cover
Contact Name
Reyhan Ainun Yafi
Contact Email
reyainunyafi@gmail.com
Phone
+6287773666282
Journal Mail Official
nagripustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padat Karya Komplek Green Rich Residence Blok A 32, RT 004 RW 015, Kelurahan Saigon, Kec. Pontianak Timur, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, 78132
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 30320151     DOI : 10.62238
Education Covers social education studies such as history, geography, sociology, civic education, economics and those related to character education. History History is the study of past events that support the development of nationalism and the formation of national character. Its main focus is on the social, economic, political and cultural aspects of Indonesia and other related regions. This study is also used to foster a sense of nationalism. Culture Culture encompasses studies in anthropology, geography and ancient texts, relating to cultural change, local wisdom, oral traditions, symbols, knowledge, crafts, religion and cultural diversity. These studies are important for understanding and maintaining the identity and cultural heritage of a society.
Articles 30 Documents
MEWARISI SEMANGAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA: JEJAK TAMAN SISWA DAN PENDIDIKAN DI CEPU DAVIN, MUHAMMAD DAVIN PRATAMA
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i1.201

Abstract

Artikel ini mengkaji warisan pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara dan implementasinya melalui Perguruan Taman Siswa, khususnya cabang Cepu, Kabupaten Blora. Pendidikan pada masa kolonial diwarnai diskriminasi dan ketimpangan akses, sehingga mendorong lahirnya Taman Siswa sebagai bentuk perlawanan intelektual terhadap sistem pendidikan kolonial yang elitis. Taman Siswa mempelopori sistem pendidikan Among yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran, dengan prinsip memerdekakan pikiran, perasaan, dan tenaga. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka, artikel ini menelusuri perkembangan historis pendirian dan dinamika Taman Siswa, mulai dari tingkat nasional hingga lokal di Cepu. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Taman Siswa Cepu tidak sebesar cabang lainnya, ia tetap menjadi bagian penting dalam penyebaran nilai-nilai nasionalisme melalui pendidikan. Namun, tantangan zaman dan kurangnya dukungan kelembagaan membuat keberadaannya kini semakin terpinggirkan.
PERKEMBANGAN DAN PELESTARIAN KESENIAN KUDA LUMPING GRUP SATRIO MUDO JOYO DI PONTIANAK Ayu, Putri; Rustiyarso; Edwin Mirzachaerulsyah
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i1.206

Abstract

Kuda lumping merupakan salah satu kesenian tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan dan upaya pelestarian kesenian kuda lumping yang dilakukan oleh Grup Satrio Mudo Joyo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grup Satrio Mudo Joyo tidak hanya mempertahankan bentuk asli pertunjukan kuda lumping, tetapi juga melakukan inovasi dalam penyajian, memanfaatkan media sosial, serta melibatkan generasi muda melalui program pelatihan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan dana dan minat generasi muda yang menurun, grup ini mampu menjaga eksistensinya melalui kerja kolektif dan strategi adaptif. Studi ini menegaskan pentingnya komitmen komunitas budaya dalam mempertahankan warisan tradisional di tengah arus globalisasi.
HISTORISITAS KALENDER KESULTANAN BANJAR, 1526-1860 Naufal, Fariz Muhammad; Zeinul, Zeinul; Pangestu, Rakhmawan Adjie
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (June)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i1.219

Abstract

Kalender Kesultanan Banjar merupakan sistem penanggalan yang berkembang di lingkungan Kesultanan Banjar dan memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakatnya. Meskipun menggunakan sistem kalender lunar (Hijriah), namun kalender ini tetap memiliki unsur-unsur lokal yang berakar dari tradisi Hindu-Budha dan budaya Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji historisitas, struktur, sistem perhitungan, serta fungsi dan pengaruh kalender ini dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Kesultanan Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalender ini memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam bidang keagamaan, sosial budaya, dan pemerintahan. Dalam bidang keagamaan, kalender ini digunakan untuk menentukan waktu ibadah, hari besar Islam, serta jadwal puasa dan haji. Dalam bidang sosial budaya, kalender ini menjadi pedoman masyarakat dalam memilih hari baik untuk pernikahan, khitanan, kegiatan pertanian, serta ritual adat seperti Baayun Anak dan Mandi Safar. Dalam bidang pemerintahan, kalender ini menjadi acuan dalam upacara adat kerajaan, pencatatan pajak, dan hubungan diplomatik dengan kesultanan lain. Meskipun Kesultanan Banjar resmi bubar pada tahun 1860, pengaruh kalendernya masih terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Banjar. Beberapa istilah terkait kalender, sistem penghitungan hari, dan praktik pencatatan waktu tradisional masih digunakan hingga saat ini. Oleh karena itu, pelestarian dan kajian lebih lanjut terhadap Kalender Kesultanan Banjar sangat penting untuk memahami warisan budaya dan sejarah Islam di Nusantara.
PERAN JERO SIRAGA SEBAGAI REPRESENTASI HEROISME BANGSAWAN LOKAL DALAM GERAKAN RAKYAT SAKRA MELAWAN DOMINASI BALI M Zainul Hafizi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i2.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi tokoh Jero Siraga dalam Babad Sakra sebagai wujud transfigurasi kepemimpinan lokal dalam menghadapi dominasi kekuasaan kerajaan Karangasem-Bali. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode analisis isi, penelitian ini menunjukkan bahwa Jero Siraga mengalami pergeseran peran dari elite loyalis menjadi simbol heroisme rakyat. Ia tidak hanya memimpin pengungsian warga Surabaya ke Sakra, tetapi juga turut serta dalam pertempuran hingga gugur bersama rakyatnya. Wilayah Surabaya yang ia pimpin juga mengalami transformasi makna, dari pusat kekuasaan menjadi medan perjuangan. Hasil ini menegaskan bahwa Babad Sakra bukan hanya teks historis, tetapi juga media pembentukan nilai kepemimpinan etis dan solidaritas sosial dalam tradisi Sasak.
PERKEMBANGAN ISLAM DI PULAU LOMBOK: TELAAH HISTORIS MELALUI STUDI KEPUSTAKAAN Jahuri; Kiswanto; M Zainul Hafizi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v2i2.222

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan Islam di Pulau Lombok melalui telaah historis studi kepustakaan. Fokus utamanya adalah memahami proses awal masuknya Islam, interaksinya dengan budaya lokal masyarakat Sasak, serta dinamika transisi dari praktik Wetu Telu ke Waktu Lima. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap artikel jurnal ilmiah dari basis data ScisSpace, penelitian ini menemukan bahwa Islam di Lombok diperkenalkan oleh Sunan Prapen pada abad ke-16, didukung oleh kerajaan lokal, dan berakulturasi kuat dengan adat Sasak, melahirkan Wetu Telu. Selanjutnya, terjadi pergeseran menuju praktik Waktu Lima yang dipengaruhi oleh ulama dan lembaga pendidikan, menunjukkan evolusi pemahaman keagamaan yang dinamis. Hasil ini menegaskan karakter Islam Lombok yang adaptif dan kaya interaksi budaya.
DAMPAK FATHERLESS TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK PEREMPUAN Marsya Neda Arifin; Amanda Rizy Pitaloka; Indriana Aulia; Ati Kusmawati
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.257

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak dari ketidakhadiran sosok ayah (fatherless) terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak perempuan. Dalam konteks ini, "fatherless" merujuk pada kondisi di mana seorang anak perempuan tumbuh tanpa kehadiran figur ayah dalam kehidupan sehari-harinya, baik karena perceraian, perpisahan, atau kematian. Berdasarkan kajian literatur dan analisis studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa ketidakhadiran ayah dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan anak perempuan, termasuk perkembangan emosional, identitas diri, dan hubungan interpersonal. Anak perempuan yang tumbuh dalam keluarga tanpa sosok ayah cenderung mengalami tingkat kecemasan, depresi, krisis kepercayaan, dan rendahnya harga diri yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang dibesarkan dalam keluarga utuh. Selain itu, hubungan dengan lawan jenis dan kecenderungan perilaku seksual yang berisiko juga lebih sering terjadi pada anak perempuan dalam kondisi fatherless. Penelitian ini juga menyoroti peran ibu dalam mengurangi dampak negatif tersebut, dengan menunjukkan bahwa kehadiran figur ibu yang positif dan mendukung dapat membantu anak perempuan mengatasi tantangan psikososial yang muncul akibat ketidakhadiran ayah. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan keluarga untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif dalam mendukung perkembangan anak perempuan dalam situasi fatherless.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL DI MASYARAKAT Miftah, Wildan Khairil Anam; Nur Khasanah
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.284

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan hubungan antara pendidikan dan perubahan sosial dalam masyarakat. Pendidikan bukan hanya berfungsi sebagai sarana untuk mentransfer ilmu, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membentuk pola pikir, nilai-nilai, serta perilaku sosial individu. Dalam penelitian ini, metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mendorong mobilitas sosial, pembentukan nilai baru, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perubahan zaman. Namun, ketidaksetaraan dalam akses dan kualitas pendidikan masih menjadi rintangan utama dalam mencapai perubahan sosial yang adil dan merata. Oleh karena itu, pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan sangat krusial agar pendidikan benar-benar dapat menjadi penggerak perubahan sosial di Indonesia.  
PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR SISWA LEWAT PROGRAM BUPASTUBES Faradila Az Zahra; Fadhila Istifani; Vanisa; Alya Amanda; Zahro Zakiyah; Salsa Afriliana Idris; Firah Amaliyah; Wilda Sepriyanti; Jessi Alexander Alim
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.302

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di kelas V SDN 183 Pekanbaru, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Kesulitan tersebut tampak dari rendahnya motivasi belajar, kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta minimnya penggunaan media dan metode pembelajaran yang menarik. Selain itu, kegiatan belajar mengajar masih didominasi oleh metode ceramah sehingga siswa menjadi pasif dan kurang terlibat secara aktif dalam menemukan konsep-konsep IPAS. Kondisi ini berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya kemampuan berpikir kritis serta kreatif. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa melalui implementasi program BUPASTUBES pada siswa kelas V SDN 183 Pekanbaru. Program ini diawali dengan kegiatan identifikasi dan analisis kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui wawancara dengan wali kelas serta observasi kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil identifikasi, peneliti merancang buku panduan berbasis proyek dan desain untuk mengatasi kesulitan belajar yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Implementasi buku panduan BUPASTUBES menunjukkan hasil positif berupa peningkatan motivasi belajar serta pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS. Hasil ini menunjukkan bahwa program BUPASTUBES dapat menjadi inovasi efektif dalam meningkatkan kualitas belajar siswa di sekolah dasar.
KRISIS PANGAN DAN KERENTANAN DESA-DESA SAWAH DI DEMAK TAHUN 1840-1872 Tisyalian Isna Rohmawati; Ratna Endang Widuatie
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.322

Abstract

Artikel ini membahas krisis pangan dan kerentanan desa-desa sawah di Demak pada periode 1840–1900, dengan fokus pada dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah Louis Gottschalk, yang meliputi pengumpulan sumber primer dari surat kabar kolonial dan dokumen administrasi kolonial, kritik sumber untuk menilai keakuratan dan bias, interpretasi, serta historiografi untuk menafsirkan hubungan sebab-akibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi faktor alam, seperti kekeringan dan hama, serta kebijakan kolonial terkait pajak dan tanam paksa, menimbulkan kerentanan pangan yang signifikan di desa-desa sawah. Masyarakat pedesaan merespons dengan strategi adaptasi, termasuk penanaman komoditas alternatif, gotong royong, dan migrasi sementara. Studi ini menegaskan bahwa krisis pangan tidak hanya berdampak pada produksi pertanian, tetapi juga mempengaruhi struktur sosial, ekonomi, dan pola kehidupan masyarakat desa. Pendekatan historiografis Gottschalk memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang interaksi antara kebijakan kolonial, faktor alam, dan ketahanan masyarakat pedesaan, sekaligus menyoroti perlunya analisis kritis terhadap sumber kolonial.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 BATU AMPAR Rani Wahyumi; Rustiyarso; Ika Rahmatika Chalimi
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.323

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembelajaran sejarah, karena tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan sikap dan nilai-nilai moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah bagi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Batu Ampar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala yang dihadapi oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dan alat pengumpulan data seperti melalui pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan guru telah mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), khususnya nilai-nilai seperti nasionalisme, tanggung jawab, dan kerja sama. Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, analisis tokoh sejarah, dan refleksi nilai-nilai moral dari peristiwa sejarah dan evaluasi yang dilakukan melalui pengamatan sikap dan penilaian selama pembelajaran.  

Page 3 of 3 | Total Record : 30