong literasi keuangan digital. Namun, tantangan seperti kurangnya literasi syariah dan risiko kejahatan siber masih perlu diatasi. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif antara pemahaman Maqasid Syariah dan tingkat adopsi QRIS. Oleh karena itu, edukasi syariah dan penguatan regulasi berbasis prinsip Islam sangat penting dalam mendukung ekosistem transaksi digital yang beretika dan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan sistem keuangan digital yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Sketchfab 3D Dan Kahoot Terhadap Motivasi Belajar IPAS Kelas V UPT SDN 019 Pandau Jaya Ramadani, Shintia; Octa Hadiyanti, Putri
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Sketchfab 3D dan Kahoot terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V UPT SDN 019 Pandau Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, dengan kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independen. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05. Rata-rata motivasi belajar siswa di kelas eksperimen yang menggunakan aplikasi Sketchfab 3D dan Kahoot lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis teknologi interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Oleh karena itu, penggunaan Sketchfab 3D dan Kahoot direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan semangat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPAS.
Implementasi Video Animasi “Belajar Jujur” dari Nussa dan Rara dalam Pendidikan Nilai Antikorupsi pada Anak Usia Dini Fajriati, Ruliana; Amiliya, Reni; Monica Harvira, Bunga; Elsi Ramadani, Tri
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan inovasi pembelajaran nilai antikorupsi melalui cerita interaktif berjudul “Belajar Jujur” pada anak usia dini. Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai perkembangan anak, yaitu melalui dongeng, diskusi ringan, dan permainan simbolik. Penelitian dilakukan di TK Islam Annur Bastari, dengan subjek lima orang anak usia 5 tahun yang dipilih secara purposive dari kelas B yang berjumlah 15 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, dokumentasi, dan catatan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan cerita interaktif mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap perilaku baik dan buruk, terutama dalam konteks kejujuran saat mengerjakan tugas. Data observasi juga menunjukkan bahwa anak-anak terlibat aktif dalam diskusi dan mampu merespons pernyataan guru dengan jawaban yang tepat secara moral. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang berkembang melalui simbol, ekspresi verbal, dan tanggapan reflektif. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengembangkan aspek sosial dan emosional anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis cerita interaktif efektif sebagai media penanaman nilai antikorupsi sejak dini dan layak untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan PAUD.
Penerapan Pendekatan Kelompok Untuk Megembangankan Kecerdasan Logis Matematis Anak Usia Dini Puspita Sari, Desty
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan kelompok dalam mengembangkan kecerdasan logis matematis anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 14 anak didik yang dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan penilaian indikator kecerdasan logis matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui signifikansi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kelompok dapat meningkatkan kecerdasan logis matematis anak secara signifikan, ditunjukkan dengan nilai t_0 sebesar 11,7 lebih besar dari t tabel 2,160 pada taraf signifikansi 5%. Rata-rata skor capaian anak sebesar 3,73 dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan kelompok efektif dalam mengoptimalkan perkembangan kecerdasan logis matematis anak usia dini.
Dinamika Kehidupan Pengemudi Ojek Daring Wanita Sebagai Orang Tua Tunggal di Yogyakarta Elsi Flora, Dwi; Puspita, Yenda
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1491

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kehidupan yang dihadapi oleh wanita orang tua tunggal yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring (ojol) di Yogyakarta. Sebagai kepala keluarga sekaligus pengasuh utama, mereka menghadapi berbagai tantangan unik yang berkelindan antara tuntutan ekonomi, sosial, dan peran domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tantangan yang dihadapi, strategi dalam menjalankan peran ganda, serta proses pembelajaran mandiri yang mereka lakukan. Tiga wanita orang tua tunggal yang berprofesi sebagai pengemudi ojol dipilih sebagai informan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi kesulitan ekonomi akibat pendapatan yang tidak menentu, stigma sosial dari lingkungan sekitar terkait profesi yang didominasi pria, serta kendala dalam pemanfaatan teknologi akibat latar belakang pendidikan. Dalam menjalankan peran gandanya, mereka dituntut untuk memiliki manajemen waktu yang efektif antara mencari nafkah dan mengurus rumah tangga serta anak. Proses pembelajaran mandiri (self-directed learning) menjadi kunci adaptasi mereka, yang bersumber dari pengalaman pribadi, interaksi dalam komunitas sesama pengemudi, dan pemanfaatan fitur-fitur pada aplikasi untuk mengatasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketangguhan dan kemampuan belajar secara mandiri menjadi faktor krusial bagi wanita orang tua tunggal pengemudi ojol dalam menavigasi kompleksitas kehidupan mereka.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini Elsi Flora, Dwi; Puspita, Yenda
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1492

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama. Disebut sebagai lingkungan pendidikan pertama karena sebelum manusia mengenal pendidikan yang lain, lingkungan pendidikan inilah yang pertama ada. Faktor orang tua sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan anak dalam belajar. Seseorang mungkin ingin bekerja karena ia mengharap bahwa dengan berbuat demikian akan mempengaruhi status sosialnya atau lebih tepat karena ia yakin bahwa orang-orang lain akan lebih suka menerima dia apabila ia berbuat demikian. bekerja dapat dipandang sebagai alat untuk penerimaan dan kehormatan sosial, sedangkan tidak bekerja mungkin dipandang sebagai mengakibatkan penolakkan dan celaan masyarakat. betapa pentingnya pendidikan dan pengajaran disekolah bagi anak-anak karna sekolah berfungsi sebagi pembantu dalam melaksanakan pendidikan anak. Di dalam lingkungan keluarga tidak memenuhi semua kebutuhan anak maka dibantu oleh sekolah. Tapi bukan menjadi tanggung jawab sekolah, kewajiban sekolah adalah membantu keluarga dalam mendidik anak. Dengan pendidikan di sekolah mebuat kualitas manusia diubah ke arah yang lebih baik dan menjadikannya sumberdaya yang berguna bagi dirinya maupun bagi masyarakat. Pendidikan merupakan suatu proses dalam meningkatkan, memperbaiki, mengubah pengetahuan, keterampilan serta perilaku seseorang sebagai usaha mencerdaskan manusia melalui kegiatan pengajaran dan pelatihan.
Peran Kegiatan Bersih Lingkungan Dan Penanaman Pohon Dalam Membangun Keakraban Siswa Baru Kelas 1 SD NEGERI 147 Pekanbaru Mukhyar, Mukhyar
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan bersih lingkungan dan penanaman pohon dalam membangun keakraban sosial siswa baru kelas 1 di SD Negeri 147 Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan strategi adaptasi sosial yang efektif bagi siswa baru agar mereka dapat lebih cepat mengenal, berinteraksi, dan menjalin relasi positif dengan teman sebaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru kelas 1, siswa baru, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah dan menanam pohon tidak hanya menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan, tetapi juga mempercepat proses adaptasi sosial siswa baru. Siswa menjadi lebih mudah saling mengenal, terbangun rasa kebersamaan, serta tumbuh sikap saling peduli dan bekerja sama. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan berbasis lingkungan dapat menjadi strategi efektif dalam membangun relasi sosial dan keakraban siswa baru di sekolah dasar.