cover
Contact Name
Sindy Alicia Gunawan
Contact Email
sindy.alicia@fib.unmul.ac.id
Phone
+628113212811
Journal Mail Official
ruhuirahayu@fib.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman Jl. Ki Hajar Dewantara, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur 75123, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29632021     DOI : -
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti dari berbagai bidang keilmuan untuk mempublikasikan artikel laporan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi topik-topik berikut. 1) Pendidikan 2) Sosial Humaniora 3) Pengembangan Sumber Daya Manusia 4) Kesehatan 5) Teknologi Tepat Guna 6) Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa 7) Usaha Kecil Menengah 8) Pengembangan Teknologi Berwawasan Lingkungan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025)" : 8 Documents clear
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT DI BULAN PUASA DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN BANJARBARU: Drug Use Education in the Fasting Month at the Pharmacy Installation of the Idaman Regional Hospital Banjarbaru Winda Tri Kurniasari; Sarwo, Laura; Nadila Sari; Nasya Hafizah; Nurul Mardiati; Soraya, Ayu
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.217

Abstract

Abstract: The pattern of medication consumption during Ramadan, which previously could be done throughout the day, must be adjusted to only within a range of approximately 10.5 hours each day. Therefore, adjustments are needed in the medication schedule so that the effectiveness of the treatment is as expected. The method used for health education is participatory education using PowerPoint (PPT) media. The PPT media contains accurate, interesting, and interactive information so that listeners can focus on the information being presented. Health education on “Medication Use During Fasting Month” was held at the Outpatient Pharmacy Depot of the Idaman Banjarbaru Regional General Hospital on Monday, March 10, 2025, from 10:00 to 10:30 a.m. WITA, ending with an open discussion through a question and answer session. Based on the discussion results, many patients were unaware of the proper rules for taking medication during the fasting month, and patients also felt afraid that using special medical devices during fasting might invalidate their fast. Keywords: Health Education, Ramadhan, Fasting, Drug use   Abstrak: Pola konsumsi obat di bulan Ramadhan yang sebelumnya dapat dilakukan sepanjang hari harus disesuaikan menjadi hanya dalam rentang waktu sekitar 10,5 jam setiap harinya. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian dalam jadwal penggunaan obat agar efektivitas pengobatan sesuai dengan yang diharapkan. Metode yang digunakan saat edukasi kesehatan adalah metode edukasi partisipatif dengan media Power Point (PPT). Media PPT berisi informasi yang akurat serta menarik dan interaktif sehingga pendengar dapat fokus terhadap informasi yang sedang diberikan. Edukasi kesehatan mengenai “Penggunaan Obat di Bulan Puasa” dilaksanakan di Depo Rawat Jalan Instalasi Farmasi RSD Idaman Banjarbaru pada hari Senin, 10 Maret 2025 pukul 10.00-10.30 WITA yang diakhiri dengan diskusi terbuka melalui sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil diskusi, banyak pasien yang belum mengetahui terkait aturan minum obat yang tepat di bulan puasa dan pasien juga merasa takut jika melakukan pengobatan dengan alat khusus selama berpuasa akan membatalkan puasa. Kata kunci: Edukasi Kesehatan, Ramadhan, Puasa, Penggunaan obat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI KENALI OBAT RUSAK DAN KADALUWARSA DI APOTEK SINAR AMANDIT BANJARMASIN: Community Empowerment Through Education to Recognize Damaged and Expired Medications at Sinar Amandit Banjarmasin Pharmacy Mia Sari; Mardiati, Nurul; Ulfah, Maria
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.220

Abstract

Abstract: Improper storage of drugs can cause serious problems, one of which is that it can cause the drug to be damaged and can result in accidental drug poisoning. Most people tend to store medicines for too long and pay less attention to the physical condition of the medicines they have. This educational activity aims to increase public knowledge so that they better understand the definition and differences between damaged and expired medicines, and so that the public knows about the characteristics of damaged medicines. The activity was held at Sinar Amandit Pharmacy Banjarmasin for 2 days, on 15-16 Januari 2025. Education was conducted through a lecture method accompanied by the distribution of leaflets. Participants were also asked to answer pretest and post-test questions in writing to measure their level of understanding of the topics presented. The findings revealed an average pre-test score of 52% and a post-test score of 94%. Based on the results obtained, it is known that there was an increase in participant knowledge after being given education. This can be used as a benchmark for the success of the educational activities that have been carried out. Keywords: Health Promotion, Education, Damaged Drugs, Expired Drugs   Abstrak: Penyimpanan obat yang kurang baik dapat menyebabkan permasalahan serius salah satunya dapat menyebabkan obat tersebut rusak dan bisa terjadi keracunan obat secara tidak sengaja. Kebanyakan dari masyarakat cenderung menyimpan obat terlalu lama dan kurang memperhatikan keadaan fisik obat yang mereka miliki. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar lebih memahami terkait definisi dan perbedaan obat rusak dan kadaluwarsa, serta agar masyarakat mengetahui tentang ciri-ciri obat rusak. Kegiatan dilaksanakan di Apotek Sinar Amandit Banjarmasin pada hari Rabu & Kamis, tanggal 15-16 Januari 2025. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah disertai dengan pembagian leaflet. Peserta juga diminta menjawab pertanyaan pretest dan post-test secara tertulis untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait topik yang disampaikan. Hasil yang didapatkan berupa rata-rata nilai pretest sebesar 52% dan post-test sebesar 94%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, diketahui terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan dari kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan. Kata kunci: Promosi Kesehatan, Edukasi, Obat Rusak, Obat Kadaluwarsa
EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN BATUK PILEK PADA MUSIM PENGHUJAN: Health Education Related to Prevention and Treatment of Coughs and Colds During the Rainy Season Helnida, Lusy; Nurul Mardiati; Maria Ulfah
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.221

Abstract

Abtrak: Penyakit batuk pilek merupakan penyakit yang umum terjadi dalam sehari-hari dan lebih sering terjadi di musim hujan. Promosi kesehatan menjadi salah satu bentuk upaya pencegahan dan edukasi pengobatan batuk pilek. Tujuan dari promosi kesehatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan batuk pilek. Promosi kesehatan ini menggunakan metode penyuluhan menggunakan media leaflet. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari promosi kesehatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait cara mencegah dan mengobati batuk pilek yang diukur dari nilai rata-rata pretest postest dari 68 menjadi 98.
EDUKASI KESEHATAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM: Health Education on Compliance in Taking Medication for Outpatient Patients at Sambang Lihum Hospital Sulistyowati, Annisa; Tampubolon, Luna Lidya; Mardiati, Nurul Mardiati; Meliani, Yurfida; Rahmayanti; Mulyani, Novia Sari
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.223

Abstract

Abstract: Compliance with medication is a critical issue in all disease conditions and becomes a challenge in itself for people with mental illness. The purpose of health promotion activities at Sambang Lihum Mental Hospital is to increase knowledge by providing education so that it can change the behavior of patients and their families regarding compliance with taking mental medicine that needs to be taken regularly. Health promotion was carried out on Wednesday, May 28, 2025 at 11.30 WITA until it was completed at the Sambang Lihum Mental Hospital Outpatient Installation located at Jl. Governor of Syarkawi KM. 3.9 Gambut District, Banjar Regency. The target of health promotion is patients and their families who are waiting for the queue to take medicine. There are 31 health promotion participants aged 20 to 50 years old. The methods used in health promotion are lectures with leaflet media and PowerPoint Presentation (PPT). The measurement of the level of knowledge was carried out on 15 people who were randomly selected as representatives of the population. The results obtained before the health promotion of the knowledge level of patients and families of patients with a high category of 73.33% with a low level of knowledge of 26.67%, after the health promotion of high level of knowledge of 93.33% with a low level of knowledge of 6.67% where there was an increase in the level of knowledge of 20%. Keywords: Medication Compliance; Health Promotion; people with Mental Illness   Abstrak: Kepatuhan minum obat merupakan masalah kritis di seluruh kondisi penyakit dan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita penyakit mental. Tujuan dari kegiatan promosi kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi sehingga dapat mengubah perilaku pasien dan keluarga pasien mengenai kepatuhan minum obat jiwa yang perlu diminum rutin. Promosi kesehatan dilakukan pada hari Rabu, 28 Mei 2025 jam 11.30 WITA sampai selesai di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum yang beralamat Jl. Gubernur Syarkawi KM. 3,9 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Target promosi kesehatan yaitu pasien dan keluarga pasien yang menunggu antrian pengambilan obat. Peserta promosi kesehatan berjumlah jumlah 31 orang berusia 20 hingga 50 tahun. Metode yang digunakan pada promosi kesehatan yaitu ceramah dengan media leaflet dan PowerPoint Presentation (PPT). Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan terhadap 15 orang yang dipilih secara acak sebagai perwakilan populasi. Hasil yang didapatkan sebelum dilakukan promosi kesehatan tingkat pengetahuan pasien dan keluarga pasien dengan kategori tinggi sebesar 73,33% dengan tingkat pengetahuan rendah sebesar 26,67%, setelah dilakukan promosi kesehatan tingkat pengetahuan tinggi sebesar 93,33% dengan tingkat pengetahuan rendah 6,67% dimana terjadi kenaikan tingkat pengetahuan sebesar 20%. Kata kunci: Kepatuhan minum obat, Promosi Kesehatan, Penderita Penyakit Mental
SEHAT SEJAK DINI, BEBAS DIABETES, HIDUP SEHAT DI APOTEK MURAH KANDANGAN: Health From an Early Age, Free from Diabetes, Healthy Living at Apotek Murah Kandangan Thaibah, Hayatun; Mardiati, Nurul
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.225

Abstract

Abstract: This health promotion activity aimed to educate and inform the public about diabetes at Apotek Murah Kandangan. Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by elevated blood sugar levels. Early detection and prevention are crucial given the increasing prevalence and potential complications of diabetes, especially in children and the elderly. The promotion was conducted through an educational video posted on the Instagram account of Apotek Murah Kandangan, with the theme "Healthy Early, Free from Diabetes, Healthy Living". The video covered the definition of diabetes, its causes, symptoms, types, complications, types of antidiabetic drugs, how to use them, how to use an insulin pen, and diabetes prevention methods. This initiative is vital for enhancing public understanding of diabetes, which can help reduce its prevalence and improve the quality of life for already affected, as well as assist the community in taking appropriate preventive measures.  Keywords: Diabetes Mellitus; Health Promotion; Education; Cheap Pharmacy Kandangan; Instagram            Abstrak: Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan dengan memberikan edukasi dan informasi mengenai pengetahuan tentang diabetes di Apotek Murah Kandangan. Diabetes melitus merupakan penyakit menahun ditandainya dengan kadar gula darah yang mana melebihi batas normal didalamnya. Deteksi dini dan pencegahan sangat penting mengingat peningkatan prevalensi dan potensi komplikasi diabetes, terutama pada anak-anak dan lansia. Promosi ini dilakukan melalui video edukasi yang diposting di akun Instagram Apotek Murah Kandangan, dengan tema “Sehat Sejak Dini, Bebas Diabetes, Hidup Sehat”. Video tersebut mencakup pengertian diabetes, faktor penyebab, gejala, tipe, komplikasi, jenis obat antidiabetes, cara penggunaan obat, cara penggunaan insulin pen, dan pencegahan diabetes. Inisiatif ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit diabetes, yang dapat membantu mengurangi prevalensi penyakit ini dan meningkatkan kualitas hidup penderita, serta membantu masyarakat umum untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Kata kunci: Diabetes Melitus; Promosi Kesehatan; Edukasi; Apotek Murah Kandangan; Instagram
EDUKASI LITERASI DIGITAL: MENGENALI DAN MEMITIGASI UJARAN KEBENCIAN PADA BHAYANGKARI RANTING WONOSARI KLATEN: Digital Literacy Education: Recognizing and Mitigating Hate Speech for the Police Wives Association of Wonosari, Klaten Farida Indri Wijayanti
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.240

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan anggota Bhayangkari Ranting Wonosari, Klaten. Kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menggunakan media sosial secara bijak, membangun kesadaran digital, serta memahami definisi, jenis, contoh, dan strategi mitigasi terhadap ujaran kebencian. Metode yang digunakan mencakup penyebaran kuesioner dan penyampaian materi melalui ceramah. Hasil menunjukkan bahwa 75% peserta pada awalnya tidak memahami bentuk ujaran kebencian maupun cara penanggulangannya. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi mengenai etika berperilaku di ruang digital serta kemampuan untuk mengevaluasi informasi secara kritis sebelum disebarluaskan. Setelah mengikuti program, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menilai dan memverifikasi konten digital melalui pendekatan linguistik dan teknologi. Pendekatan linguistik dilakukan dengan menerapkan strategi kesantunan, sedangkan pendekatan teknologi memanfaatkan alat bantu seperti Google Fact Tools dan TurnBackHoax.id. Program ini membuktikan bahwa edukasi literasi digital yang terarah dapat memberdayakan perempuan dalam organisasi kemasyarakatan untuk berpartisipasi secara lebih kritis dan bertanggung jawab di ranah digital.
LITERASI REFLEKTIF BERBASIS NARASI LOKAL DI SMPN 1 LOA JANAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA: Reflective Literacy Based on Local Narratives at SMPN 1 Loa Janan, Kutai Kartanegara Regency Arifin, M. Bahri; Yohana, Saferi; Prafitri, Wilma
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.262

Abstract

Abstract: This community engagement initiative sought to enhance students' reflective literacy by utilizing local cultural narratives at SMPN 1 Loa Janan, Kutai Kartanegara Regency. The program addressed two primary concerns: the deficiency in students' reflective literacy and the restricted incorporation of local culture in literacy activities. The methodology encompassed five interconnected phases: program socialization and participatory mapping, literacy instruction, creative writing workshops, mentorship, and assessment. Data were gathered by observation, pre-test and post-test assessments, and documentation of students' written assignments. The findings demonstrated a marked enhancement in students' comprehension of narrative structure and their capacity to relate local stories to modern circumstances. Creative writing exercises, such as "unusual stories," fostered inventiveness, confidence, and expressive ability among participants. The curriculum fostered a participatory literacy environment within the school, incorporating cultural identification and reflective thought. This effort proved that local narratives can effectively underpin the development of sustained and contextually relevant literacy initiatives in educational institutions. Keywords: junior high school; loa janan; local culture; narrative writing; reflective literacy   Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi reflektif siswa melalui narasi yang berlandaskan budaya lokal di SMPN 1 Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Aktivitas ini merespons dua isu utama, yaitu rendahnya literasi reflektif siswa dan kurangnya pemanfaatan budaya lokal dalam inisiatif literasi sekolah. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahap: sosialisasi dan pemetaan partisipatif, pelatihan literasi, lokakarya penulisan kreatif, pendampingan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, pre-test, post-test, dan dokumentasi karya tulis siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman struktur naratif dan kemampuan mengaitkan cerita lokal dengan konteks kekinian. Aktivitas menulis kreatif seperti "cerita kreatif" berhasil mengembangkan imajinasi, kepercayaan diri, dan kemampuan ekspresif siswa. Program ini berkontribusi pada pengembangan ekosistem literasi partisipatif di sekolah melalui integrasi identitas budaya dan refleksi diri. Aktivitas ini menunjukkan bahwa narasi lokal dapat berfungsi sebagai fondasi yang efektif dalam mengembangkan gerakan literasi yang kontekstual dan berkelanjutan di institusi pendidikan. Kata kunci: budaya lokal; literasi reflektif; Loa Janan; penulisan naratif; SMPN 1
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MARUAT MELALUI PROGRAM EDUKASI, KESEHATAN, DAN PENGEMBANGAN UMKM: Community Empowerment in Maruat Village through Education, Health, and MSME Development Programs Triyoga, Anwar Ibrahim; Mumek, Mathew Geovani; Mukhlis, Amal Nur; Daniel, Ulen; Rahmayani, Eva; Hardin, Firnawati; Yulianti, Andini; Hariadi, Muhammad Al Fitho; Istiqomah, Nilam Cahya; Kristanti, Retno; Azzahra, Caesaria Maulaya
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.263

Abstract

Abstract: The Community Service Program (KKN) in Maruat Village was carried out as a form of community engagement aimed at improving the quality of life through education, health, and the empowerment of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This program was conducted over one month, involving 10 university students, village officials, and the active participation of local residents. A participatory approach was employed through socialization, training, and continuous assistance. In the field of education, students implemented programs such as etiquette awareness campaigns, saving habits promotion, English and Natural Sciences teaching, as well as Quran recitation mentoring for children. In the health sector, activities included the organization of integrated healthcare posts (posyandu) for toddlers, adolescents, and the elderly, stunting prevention socialization, and training on producing mosquito repellent spray using lemongrass. Meanwhile, in the area of MSME empowerment, the program focused on training in coconut oil production, palm sugar processing, coconut fiber handicrafts, and supporting local business promotion through banners, posters, and the inclusion of business locations on Google Maps. The results demonstrated positive changes, including increased student learning motivation, greater community awareness of health, and strengthened enthusiasm among local entrepreneurs in developing their products. This program contributed to enhancing community capacity in education, health, and the local economy in an integrated manner. Thus, community service based on active participation proved effective in fostering sustainable social transformation and providing long-term benefits for the independent development of Maruat Village.  Keywords: Education; Empowerment; Health; Maruat; Micro Small and Medium Enterprises.   Abstrak: Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Maruat dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup warga melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Program ini berlangsung selama satu bulan dengan melibatkan 10 mahasiswa, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif, melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. Pada bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan program sosialisasi sopan santun, gerakan gemar menabung, pengajaran mata pelajaran Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta pendampingan mengaji bagi anak-anak. Pada bidang kesehatan, kegiatan mencakup penyelenggaraan posyandu balita, remaja, dan lansia, sosialisasi mengenai pencegahan stunting, serta pelatihan pembuatan cairan semprot anti nyamuk berbahan dasar serai. Adapun pada bidang pemberdayaan UMKM, kegiatan difokuskan pada pelatihan produksi minyak kelapa, gula semut, kerajinan serat kelapa, serta dukungan promosi usaha lokal melalui spanduk dan pencantuman lokasi usaha di Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa, meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan, serta bertumbuhnya semangat pelaku usaha dalam mengembangkan produk lokal. Program ini berimplikasi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal secara terpadu. Dengan demikian, pengabdian masyarakat berbasis partisipasi aktif terbukti mampu mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan dan memberi bekal bagi masyarakat Desa Maruat untuk mengembangkan potensi secara mandiri di masa depan. Kata kunci: Kesehatan; Maruat; Pemberdayaan; Pendidikan; UMKM.

Page 1 of 1 | Total Record : 8