cover
Contact Name
Reyhan Ainun Yafi
Contact Email
reyainunyafi@gmail.com
Phone
+6287773666282
Journal Mail Official
nagripustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padat Karya Komplek Green Rich Residence Blok A 32, RT 004 RW 015, Kelurahan Saigon, Kec. Pontianak Timur, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, 78132
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 30320151     DOI : 10.62238
Education Covers social education studies such as history, geography, sociology, civic education, economics and those related to character education. History History is the study of past events that support the development of nationalism and the formation of national character. Its main focus is on the social, economic, political and cultural aspects of Indonesia and other related regions. This study is also used to foster a sense of nationalism. Culture Culture encompasses studies in anthropology, geography and ancient texts, relating to cultural change, local wisdom, oral traditions, symbols, knowledge, crafts, religion and cultural diversity. These studies are important for understanding and maintaining the identity and cultural heritage of a society.
Articles 30 Documents
MUSIK SEBAGAI KRITIK DALAM SEJARAH POLITIK INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN HINGGA PASCA REFORMASI: SEBUAH KAJIAN HISTORIS Syela Joe Dhesita; Ageng Sanjaya
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.33

Abstract

Musik memiliki salah satu peranan sebagai medium untuk menyuarakan ketertindasan, ketidakadilan, perdamaian, hak-hak sipil dan kritik sosial yang dilatarbelakangi berbagai hal salah satunya kondisi politik pemerintahan suatu negara. Keunikan perkembangan musik sebagai alat kritik politik di Indonesia menjadi topik yang perlu dianalisis lebih lanjut sehingga dapat dipahami bagaimana peran musik dalam dinamika politik di Indonesia pada era awal kemerdekaan hingga masa reformasi. Dalam menjalankan perannya sebagai media kritik social, musik dan pelakunya memiliki catatan menarik dalam sejarah perkembangan politik di Indonesia. Guna menkontruksi kedudukan musik sebagai alat kritik dalam sejarah politik di Indonesia, maka dilakukan studi dokumentasi dan literatur terkait hal tersebut untuk kemudian dideskripsikan kembali menjadi gagasan baru. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Musik sebagai alat perlawanan politik sudah dilakukan sejak lama di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Selama perkembangan politik pemerintahan di Indonesia tak lepas dari kritik social yang disampaikan salah satunya melalui music. Music selanjutnya memainkan peranannya sebagai alat kritik social dalam berbagai upaya namun tak jarang music juga menjadi alat dalam mengakomodir kebutuhan politik pula pada akhirnya. Penelitian lebih lanjut dapat mendalami musik sebagai kritik melalui wawancara dengan tokoh-tokoh yang relevan.
STRATEGI GURU DALAM PENILAIAN KARAKTER SISWA KELAS V PADA KEGIATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Nadia Alpian; Firah Amaliyah; Salsa Afriliana Idris; Siska Nopriyanti; Hendri Marhadi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.34

Abstract

Pemahaman guru terhadap karakter seorang siswa sangat penting dilakukan agar guru dapat melakukan pembelajaran secara maksimal, oleh karena itu pentingnya guru memiliki strategi dalam menilai dan memahami karakter setiap siswa. Penelitian ini disajikan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam menilai karakter siswa kelas V dalam kegiatan profil siswa Pancasila di SDN 028 Pematang Reba. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi guru dalam penilaian  karakter yang dilakukan pada siswa kelas V guru menggunakan dua strategi yakni metode observasi (mengamati kegiatan siswa) dan metode test (memberikan kusioner ataupun pertanyaan agar dapat melihat persepsi siswa terhadap diri mereka sendiri) dan untuk strategi guru dalam kegiatan profil pelajar pancasila berjalan cukup baik dengan berbagai strategi penerapan dimulai dari penerapan pada budaya sekolah, pada intrakulikuler hingga pada ekstrakulikuler. Strategi yang digunakan seperti diskusi mengenai nilai-nilai pancasila, pemberian contoh nyata melalui guru, serta pemberian tugas yang berkaitan dengan Pancasila.
ANALISIS NILAI KARAKTER PADA TRADISI LAMPU COLOK DI KABUPATEN BENGKALIS Shilvia Anugrah Putri; Bella Khairunnisa; Sabrina Khairunnisa; Wan Rahmawati Saadah; Hendri Marhadi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.35

Abstract

Di Era kemajuan teknologi seperti saat ini, penggunaan teknologi sudah menjadi hal yang wajib digunakan oleh masyarakat. Kemajuan tersebut berdampak pada berbagai sisi kehidupan, salah satu pada tradisi dan kebudayaan masyarakat. Tradisi sudah banyak ditinggalkan dan sudah mulai punah karena kemajuan zaman, salah satunya tradisi lampu colok. Tradisi lampu colok atau pelita menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kabupaten Bengkalis yang mewariskan secara turun-temurun. Kebiasaan tradisi lampu colok ini berawal dari masyarakat yang ingin membayar zakat fitrah pada malam 27 ramadhan dikarenakan belum ada aliran listrik maka lampu colok ini lah yang menjadi penerang. Seiring berjalannya waktu perayaan tradisi lampu colok juga dilakukan pada momen halal bihalal. Dari praktik tradisi lampu colok, terdapat nilai karakter yang dapat dipelajari lebih lanjut untuk mencerminkan gambaran harmoni dan kerjasama dalam masyarakat dan nilai karakter yang terdapat dalam tradisi Lampu Colok Di Kabupaten Bengkalis dapat juga dimanfaatkan untuk mengembangkan karakter siswa disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakter pada tradisi lampu colok di Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi obeservasi, dan wawancara. Hasil penelitian dari analisis nilai-nilai karakter yang ada pada tradisi Lampu Colok Di Kabupaten Bengkalis, yaitu:(a) nilai karakter peduli sosial, (b) nilai karakter gotong royong, (c) nilai karakter kerja keras, (d) nilai karakter kreatif, (e) nilai karakter komunikatif, (f) nilai karakter peduli lingkungan, (g) nilai karakter religius, (h) nilai karakter disiplin dan (i) nilai karakter cinta tanah air. 
ANALISIS KESUKARAN SOAL MATEMATIKA DALAM KONTEKS SOSIAL: KASUS SISWA KELAS IV SD NEGERI 183 PEKANBARU Yola Destia Pitri; Bela Liani; Faradila Az Zahra; Hendri Marhadi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.36

Abstract

Analisis tingkat kesukaran butir soal pada tes mata pelajaran matematika merupakan aspek penting dalam pengukuran pemahaman siswa terhadap materi matematika yang juga dapat digunakan untuk mengetahui dampak sosial yang mempengaruhi hasil tes soal. Tingkat kesukaran butir soal dapat diukur melalui indeks kesukaran, yang mengacu pada seberapa mudah atau sulitnya suatu soal bagi siswa yang mengikuti tes. Analisis ini membantu dalam mengevaluasi sejauh mana siswa memahami materi pelajaran dan sejauh mana soal-soal tersebut mampu mengukur pemahaman siswa. Identifikasi butir soal yang terlalu mudah atau terlalu sulit, sehingga dapat dilakukan penyesuaian pada kurikulum dan strategi pengajaran. Pentingnya analisis tingkat kesukaran soal bukan hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga guna memahami dampak sosial dari evaluasi pendidikan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesukaran soal serta mengetahui apa saja dampak  sosial yang ditimbulkan dari tes mata pelajaran matematika pada kelas IV SD Negeri 183 Pekanbaru seperti mempengaruhi motivasi dan kepercayaan diri siswa, kesenjangan pendidikan, dan persepsi guru dan orang tua. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesukaran butir soal pada tes mata pelajaran matematika pada kelas IV SD Negeri 183 Pekanbaru dalam persentase 60% mudah dan 40% sedang, dengan artian kategori soal cenderung mudah. Dan tingkat kesukaran soal dalam evaluasi pendidikan mempengaruhi motivasi dan kepercayaan diri siswa, serta kesenjangan pendidikan.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN KINERJA DAN KOMUNIKASI ANTAR SISWA SMA Ropiyanti Triningsih; Fahruddin
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i1.37

Abstract

Strategi pembelajaran didalam kelas masih banyak kurang efektif terutama dalam meningkatkan kinerja dan komunikasi siswa, dengan demikian kinerja dan komunikasi siswa dapat berpengaruh besar terhadap sikap menyenangkan atau membosankan pada saat pembelajaran sejarah. salah satu strategi pembelajaran yang efektif yakni pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan komunikasi siswa pada mata pembelajaran sejarah. Strategi pembelajaran berbasis proyek adalah sebuah strategi atau pendekatan pembelajaran yang menggunakan kontekstual dengan kegiatan-kegiatan yang kompleks, sehingga peserta didik berpikir luas untuk merencanakan aktivitas belajar, melaksanakan proyek dengan cara bekerja sama serta mendorong peningkatan komunikasi peserta didik bertujuan untuk meningkatakan komunikasi dan kinerja peserta didik SMA menjadi lebih baik lagi pada mata pelajaran sejarah. Penelitian dengan Metode penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan menggunakan kepustakaan dengan mencari sumber-sumber artikel penelitian terdahulu. Hasil penelitian yakni upaya dilakukan guru dengan menggunakan Strategi pembelajaran berbasis proyek berupa mading digital dan vidio digital berpengaruh besar dalam meningkatkan minat belajar peserta didik, dengan demikian peserta didik meningkatkan komunikasi dan kinerja melalui hubungan perkelompok antar teman sekelas. Dengan seringnya kerja kelompok dan menyampaikan pendapat, dapat meningkatkan komunikasi yang baik (sikap kritis) dan hasil kinerja yang kreatif serta inovatif. Penggunaan strategi pembelajaran berbasis proyek dipilih sesuai minat peserta didik di SMA, yang mana ada yang minat di mading digital maupun vidio digital dan hal ini perlu diperhatikan guru sebelum menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran sejarah.
ANALISIS PERAN GURU PENGGERAK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN 24 MANDAU Amelia, Rani; Attasya Fadilla Efendi; Anisah Nur Afliyani; M Jaya Adi Putra; Mauliatun Nisa
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Guru Penggerak dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 24 Mandau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan seorang Guru Penggerak di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Penggerak memainkan peran kunci sebagai penggerak komunitas belajar, agen perubahan, pencipta wadah diskusi, inovasi pembelajaran, pengembangan diri, dan motivator bagi siswa. Namun, dalam menjalankan perannya Guru Penggerak dihadapkan tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, serta kesulitan dalam mengubah paradigma guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Guru Penggerak sangat krusial dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, meskipun dalam prosesnya terdapat berbagai tantangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
POTRET LAKI-LAKI DALAM FILM MISSION: IMPOSSIBLE DEAD RECKONING PART ONE Suprapto, Deddy; Romdhi Fatkhur Rozi; Muhammad Bintang Alfan Nur Fauzi; Muhammad Richard Firdan Akbar
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i2.132

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengeksplorasi penggambaran maskulinitas dalam film Mission: Impossible - Dead Reckoning Part One. Dengan menggunakan teori maskulinitas dari Connell dan analisis genre Bordwell, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana karakter utama, Ethan Hunt, merepresentasikan maskulinitas hegemonik melalui kekuatan fisik, keberanian, dominasi, dan pengendalian emosi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap transkrip dialog dan tangkapan layar adegan film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi dan visual dalam film ini memperkuat stereotip gender tradisional, menggambarkan laki-laki sebagai pelindung dan pemecah masalah, sedangkan perempuan sering kali diposisikan sebagai pihak yang membutuhkan bantuan. Analisis ini menyoroti peran genre aksi dalam membentuk persepsi publik tentang gender dalam budaya populer.
PERKEMBANGAN NAHDLATUL WATHAN: SEJARAH, STRUKTUR, DAN DAMPAKNYA BAGI PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA Herman Zuhdi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i2.147

Abstract

Nahdlatul Wathan (NW) merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan Islam. Namun, kajian akademik mengenai sejarah, struktur, dan kontribusinya terhadap pendidikan Islam masih terbatas dan sering kali terpinggirkan dalam diskursus utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan NW dari perspektif sejarah, struktur kelembagaan, serta dampaknya terhadap sistem pendidikan Islam di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai dokumen, buku, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NW tidak hanya berperan dalam pendidikan formal melalui madrasah dan perguruan tinggi, tetapi juga dalam pendidikan nonformal yang membentuk karakter dan identitas keislaman masyarakat. Studi ini menegaskan bahwa NW memiliki kontribusi signifikan dalam membangun sistem pendidikan Islam yang berkelanjutan di Indonesia, meskipun tantangan modernisasi terus berkembang
PENGEMBANGAN GAME SUDOKU PEMECAHAN MASALAH (SUPEMA) PADA MATERI BILANGAN DI SEKOLAH DASAR Sherina Simanullang, Agnes; Gustimal Witri; Zariul Antosa
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media ajar Sudoku Pemecahan Masalah (SUPEMA) bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerjasama dan pemecahan masalah siswa Sekolah Dasar, penelitian ini menggunakan model PLOMP. Berdasarkan penelitian uji coba dengan ahli media dan ahli materi dari rata-rata skor seluruh aspek yaitu 96.23% dengan kategori “Valid”. Uji coba one to one diikuti oleh 4 siswa memperoleh predikat “sangat baik”. Uji coba kelompok kecil memperoleh wawancara dengan respon sangat baik oleh siswa. Pada 2 uji respon guru memperoleh 95% dengan kategori “Sangat Praktis”. Dengan berikut, maka pengembangan Game SUPEMA layak digunakan sebagai media pembelajaran di SDN 189 Pekanbaru.
DINAMIKA HUBUNGAN INDIA-INDONESIA: SEJARAH, EKONOMI, DAN BUDAYA (1949-2022) Rosari, Arnia
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i1.190

Abstract

Hubungan bilateral antara Indonesia dan India telah berlangsung selama lebih dari dua milenium, dengan fondasi sejarah yang kuat dalam interaksi budaya dan keagamaan sejak abad ke-5 Masehi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan kedua negara dari tahun 1949 hingga 2022, dengan fokus pada tiga aspek utama: sejarah, ekonomi, dan budaya. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, kajian ini menemukan bahwa kerja sama Indonesia–India mengalami transformasi signifikan, dari dukungan India terhadap kemerdekaan Indonesia, hingga pembentukan kemitraan strategis dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, pendidikan, dan diplomasi budaya. Meskipun sempat mengalami ketegangan politik pada masa Orde Lama, hubungan kedua negara menguat kembali pada era Orde Baru dan terus berkembang hingga saat ini, didorong oleh kepentingan bersama dalam menciptakan tatanan global yang lebih adil dan inklusif. Melalui forum multilateral seperti G20 dan ASEAN, Indonesia dan India berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi Indonesia–India memiliki potensi besar untuk menjadi model kemitraan strategis yang saling menguntungkan dalam menghadapi tantangan geopolitik dan ketimpangan global.

Page 2 of 3 | Total Record : 30