cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Kenali Tubuhmu, Sayangi Reproduksimu: Peningkatan Pengetahuan Sadari Bagi Warga Binaan Perempuan Di Lapas Kelas II A Bandung Wulan Novika Ambarsari; Adita Irmawanti; Qonita Safrina; Hena Ariska; Qonita Kholilaturahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i8.1870

Abstract

Warga binaan perempuan merupakan kelompok rentan karena memiliki akses terbatas terhadap edukasi kesehatan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Penilaian awal di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) masih rendah, dengan rata-rata skor pre-test hanya 4,58. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kondisi tersebut melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga binaan dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pembagian modul edukatif yang mudah dipahami. Sasaran kegiatan berjumlah 12 orang warga binaan perempuan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan secara signifikan, yaitu menjadi 6,25. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs nomor 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) serta nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), dan menegaskan pentingnya akses informasi kesehatan yang merata, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.
Edukasi Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Ibu Balita Farah Luqyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i6.1875

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan serta pertolongan pertama yang tepat agar bisa teratasi dengan baik serta tidak menimbulkan masalah baru atau komplikasi dari kejang demam. Penanganan kejang demam di rumah yang salah dapat mengakibatkan efek fatal serta mengancam nyawa anak. Ketepatan dalam penanganan kejang demam pada anak ditentukan oleh pengetahuan orang tua terkait dengan penanganan kejang demam di rumah, terutama seorang ibu yang sering bersama anak. Seringkali ibu merasa ketakutan serta panik bahkan tidak tahu harus melakukan apa Ketika melihat anaknya mengalami kejang demam. Oleh karena itu informasi penanganan kegawatdaruratan penanganan kejang demam pada anak sangat penting untuk diketahui oleh ibu,khususnya oleh ibu yang memiliki anak dengan rentang usia balita. Edukasi penanganan kegawatdaruratan kejang demam di rumah pada balita bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap ibu balita ke arah positif dalam penanganan kejang demam pada balita di rumah. Sehingga, penanganan yang dilakukan oleh orangtua terutama ibu pada balita yang mengalami kejang demam di rumah dapat dilakukan secara tepat serta terhindar dari bahaya komplikasi kejang demam
Edukasi Dan Senam Hipertensi Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Rangkasbitung Farah Luqyana; Siti Andini; Bayu Septia Ramdani; Lilis; Annisa Dwiyanti Sitompul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i8.1877

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg, yang prevalensinya cukup tinggi pada lansia serta menempati 10 besar penyakit terbanyak pada kelompok usia lanjut. Data Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi hipertensi pada penduduk usia ≥18 tahun mencapai 34,1%. Peningkatan kasus hipertensi menuntut upaya pencegahan komplikasi melalui intervensi non farmakologis, salah satunya aktivitas fisik berupa senam hipertensi. Senam hipertensi terbukti efektif menurunkan tekanan darah jika dilakukan secara rutin 40 menit, 3 kali seminggu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai hipertensi dan pelatihan senam hipertensi bagi lansia, sehingga mereka mampu memahami konsep hipertensi, cara penanggulangan, serta melakukan aktivitas fisik yang tepat. Sasaran kegiatan adalah 30 responden lansia dengan hipertensi. Hasil menunjukkan pengetahuan awal lansia tentang hipertensi masih rendah, hanya 4 orang berpengetahuan baik dan 19 orang berpengetahuan kurang. Setelah edukasi, sebagian besar lansia mampu memahami materi serta dapat mengulang gerakan senam dengan benar. Kegiatan ini bermanfaat meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia dalam pengelolaan hipertensi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mereka.
Penerapan Kompres Hangat Jahe Merah Untuk Meredakan Nyeri Pada Lansia Dengan Asam Urat Wahyu Ditya Nugraha; Hermawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i9.1920

Abstract

Indonesia saat ini memasuki fase ageing population dengan proporsi lansia mencapai hampir 12% atau sekitar 29 juta jiwa pada tahun 2023, dan diproyeksikan meningkat menjadi 18,3% pada tahun 2040. Lansia sangat rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya arthritis gout yang ditandai dengan inflamasi sendi akibat penumpukan kristal asam urat. Prevalensi global gout dilaporkan sebesar 33,3% pada tahun 2023 dengan kasus terbanyak di Amerika Serikat (26,3%). Di Indonesia, prevalensi mencapai 35% dan lebih banyak terjadi pada pria usia di atas 45 tahun, bahkan meningkat hingga 51,9% pada kelompok usia 65–74 tahun serta 54,8% pada usia ≥75 tahun (Riskesdas, 2018). Kondisi ini berdampak pada nyeri sendi yang mengganggu aktivitas dan kualitas hidup lansia. Salah satu terapi nonfarmakologis yang aman dan terjangkau adalah kompres hangat dengan jahe merah yang mengandung gingerol sebagai antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif pada dua responden lansia dengan arthritis gout. Intervensi berupa kompres jahe merah dilakukan selama 6 hari, 20 menit setiap sore. Skala nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil menunjukkan penurunan nyeri dari sedang (NRS 5–6) menjadi ringan (NRS 2). Kesimpulannya, kompres hangat jahe merah efektif menurunkan nyeri akibat arthritis gout dan dapat dijadikan terapi pendukung sederhana bagi lansia.
Implementasi Senam Lansia Dan Edukasi Hipertensi Pada Lansia Di PSTW Husnul Khotimah Pekanbaru Masnun; Hernitati; Syafrisar Meri Agritubella; Kustiasih Lestari; Usraleli; Fauziah Yulfitria; Ibnu Rusdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i9.1929

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Kejadian hipertensi pada lansia di Indonesia menempati urutan sepuluh besar penyakit yang dapat dialami oleh lansia yang menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Upaya yang dapat dilakukan adalah senantiasa mengajak lansia untuk merubah perilaku dengan pendekatan edukasi secara terus menerus. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada lansia tentang manfaat aktivitas fisik melalui olah raga atau senam lansia serta edukasi tentang hipertensi. Kegiatan ini dilakukan di UPT PSTW Husnul Khotimah Pekanbaru pada 30 Lansia. Media Edukasi menggunakan Infokus dan Leaflet. Hasil Kegiatan didapatkan bahwa 50% peserta mengalami tekanan darah tinggi. 66,7% mampu melakukan senam lansia secara mandiri, 23,3% melakukan senam lansia dengan bantuan, dan 10% tidak mampu melakukan senam lansia akibat keterbatasan fisik. 100% lansia mampu menyebutkan pengertian hipertensi, 100% lansia mampu menyebutkan tanda dan gejala, 100% lansia mampu menyebutkan makanan apa yang boleh dan makanan apa yang tidak boleh
Peningkatan Literasi Digital Mahasiswa Melalui Pelatihan Mendeley Dan Turnitin Di Kota Pontianak Sihombing, Grace Kelly H. P.; Umar, Ismail; Saputra, Haris Mirza; Krisandi, Samuel Dendy; Tandra, Rudy; Sari, Ika Lusiana; Aryani, Vera; Listiana, Yunika Depri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i9.1946

Abstract

Karya ilmiah merupakan aspek penting dalam penilaian pembelajaran di Perguruan Tinggi karena mencerminkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis sivitas akademika. Namun, banyak mahasiswa menghadapi kendala dalam menjaga orisinalitas tulisan, mengelola referensi, dan menyusun sitasi yang benar. Hal ini dapat menimbulkan plagiarisme serta menurunkan kualitas dan sistematika penulisan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat melalui pelatihan penggunaan Mendeley dan Turnitin. Pelatihan bertujuan meningkatkan literasi digital dan pemahaman etika penulisan ilmiah mahasiswa, serta membekali mereka dengan keterampilan mengelola referensi dan memeriksa orisinalitas karya secara mandiri. Kegiatan diikuti oleh 34 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pontianak dan dilaksanakan melalui pemaparan, praktik langsung, dan diskusi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengelola referensi secara sistematis, membuat sitasi otomatis, dan mendeteksi plagiarisme dengan lebih efektif. Program ini menjadi langkah strategis untuk membangun budaya akademik berintegritas serta meningkatkan kualitas penulisan ilmiah di perguruan tinggi.
Edukasi Dan Demonstrasi Akupresur Pada Titik SP 4 ( Zu Gong Sun) Pada Kelas Ibu Hamil Dalam Upaya Mengurangi Kejadian Mual Muntah Selama Kehamilan TM I Fatmi Nirmala Sari; Binarni Suhertusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i10.1977

Abstract

Mual dan muntah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang umum dialami oleh ibu hamil, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, asupan nutrisi, serta berpotensi menyebabkan komplikasi seperti dehidrasi dan gangguan metabolik apabila tidak ditangani dengan baik. Penanganan nonfarmakologis seperti akupresur pada titik SP4 (Zu Gong Sun) terbukti dapat membantu mengurangi keluhan mual dan muntah dengan menyeimbangkan energi tubuh dan menstimulasi sistem saraf parasimpatis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan demonstrasi teknik akupresur titik SP4 kepada ibu hamil trimester pertama dalam upaya mengurangi kejadian mual muntah selama kehamilan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyuluhan, demonstrasi langsung oleh narasumber, serta praktik mandiri oleh peserta dengan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar 80% setelah diberikan edukasi dan demonstrasi. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa mual dan muntah berkurang setelah melakukan akupresur secara mandiri. Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri ibu hamil dalam melakukan perawatan mandiri selama masa kehamilan. Edukasi dan demonstrasi akupresur titik SP4 efektif meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu hamil dalam mengatasi mual muntah trimester pertama. Kegiatan ini dapat dijadikan alternatif intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh ibu hamil di rumah.
Modifikasi Pembelajaran Lari Estafek dengan Menggunakan Media Bola Voli Pada Pembelajaran Penjas di SMP Muhammadiyah 12 Makassar Syahrul Zaum; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Butsiarah; Andika Marsuki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini merupakan penambahan wawasan dan metode pembelajaran yang lebih kreati dalam Olahraga atletik khususnya Lari estaek di kemas dengan modifikasi dengan menggunakan media bola voli dan pembelajaran yang sesuai kebutuhan peserta didik. Lari estaek di kalangan siswa SMP masih kurang minat dalam melaksanakan pembelajaran di karenakan kurangnya variasi - variasi pembelajaran dalam proses belajar mengajar Pendidikan jasmani olahraga di lingkungan sekolah khsusnya tingkat SMP. Maka dari itu kami membuat pengabdian masyarakat yaitu memodifikasi pembelajaran lari estafek dengan menggunakan media bola voli sesuai kebutuhan peserta didik . Jadi dengan adanya pengabdian ini, kita semua berharap bisa mengenalkan variasi-variasi pembelajaran di lari estafek pada peserta didik di tingkat SMP. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Berdasarkan sosialisasi yang dilakukan, diharapkan guru dan siswa mengerti dengan teknik-teknik dasar dalam lari estaek dan aturan-aturan yang terdapat dalam lari estafek.
Mitigasi Bencana Pasca Banjir Pada Masyarakat Di Desa Sausu Peore Nining Nirmalasari; Riska Handayani; Annisa Amalia Dahlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i10.1998

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana, terutama banjir, akibat letaknya di pertemuan tiga lempeng tektonik dan tingginya curah hujan. Menurut data BNPB, banjir menjadi bencana yang paling sering terjadi dan menimbulkan dampak besar terhadap kesehatan, ekonomi, serta lingkungan. Faktor penyebabnya meliputi curah hujan ekstrem, buruknya sistem drainase, dan berkurangnya daerah resapan air. Oleh karena itu, diperlukan mitigasi bencana untuk mengurangi risiko dan dampaknya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sausu Peore, Sulawesi Tengah, yang sering mengalami banjir. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana banjir melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian leaflet yang berisi informasi tentang langkah-langkah mitigasi sebelum, saat, dan sesudah banjir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan sikap masyarakat terhadap kesiapsiagaan menghadapi banjir. Peserta antusias mengikuti penyuluhan, aktif berdiskusi, dan memahami pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan bencana. Dukungan pemerintah desa juga memperkuat keberhasilan kegiatan ini. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Sausu Peore dalam menghadapi banjir serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun komunitas tangguh bencana.
Penyelesaian Soal Cerita Matematika Materi Perbandingan Dengan Metode Asosiasi Garis Bagi Guru SD Di Pekanbaru Revita, Rena; Saleh, Habibis; Irma, Ade; Fitri, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.1999

Abstract

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya pada materi perbandingan, menjadi tantangan bagi guru. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami informasi, memodelkan masalah, dan memilih rumus yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan pelatihan bagi guru SD di Pekanbaru dengan memperkenalkan metode asosiasi garis sebagai solusi konkret. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dalam menyelesaikan soal cerita perbandingan secara visual dan mudah dipahami. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung dengan contoh soal perbandingan senilai dan berbalik nilai. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dimana 70% guru yang awalnya tidak familiar dengan metode asosiasi garis menjadi mampu mengaplikasikannya. Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan diharapkan dapat diperluas ke sasaran yang lebih luas untuk mendukung pembelajaran matematika yang inovatif.