Science: Indonesian Journal of Science
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 5 (2025)"
:
25 Documents
clear
Kebiasaan Makan, Body Image dan Kejadian Gizi Kurang pada Siswi SMAN 1 Kampar
Ningsih, Hesti Sulistia;
Widawati, Widawati;
Rizqi, Eka Roshifita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.183
Gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi pada remaja di Indonesia. Gizi kurang dapat terjadi karena kebiasaan makan yang tidak baik dan tidak puas terhadap body image. Tujuan penelitian menganalisis hubungan kebiasaan makan dan body image dengan kejadian gizi kurang pada siswi SMAN 1 Kampar. Rancangan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian siswi kelas X dan XI sebanyak 398 siswi dan sampel 54 siswi dengan teknik sampel stratified random sampling. Instrumen yang digunakan timbangan berat badan, microtoice, kuesioner FFQ dan BSQ-34. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat siswi gizi kurang 27 (50,0%), kebiasaan makan tidak baik 27 (50,0%), tidak puas dengan body image 29 (53,7%). Berdasarkan uji chi-square diperoleh tidak ada hubungan antara kebiasaan makan p=0,586 (p˃0,05) dan body image p=0,585 (p˃0,05) dengan kejadian gizi kurang. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan dan body image dengan kejadian gizi kurang pada siswi SMAN 1 Kampar. Di sarankan agar tidak melakukan diet yang salah dan dapat mengontrol kebiasaan makan dengan mementingkan nilai dan fungsi gizi bagi tubuh.
Gizi dan Pengolahan Pangan dengan Metode Pendinginan dan Pembekuan
Sebayang, Nico Syahputa;
Alhannanasir, Alhanannasir;
Tamba, Khairunissa Br;
Anggriani, Tera;
Linda, Monica;
Pramuja, M. Oby;
Mahotra, Ilham
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.190
Pengolahan pangan melalui teknik pendinginan dan pembekuan memiliki peran yang sangat penting dalam memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas serta kandungan gizi produk. Pendinginan, yang dilakukan pada suhu 0–10 °C, bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan mikroba dan menjaga kesegaran pangan dalam jangka pendek. Sebaliknya, pembekuan di bawah -18 °C efektif untuk penyimpanan jangka panjang, menghambat proses kimia dan biologis yang dapat merusak kualitas makanan. Inovasi dalam teknik seperti pembekuan cepat dan teknologi pengemasan seperti Modified Atmosphere Packaging (MAP) dan Controlled Atmosphere Storage (CAS) semakin memperkuat efektivitas metode ini. Meskipun banyak manfaat, tantangan seperti perubahan tekstur dan kehilangan cairan saat pencairan dapat mempengaruhi kualitas produk akhir. Stabilitas suhu dalam sistem rantai dingin menjadi faktor kunci untuk mencegah kerusakan selama transportasi dan penyimpanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pendinginan dan pembekuan yang tepat dapat menjaga kandungan gizi dan kualitas makanan, serta mendukung ketahanan pangan. Dengan demikian, penerapan teknologi yang efektif dalam pengolahan dan pengemasan pangan akan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk pangan yang aman dan berkualitas tinggi.
Penatalaksanaan Fisoterapi pada Post Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Fraktur Tibia
nila, Nila Kusma;
Agustina, Lisa;
Aliana, Alifah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.195
Fraktur atau patah tulang merupakan suatu kondisi terputusnya kontinuitas yang normal dari suatu jaringan tulang. Fraktur atau patah tulang dapat disebabkan oleh kecelakaan, baik itu kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, trauma/ruda paksa atau tenaga fisik, dan sebagainya yang ditentukan oleh jenis dan luasnya fraktur. Tujuan penelitian untuk mengetahui manfaat static contraction dalam meningkatkan kekuatan otot, manfaat passive exercise dalam meningkatkan lingkup gerak sendi, manfaat partial weight bearing dalam meningkatkan kemampuan fungsional, mengetahui manfaat penyusunan rencana tindakan fisioterapi, mampu memberikan dan mengevaluasi tindakan fisioterapi pada kasus fraktur tibia distal. Instrument penelitian pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Pengukuran kekuatan otot menggunakan Muscle Manual Testing (MMT) dan pengukuran lingkup gerak sendi menggunakan Goniometer. Metode Penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Intervensi yang dilakukan pada kasus ini yaitu terapi latihan berupa static contraction, passive movement dan latihan berjalan menggunakan kruk. Hasil penelitian setelah dilakukan fisioterapi sebanyak enam kali didapatkan hasil adanya pengurangan rasa nyeri, peningkatan kekuatan otot dan peningkatan lingkup gerak sendi. Terapi latihan berupa static contraction, passive movement dan latihan berjalan partial weight bearing menggunakan kruk yang diberikan pada pasien dapat mengurangi rasa nyeri, meningkatan kekuatan otot dan meningkatkan lingkup gerak sendi. Saran diharapkan pada pasien agar mengulangi latihan yang disarankan fisioterapi untuk dilakukan dirumah.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Asupan ASI Booster dengan Pemberian Asi Eksklusif
Aini, Syarifah;
Afrinis, Nur;
Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.196
Upaya untuk membangun manusia seutuhnya diselenggarakan melalui menjaga kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin seperti pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif adalah makanan pertama yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi yang diberikan sejak lahir hingga umur enam bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, asupan ASI booster dengan pemberian ASI eksklusif Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung pada tanggal Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 7-24 bulan. Sebanyak 44 ibu dengan menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari 44 responden terdapat 28 responden (63,6%) yang memiliki pengetahuan rendah, 28 responden (63,6%) yang memiliki sikap negatif dan 20 responden (44,5%) yang memiliki asupan ASI booster kurang. Ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap, Asupan ASI Booster dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pantai Cermin Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Cermin. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan asupan ASI Booster nya dengan cara diberikan penyuluhan dan buku buku tentang ASI Eksklusif.
Pelaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Coronary Artery Disease (CAD) Post Percutaneous Coronary Intervention (PCI)
Fadlina, Amelia;
Agustina, Lisa;
Mulana, Furqan
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.197
Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu gangguan fungsi jantung yang disebabkan karena otot miokard kekurangan suplai darah akibat adanya penyempitan arteri koroner dan tersumbatnya pembuluh darah jantung. PCI merupakan tindakan minimal invasif dengan melakukan pelebaran dari pembuluh darah koroner yang menyempit dengan balon dan dilanjutkan dengan pemasangan stent (gorong-gorong) agar pembuluh darah tersebut tetap terbuka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penatalaksanaan Fisioterapi pada Pasien Coronary Artery Disease (CAD) Post Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dengan menggunakan modalitas fisioterapi, Static Cycle Exercise dan Latihan treadmill exercise. Metode Penelitian sini bersifat studi kasus pasien mengumpulkan data melalui proses Fisioterapi. Modalitas yang diberikan pada pasien berupa Static Cycle Exercise yang dilakukan 3 kali dan Treadmill Exercise yang dilakukan 3 kali terapi. Hasil Evaluasi: Setelah dilakukan terapi sebanyak 3 kali didapatkan adanya hasil penurunan nyeri menggunakan Vas dan evaluasi sesak napas menggunakan Skala Borg.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar
Azilah, Fatimah Nur;
Nizar, Muhammad;
Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.198
Abstrak World Health Organization (WHO) pada tahun 2021 mengungkapakan bahwa TB adalah jenis penyakit menular dan mengakibatkan kematian terbesar ke-13 didunia. Tuberkulosis (TB) bisa mengenai orang dewasa maupun anak-anak. Penderita TB menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei) pada saat batuk/bersinFaktor yang menjadi penyebab terjadinya penyakit tuberkulosis yaitu faktor pengetahuan orang tua, faktor imunisasi Bacillus Calmette Guerin (BCG) dan faktor status giz. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis pada anak di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Hasil ada hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.001), ada hubungan immunisasi BCG dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.001) dan ada hubungan status gizi dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.000). Saran diharapkan kepada responden agar meningkatkan pengetahuan tentang TB paru, melakukan immunisasi BCG dan menjaga status gizi sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan TB paru
Literature Review: Efektivitas Konseling Kelompok terhadap Stres pada Wanita Infertil IVF
Syarifah, Afro Makiatus;
Serianti, Maya;
Aprizha, Nezzha Aulia;
Salma, Cindy Ediya;
Nurfitri, Nanda Aulia;
Zulkarnaen, Zulkarnaen;
Hardianti, Eva;
Novianti, Safitri;
Ramadhantie, Delpie;
Destia, Dinda;
Hidayah, Hidayah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.210
Fertilisasi in vitro (IVF) merupakan teknologi reproduksi atau metode baru dengan bantuan pilihan bagi pasangan tidak subur yang menderita dampak negative infertilitas. Fertilisasi in vitro (IVF) adalah solusi bagi pasangan infertil, namun dapat menyebabkan stress psikologis yang signifikan, terutama pada wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konseling kelompok dalam mengurangi persepsi stres pada wanita infertil yang menjalani program Fertilisasi in vitro (IVF). Metode pencarian literatur melalui Pubmed dan Google Scholar, mencari artikel yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa intervensi psikologis, termasuk konseling kelompok, secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Konseling kelompok juga memberikan dukungan emosional yang penting, mengurangi perasaan terisolasi dan meningkatkan hubungan interpersonal. Dengan demikian, dukungan psikologis yang memadai selama proses Fertilisasi in vitro (IVF) terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis wanita infertil. Kesimpulan pengembangan program konseling berbasis bukti perlu dilakukan untuk mendukung pasien infertil selama proses pengobatan. Saran, agar klinik kesuburan mengembangkan program konseling yang terstruktur dan berbasis bukti. Program harus mencakup sesi konseling kelompok yang memungkinkan interaksi antar pasien dan teknik manajemen stres yang telah terbukti efektif.
Efek Water Birth Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan dan Kepuasan Ibu: Literature Review
Latifahanum, Lilis;
Rahmadina, Adilla;
Larasati, Fitria Tasya;
Khoir, Ifanatul;
Nurfadila, Riska;
Dealova, Salsabila;
Nathasya, Nathasya;
Nabilla, Nabilla;
Widyaningsih, Artika Dwi;
Effendi, Abang Muhammad Qamal;
Hidayah, Hidayah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.213
Water birth atau kelahiran dalam air merupakan salah satu metode persalinan yang mulai populer di berbagai belahan dunia. Metode literature review ini menganalisis berbagai penelitian yang membahas efek water birth terhadap tingkat nyeri persalinan dan kepuasan ibu pasca- persalinan. Data dikumpulkan dari jurnal medis, artikel penelitian, dan studi terkait yang diterbitkan dalam periode lima tahun terakhir. Hasil dari tinjauan pustaka menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang menjalani water birth melaporkan pengurangan signifikan dalam tingkat nyeri persalinan, dengan beberapa studi menyatakan bahwa proses kelahiran dalam air dapat memberikan rasa kenyamanan yang lebih besar dibandingkan dengan metode konvensional. Kesimpulan secara keseluruhan, meskipun water birth dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kepuasan ibu. Saran water birth bisa menjadi pertimbangan oleh ibu yang akan melahirkan karena daat mengurangi nyeri pada persalinan
Literature review: Analisis Faktor Penyebab Anemia pada Ibu Dalam Masa Kehamilan Trimester III
Amelia, Fitri Chalista;
Stepiolita, Jenika;
Wiraputri, Widya Ananta Rizky;
Prita, Prita;
Rohma, Hilda Noprisya Aulia;
Nuria, Elmi;
Kristia, Kristia;
Kuati, Trimi;
Maulidiya, Salsabila;
Armando, Revolino Mario;
Hidayah, Hidayah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.217
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi tinggi yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti jarak kehamilan terlalu dekat, ketidakpatuhan mengonsumsi tablet Fe, kurangnya kunjungan ANC, pola tidur yang tidak teratur, serta rendahnya pengetahuan ibu tentang pencegahan anemia. Faktor lainnya meliputi usia ibu yang terlalu muda atau tua, status sosial ekonomi, serta pola makan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis berbagai jurnal yang relevan untuk mengetahui faktor risiko dan pencegahan anemia. Hasil menunjukkan bahwa pencegahan anemia dapat dilakukan melalui konsumsi rutin tablet Fe, pola makan bergizi kaya zat besi, menjaga pola istirahat, perencanaan jarak kehamilan yang cukup, serta peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi. Dukungan keluarga dan peningkatan akses layanan kesehatan juga sangat penting untuk menurunkan risiko anemia. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengurangi prevalensi anemia, menjaga kesehatan ibu, dan mendukung pertumbuhan janin secara optimal selama kehamilan.
Gambaran Kepuasan Pasien Puskesmas Akreditasi Paripurna Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Tahun 2024
Baetti, Gina Nur;
Umniyatun, Yuyun
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i5.182
Berdasarkan data Komisi Akreditasi FKTP sebanyak 9.153 dari 10.203 Puskesmas di Indonesia telah terakreditasi, namun hanya 239 puskesmas yang mencapai akreditasi paripurna. Akreditasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan untuk kepuasan pasien, yang dapat diukur dengan metode service quality. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif ini dilakukan di Puskesmas Neglasari dan Puskesmas Kedaung Wetan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel sebanyak 200 responden. Hasil penelitian menunjukkan 70% pasien di Puskesmas Neglasari dan 73% pasien di Puskesmas Kedaung Wetan merasa puas, terutama pada dimensi bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Namun, masih terdapat item yang kurang memuaskan yaitu fasilitas parkir yang belum memadai dan pelayanan masih belum dapat diandalkan. Saran dalam penelitian ini adalah Puskesmas Neglasari perlu mempertimbangkan perluasan area parkir serta meningkatkan keterampilan petugas dalam memenuhi permintaan pasien dan Puskesmas Kedaung Wetan diharapkan memperbaiki permukaan area parkir untuk kenyamanan pasien