cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
semnasfkip@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 29873940     DOI : -
Core Subject : Education,
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) merupakan program tahunan yang wajib diselenggarakan. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya. Selain itu dalam rangka pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen karena dalam seminar nasional terdapat luaran yaitu artikel ilmiah publikasi. Dengan diadakannya seminar nasional ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dosen dan mahasiswa di lingkup FKIP khususnya dan seluruh dosen dan mahasiswa di Indonesia pada umumnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 610 Documents
Mereduksi Prokrastinasi Akademik Dan Meningkatkan Disiplin Belajar Melalui Layanan Konseling Kelompok Realitas Pada Siswa Kelas X TKR 1 SMK N Kare FaliqDziy Nuha; Ibnu Mahmudi; Muhammad Jundan
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya prokrastinasi akademik pada kelas X TKR 1 SMK Negeri Kare. Hal ini berdasarkan hasil observasi dan need assement yang menunjukaan tingkat disiplin belajar rendah membuat menunda-nunda pekerjaan akademik.Untuk mengatasi masalah tersebut dilakuakn penelitian tindakan bimbingan dan konseling melalui Konseling kelompok realitas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas layanan konseling kelompok realitas dalam mereduksi prokrastinasi akademik dan meningkatakn disiplin belajar siswa kelas X TKR 1 SMK N Kare. Hal ini ditunjukan dari hasil rata-rata prosentase observasi penundaan pekerjaan akademik dan disiplin belajar mengalami peningkatan dari 44% pada siklus I menjadi 59% pada siklus II. Sehingga layanan konseling kelompok realitas dapat mereduksi prokrastinasi akasemik dan meningkatkan disiplin belajar sehingga layak diterapkan di SMK N Kare, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.
Peningkatan Hasil Belajar Pada Materi Luas Dan Keliling Persegi Panjang Melalui Model Pembelajaran PBL Siswa Kelas IV SDN 05 Madiun Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2023/2024 Dwi Fitriani; Elly’s Mersina Mursidik; Djoko Pramono
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 05 Madiun Lor dalam pembelajaran Matematika pada materi”Luas dan Keliling Bangun Datar Persegi Panjang” dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya meliputi tahapan pembauatan rencana, penyelenggaraan observasi dan refleksi subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 05 Madiun Lor dengan jumlah 27 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui soal evaluasi pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatkan hasil belajar siswa pada prasiklus, dimana tingkatan ketuntasan klasikal sebesar 52%. Pada siklus I meningkat menjadi 64%, dari hasil ini belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 80%. Oleh karena itu, dilakukan perbaikan pada siklus II, dimana presentase ketuntasan meningkat menjadi 88%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning bisa meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran Matematika pada materi “Luas dan Keliling Bangun Datar Persegi Panjang” siswa kelas IV SDN 05 Madiun Lor.
Penerapan media magic box berbasis culture learning untuk meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik Kelas V SDN Ngale 4 Septa Devi Auliatul Alifah; Dian Nur Antika Eky Hastuti; Dian Permatasari Kusuma Dayu
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran yang variatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik, hal ini belum terjadi di SDN Ngale 4 karena guru kurang variatif dalam menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Magic Box berbasis Culture Learning untuk meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik kelas V SDN Ngale 4. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Ngale 4 yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket, lembar observasi, dan pertanyaan evaluasi. Ada dua teknik analisis data yang digunakan, yaitu: a) kualitatif mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data; b) kuantitatif yaitu dimana dilakukan perhitungan untuk mengetahui persentase ketuntasan hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan media Magic Box Berbasis  Culture Learning  dalam pembelajaran tematik.  Pada kegiatan awal pra siklus persentase ketuntasannya sebesar 21,43%, kemudian pada siklus I sebesar 64,28%, dan pada siklus II sebesar 85,71%.
Penerapan Problem Based Learning (PBL) melalui Media Kartu Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Aqmarina Candra Astika; Hendra Erik Rudiyanto; Sumarsih Sumarsih
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didi dalam memecahkan soal cerita bergambar dengan menerapkan pembelajaran problem based learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Sebjek penelitian ini sebanyak 20 siswa kelas 4 SDN 02 Klegen. Penelitian menghasilkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan soal cerita bergambar mengalami peningkatan dari 61,25% pada siklus I, kemudian meningkat pada silus II menjadi 71,25%, dan meningkat hingga 84,25% pada siklus III. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi problem based learning dengan menggunakan media kartu bergambar pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan soal cerita bergambar.
Kebutuhan Pelatihan Kompetensi Digital Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Aah Ahmad Syahid; Asep Herry Hernawan; Laksmi Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar menuntut guru untuk memiliki tingkat kompetensi digital yang mumpuni sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kompetensi digital guru selepas adanya pembelajaran dari rumah (learning from home) akibat pandemi Covid-19 dan mulai terbiasanya dengan pembelajaran bauran (blended learning) pada masa adaptasi kebiasaan baru ternyata membuat guru menjadi lebih melek terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana profil dan kesiapan kompetensi digital guru sekolah dasar dalam implementasi merdeka belajar yang dapat ditindaklanjuti dengan pelatihan. Survey dilakukan kepada 223 guru sekolah dasar dari 11 kota/kabupaten di Jawa Barat, Indonesia. Hasil penelitian menampilkan data berupa persentase kemampuan digital guru sesuai dengan standar Common Digital Competence Framework for Teacher INTEF edisi tahun 2017. Penelitian ini menunjukkan bahwa aspek literasi informasi dan data sudah sangat baik dipahami oleh guru sekolah dasar. Namun pada aspek pembuatan konten digital untuk pembelajaran ternyata masih rendah. Oleh karena itu dalam artikel ini juga direkomendasikan adanya pelatihan dengan model SMART sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik guru sekolah dasar di Jawa Barat Indonesia.
Memahami Hambatan Perkembangan Intelektual serta Penerapan Model Pembelajaranya Arya Dino Ardana; Rossy Qoimatul Fadhila; Vivian Putri Maretha; Sultan Dzaky Fawas El-Hafu
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan: (1) hakekat anak yang mengalami hambatan perkembangan intelektual (tunagrahita); (2) cara mengajar anak yang memiliki hambatan intelektual (tunagrahita); dan (3) peran orangtua yang memiliki anak yang mengalami hambatan perkembangan intelektual (tunagrahita). Penelitian ini berpendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan di SLB PSM Takeran. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi, selanjutnya dianalisis berdasarkan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang mengalami hambatan perkembangan itelektual (tunagrahita) adalah anak yang mempunyai fungsi berfikir dibawah rata-rata yatu 84 kebawah. Pada model pembelajaran ini, pendekatan yang digunakan adalah pengajaran yang personal, di mana setiap murid menerima pengajaran secara kolektif dengan mata pelajaran yang sama, namun tingkat kedalaman dan cakupan materi diselaraskan dengan potensi dan kriteria setiap individu. Orang tua sangat berperan dalam peningkatan presatsi anak berkebutuhan jenis ini.
Pengaruh Model Joyfull Learning Berbantuan Media Articulate Storyline Terhadap Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas IV SDN 01 Nambangan Kidul Ilham Nursya‘bani; Elly’s Mersina Mursidik; Moh. Suprijadi Joko Laksana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model joyfull learning yang didukung oleh media articulate storyline terhadap kemampuan numerasi siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen nonquivalent control group. Populasi dan sampel terdiri dari 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes sebagai instrumen pengumpulan data. Untuk pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sample jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji berpasangan atau uji paired sample t test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan dari model joyfull learning berbantuan media articulate storyline terhadap kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini menunjukkan peningkatan yang dalam kemampuan numerasi siswa pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata post-test untuk kelas eksperimen adalah 82,36, sebaliknya untuk kelas kontrol adalah 70,50, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan numerasi.
Pengembangan bahan ajar berbasis STEAM-C pada materi bangun ruang sisi datar Elzra Melasevix; Ika Krisdiana; Davi Apriandi; Edy Suprapto
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan serta menghasilkan suatu perangkat pembelajaran bahan ajar yang terintegrasi STEAM-C siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Pengembangan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang berarti Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 10 Madiun pada bulan Mei 2022 dengan menggunakan subjek siswa kelas 8 SMPN 10 Madiun yang berjumlah 6 siswa untuk uji terbatas dan 19 siswa untuk uji lapangan. Hasil penilaian validator ahli materi bahan ajar masuk dalam kategori “cukup valid” yaitu sebesar 80,95 %. Sedangkan hasil kepraktisan dalam uji terbatas masuk dalam kategori “sangat praktis” yaitu sebesar 87,50%, adapun untuk uji lapangan masuk dalam kategori “sangat praktis” yaitu sebesar 93,86 %. Jadi pengembangan bahan ajar terintegrasi STEAM-C pada materi bangun ruang sisi datar dapat digunakan.
Penanaman Karakter melalui Tembang pada Siswa SD Dinda Dwi Nugroho; Endang Sri Maruti; Melik Budiartati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti sudah sejauh mana penanaman karakter melalui tembang dolanan dan tembang macapat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif karena penelitian ini mengarah deskripsi/penjelasan secara rinci dan fenomena yang sebenarnya berdasarkan fakta di lapangan. Keabsahan data diperlukan dalam kegiatan penelitian kualitatif. Hal yang diperlukan untuk meningkatkan tingkat kepercayaan akan hasil data yang diperoleh dalam penelitian. Maka peneliti menggunakan teknik validitas data triangulasi teknik dan triangulasi sumber di mana peneliti sebagai instrumen, teknik pengumpulan data dan di analisis yang bersifat kualitatif lebih menekan pada makna. Pada bagian metode dipaparkan mengenai subjek penelitian, prosedur penelitian, instrumen pengumpulan data, dan analisis data. Dalam penelitian ini menhasilkan beberapa penemuan yaitu penanaman karakter melalui tembang pembelajaran tembang dolanan terdapat 3 temuan yaitu terdapat nilai relegius, nilai kejujuran dan nilai kemandirian. Hasil penanaman karakter tembang macapat adalah dengan pembiasaan tembang macapat sebelum pembelajaran bahasa jawa. Pada pembiasaan tersebut peserta didik menembangkan tembang dolanan yang bertemakan tentang pendidikan.
Studi Literatur Penerapan Layanan Konseling Kelompok untuk Mereduksi Kecanduan Gadget Siswa Aulendia Eka Shendy Ivensantira; Rischa Pramudia Trisnani; Asroful Kadafi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan sebuah perangkat elektronik yang memiliki tujuan dan fungsi praktis terutama untuk membantu pekerjaan manusia. Tetapi semakin tinggi intensitas pemakaian gadget menjadi sulit dikontrol sehingga bertendensi untuk mengalami kecanduan gadget. Kecanduan gadget atau nomophobia merupakan sebuah ketakutan atau rasa cemas yang timbul akibat ponsel atau internet berada jauh dari jangkauan pemiliknya, serta tidak tersedianya perangkat seperti komputer atau perangkat komunikasi virtual lainnya. Akibat dari kecanduan gadget dapat memunculkan masalah fisik yaitu mata kering, nyeri punggung karena terlalu lama duduk di depan komputer atau laptop, kebersihan yang terabaikan serta gangguan pola tidur. Dilihat dari dampak dan sisi negatif kecanduan gadget, maka diperlukannya suatu penanganan agar dapat membantu menuntaskan permasalahan tersebut. Salah satu layanan yang dapat diberikan kepada siswa yang mengalami kecanduan gadget adalah konseling kelompok. Konseling kelompok merupakan suatu upaya pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan dalam suasana kelompok yang bersifat pencegahan dan penyembuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Studi Literature Review. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari beberapa artikel dan jurnal terkait layanan konseling kelompok untuk mereduksi kecanduan gadget dan kemudian dianalisis. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang menggambarkan kecanduan gadget pada siswa ini menunjukkan bahwa tingkat kecanduan gadget pada siswa masih cukup tinggi.