cover
Contact Name
Muhammad Nazar
Contact Email
mnazar@usk.ac.id
Phone
+6285261619059
Journal Mail Official
kanapuspita@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP USK Kopelma Darussalam
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kimia
ISSN : -     EISSN : 26216132     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia (JIMPK) merupakan media publikasi artikel hasil karya tugas akhir/skirpsi mahasiswa Pendidikan Kimia strata satu (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK guna untuk memenuhi kewajiban setiap mahasiswa sebagai salah satu syarat sidang dan yudisium sarjana. Artikel diterbitkan setelah diuji turnitin melalui website JIMPK.
Articles 103 Documents
Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Akitvitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMPN 12 Banda Aceh pada Materi Klasifikasi Materi dan Perubahannya Erni Fadhila; . Sulastri; . Erlidawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tentang Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMPN 12 Banda Aceh pada Materi Klasifikasi Materi dan Perubahannya telah dilaksanakan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan aktivitas, hasil belajar dan respon siswa terhadap penerapan metode inkuiri terbimbing pada pembelajaran klasifikasi materi dan perubahannya. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan kualitatif dan deskriptif. Lokasi penelitian di SMPN 12 Banda Aceh pada September 2017. Yang menjadi subjek penelitian ini siswa kelas VII SMPN 12 Banda Aceh yang berjumlah 19 siswa, yaitu 11 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Untuk mengumpulkan data penelitian menggunakan beberapa teknik, yaitu tes, observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian aktivitas siswa untuk pertemuan I, II dan III pada tahap pendahuluan, inti, dan penutup berturut-turut adalah sebagai berikut: 71,1%, 74,7%, 78,9%; 80,7%, 75,4%, 78,5 dan 85,1%, 81,9%, 82,5%. Hasil belajar siswa diperoleh rata-rata sebesar 72,11, dikategorikan baik. Ketuntasan siswa secara klasikal adalah 84,21%. Persentase nilai angket tanggapan siswa pada indikator I, II, DAN III berturut-turut adalah 83,9%, 80,7% dan 80,1% dengan kategori baik. Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian yaitu metode inkuiri terbimbing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kels VII SMPN 12 Banda Aceh pada materi klasifikasi materi dan perubahannya.Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Aktivitas Siswa, Hasil BelajarAbstract Research has been conducted entitled "Application of Guided Inquiry Method to Increase Activity and Student Result of Class VII SMPN 12 Banda Aceh in Material Classification Material and Its Changes". This study aims to describe the activities, learning outcomes and student responses to the implementation of guided inquiry methods on the classification of material and its changes. This research uses a qualitative approach and the type of research is descriptive. Location of research at SMPN 12 Banda Aceh in September 2017. The subjects of this study are students of class VII SMPN 12 Banda Aceh consisting of 25 students, which is 16 male students and 9 female students. The sampling technique is by total sampling. Data collection techniques used in this study are tests, observations, questionnaires, and interviews. The results of the research activities of the students for meetings I, II and III at the preliminary, core and closing stages are as follows: ,1%, 74,7%, 78,9%; 80,7%, 75,4%, 78,5 and 85,1%, 81,9%, 82,5%. The mean value of student learning outcomes of 72.11, is categorized well. Students mastery is classically 84.21%. The percentage of student questionnaire responses in indicators I, II, and III were 83,9%, 80,7% and 80,1%, respectively. Based on the research result, it can be concluded that guided inquiry method can improve the activity and learning outcomes of students kels VII SMPN 12 Banda Aceh on material classification materials and its changes.Keywords: Guided Inquiry, Student Activity, Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ PADA MATERI HAKIKAT ILMU KIMIA DI KELAS X SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Viza viranza; Ade Ismayani; Latifah Hanum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Team Quiz pada Materi Hakikat Ilmu Kimia di Kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar peserta didik, aktivitas peserta didik dan respon peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Team Quiz. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IA 1 yang berjumlah 33 orang. Pemilihan sampel dilakukan secara random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes, lembar observasi, dan angket respon peserta didik. Hasil tes bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik setelah proses belajar. Lembar aktivitas dan angket respon peserta didik digunakan sebagai data pendukung dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil tes yang diberikan setelah proses pembelajaran berlangsung di pertemuan terakhir, diperoleh ketuntasan belajar peserta didik sebesar 90.9 %. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada pertemuan I dan II menunjukkan kategori baik sekali yaitu 85% dan 92%. Peserta didik memberikan respon positif sebesar 97.97% terhadap penerapan model Team Quiz pada materi hakikat ilmu kimia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Team Quiz telah tuntas secara klasikal.Kata Kunci : Team Quiz, hakikat ilmu kimia, ketuntasan belajar, aktivitas peserta didik, respon peserta didikAbstractThe study about The Application of Team Quiz Model for Learning the Essence of Chemistry in Class X of SMAN 5 Banda Aceh aims to indicate the achievement, activities, and responses of students. Technically, this study used qualitative approach. Then, this type of study was descriptive. The subject was 33 students of class X IA 1 which were selected randomly. Data were collected by using the test, observation sheet, and questionnaire for students responses. The test was conducted to evaluate students achievement after learning. The observation sheet and questionnaire were used for complementary data.According to the result, the percentage of achievement was 90%. The observation for students activities for meeting I and II shows a good category with the percentages of 85% and 92%. Besides that, the students gave positive response to the model of Team Quiz with a percentage of 97.97% in learning the essence of chemistry. Therefore, it can be concluded that the application of Team Quiz Model is classically successful.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OSBORN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLOID DI KELAS XI IPA 1 SMAN 1 INDRAPURI Mareza Diantari; M Hasan; . Habibati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, aktivitas, hasil belajar serta untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Osborn pada materi koloid. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI IPA 1 SMAN 1 Indrapuri yang berjumlah 16 orang, yang terdiri dari 14 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, tes tertulis dan angket tanggapan siswa. Intrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa, soal tes, dan lembar angket tanggapan siswa.Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini diperoleh persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada pertemuan I sebesar 78.78% dan pada pertemuan II sebesar 87.71%. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 81,25%. Persentase rata-rata angket tanggapan peserta didik sebesar 93.12% termasuk katagori sangat baik. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Osborn dapat mengetahui hasil belajar siswa pada materi koloid.Kata Kunci : Osborn, hasil belajar, aktivitas siswa, respon siswa, dan koloidThis study aims to determine, activity, learning outcomes and to determine the response of learners to the application of learning models Osborn on colloidal material. The type of research used is descriptive with qualitative approach. The subjects of this study are students of class XI IPA 1 SMAN 1 Indrapuri which amounted to 16 people, consisting of 14 women and 2 men. Technique of collecting data obtained from observation, written test and student response questionnaire. The instruments used are student activity observation sheets, test questions, and student response questionnaires. Data analysis technique is done by using formula percentage. The results of this study obtained the average percentage of learning activities of learners at the first meeting of 78.78% and at the second meeting amounted to 87.71%. Percentage mastery of student learning outcomes in classical equal to 81,25%. The average percentage of students' questionnaire responses of 93.12% includes an excellent category. The result of this research concludes that the application of learning model Osborn can know student learning result on colloidal material.Kata kunci : Osborn, learning, student activity, student response and colloidal
Pengaruh Penggunaan Media Physics Education Technology Pada Materi Struktur Atom Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 9 Banda Aceh Zahratul Idami; M Nasir; Ibnu Khaldun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian untuk mengkaji pengaruh penggunaan media PhET terhadap hasil belajar peserta didik, mendeskripsikan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran, mendeskripsikan tanggapan peserta didik tentang penggunaan media PhET pada materi struktur atom. Data penelitian dianalisisis secara deskriptif dengan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 9 Banda Aceh pada Tahun ajaran 2017/2018 dengan melibatkan peserta didik kelas X MIPA 1 dan X MIPA 3. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, pengukuran, komunikasi tentang tanggapan peserta didik.Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik menjadi lebih baik dengan menggunakan media PhET dengan nilai thitung (8, 65) ttabel (2,00), maka Ha diterima sehingga diperoleh bahwa hasil belajar peserta didik memiliki perbedaan, yang kemudian diketahui bahwa hal ini dipengaruhi oleh penggunaan media PhET selama pembelajaran atau menggunakan metode pembelajaran secara konvensional. Pada pertemuan pertama persentase rata-rata aktivitas peserta didik di kelas X MIPA 1 sebesar 72,08% dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi 81,25%. Sementara pada kelas X MIPA 3 aktivitas peserta didik diperoleh 71,25% pada pertemuan pertama dan pertemuan ke dua meningkat menjadi 77,27%. Peserta didik memberi tanggapan sebesar 77,93% terhadap pembelajaran dengan menggunakan media PhET pada materi struktur atom. Dengan demikian, penggunaan media PhET pada materi struktur atom dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci : Media physics education technology (PhET), hasil belajar, struktur atom.AbstractResearch has been conducted to examine the effect of using PhET media on students' learning outcomes, to describe learners' activities in learning, to describe learners' responses about using PhET media on atomic structure materials. Research data is analyzed descriptively by quantitative method. This research was conducted at SMA Negeri 9 Banda Aceh in the academic year 2017/2018 involving students of class X MIPA 1 and X MIPA 3. Data collection was done by observation, measurement, communication about the students' responses. The data obtained were then analyzed using the t-test formula. The results of this study indicate that students' learning outcomes are better by using PhET media with tcount (8, 65) ttable (2.00), then Ha is accepted so that the learning outcomes of learners have differences, this is influenced by the use of PhET media during learning or using conventional learning methods. At the first meeting the percentage of average activity of learners in class X MIPA 1 of 72.08% and at the second meeting increased to 81.25%. While in class X MIPA 3 the activities of learners obtained 71.25% at the first meeting and the second meeting increased to 77.27%. Learners gave a response of 77.93% of the learning by using PhET media on the material of atomic structure. Thus, the use of PhET media on atomic structural materials in the learning process can improve learners' learning outcomesKeywords: Physical media education technology (PhET), learning outcomes, atomic structure
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bakongan pada Materi Laju Reaksi dengan Penerapan Model Index Card Match Sri Agusti; Latifah Hanum; . Mukhlis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian dengan judul Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bakongan Pada Materi Laju Reaksi dengan Penerapan Model Index Card Macth. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan penerapan model index card macth, aktivitas dan tanggapan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling, karena hanya terdapat dua kelas MIPA di kelas XI SMA Negeri 1 Bakongan. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model index card macth, dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol yang diajarkan tanpa menggunakan model index card macth. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal tes, lembar observasi aktivitas dan angket peserta didik. Penggunaan model ICM dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Bakongan, yaitu diperoleh dan = 1,67 dengan pengujian hipotesis diterima Ha. Persentase aktivitas peserta didik pada pertemuan pertama sebesar 78,4% dengan kategori baik dan pada pertemuan keduan sebesar 94% dengan kategori sangat baik. Angket tanggapan peserta didik diperoleh sebesar 84% yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model index card macth. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan penerapan model index card macth. Aktivitas peserta didik mengalami peningkatan, dan peserta didik memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model index card macth.Kata Kunci : Hasil Belajar, Aktivitas Belajar, Index Card Macth, Laju Reaksi.AbstractThe research has been conducted under the title "The Difference of Student Result of Class XI of SMA Negeri 1 Bakongan on Reaction Rate Matter by Application of Macth Index Card Model. The purpose of this research is to know the difference of learning result with application of macth index card model, activity and student's response. This study uses a quantitative approach. The sample selection in this research is done by purposive sampling technique, because there are only two MIPA classes in grade XI SMA Negeri 1 Bakongan. The sample in this research is class XI MIPA 1 as experiment class using index card macth model, and class XI MIPA 2 as control class taught without using index card macth model. The data collection instrument is done by using test questions, activity observation sheets and student questionnaires. The use of ICM model can improve students' learning outcomes in reaction rate material in class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Bakongan, that is obtained t_hitung = 2.30 and t_ (table) = 1.67 with hypothesis test accepted Ha. Percentage of student activity at the first meeting was 78.4% with good category and at the second meeting 94% with very good category. Questionnaire responses obtained 84% of participants who gave a positive response to the application of macth index card model. Based on the results of research that has been done can be concluded that there are differences in learning outcomes of learners with the application of macth index card model. Activity of learners increased, and learners positively responded to the application of macth index card model.Keywords: Learning Outcomes, Learning Activity, Macth Index Card, Rate of Reaction.
Pembuatan Video Pemanfaatan Cangkang Kelapa Sawit Sebagai Arang Aktif (Sebagai Alternatif Media Pelajaran Muatan Lokal Kelas X SMA N 1 Gunung Meriah) . Nurhidayati; . Adlim; Latifah Hanum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul pembuatan video pemanfaatan cangkang kelapa sawit sebagai arang aktif (sebagai alternatif media pelajaran Muatan Lokal Kelas X SMA N 1 Gunung Meriah). Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan video pembelajaran tentang pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (RD) dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di laborotarium FKIP Kimia Universitas Syiah Kuala, dan dilapangan lingkungan Universitas Syiah Kuala untuk proses pembuatan video. Uji coba dilaksanakan di SMA N 1 Gunung Meriah dengan melibatkan 32 siswa. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan angket serta analisis data yang digunakan meliputi penilaian kelayakan media, angket dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanggapan guru mengenai video cangkang kelapa sawit memiliki nilai rata-rata persentase sebesar 100,00% yang termasuk dalam kategori sangat baik, Hasil tanggapan siswa memiliki nilai rata-rata sebesar 91,96%. Hasil belajar siswa melalui penerapan video memiliki nilai rata-rata sebesar 74,37% tergolong dalam kategori baik. Kesimpulan dari pembuatan video ini adalah siswa dan guru senang belajar menggunakan video dengan mendapatkan hasil tergolong dalam kategori baik.Kata Kunci : Media video, cangkang kelapa sawit, arang aktif.AbstractThis research entitled making video utilization of palm shell as activated charcoal (as an alternative medium of Local Content Class X SMA N 1 Gunung Meriah). This study aims to create a learning video about the utilization of waste oil palm shells. The research method used is research and development (R D) by using the ADDIE model. This research was conducted at FKIP Chemistry laboratory of Syiah Kuala University, and environment of Syiah Kuala University for video making process. The trial was conducted in SMA N 1 Gunung Meriah involving 32 students. Instruments in this study using observation sheet and questionnaire and data analysis used include media feasibility assessment, questionnaires and student learning outcomes. The results showed that the teacher's response about the video of the palm shell shell has an average percentage value of 100.00% which is included in very good category. The student's response result has an average value of 91.96%. Student learning outcomes through the application of video has an average value of 74.37% belonging to either category. The conclusion of making this video is that students and teachers love to learn to use video by getting the results fall into either category.Keywords: Video media, palm shells, activated charcoal.
Analisis Kemampuan Penyelesaian Soal Kimia Berbasis Makroskopik dan Simbolik pada Materi Hukum Dasar dan Perhitungan Kimia di Kelas X SMA Negeri 1 Indrapuri Nurul Aulia; Latifah Hanum; . Mukhlis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2017): oktober 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian tentang analisis kemampuan penyelesaian soal kimia berbasis makroskopik dan simbolik pada materi hukum dasar dan perhitungan kimia di kelas X SMA Negeri 1 Indrapuri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas X SMA Negeri 1 Indrapuri dalam menyelesaikan soal berbasis makroskopik dan simbolik pada materi hukum dasar dan perhitungan kimia. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas X IPA 1 yang berjumlah 24 siswa dari 8 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan yang diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan tipe purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu soal tes multiple choice dan rubrik penilaian. Data diperoleh dengan cara menganalisis jawaban siswa dalam mengerjakan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata kemampuan makroskopik dan simbolik siswa secara berurutan sebesar 62,5% dan 50,0%. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1) kemampuan makroskopik siswa lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan simbolik, (2) kemampuan simbolik siswa masih rendah dalam hal konsep mol dan menyederhanakan soal, (3) Pemahaman makroskopik siswa lebih lama disimpan dalam memori dan siswa lebih mudah mengingat konsep makroskopik (4) pemahaman level simbolik siswa lebih baik jika sejalan dengan perhitungan matematis siswa.Kata Kunci :makroskopik, simbolik, hukum dasar dan perhitungan kimiaAbstractThe research has been done to analysis of macroscopic and symbolic based chemistry problems solving skill on basic law material and chemistry calculation in 10th grade class of SMAN 1 Indrapuri. This research is purposed to analyse the ability of 10th grader student of SMAN 1 Indrapuri. In solving macroscopic dan symbolic based chemistry and chemistry calculation problem. The kind of research used is a descriptive research wit qualitative approach. Subjects in this research of the class X science 1 with total 24 students, consisting of 8 male students and 16 female students which was taken using nonprobability sampling technique with purposive sampling type. The instrument which is used in this research are multiple choice question test and marking column. The data were obtained by analyzing students answer in solving the test questions. The result of the research showed that the macroscopic and symbolic skills average percentage of the students are consecutively 62,5% and 50%. According to the result of the research, it was concluded that (1) students macroscopic skill are hiher than their symbolic skill, (2) students symbolic skills are still low in the concept of mole and in standardizing problems, (3) students macroscopic understanding took longer to be memorized and its easier for students to remember the macroscopic concept, (4) the symbolic level understanding of the student is better if its parallel with students mathematical calculation.Keywords: macroscopic, symbolic, basic law and chemistry calculation
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI MENGGUNAKAN SOFTWARE VIDEOSCRIBE PADA MATERI MINYAK BUMI KELAS X MIA DI MAN DARUSSALAM Fitri Nurjanah; M. Nazar; . Rusman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 2, No 4 (2017): oktober 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrackThe research entitled The Development of Animated Media by Using Video Scribe Software on The Subject Material of Petroleum in MIA X Class of MAN Darussalam has been conducted. This research aims to develop appropriate learning media that can be used in Senior High School, Data was collected by receiving students and teachers responses upon use of learning media. This research is based on research development (Research and Development / R D) with a qualitative approach. ADDIE development design model was emplyed. This model consist of 5 (five) steps including (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. Participants were students at MAN Darussalam.Based on need assassement, students claimed that the learning media are needed in teaching and learning process. The instruments used in this study are questionnaire of feasibility assessment and questionnaire to seek students and teacher responses. Video scribe media eligibility is assessed by 2 expert validators. Based on their judgment, it is revealed that average percentage of eligibility for aspects of feasibility content on media is 70%, media presentation feasibility is 65%, audio visual feasibility is60% and media function is 75%. Based on the percentage of the four aspects above, it can be concluded learning media based video scribe is worthy to be applied as a mediumlearning. The percentages of student and teacher responses to video scribe media are86.8% and 95% included in very good category. Therefore, the learning media based on video scribe is suitable media in teaching and learning process.Keywords: Video scribe Media, Development, PetroleumAbstrakTelah dilakukan penelitian yang berjudul Pengembangan Media Animasi Menggunakan Software videoscribe Pada Materi Minyak Bumi Kelas X MIA Di MAN Darussalam penelitian bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajaran minyak bumi, mengetahui tanggapan siswa dan guru terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan ( Research and Development/RD) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan ADDIE yang dilakukan melalui 5 (lima) tahap, yaitu (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Analisis kebutuhan siswa dilakukan di MAN Darussalam, diperoleh bahwa media belajar dibutuhkan dalam proses belajar mengajar. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah angket penilaian kelayakan serta angket tanggapan siswa dan guru. Kelayakan media videoscribe dinilai oleh2 orang validator ahli yaitu 2 dosen pendidikan Kimia. Hasil persentase rata-rata untuk aspek : kelayakan isi pada media adalah 70%, kelayakan penyajian media sebesar 65%, kelayakan audio visual media adalah 60% dan fungsi media 75 %. Berdasarkan persentase keempat aspek dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis videoscribe layak digunakan sebagai media pembelajaran. Persentase tanggapan siswa dan guru terhadap media videoscribe sebesar 86,8% dan 95% termasuk pada kategori sangat baik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis videoscribe layak digunakan sebagai media pembelajaran.Kata Kunci: Media Videoscribe, pengembangan, minyak bumi
Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Videoscribe Pada Materi Koloid Untuk Mahasiswa Program studi Pendidikan Fisika Tahun Akademik 2016/2017 Putra Purnama; . Erlidawaty; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian dengan judul Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Videoscribe Pada Materi Koloid untuk Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Tahun Akademik 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan media video animasi berbasis videoscribe sebagai media belajar, dan membandingkan tanggapan mahasiswa dengan media audio visual pada materi koloid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research Development) dengan model ADDIE (Analycis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Fisika berjumlah 35 orang yang terbagi menjadi dua kelas dengan masing-masing kelas media videoscribe bejumlah 16 dan kelas media audio visual sebanyak 19 orang. Data penelitian diperoleh melalui angket kelayakan media yang divalidasi oleh tim ahli yaitu 2 orang dosen Pendidikan Kimia FKIP Unsyiah, dan angket tanggapan mahasiswa. Hasil analisis data menunjukkan media layak digunakan sebagai media belajar dengan persentase kelayakan sebesar 96,6% dengan kategori sangat baik. Tanggapan mahasiswa terhadap media videoscribe sebesar 87,7% dan media audio visual sebagai pembanding sebesar 81% dengan kategori kedua media sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan tanggapan mahasiswa terhadap media video animasi berbasis videosrcibe dengan media audio visual sebagai pembanding serta pengembangan media video animasi berbasis videoscribe dikategorikan sangat baik.Kata kunci: Pengembangan, media, videoscribe, audio visual, koloidAbstractThe study about the development of animated video based on video scribe in learning of colloid has been conducted. Thesubject of this research werestudents of physics education of academic year 2016/2017. The objective this study was to understand how to develop animated video based on video scribe which can used as learning media, and to compare students responses to the audio-visual in be learning of colloid. The study was categorized as research and development with ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and evaluation). Initially, 35 students of physics education as sample of this study were divided into two classes which 16 students and 19 students. Data were obtained by using questionnaire of feasible of the media which was validated by two lectures of the department of chemistry education, and questionnaire was distributed to the students. The analysis of data showed that the media was feasible to use as learning media with a percentage of feasibility of 96.6%. Moreover, students positiveresponses to the media of video scribe were 87.7% and 81% to the media of audio-visual by category of very good. Therefore, it is indicated that there is the differences between students responses to the media of video scribe and media of audio-visual, and the development of animated video based video scribe was categorized as very good.Keyword: Development, Media, Videoscribe, Audio-visual, Colloid
Analisis Pelaksanaan Penilaian Autentik Kurikulum 2013 Oleh Guru Kimia Di SMA Negeri Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017 Zulfathur Rifka; Ibnu Khaldun; Ade Ismayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 2, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian dengan judul Analisis pelaksanaan penilaian autentik kurikulum 2013 oleh guru kimia di SMA Negeri Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian autentik yang dilakukan oleh guru kimia di SMA Negeri Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian survey. Sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang guru kimia dari 5 sekolah yang ada di Kota Banda aceh yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 8, SMA Negeri 12, dan SMA Negeri 16. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang di bagikan kepada guru kimia pada masing-masing sekolah, kemudian dilakukan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh guru kimia sudah melaksanakan penilaian autentik. Guru sudah mengintegrasikan penilaian autentik pada saat proses pembelajaran yang meliputi tiga aspek kompetensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Namun, pada kenyatannya, dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa pelaksanaan penilaian autentik belum dilaksanakan dengan sempurna oleh sebagian guru kimia di SMA Negeri Banda Aceh. Faktor yang menghambat pelaksanaan penilaian autentik yaitu (1) kurangnya pelatihan yang diikuti oleh sebagian guru. Masih ada beberapa guru yang belum pernah mengikuti pelatihan, (2) materi yang disampaikan pada saat pelatihan tidak fokus membahas tentang penilaian autentik tetapi menjelaskan seluruh aspek pada kurikulum 2013, (3) banyaknya jumlah peserta didik yang harus dinilai tiap masing-masing individu, (4) terbatasnya ketersediaan waktu untuk melakukan penilaian, dan (5) sarana dan prasarana yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal.Kata kunci: penilaian autentik, kurikulum 2013, kimiaAbstractThe study about analysis of implementation of authentic assessment doing by teachers among curriculum of 2013 had been conducted in several senior high schools in Banda Aceh. The objective of study was to understand about the implementation of authentic assessment doing by teachers in several senior high schools in Banda Aceh in academic year of 2016/2017. This study had been conducted by using qualitative approach with a kind of survey. There were 16 teachers from 5 schools in Banda Aceh which were SMA Negeri 1 Banda Aceh, SMA Negeri 2 Banda Aceh, SMA Negeri 8 Banda Aceh, SMA Negeri 12 Banda Aceh, and SMA Negeri 16 Banda Aceh selected as sample of the study. Data were collected by distributing of questionnaire, doing of interview and creating of documentation. The study indicated that there were all teachers conducted the authentic assessment. The assessment have been integrated during learning process include three aspects of competences which were attitude, knowledge and skills. However, in fact, according to interview process and responses of questionnaire, the assessment has not been implemented totally by several teachers. There were various factors which inhibit the implementation of authentic assessment which were (1) lack of training related how to apply the assessment to the whole of class. There were still some teachers who have never attended the training, (2) the materials presented in training were not focused on authentic assessment among curriculum of 2013, (3) a lot of students to be assessed for each teacher, (4) limit of time allocation to do assessment, and (5) available facilities and infrastructure have not been totally utilized.Keyword: authentic assessment, curriculum of 2013, chemistry

Page 5 of 11 | Total Record : 103