cover
Contact Name
Andi Abdul Ghaniy
Contact Email
jurnalstudiedukasiintegratif@gmail.com
Phone
+62895321497099
Journal Mail Official
jurnalstudiedukasiintegratif@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Razak, Kel. Binturu, Kec. Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan https://maps.app.goo.gl/vbhWbDuUkghK58Bz6?g_st=ic
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Studi Edukasi Integratif
ISSN : -     EISSN : 30474329     DOI : https://doi.org/10.53696/30474329
Jurnal Studi Edukasi Integratif berfokus pada kajian dan studi dalam bidang pendidikan dengan pendekatan multidisiplin ilmu. Artikel yang diterbitkan membahas berbagai aspek pendidikan dari sudut pandang luas, mencakup integrasi konsep, metode, dan praktik secara menyeluruh dari skala mikro hingga makro. Jurnal ini bertujuan menjadi sarana kajian pendidikan yang inklusif, holistik, integratif, dan berkelanjutan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2025)" : 7 Documents clear
Motivasi belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia: Systematic literature review Taufiqi, Achmad Rizal; Darni, Darni; Raharjo, Resdianto Permata
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kompleksitas yang melekat mulai dari institusi pendidikan hingga pada siswa sendiri terlihat jelas akan mempengaruhi motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kajian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi motivasi belajar, menganalisis strategi pembelajaran yang efektif, serta mengevaluasi peran guru dan pemanfaatan teknologi—khususnya media video—dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur. Artikel ini menyaring berbagai literatur dari tahun 2020-2025 melalui database Publish or Perish dengan fokus penelitian yang tersebar dalam Google Scholar. Teknik pembahasan menggunakan Systematic Literature Review ini memanfaatkan PRISMA dan VOSViewer. Temuan menunjukkan bahwa motivasi belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat ditingkat melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan perhatian, keterlibatan, dan minat siswa. Strategi yang berpusat pada siswa, dukungan dari guru, serta penggunaan teknologi yang sesuai, secara signifikan turut berkontribusi dalam membentuk motivasi belajar yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan praktis dan teoritis dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik dan efektif.
Integrasi pembiasaan dan ekstrakurikuler dalam penguatan karakter religius peserta didik di SMP Negeri 2 Ponorogo Priamono, Gilang Hardiansyah
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter religius melalui kegiatan pembiasaan dan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan religius, seperti budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) serta pelaksanaan salat Dhuha, Zuhur, dan Asar berjamaah, berkontribusi dalam menumbuhkan sikap saling menghormati, disiplin, dan tanggung jawab siswa. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan seperti Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Tahfidz Qur’an memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman agama dan pengamalan nilai-nilai religius peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembiasaan dan ekstrakurikuler merupakan strategi efektif dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah umum.
Revitalisasi nilai ekoteologi dalam pendidikan agama Islam di era disruptif: Kajian integratif tasawuf dan STEM Habibi, Mukhlas
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekologis di era disrupsi digital menuntut pendidikan Islam untuk tidak hanya normatif, tetapi juga transformatif dan saintifik. Nilai-nilai tasawuf seperti zuhud, syukur, dan rahmah memiliki relevansi dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan merevitalisasi nilai-nilai ekoteologi Islam dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan integratif antara tasawuf dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus beberapa sekolah di Ponorogo, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekoteologi dalam tasawuf belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran PAI, meskipun potensinya besar dalam membentuk kesadaran ekologis dan spiritual peserta didik. Integrasi tersebut dapat diwujudkan melalui model pembelajaran kontekstual berbasis proyek (project-based learning) yang mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan pemahaman ilmiah tentang lingkungan. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyusunan model konseptual pembelajaran PAI yang menyatukan spiritualitas tasawuf, etika lingkungan, dan pendekatan STEM sebagai strategi pendidikan karakter abad ke-21. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PAI yang tidak hanya berorientasi ibadah formal, tetapi juga menumbuhkan tanggung jawab ekologis sebagai bagian dari penghambaan kepada Allah SWT.
Reconstructing the management of Islamic education learning technology: Synthesizing the TPACK framework with principles of Islamic leadership for sustainable innovation Huda, Moh. Nurul
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of the digital period creates important pressures on Islamic Religious Education (IRE) institutions to embed educational technologies that elevate both relevance and productivity. Nevertheless, this process of integration frequently unfolds without a management framework that is congruent with the core values of Islam, resulting in a discord between technological advancements and the educational spiritual objectives. This research employs a meticulous examination of documents through library studies to address the current void. The principal contribution of this article is the proposal of an innovative conceptual framework that integrates the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) model with the essential tenets of Islamic management and leadership, specifically Amanah (trust and responsibility), Syura (consultation), 'Adl (justice), and Fathanah (wisdom). This integrated framework, designated as TPACK-Islami, not only directs the technical and pedagogical dimensions of technology incorporation but also roots them within an ethical and spiritual context. The analysis reveals that by contextualizing TPACK with regard to Amanah, guiding pedagogical methodologies through Syura, selecting technology through Fathanah, and ensuring just implementation via 'Adl, IRE institutions can steer technological advancements that are not only cognitively proficient but also fortify the character (akhlaq) development of learners. This article delineates specific managerial implications for leaders in Islamic education, particularly concerning strategic planning, professional development for educators, and program assessment, while also proposing avenues for future research to empirically validate the suggested framework.
The urgency of philosophical thought: A review of the foundational concepts of philosophy in human life Hutama, R. Rofi Adi; Habidah, Nandania; Indriani, Novita
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the importance of studying philosophy and its significant usefulness in human life. The benefits include enhancing critical reasoning, broadening job opportunities, changing the world, and increasing awareness of various points of view. The research method used was library research. This study aims to explore the basic concept of philosophy in general as a basis or foundation in understanding human life, particularly in the field of education. By studying these basic philosophical concepts, readers will be better equipped to understand the underlying principles of human life and, specifically, the philosophy of education. The results of this study are presented below.
Filsafat ilmu pendidikan terhadap konsep “Merdeka Belajar” humanisme dan progresivisme Fauzan, Muchamad Bima Akbar; Subari, Muchsinatu Alawiyah Triana
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini iyalah demi mengetahui keterkaitan kurikulum merdeka belajar dengan pemikiran filsafat humanisme dan progresivisme, dan apa dampaknya dalam Pendidikan di Indonesia, sehingga mengetahu seberapa efektifnya dalam pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan melalui library research dan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendidikan adalah aspek yang istimewa bagi kehidupan manusia. Dengan adanya Pendidikan manusia mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Peran pemerintah sebagai yang membantu dalam memfasilitasi pendidikan dan memberi layanan Pendidikan yang layak bagi para murid. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menjalankan konsep Pendidikan merdeka belajar, dan ternyata terdapat persamaan dengan pemikiran filsafat humanisme dan progresivisme. Teori humanisme berpendapat bahwa Pendidikan yang paling ideal adalah memanusiakan manusia dan sebuah konsep Pendidikan dalam membentuk manusia yang di cita–citakan. Sedangkan progresivisme adalah berpikir dengan kecerdasan merupakan hal yang utama dalam Pendidikan, dan peserta didik diberikan sebuah kebebasan. Konsep merdeka belajar memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara bebas, nyaman, tenang, gembira, dan juga memanusiakan manusia. Peran guru dalam hal ini sebagai fasilitator, harus bisa memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang memiliki karakteristik berbeda-beda tanpa membandingkan satu dengan lainnya.
Psycho-philosophical structure of the concept of tazkiyatun nafs on the development of spiritual-emotional intelligence in students Syafii, Hisyam; Alaldaya, Rudyn; Purnomo, Halim; Azhari, Husain
Jurnal Studi Edukasi Integratif Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research looks at the psycho-philosophical framework of the Tazkiyatun Nafs idea and how it affects college students' growth in spiritual-emotional intelligence. The study intends to: (1) investigate Tazkiyatun Nafs' ontological structure in the context of contemporary educational psychology; (2) investigate the epistemological aspects of Tazkiyatun Nafs in the development of spiritual-emotional intelligence; and (3) develop a conceptual model of the integration of Tazkiyatun Nafs within the framework of developing spiritual-emotional intelligence through a qualitative approach with a descriptive-analytical literature study method. The study's findings show that, in contrast to the traditional educational psychology method, which tends to isolate the cognitive, emotive, and spiritual elements of college students' growth, the ontological framework of Tazkiyatun Nafs provides an integrated picture of these aspects. The epistemological aspects of Tazkiyatun Nafs, according to this study, also include the process of knowledge acquisition that entails awareness change and the growth of the soul's perceptual powers, which combine experiential, intuitive, and intellectual knowledge. Four primary pedagogical techniques were found in this study's axiological aspect for use in higher education curricula: guided contemplative practice, transformational dialogic learning, interdisciplinary knowledge integration, and value-based critical reflection. These results offer a theoretical foundation for the creation of a more integrative and comprehensive educational paradigm that may accommodate students' multifaceted requirements in the contemporary period.

Page 1 of 1 | Total Record : 7