cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
PELATIHAN TUKANG BIOGAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBERSIHAN DESA WISATA BONJERUK Wire Bagye; Mohammad Taufan Asri Zaen; Ichwan Purwata; Khairul Imtihan; Maulana Ashari; Lalu Mutawalli; Muhammad Fauzi Zulkarnaen
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa wisata Bonjeruk merupakan salah satu dari sebelas desa wisata dilombok tengah. Pengembangan wisata dilakukan sejak juni 2018 oleh Kelompok Sadar Wisata Bonjeruk Permai. Paket wisata bersepeda atau goes yang melewati persawahan, Kebun Buah, dan tempat Bersejarah merupakan paket wisata andalan. Manfaat desa wisata binjeruk belum memberikan dampak ekonomi pada masyarakat umum sehingga menjadi pemicu kecemburuan social. Bentuk kecemburuan social yaitu kurang peduli masyarakat umum pada fasilitas penunjang disa wisata Bonjeruk. Permasalahan lainya ialah masih ditemukan tumpukan kotoran ternak berupa kotoran sapi dari masyarakat sekitar yang membuang kotoran ternak pada area perkebunan dan persawahan dipinggir jalur sepeda.  Bau busuk dan pemandangan tumpukan kotoran sapi sangat mengganggu wisatawan bersepeda.  Masyarakat telah memiliki pengetahuan bahwa kotoran sapi dapat menajdi sumber energy alternative biogas namun belum memeiliki keterampilan teknis dalam memabngun reaktor biogas. Untuk meningkatkan kebersihan jalur sepeda desa wisata Bonjeruk maka  dilakukan pelatihan tukang Biogas kepada 10 (Sepuluh) Orang masyarakat desa bonjeruk. Pelatihan dilaksanakan dengan membangun sebuah demoplot reaktor biogas skala 4 meter kubik. Kegiatan dialksanakan selama 8 (delapan) hari. Kegiatan pengabdian ini telah menghasilkan 10 (sepuluh) orang tukang biogas dan sebuah reaktor bigas model fixeddome yang mampu menampung 30% (tiga puluh persen) kotoran sapi yang ditumpuk pada pinggir jalur sepeda.
PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN BRILIAN BATIK MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK DAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN Eny Widayawati; M Al Yasirri Ardi Rohmi; Novangga Fahriza Putra; Muhammad Fardan Adzkiya; Muhammad Tyas Fariskal Ardyansyah; Erika Diah Safitri; Miftakhul Nurjanah; Yuliana Dewi Permata Sari; Adida Purnomo; Nikmatur Rosidah; Navila Firdiani Inanda; Salsabila Bernika Putri Aulia
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bocek merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Desa Bocek sendiri memiliki beberapa potensi sumber daya alam yang melimpah seperti  pertanian, peternakan, perkebunan, dan kerajinan batik. Dari semua sumber daya yang ada, sektor kerajinan batik yang menjadi fokus yang dapat dikembangkan dengan melakukan pengembangan dan menggencarkan pemasarannya. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat membatik pada warga  dan membuat batik lebih dikenal masyarakat luas bukan hanya di desa bocek. Media yang dilakukan untuk meningkatkan minat adalah dengan sosialisasi potensi batik dan Media yang digunakan dalam mengencarkan pemasarannya adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan promosi lewat media sosial. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar kerajinan batik lebih diminati warga dan  lebih dikenal oleh masyarakat luas serta tujuan akhirnya membangkitkan kerajinan batik di Desa Bocek.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK UMKM SUSU PERAH MENJADI KERUPUK SUSU UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DI DESA BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Eny Widayawati; Rohmahtul Hasanun Cholilan; Dhurotun Nafisah; Elly Ira Rayani; Hernita Cahyani Dwi Putri; Ikhwan Apriansyah; Mochammad Ardiansyah Eka S; Nur Ramadhani J.M; Rafli Rafsanjani; Sahdania Assauma Destia; Suci Ayu Lestari; Suci Fitriani
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawatimur selama ini terkenal akan potensi sapi perahnya, tidak terkecuali Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Selama ini susu perah yang dihasilkan selalu disetorkan ke KUD kemudian dikirim ke Pabrik Besar (Nestle). Untuk lebih memberdayakan potensi Produk UMKM dan sekaligus meningkatkan kemandirian desa, maka dilakukanlah sosialisasi pelatihan dan pendampingan inovasi produk susu menjadi produk olahan berupa kerupuk susu. Kerupuk susu bisa menjadi produk khas dari Desa Bocek Karang ploso dan bisa menjadi produk oleh-oleh bagi wisatawan yang berlibur ke kota Batu karena wilayah Karangploso lokasinya bersebelahan dengan Kota Batu. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan UMKM ini adalah dengan melakukan sosialisasi potensi inovasi produk baru berupa krupuk susu kemudian mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan kerupuk susu bersama Ibu-Ibu PKK serta dilanjutkan dengan sosialisasi bagaimana pemasarannya, terutama difokuskan pada digital Marketing.
PEMETAAN MASALAH UMKM DI DESA PETUNGSEWU MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS DATA MINING Novenda Kartika Putrianto; Rida Arofah; Novyantika Alfarizi; Zakinah Mutiara Syahfarini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Desa Petungsewu berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah. Dengan meningkatnya pendapatan ekonomi daerah maka kesejahteraan masyarakat juga mengalami peningkatan. Setiap UMKM tidak lepas dari permasalahan yang sedang dihadapi. Penting untuk menyelesaikan permasalahan tersebut agar tidak menghambat pertumbuhan dari UMKM itu sendiri. Diperlukan strategi yang efisien untuk mengidentifikasi segala permasalahan dari pelaku UMKM sebelum nantinya menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari studi ini adalah melakukan identifikasi masalah yang dialami oleh pelaku UMKM di Desa Petungsewu, melakukan pengelompokan masalah UMKM dengan algoritma K-Means, dan mencari keterkaitan masalah UMKM dengan algoritma Asosiasi. Responden yang digunakan adalah para pelaku UMKM di Desa Petungsewu yang berjumlah 50. Hasil studi menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami UMKM antara lain masalah air, bahan baku, bantuan desa, usaha baru, dagangan basi, cuaca, dagangan seragam, distribusi, durasi dagang, harga, hasil panen, hutang, ijin usaha, karyawan, kehilangan, marketing atau pemasaran, modal, pelanggan, pendapatan, rasa, sepi, sewa, sisa, supplier, target harian, dan tempat sempit. Proses clustering terbagi menjadi 3 klaster. Klaster 1 merupakan kelompok masalah operasional UMKM, klaster 2 merupakan kelompok masalah dari Pemerintah Daerah, dan klaster 3 merupakan kelompok masalah dari mitra atau sumberdaya manusia bisa dari supplier dan pelanggan.
INOVASI FOTO PRODUK SEBAGAI MEDIA PROMOSI DALAM MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK Novi Diah Wulandari; Maskuri Maskuri; Foster Ikhsan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini Desa guwosari sedang mengembangkan salah satu unit usaha dalam pengelolaan BUMDES yaitu wisata alam banjaran. Dalam kawasan wisata banjaran juga di bangun café/warung kopi sebagai tempat untuk menikmati pemandangan yang asri sembari menikmati secangkir kopi. Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi tersebut karena kurangnya media promosi yang dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu BUMDES Guwosari dalam hal ini adalah pengelola café kawasan wisata banjaran untuk membuat foto produk baik makanan dan minuman yang ditawarkan di café tersebut. Dengan adanya pembuatan foto produk dapat membantu pengelola café kawasan wisata banjaran untuk dapat memberikan informasi kepada konsumen seperti apa bentuk makanan yang dapat di pesan di café tersebut. Dengan foto produk yang bagus juga akan menimbulkan keinginan konsumen untuk dapat menentukan keinginannya dalam melakukan pembelian produk makanan dan minuman tersebut. Kedepannya kami berharap bahwa café kawasan wisata banjaran tidak hanya akan menawarkan produknya dengan datang langsung ke lokasi namun juga dapat menawarkan produknya melalui media sosial. Untuk itu pengetahuan dalam membuat foto produk menjadi sangat penting dalam menjaga keberlangsungan usaha
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI MASYARAKAT MELALUI KEMAJUAN UMKM Novi Diah Wulandari; Winike Kushindrajati Aprilia; Agustina Mayangsari; Budi Sutiono Pratama Nugraha
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan. Kehidupan masyarakat dapat ditingkatkan dengan menggunakan sumber daya yang ada. Namun, masyarakat perlu memahami teknologi saat ini dan dengan menggunakan teknologi yang ada akan memudahkan mereka dalam berbisnis. Melakukan bisnis secara bersamaan di satu tempat menciptakan banyak celah di antara penjual, sehingga rencana program ini diterapkan untuk mengatasi hal tersebut. Rencana kerja yang dilaksanakan adalah menerapkan pemesanan online dan meningkatkan kemampuan pemasaran dengan menggunakan teknologi yang ada. Selain itu, para pelaku UMKM didampingi dan dilatih untuk memanfaatkan smartphone mereka. Hasilnya, para pelaku UMKM Desa Wisata Taman Benteng Mataram dapat meningkatkan keterampilan digital marketing dan memanfaatkan teknologi dengan lebih baik serta hilangnya rasa kecemburuan antar penjual.
SOSIALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BUKUKAS KEPADA PENGELOLA DESA WISATA TAMAN BENTENG MATARAM Dian Sukma Nurliliana; Anik Puji Hndayani; Muhammad Khoirul Umam
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan hasil pendampingan di desa wisata Taman Benteng Mataram. Alasan pemilihan lokasi di desa Wisata ini karena ditemukan pengelolaan keuangan masih dilakukan secara manual dan sederhana, sehingga dibutuhkan pendampingan dan sosialiasi menggunakan aplikasi yang mudah untuk diterapkan. Aplikasi BukuKas merupakan aplikasi yang dapat mendukung pencatatan keuangan di desa wisata Taman Benteng Mataram. Pelaksanaan kegiatan pendampingan dilakukan dengan tiga tahapan yaitu sosialisasi aplikasi, pelatihan dalam bentuk praktik dan evaluasi hasil. Setelah ketiga tahapan tersebut dilakukan menunjukkan hasil bahwa pengelola desa wisata mampu mengoperasikan aplikasi BukuKas dari aktifitas pencatatan pembukuan sampai menghasilkan laporan keuangan uang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN UKM KERIPIK BUAH UNTUK PERLUASAN KE PASAR EKSPOR Santi Widyaningrum; Catharina Aprilia Hellyani; Liem Gai Sin; Rino Tam Cahyadi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan termasuk bidang bisnis dan ekonomi. Kondisi ini juga dialami oleh UKM CV Putri Alin Jaya sebagai produsen keripik buah di kota Batu, Malang. UKM ini sudah berdiri sejak tahun 2007 dengan menyerap tenaga kerja sampai 25 orang yang dijangkau dari tetangga sekitar rumahnya. Perubahan yang terjadi pada lingkungan pasar selama kondisi Pandemi Covid-19 telah membuat pasar lesu dan terjadi penurunan pada penjualan sehingga berdampak pada pengurangan jumlah produksi untuk meminimalisir kerugian. Berlatar belakang dari permasalahan ini, kami melakukan pendampingan dengan tujuan memberikan pengetahuan tentang standar, prosedur ekspor dan pasar ekspor produk makanan agar usaha ini dapat bertahan bahkan berkembang memasuki pasar Internasional melalui perluasan ke pasar ekspor. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian diawali dengan focus group discussion (FGD) dengan Ibu Yayuk Murniwati pemilik UKM CV Putri Alin Jaya melalui meeting Zoom dikarenakan masih diberlakukannya pembatasan social masa pandemic Covid-19. Dalam FGD tersebut disampaikan penjelasan tentang tujuan pengabdian dan sekilas teknis prosedur Export serta penggalian data dan informasi mengenai kegiatan bisnis keripik buah khas Batu tersebut. Dari hasil FGD dirumuskan buku saku Export yang berisikan penjelasan tahapan ekspor mulai dari persiapan sebelum ekspor, prosedur ekspor serta strategi pemasaran ekspor produk makanan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN UMKM BATIK TULIS DI BATIK MAULANA SITUBONDO Tri Astindari; Irma Noervadila; Dyan Yuliana
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan kerajinan khas asli Indonesia, sedangkan batik tulis ialah batik tradisional Indonesia yang banyak diminati masyarakat dari berbagai kalangan. Pada batik tulis, desain dasar batiknya dilakukan secara manual yaitu digambar menggunakan jari tangan oleh para pengrajin seperti halnya orang menggambar atau melukis, sehingga lebih terkesan dinamis karena kesan desainnya yang lebih luwes sesuai dengan kreasi yang menggambarnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini ialah mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Sasaran kegiatan ini adalah mayarakat sekitar sebanyak 7 orang yang terdiri dari 4 laki-laki (pengangguran) dan 3 perempuan (ibu rumah tangga). Mitra usaha dalam kegiatan ini ialah UMKM Batik Maulana Situbondo sebagai produsen batik khas Situbondo dengan corak biota laut. Filosofi biota laut sesuai dengan wilayah Kabupaten Situbondo yang berada di sepanjang pesisir pantai utara Jawa. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra yaitu aspek produksi dan kurangnya SDM yang tersedia. Banyaknya permintaan pasar untuk batik Situbondo tidak diimbangi dengan jumlah pekerja yang memadai, sehingga perlu menambahkan SDM yang dapat memproduksi batik dalam jumlah banyak namun tetap berkualitas. Pihak UMKM tidak memiliki cukup waktu untuk melatih para calon pekerja karena kesibukan di tempat produksi. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan melakukan pendampingan kepada beberapa calon pekerja yang berasal dari warga sekitar untuk membuat batik tulis, mulai dari mempersiapkan alat produksi dan bahan baku berupa kain, malan, canting, dan pewarna bahan, selanjutnya mendesain corak dasar pada kain, mengolah dan memanaskan malan, teknik membubuhkan malan pada corak kain yang telah dibuat dengan menggunakan canting, menjemur kain batik, melipat serta mengemas kain batik untuk siap digunakan/dipasarkan. Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu bertambahnya jumlah pekerja di UMKM Batik Maulana, sehingga dapat tercukupi jumlah tenaga (SDM) yang dibutuhkan untuk memproduksi batik tulis sesuai dengan permintaan konsumen. Selain itu, meningkatnya taraf ekonomi masyarakat sekitar dengan menjadi pekerja di UMKM Batik Maulana dan juga bisa memproduksi batik tulis secara mandiri.
IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI DESA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DESA SIDOREJO KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Afi Rachmat Slamet; Nurhidayati Nurhidayati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sidorejo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang mengalami kemajuan luar biasa, dikarenakan peran Kepala Desa, beserta staff dalam bekerja memajukan desa, sehingga berhasil membawa Desa Sidorejo menjadi desa yang maju dan berprestasi. Terlihat berbagai macam pembangunan sarana dan prasarana desa yang semakin memadai. Hal ini mampu mengangkat nilai ekonomi dan kesejahteraan warga desa Sidorejo. Peran serta dan terobosan pemikiran program pemberdayaan kemasyarakatan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sidorejo, berperan dalam mendorong kesuksesan tersebut. BUMDes merupakan lembaga yang didirikan desa untuk meningkatkan potensi desa dan menambah pemasukan desa. Akan tetapi potensi ekonomi Desa Sidorejo belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi desa dalam rangka meningkatkan pendapatan dan percepatan pembangunan di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah partisipatif, yaitu metode yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran masyarakat secara langsung dalam proses dan pelaksanaannya. Hal tersebut dilakukan dengan melalui sharing berkaitan dengan identifikasi potensi desa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada banyak usaha dan potensi ekonomi yang dapat menunjang penendapatan dan percepatan pembangunan desa belum dikelola secara optimal serta menghadapi kendala yang perlu diberikan alternatif pemecahannya. Dengan adanya identifikasi tersebut dapat dijadikan informasi oleh pemerintah dan tim penggerak PKK Desa Sidorejo dalam mengelola potensi ekonomi desa secara Optimal.