cover
Contact Name
Eko Prasetyo
Contact Email
prasetyo.kesmas@gmail.com
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jupenkes.msi@gmail.com
Editorial Address
Puripaka Regency Blok E No 18/19 Bawu Batealit Jepara Jawa Tengah 59461
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30483042     DOI : https://doi.org/10.70109/jupenkes
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles 99 Documents
Penyuluhan Kesehatan Lingkungan untuk Pengelolaan Sampah Domestik di Desa Indu Makkombong Polewali Mandar Patmawati, Patmawati; Rahman, Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i1.105

Abstract

Pengelolaan sampah domestik yang tidak adekuat menjadi permasalahan serius yang berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di wilayah pedesaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas program penyuluhan kesehatan lingkungan berbasis pendekatan promotif dan preventif guna meningkatkan literasi dan perubahan perilaku pengelolaan sampah di Desa Indu Makkombong. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, simulasi kelompok kecil, dan pemantauan perilaku pascaprogram. Hasil survei awal menunjukkan bahwa mayoritas rumah tangga belum memiliki fasilitas penyimpanan sampah yang memadai dan masih menerapkan metode pengelolaan konvensional yang merugikan lingkungan. Setelah pelaksanaan program, tercatat peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat dan adopsi perilaku pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, seperti pemilahan sampah dan penggunaan tempat sampah terpisah. Skor evaluasi responden mulai menerapkan pemilahan sampah 70%,telah menyiapkan fasilitas penyimpanan sampah 60% dan mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.  Program ini juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan peraturan pemerintah terkait pengelolaan sampah. Kesimpulannya, pendekatan penyuluhan yang berbasis kebutuhan lokal dan partisipatif efektif dalam mendorong perubahan perilaku berkelanjutan pada masyarakat desa.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Tenaga Kebidanan untuk Menurunkan Risiko Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) dan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pratiwi, Endah Dwi; Naingalis, Angela Lovendra
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i1.106

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi, termasuk kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual akibat keterbatasan pengetahuan dan akses informasi yang tepat, sehingga diperlukan peran tenaga kebidanan sebagai pendidik kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebagai upaya menurunkan risiko kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 5 Kota Kupang dengan melibatkan 73 siswa/siswi kelas XII berusia 16–17 tahun menggunakan metode ceramah interaktif dan tanya jawab, dengan pengumpulan data melalui observasi serta pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa/siswi mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan kehamilan tidak diinginkan, dan IMS, serta meningkatnya partisipasi aktif peserta selama proses edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi oleh tenaga kebidanan terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah
Upaya Peningkatan Pengetahuan Agregat Dewasa tentang Depresi, Ansietas, dan Stres dalam Kegiatan SEJUK JIWA (Sehat Jiwa Kelola Stres, Depresi, dan Ansietas) Rahmah, Mutia; Rahman, Pahmi; Caesarria, Ika Aisyah; Wulandari, Innayah; Husna, Rezkia Asma'ul; Habibah, Siti; Marisa, Vena; Latipah, Zauhar; Dayani, Nor Ella
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i1.104

Abstract

Kesehatan mental pada kelompok dewasa merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap kualitas hidup dan produktivitas. Masalah depresi, ansietas, dan stres sering terjadi di masyarakat, namun masih rendahnya pengetahuan menyebabkan kurang optimalnya upaya pencegahan dan pengelolaan mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agregat dewasa tentang depresi, ansietas, dan stres serta cara mengatasinya melalui teknik napas dalam dan hipnosis lima jari dalam program “SEJUK JIWA”. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Sungai Asam pada 06 Februari 2026 dengan jumlah peserta 55 orang dewasa. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 28 orang (51%), pengetahuan cukup 22 orang (40%), dan pengetahuan baik 5 orang (9%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan dan praktik langsung, hasil post-test menunjukkan peningkatan, yaitu pengetahuan baik menjadi 26 orang (47%) dan pengetahuan cukup 29 orang (53%), serta tidak ada lagi responden dengan pengetahuan kurang (0%). Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan yang disertai praktik teknik relaksasi efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dewasa. Diharapkan peserta mampu menerapkan teknik napas dalam dan hipnosis lima jari secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan mental.
Sosialisasi Penanganan Kegawatdarutan Tersedak pada Remaja Muti, Refa Teja
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i1.109

Abstract

Tersedak atau choking merupakan situasi darurat yang perlu segera ditangani, penundaan pada penanganan ini dapat berdampak terhadap kematian karena tersedak mengakibatkan penyumbatan yang dapat menghalangi pernafasan di paru-paru. Seseorang diharapkan dapat melakukan pertolongan pertama khususnya pada seseorang yang mengalami tersedak dikarenakan penanganan tersedak merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Tujuan program pengabdian ini untuk memberikan edukasi penanganan kegawatdarutan tersedak pada remaja di Desa Sambirata. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan edukasi tentang pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak sebelum dan sesudah edukasi. Peserta pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 remaja. Alar ukur yang digunakan untuk evaluasi program pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak. Hasil evaluasi tingkat pengetahuan pretest dan posttest pelatihan penanganan kegawatdarutan tersedak di Desa Sambirata diperoleh hasil rata-rata skor pretest 7,3 dengan nilai minimal 5 dan nilai maksimal 9. Hasil post test mengalami peningkatan menjadi rata-rata 8,93 dengan skor minimal 7.
Edukasi Senam Kaki Diabetes pada Lansia dengan Diabetes Melitus di Desa Megawon Kabupaten Kudus Jamaludin, Jamaludin; Pujiati, Eny; Nur, Hirza Aini; Ambarwati, Ambarwati; Zarina, Zam; Fatikasari, Ayu Noor; Yuliana Tas, Andina; Fajriyyah, Novyta
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i1.110

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis tidak menular yang sering terjadi pada lansia akibat penurunan fungsi fisiologis dan perubahan gaya hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang DM serta mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Posyandu Kenanga, Desa Megawon Jati, Kabupaten Kudus, dengan 18 lansia penderita DM. Metode meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), aplikasi senam kaki diabetik, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan rata-rata GDS menurun dari 123,167 mg/dL menjadi 104,278 mg/dL. Disimpulkan bahwa senam kaki diabetik efektif meningkatkan pengetahuan lansia dan membantu pengendalian kadar gula darah.
Penguatan Pengetahuan Anggota Keluarga dalam Manajemen Keperawatan Kegawatdaruratan Hipertensi Insana Maria; Annalia Wardhani; Fir'ad Setya Nugraha
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.112

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi yang memerlukan penatalaksanaan tepat, termasuk dalam kondisi kegawatdaruratan. Peran keluarga sangat penting dalam mendukung perawatan diri dan deteksi dini komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota keluarga mengenai manajemen keperawatan kegawatdaruratan hipertensi melalui edukasi, demonstrasi, dan pemberdayaan keluarga. Desain yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan 60 anggota keluarga penderita hipertensi di Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru. Intervensi meliputi edukasi kesehatan dan demonstrasi praktik perawatan, dengan pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan cukup (70,0%), diikuti baik (21,7%) dan kurang (8,3%). Setelah intervensi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 36,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga terkait penanganan hipertensi. Pendekatan yang berkelanjutan dan lebih personal direkomendasikan untuk mempertahankan dan mengoptimalkan peningkatan pengetahuan tersebut.
Penguatan Kesehatan ibu, Anak dan Gizi Keluarga Tingkat Komunitas Maria Magdalena Theofila Duka; Roslin E.M Sormin; Brigita Dina Manek; Avelina Paskalia Gusman; Bernadeta Erni; Deviserlina Babys
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.114

Abstract

Penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga  merupakan indikator sangat penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Masa kehamilan, persalinan, dan masa pertumbuhan anak adalah periode krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan kependudukan juga menjadi isu krusial terutama di negara berkembang. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dengan penyuluhan dan penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga di komunitas agar tercipta masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif dan meningkatkan gizi seimbang bagi bayi balita. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan. Lokasi pengabdian masyarakat di wilayah Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada tanggal 02 Desember 2025. Persiapan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berkoordinasi dengan pihak Pemangku Desa terkait, unsur dosen dan mahasiswa. Hasil pengabdian adalah sebagian besar masyarakat (95%) semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga dalam keluarga agar mencegah gizi kurang dan stunting pada bayi balita agar kualitas SDM masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga, maka status atau derajat kesehatan masyarakat akan bergeser menjadi lebih sehat dan produktif, karena upaya preventifnya akan berjalan optimal.
Penyuluhan Kesehatan Jiwa Berbasis Kader untuk Meningkatkan Deteksi Dini Masalah Mental di Komunitas Eni Hidayati; Alifiati Fitrikasari; Hastaning Sakti; Nur Setiawati Dewi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.113

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang terus mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Kondisi ini berdampak pada berbagai aspek kehidupan, seperti kesehatan fisik, sosial, ekonomi, serta kualitas hidup individu. Upaya promotif melalui pendidikan kesehatan menjadi strategi penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader mengenai kesehatan jiwa dan tugas perkembangan sesuai kategori usia sebagai langkah deteksi dini gangguan mental. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara tatap muka dengan pendekatan ceramah, diskusi, serta tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dengan sasaran kader kesehatan.Hasil kegiatan penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Terjadi peningkatan pemahaman kader mengenai konsep sehat jiwa, tugas perkembangan, serta kemampuan dalam mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami gangguan mental. Penyuluhan kesehatan jiwa efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader sebagai upaya preventif dan deteksi dini gangguan mental di masyarakat.
Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya Ruslin Ruslin; Nasrudin Nasrudin; Irnawati Irnawati; Hasnawati Hasnawati; Wahyuni Wahyuni; Sahidin Sahidin; Ari Sartinah; Suryani Suryani; Loly Subhiaty Idrus; Rahmat Muliadi; Abdi Nipangeran; Agustina Agustina; Siti Rahmawati Ondjo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.115

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok perempuan usia subur dan remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penyebab, dampak, pencegahan, dan penanganan anemia kepada masyarakat Desa Waworaha, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 di Balai Desa Waworaha dengan melibatkan 17 peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media flyer, brosur, dan presentasi lisan, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan sebagai bagian dari skrining kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 17 peserta, 5 orang (29,4%) teridentifikasi mengalami hipertensi dan 1 orang (5,9%) mengalami anemia. Mayoritas peserta adalah perempuan (82,4%) dengan rentang usia 20 hingga lebih dari 60 tahun. Kegiatan berlangsung selama satu jam dan dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anemia serta langkah-langkah pencegahannya.
Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri (Ecobrick dan Losida) untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue Muhammad Fazlul Haq Al Afriansyah; Radita Sukeswari; Vanisa Qonita Syaharani; Heru Subaris Kasjono; Catur Akhyati; Yusrotun Isnaini Nugrahaeni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.116

Abstract

Peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Dusun Tumut erat kaitannya dengan buruknya pengelolaan sampah rumah tangga akibat beban retribusi, sehingga warga memilih membakar sampah yang justru menyisakan barang bekas sebagai wadah perindukan nyamuk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam mengedukasi warga terkait pengolahan sampah mandiri menggunakan metode Ecobrick dan Losida (Lodong Sisa Dapur) guna menekan kasus DBD. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui tahap survei identifikasi masalah, Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan dan pelatihan intensif bagi kader, serta pendampingan langsung. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader yang sangat signifikan secara keseluruhan (p=0,001). Peningkatan kognitif tertinggi dan paling bermakna terjadi pada pemahaman materi teknologi inovatif Losida (p=0,003) dan Ecobrick (p=0,014). Meskipun demikian, aspek psikomotorik terkait kesediaan warga untuk segera mempraktikkan pengolahan sampah mandiri belum menunjukkan perubahan signifikan (p>0,05), mengingat transisi dari pengetahuan menuju tindakan nyata membutuhkan proses dan pembiasaan. Disimpulkan bahwa pelatihan kader terbukti sangat efektif dalam meningkatkan penguasaan materi inovasi sanitasi lingkungan, di mana kemandirian warga dalam mengelola limbah rumah tangga merupakan kunci utama memutus mata rantai penularan DBD secara berkelanjutan.

Page 9 of 10 | Total Record : 99