cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30471141     EISSN : 30470943     DOI : https://doi.org/10.57235
Core Subject : Education,
AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation dengan nomor ISSN terdaftar 3047-1141 (Cetak) dan 3047-0943 Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: Pendidikan AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Potensi Trichoderma harziaanum dalam Mempercepat Proses Pembusukan Daun Pohon Saga (Adenanthera pavonine) pada Proses Pembuatan Kompos Nasution, Ayyu Rizkia; Arifia, Dini Dara; Arfi, Mayfa Dwi; Siregar, Sania; Kesuma, Selfa Raya Hadi; Sanimah, Sanimah
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan jamur Trichoderma harzianum terhadap proses pengomposan daun kering pohon saga Adenanthera pavonine sebagai upaya pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk ramah lingkungan. Daun saga kering dikumpulkan dari area parkiran Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed) dengan total massa 2 kg, kemudian dicacah dan dicampur dengan tanah hitam dalam perbandingan 2:1. Campuran tersebut dibagi menjadi empat perlakuan, yaitu P0 (tanpa T. harzianum), P1 (3 g), P2 (6 g), dan P3 (9 g). Proses pengomposan dilakukan selama 15 hari dalam wadah tertutup yang diberi aerasi, dengan pengamatan suhu, pH, dan karakteristik organoleptik setiap tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan T. Harzianum mempercepat proses dekomposisi bahan organik. Perlakuan P3 dengan dosis 9 g T. harzianum mencapai suhu maksimum 34 °C, menandakan fase termofilik awal yang menunjukkan aktivitas mikroba tinggi. Nilai pH mengalami penurunan dari netral (pH 7) menjadi sedikit asam (pH 6), mengindikasikan terbentuknya asam organik hasil aktivitas dekomposer. Secara organoleptik, kompos menunjukkan perubahan warna dari coklat muda menjadi coklat tua hingga hampir hitam, disertai bau fermentasi khas dan tekstur lebih halus, terutama pada perlakuan dengan dosis mikroba lebih tinggi. Kesimpulannya, penambahan T. Harzianum terbukti efektif dalam mempercepat proses pengomposan daun saga, meningkatkan aktivitas dekomposisi, dan mempercepat pencapaian fase termofilik pada sistem berskala kecil. Kompos yang dihasilkan menunjukkan ciri kematangan yang lebih baik dibanding kontrol. Pemanfaatan daun saga sebagai bahan dasar pupuk organik dengan bantuan T. harzianum berpotensi mendukung pengelolaan limbah organik, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendorong praktik pertanian berkelanjutan.
Problematika Leksikografi dalam Penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia Purba, Priscillia Febrianty; Sihombing, Ovi Oktavia; Tarigan, Novia Sari; Siagian, Nancy Oktavia; Simorangkir, Agustina Verawati; Saragih, Ernes Tifani Anastasia br; Banjarnahor, Pretty Grace
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7613

Abstract

Penelitian ini membahas berbagai problematika leksikografi dalam penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia karya Andre Antonius Hutagalung (2011). Analisis dilakukan dengan fokus pada struktur makro, struktur mikro, konsistensi penyajian lema, kelengkapan informasi linguistik, serta representasi budaya dan dialektal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kamus tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan leksikografis, antara lain ketiadaan label kelas kata, tidak tersedianya transkripsi fonetik, lema turunan yang tidak dikelompokkan secara hierarkis, ketiadaan penanda polisemi, serta inkonsistensi ortografi. Selain itu, lema-lema bermuatan budaya seperti dalihan, tondi, dan begu hanya diterjemahkan secara literal tanpa konteks etnolinguistik. Minimnya kosakata modern dan variasi dialektal juga menunjukkan bahwa kamus masih bersifat dokumentatif dan belum memenuhi standar kamus dwibahasa modern. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan leksikografi bahasa Batak Toba yang lebih sistematis dan relevan.
Pengaruh Kreativitas Penyajian dan Strategi Promosi terhadap Minat Beli Konsumen pada Produk Kuliner Kekinian Angkat, Nurul Salsabila; Sijabat, Enzelia Rotua; Ginting, Laurena; Saragih, Vina Gabriella
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas penyajian dan strategi promosi terhadap minat beli konsumen pada produk kuliner kekinian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 20 responden mahasiswa Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas penyajian (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y) dengan nilai t = 2,675 dan Sig. = 0,016 0,05. Strategi promosi (X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t = 2,409 dan Sig. = 0,028 0,05. Namun, secara simultan kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli (F = 0,199; Sig. = 0,821). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,023 menunjukkan bahwa hanya 2,3% variasi minat beli dijelaskan oleh kedua variabel, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain.
Survei Literasi Fisik Siswa SD IT Iskandar Muda Pekanbaru pada Pembelajaran PJOK Nofrian Nofrian; Muhammad Imam Rahmatullah; Sri Agustina Ratnawati
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.7795

Abstract

Literasi fisik siswa SD IT Iskandar Muda Pekanbaru dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dievaluasi melalui pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan angket literasi fisik yang disebarkan kepada siswa kelas III dan IV. Hasil survei menunjukkan bahwa siswa dengan literasi fisik yang lebih tinggi cenderung lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan fisik serta menunjukkan keterlibatan yang lebih baik dalam pembelajaran PJOK. Motivasi dan kompetensi fisik terbukti memiliki pengaruh positif terhadap partisipasi siswa dalam aktivitas fisik. Namun, pemahaman siswa mengenai manfaat aktivitas fisik masih terbatas, yang menghambat pengoptimalan literasi fisik mereka. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pembelajaran PJOK di SD IT Iskandar Muda Pekanbaru menggunakan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan motivasi dan literasi fisik siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran PJOK yang dapat meningkatkan literasi fisik anak sejak dini, mendukung pola hidup sehat, dan kebugaran yang berkelanjutan.
Sejarah dan Perkembangan Suku Batak Toba di Sumatera Utara Flora Elsita Pardosi; Ellovani Boru Tarigan; Dicky Sanjaya; Kristiani Della Magdalena Nauli Manurung; Valentino Surbakti; Flore Tanjung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8139

Abstract

Artikel ini menganalisis lintasan sejarah dan dinamika perkembangan suku Batak di Sumatera Utara sebagai salah satu kelompok etnik dengan struktur sosiokultural yang resilien. Fokus utama penelitian ini adalah menelusuri fase-fase transisi masyarakat Batak, mulai dari pembentukan identitas di wilayah pegunungan lingkar Danau Toba hingga integrasi mereka dalam struktur negara modern. Dengan menggunakan metode sejarah kualitatif dan analisis dokumen historis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa fundamen kekuatan sosial Batak berakar pada sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan suku Batak dipicu oleh tiga katalis utama: penetrasi misionaris dan penyebaran agama (Islam dan Kristen), intervensi administratif kolonial Belanda, dan akses terhadap pendidikan modern. Faktor-faktor tersebut mengubah orientasi masyarakat Batak dari pola hidup agraris-terisolasi menjadi masyarakat yang memiliki mobilitas vertikal tinggi melalui diaspora. Penulisan ini menyimpulkan bahwa sejarah suku Batak adalah narasi tentang adaptasi dinamis, di mana tradisi tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai modal sosial untuk berakulturasi dengan modernitas tanpa kehilangan identitas etnik.
Pemanfaatan Media YouTube untuk Pemerolehan Kosakata Dasar Pembelajar BIPA Pemula: Studi Literatur pada Video “Learn Indonesian in 20 Minutes – ALL the Basics You Need” di Kanal Learn Indonesian with IndonesianPod101.com Ezra Natasya Hutabarat; Kevin Pardede; Siti Fadilah Aini Siregar; Safinatul Hasanah Harahap
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan video “Learn Indonesian in 20 Minutes – ALL the Basics You Need” di kanal YouTube Learn Indonesian with IndonesianPod101.com sebagai media pemerolehan kosakata dasar bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula. Penelitian menggunakan metode kajian literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap delapan sumber literatur primer yang dipilih secara selektif berdasarkan relevansi tematis. Hasil kajian mengungkapkan lima tema utama: (1) YouTube sebagai media pembelajaran BIPA yang layak secara pedagogis dan teknis; (2) empat jenis kosakata dasar yang termuat dalam video IndonesianPod101.com, meliputi kosakata sapaan, perkenalan diri, tematik sehari-hari, dan fungsional, serta 47 kosakata budaya yang terkategorisasi; (3) ketercapaian keempat aspek kompetensi BIPA Level A1 secara integratif melalui mekanisme multimodal; (4) manfaat dan tantangan penggunaan video dalam pembelajaran BIPA; serta (5) peran metode penerjemahan adaptif dan multimodalitas visual-verbal dalam meningkatkan efektivitas pemerolehan bahasa. Pembahasan menunjukkan bahwa video IndonesianPod101.com secara konsisten merespons keterbatasan konten YouTube umum melalui desain pedagogis terstruktur, penggunaan bahasa Indonesia baku, tempo bicara yang terukur, scaffolding bilingual, serta integrasi multimodal yang terbukti mendukung ketercapaian seluruh aspek kompetensi berbahasa BIPA A1. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video IndonesianPod101.com tidak hanya layak, tetapi direkomendasikan sebagai model media pemerolehan kosakata dasar sekaligus pengenalan budaya bagi pemelajar BIPA pemula secara mandiri maupun dalam setting formal.
Gamifikasi dalam Desain Pembelajaran BIPA: Analisis Literatur terhadap Integrasi Empat Keterampilan Berbahasa Claudia Ratna Ningsih; Samuel Simamora; Yasinta Theresya Claudia Malau; Safinatul Hasanah Harahap
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8156

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi gamifikasi dalam desain pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), khususnya dalam kaitannya dengan pengembangan empat keterampilan berbahasa: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan menggunakan metode studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis berbagai kajian yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi selama satu dekade terakhir. Temuan menunjukkan bahwa elemen gamifikasi seperti poin, level, lencana, papan peringkat, dan umpan balik instan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta hasil belajar bahasa pada penutur asing. Gamifikasi mendukung pengembangan keterampilan berbahasa secara terintegrasi melalui kuis interaktif (menyimak dan membaca), aktivitas berbasis misi (berbicara dan menulis), serta platform digital seperti Duolingo, Quizizz, dan Kahoot!. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa efektivitas gamifikasi sangat ditentukan oleh desain pedagogis yang mendasarinya, bukan semata-mata pada penggunaan teknologinya. Hasil kajian ini memberikan kontribusi konseptual bagi perancangan pembelajaran BIPA yang pedagogis, integratif, dan adaptif terhadap kebutuhan pelajar asing.
Proses Pembangkit Listrik Tenaga Uap Dengan Menggunakan Generator dan Efesiensi Generator pada Pabrik Kelapa Sawit di PT Perkebunan Nusantara IV PKS Rambutan Sry Yani Hutagalung; Enjelina Lumban Gaol; Andri Saputra Harahap; Steven Elvantino Sirait; Arjunaldi Zalukhu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8188

Abstract

Energi listrik merupakan fondasi penting dalam mendukung kegiatan industri, khususnya di pabrik kelapa sawit yang menggunakan berbagai peralatan listrik seperti mesin induksi, pompa, dan conveyor dalam proses transformasi tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO). Di PT Perkebunan Nusantara IV PKS Rambutan, pemenuhan kebutuhan ini dilakukan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang canggih, dengan memanfaatkan limbah biomassa seperti serabut dan cangkang kelapa sawit sebagai sumber bahan bakar utama. Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memaksimalkan pemakaian sumber daya internal pabrik. Studi ini secara khusus meneliti cara kerja pembangkitan energi listrik dari tenaga uap dan menilai efisiensi generator dalam sistem PLTU tersebut.Metode penelitian melibatkan pengamatan langsung di lapangan selama lima hari penuh selama periode produksi, yang dikombinasikan dengan pengumpulan data operasional dari generator. Parameter penting yang diukur meliputi daya input (dari turbin), daya output listrik, arus (A), tegangan (V), faktor daya (cos φ), dan frekuensi (Hz). Data tersebut dianalisis menggunakan rumus standar untuk efisiensi: η = (P_out / P_in) × 100%, dilengkapi dengan analisis statistik untuk menghitung nilai rata-rata dan deviasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini beroperasi berdasarkan prinsip siklus Rankine: biomassa dibakar di dalam boiler untuk memanaskan udara menjadi uap superheated bertekanan tinggi (umumnya berkisar antara 40-60 bar), yang kemudian menggerakkan turbin uap multi-stage yang terhubung langsung dengan generator sinkron. Efisiensi generator tercatat berkisar antara 79,25% hingga 89,68%, dengan nilai rata-rata mencapai 84,89%. Kinerja ini mencerminkan kondisi operasional yang baik.
Students’ Perception of Using Mondly German as a Learning Media, A Case Study of Sixth Semester Students of German Language Education Irma Liani; Cahaya Mustika; Greace Simaremare; Teresia Fatmawati Simangunsong; Binti Aisiah Daning Sumari; Fitri Ervina Tarigan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8211

Abstract

This study aims to explore students' perceptions of using the Mondly German application as a medium for learning German to support independent learning outside the classroom. The research background stems from the need for innovative learning approaches among Semester VI students in the German Language Education Program at Universitas Negeri Medan, who are accustomed to formal classroom methods, while Mondly German offers interactive features such as conversation exercises, grammar drills, and vocabulary games. Employing a descriptive quantitative method, data were collected via a System Usability Scale (SUS)-based questionnaire from 30 students and analyzed through SUS calculations (stages 1–4) along with validity testing. The results revealed an average SUS score of 79.13 (grade C, excellent category, high acceptability level), with all questionnaire items deemed valid (r > r-table). It is concluded that students hold positive perceptions of Mondly German, suggesting that the application can serve as a supportive medium for German language learning. Theoretically, this finding supports the integration of technology-based learning tools in second language acquisition and contributes to the understanding of student attitudes toward interactive language apps. Practically, educators and curriculum developers can consider incorporating Mondly German as a supplementary resource to enhance independent learning and student engagement.
The Relationship between Self-Effiacy and video Learning on the Students Listeny Comprehension Level A1 Kristin Simanjuntak; May Demanty; Ruth Krenia Barus; Thesa Febrianti Sihombing
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8222

Abstract

This study aims to examine the relationship between students’ self-efficacy and the use of video-based learning in improving listening comprehension at the A1 level. Listening comprehension is considered one of the essential skills in learning a foreign language, particularly for beginner learners. Nevertheless, many students face challenges in understanding spoken language because of limited vocabulary and a lack of confidence. Self-efficacy, which refers to students’ beliefs in their capability to successfully perform learning tasks, is an important factor that can influence their learning performance. In addition, video-based learning has increasingly been used as an effective instructional medium since it combines both visual and auditory elements that support the learning process. This study employed a quantitative correlational research design. The participants consisted of university students at the A1 level in the German Language Education program. The data were gathered using a self-efficacy questionnaire and a listening comprehension test. The findings revealed a positive correlation between students’ self-efficacy and their listening comprehension achievement. Moreover, the implementation of video-based learning was found to support better listening performance among students. These results indicate that strengthening students’ self-efficacy and integrating video-based learning into the teaching process can contribute to the improvement of listening comprehension at the beginner level.