cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Peningkatan Asam Urat Di Desa Alassumur Lor Kecataman Besuk Kabupaten Probolinggo Ramadhani Alvan Hidayatullah; Achmad Kusyairi; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1683

Abstract

Salah satu perubahan yang memiliki dampak terhadap kesehatan manusia yaitu terjadi perubahan pola makan dan gaya hidup. Perubahan tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam gangguan kesehatan salah satunya yaitu asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan asam urat di desa Alassumur Lor Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua penderita asam urat sebanyak 82 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling sebanyak 68 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan pola makan pada penderita asam urat yaitu baik sebanyak 51 responden (75%), aktivitas fisik pada penderita asam urat yaitu baik sebanyak 49 responden (72,1%), kadar asam urat pada penderita asam urat yaitu normal sebanyak 48 responden (70,6%). Hasil uji analisis menggunakan chi-square, ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan kadar asam urat di Desa Alalassumur kecamatan besuk kabupaten probolinggo didapatkan nilai r = 0,001 < α = 0,05. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga dalam menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik untuk menjaga stabilitas kadar asam urat penderita asam urat. Selain itu perlu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit asam urat dalam kegiatan posbindu
Hubungan Kepatuhan Kunjungan Ibu Ke Posyandu Dengan Tumbuh Kembang Balita Di Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Niaga Rahmatullah; Iin Aini isnawati; Widya Addiarto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1686

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang balita perlu dilakukan agar hambatan yang mempengaruhi tumbuh kembang seorang balita dapat diidentifikasi sedini mungkin. Tumbuh kembang anak harus ditingkatkan sejak anak melalui periode penting yaitu pada masa Balita karena pada masa ini perkembangan yang terjadi menentukan perkembangan selanjutnya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kepatuhan ibu ke posyandu dan tumbuh kembang balita, Serta menganalisis Hubungan Kepatuhan kunjungan ibu ke posyandu dengan tumbuh kembang balita di Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah desain penelitian Analitik korelasional dengan pendekatan Retrospektif. Populasi Seluruh orang tua balita yang datang ke Posyandu Kerpangan sebanyak 50 balita, penentuan sampel menggunakan tekhnik Purposive sampling sebanyak 44 responden. Instrumen yang digunakan lembar registrasi dan KPSP Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank Test. Hasil peneletian ini menunjukan bahwa kunjungan ibu ke posyandu katgori tidak patuh yaitu sebanyak 25 reponden (56.8%). Tumbuh kembang balita di Dusun Kyai Hasan Desa Kerpangan dengan katagori sesuai sebanyak 24 responden (54,5%). Hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank dengan nilai p=0,003 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,003 ≤ α 0,05) yaitu ada Hubungan Kepatuhan kunjungan ibu ke posyandu dengan tumbuh kembang balita di Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini diharapkan agar orang tua dapat meningkatkan kepatuhan ke posyandu dalam upaya memantau tumbuh kembang anak. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memberikan edukasi kepada orang tua seperti pentingnya ibu ke posyandu, dan penting nya ibu membagi waktunya bersama anak
Pengaruh ROP Terhadap Ansietas Pada Pasien Pre Operasi HIL Di RSUD Besuki Kabupaten Situbondo Elok Purnamawati; Rizka Yunita; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1691

Abstract

HIL adalah keadaan menonjolnya isi Intra abdominal melalui dinding abdomen di regio inguinalis, kasus hernia hanya bisa ditangani dengan cara tindakan operatif.Pembedahan dapat menjadi tindakan yang berpotensi berpengaruh seseorang yang dapat menyebabkan reaksi psikologis salah satunya ansietas.Tujuan penelitian ini melihat pengaruh teknik ROP pada pasien pre operasi HIL. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan desain penelitian pre experimental dan pendekatan one group pre test – post test. Populasi dalam penelitian ini pasien HIL. Jumlah sampel penelitian 30 responden incidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi selama bulan Juli 2024 di RSUD Besuki. Dianalisis dengan Paired T test menggunakan SPSS ver 20.0. Pada penelitian ini, tehnik ROP dilakukan sebanyak 2x dalam sehari sebelum responden di operasi.Mayoritas responden mengalami ansietas sebelum diberikan terapi ROP nilai rata-rata 18,17. Setelah diberikan terapi ROP nilai rata-rata sebesar 12,57. Selisih nilai rata-rata sebelum dan setelah diberikan Tehnik ROP sebesar 5,6. Hal ini menunjukkan ada pengaruh pemberian tehnik ROP terhadap ansietas pada pasien Pre Operasi Hernia di RSUD Besuki di buktikan dengan nilai p 0,000 yang artinya p-value<α.
Penerapan Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Lina Khomariah; Bagas Biyanzah Drajad Pamukhti; Isti Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1705

Abstract

Respon psikologis yang muncul sebelum dilakukan tindakan operasi merupakan suatu reaksi emosional yang berupa kecemasan. Kecemasan adalah reaksi yang antusias terhadap suatu evaluasi yang menggambarkan suatu kondisi ketegangan dan ketakutan. Untuk mengurangi kecemasan pasien pre operasi dapat diberikan aromaterapi lavender. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Metode: Dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 pasien pre operasi yang mengalami kecemasan. Kecemasan diobservasi sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender, pengukuran skala kecemasan menggunakan skala Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil: Terjadi penurunan tingkat kecemasan yang dialami oleh kedua pasien pre operasi setelah diberikan aromaterapi lavender, Tn. A (responden 1) sebelum diberikan aromaterapi lavender mengalami kecemasan sedang, kemudian setelah diberikan aromaterapi lavender mengalami kecemasan ringan dan Ny. H (responden 2) sebelum diberikan aromaterapi lavender mengalami kecemasan ringan, kemudian setelah diberikan aromaterapi lavender tidak ada kecemasan. Kesimpulan : Aromaterapi lavender yang dilakukan oleh penulis terhadap pasien pre operasi mampu menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di SMK Kesehatan Sadewa Wates Ajeng Silva Angelia Putri; Dwi Agustiana Sari; Jennifa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1711

Abstract

Menstruasi adalah keluarnya darah dari dalam uterus yang diakibatkan oleh terlepasnya dinding rahim disertai pelepasan endometrium. Siklus menstruasi yang normal biasanya berlangsung selama 21 - 35 hari. Faktor risiko dari variabilitas siklus menstruasi adalah berat badan / IMT, aktivitas fisik dan stres. Gangguan seperti lamanya siklus menstruasi dapat meningkatkan risiko penyakit kronis. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat menyebabkan potensi masalah kesehatan seperti gangguan psikologis serta gangguan reproduksi pada wanita terkait dengan fertilitas dan endometriosis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja di SMK Kesehatan Sadewa Wates. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di SMK Kesehatan Sadewa Wates pada bulan Maret 2024. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswi yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 185 responden. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi siklus menstruasi kategori normal (71,9%), indeks massa tubuh normal (42,2%), aktivitas fisik kategori baik (71,9%), tingkat stres kategori normal (42,2%). Ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi (p-value = 0,022), aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p-value = 0,014) dan tingkat stres dengan siklus menstruasi (p-value = 0,000). Ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), aktivitas fisik dan tingkat stres dengan siklus menstruasi
Penerapan Perawatan Tali Pusat Metode Terbuka Terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat Nadia Trihapsari; Ika Silvitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1712

Abstract

Angka Kematian Neonatus di Jawa Tengah tahun 2023 sebesar 5,9 per 1.000 kelahiran hidup. Penyebab Kematian Neonatal di Jawa Tengah karena infeksi sebesar 5,28 %. Bayi baru lahir berisiko tinggi terkena infeksi, salah satunya adalah infeksi tali pusat sehingga perlu dilakukan perawatan tali pusat dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan hasil penerapan perawatan tali pusat dengan metode terbuka terhadap lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir di wilayah Gondangrejo. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada 2 neonatus dengan menerapkan perawatan tali pusat metode terbuka menentukan lamanya pelepasan tali pusat. Kondisi tali pusat sesudah dilakukan perawatan tali pusat dengan metode terbuka menunjukkan bahwa tali pusat By Ny. I lepas dalam waktu 5 hari dikatakan normal dan By Ny. S lepas dalam waktu 4 hari dikatakan cepat. Terdapat perbedaan kecepatan lamanya pelepasan tali pusat sesudah diberikan perawatan tali pusat dengan metode terbuka pada By Ny. I dan By Ny. S.
Hubungan Umur Jenis Kelamin Pendidikan Dan Status Kesehatan Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Lansia Di UPTD Perlindungan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten Sumartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1714

Abstract

Menua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaikai diri/mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki terhadap kerusakan yang diderita. Proses menua tidak saja berdampak pada faktor fisik akan tetapi menimbulkan berbagai masalah lain baik secara biologis, mental, maupun sosial termasuk ekonomi. Semakin lanjut usia seseorang akan semakin mengalami penurunan kemampuan dalam berinteraksi social yang berdampak pada kemunduran terhadap peran-peran sosialnya di masyarakat. Kondisi ini bisa bertambah buruk ketika lingkungan sosial tidak mendukungnya. Terkait hal tersebut penulis ingin mengetahui lebih jauh adakah hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan dan status kesehatan terhadap kemampuan interaksi social lansia melalui penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional di UPTD Dinas Perlindungan Sosial provinsi Banten. Dari jumlah sampel sebanyak 43 lansia, setelah dilakukan uji chi-square di dapatkan nilai p value sebesar 0,35 dengan OR 1,034 yang berarti tidak ada hubungan antara umur dengan interaksi social. Hubungan antara jenis kelamin dengan interksi social didapatkan nilai p value 0,96 dengan OR 1,007 yang berarti juga tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan interaksi social, sementara antara pandidikan dengan interaksi social didapatkan nilai p value 0.35 dengan OR 1,144 yang berarti tidak ada hubungan antara pendidikan dengan interaksi social, sedangkan untuk hubungan status kesehatan dengan interaksi social didapatkan nilai p value 0,008 dengan OR 1,397 artinya memiliki hubungan yang bermakna antara status kesehatan dengan interaksi social. Saran untuk peneliti selanjutnya, dapat meneliti lebih dalam keterkaitan status kesehatan terhadap interaksi social agar dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya
Studi Literatur: Pemanfaatan Media Video Pembelajaran Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Miftahurrahmah El Hayatli; Alya Fadilla; Nadrah Na'imi; Sabrina cahyati Nst; Ainun Nuraida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1715

Abstract

Media video pembelajaran telah dikenal luas sebagai salah satu media yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran, terutama dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Video pembelajaran menyajikan materi secara visual dan interaktif, sehingga mampu membantu siswa dalam memahami konsep yang kompleks dan meningkatkan motivasi belajar. Studi literatur ini dirangkum dari 12 artikel penelitian yang diperoleh melalui database Google Scholar dan ScienceDirect, yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas pemanfaatan media video dalam pembelajaran berbagai mata pelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Hasil kajian menunjukkan bahwa media video mampu meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, serta keterlibatan siswa secara signifikan. Penggunaan media seperti Canva, Powtoon, dan animasi berbasis aplikasi lainnya juga dinilai praktis dan menarik oleh siswa dan guru. Diharapkan, hasil dari studi ini dapat mendorong penerapan media video secara lebih luas dan optimal sebagai strategi pembelajaran inovatif, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital
Etika Berbusana Mahasiswa Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Zuhrina Aidha; Alya Fadilla; Leoni Safitri Harianja; Luthfiah Alisa; Nadrah Na’imi; Niswa Nurdilla; Siska Melinda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1716

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan etika berbusana mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UINSU Medan, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Dengan desain studi kasus dan pendekatan action research, lima mahasiswa FKM UINSU dipilih sebagai partisipan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan sesi edukasi personal pada Mei hingga Juni 2025. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik Braun dan Clarke (2006). Hasil menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman umum mengenai kode etik berbusana kampus dan syariat Islam , penerapannya masih belum konsisten. Faktor ketidakpatuhan meliputi kenyamanan, keterbatasan pakaian, pengaruh tren dan lingkungan pertemanan, serta kurangnya pengawasan dan penegakan aturan. Beberapa mahasiswa menunjukkan adaptasi positif ke arah berbusana yang lebih sopan selama kuliah. Studi ini menyimpulkan bahwa kepatuhan terhadap etika berbusana dipengaruhi oleh internalisasi nilai, kontrol sosial, dan adaptasi terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif, penguatan regulasi, peningkatan pengawasan, dan pembinaan karakter yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan konsistensi mahasiswa dalam menerapkan etika berbusana di lingkungan FKM UINSU
Analisis Biplot Pada Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular Di Kota Kediri Ahmad Afif; Dian Mustofani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1723

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi penyebab utama kematian di Indonesia dan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola hubungan antara wilayah Puskesmas dan jenis PTM di Kota Kediri serta menganalisis korelasi antar jenis PTM menggunakan analisis Biplot. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2019 dari Dinas Kesehatan Kota Kediri, yang terdiri dari jumlah kasus 10 jenis PTM pada 10 wilayah kerja Puskesmas. Analisis dilakukan melalui Principal Component Analysis (PCA) dengan dua komponen utama. Hasil menunjukkan bahwa dua komponen utama menjelaskan 70,70% dari total variasi data. Visualisasi Biplot menggambarkan hubungan simultan antara wilayah Puskesmas dan jenis PTM serta korelasi antar jenis PTM.