cover
Contact Name
Asa Hari Wibowo
Contact Email
asa.hari@uho.ac.id
Phone
+6285299311848
Journal Mail Official
semantik.informatika@uho.ac.id
Editorial Address
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University, Engineering Faculty Building 3rd Floor H.E.A. Mokodompit Street, Bumi Tridharma Green Campus, Halu Oleo University
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
semanTIK
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24601446     EISSN : 25028928     DOI : http://dx.doi.org/10.55679/semantik.v8i1
Jurnal semanTIK is a is one of the media publication of research results in the field of information technology. semanTIK is published Biannually, January-June and July-December and provide scientific publication medium for researchers, engineers, practitioners, academicians, and observers in the field related to semanTIK Focus & Scope. This journal accepts original papers, review articles, case studies, and short communications. The articles published are peer-reviewed by one or two reviewers and cover various Informatics subjects related to the field journal include Software Engineering, Computer Networking, Intelligent Systems, Information Systems, Robotics, Computational Science, Geographic Information Systems, and all topics which related to informatics. The targets in publishing this journal are Lecturers, Students, and Researchers in IT. The paper published in this journal implies that the work described has not been, and will not be published elsewhere, except as part of a lecture, review.
Articles 64 Documents
Analisis Kualitas Microsoft Teams Menggunakan SUS Sebagai Platform Pembelajaran Berbasis E-Learning Muhammad Isfa’Lana; Nuur Wachid Abdul Majid
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.82

Abstract

Mengingat perkembangan teknologi yang pesat dan penerapannya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, SMAN 1 Losari telah memilih Microsoft Teams untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Microsoft Teams sebagai platform pembelajaran berbasis e-learning di SMAN 1 Losari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk mengevaluasi tingkat kebergunaan (usability) Microsoft Teams dari sudut pandang siswa kelas XI. Sampel minimum penelitian terdiri dari 76 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa kelas XI SMAN 1 Losari pada tanggal 4 hingga 6 Juni 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Microsoft Teams memperoleh skor SUS sebesar 66,74, yang masuk dalam kategori grade C dengan keterangan "OK". Temuan ini menunjukkan bahwa Microsoft Teams cukup baik digunakan untuk pembelajaran e-learning di SMAN 1 Losari, meskipun masih memerlukan peningkatan melalui pelatihan rutin bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait System Usability Scale (SUS) dan Microsoft teams.
Design Perancangan Sistem Informasi Kepramukaan ‘Scout Connect’: Berbasis Aplikasi Mobile Menggunakan Figma Ina Kusumawardani Alina Fakhri; Muhammad Arifin; Yudie Irawan; Arif Setiawan
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.65

Abstract

Penelitian ini menyajikan pengembangan 'Scout Connect', sebuah aplikasi mobile yang dirancang untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Pramuka Penegak dan Pandega di Indonesia. Penelitian ini menjawab kebutuhan akan informasi kepramukaan yang mudah diakses dan dapat diandalkan di era digital. Dengan menggunakan metodologi yang menggabungkan UML untuk desain sistem, MySQL untuk manajemen basis data, dan Figma untuk pembuatan prototipe UI/UX, aplikasi ini menawarkan fitur-fitur seperti forum kolaboratif, konten edukasi, dan modul pembelajaran interaktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam literasi digital dan pengetahuan kepramukaan di antara para pengguna, dengan 75% melaporkan peningkatan pemahaman materi kepramukaan setelah satu bulan penggunaan. Studi ini menyimpulkan bahwa 'Scout Connect' secara efektif menjembatani kesenjangan informasi digital dalam pendidikan kepramukaan, mendorong komunitas kepramukaan yang lebih aktif dan terinformasi. Platform inovatif ini sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka Indonesia untuk membina generasi muda yang melek teknologi dan patriotik di abad ke-21. Kata kunci: Scout Connect, literasi digital, aplikasi mobile, e-learning, prototipe Figma.
Optimasi Penggunaan STB Bekas sebagai NAS Server dengan Casa OS mochammad zien rifqi zien; Azmuri Wahyu Azinar; Uce Indahyanti; Suhendro Busono
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.83

Abstract

Penggunaan teknologi digital semakin meningkat, terutama dalam hiburan dan komunikasi. Set-Top Box (STB), yang awalnya digunakan untuk menonton televisi, kini dapat dioptimalkan sebagai server network-attached storage (NAS) dengan di bantu dengan sebuah operasi system casa os. Mengingat harga NAS yang mahal, penggunaan STB bekas sebagai solusi penyimpanan data menjadi alternatif yang lebih murah dan mudah diakses. Penelitian ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) yang mencakup enam tahapan: perencanaan, analisis, desain, implementasi, pengujian, dan Pengelolaan, guna memastikan sistem dibangun secara komprehensif. Sistem NAS yang dihasilkan menawarkan layanan penyimpanan dan pertukaran data secara efisien dalam jaringan lokal. membangun NAS menggunakan Raspberry Pi, namun prosesnya dianggap kompleks. Oleh karena itu, diusulkan penggunaan STB bekas dengan sistem operasi Casa OS sebagai alternatif yang lebih mudah, hemat biaya, dan mengurangi kesulitan teknis dalam konfigurasi NAS server. Penelitian ini menghasilkan NAS berbasis set top box (STB) sebagai server Network Attached Storage (NAS) menggunakan Casa OS dapat membantu mempercepat proses kerja dan memfasilitasi berbagi data. NAS berbasis STB yang dibangun dengan Casa OS ini adalah solusi penyimpanan data yang terjangkau. The use of digital technology is increasing, particularly in entertainment and communication. Set-Top Boxes (STBs), initially used for watching television, can now be optimized as network-attached storage (NAS) servers with the help of the Casa OS operating system. Considering the high cost of NAS devices, repurposing used STBs as a data storage solution becomes a more affordable and accessible alternative. This research employs the System Development Life Cycle (SDLC) method, which includes six stages: planning, analysis, design, implementation, testing, and management, to ensure the system is developed comprehensively. The resulting NAS system offers efficient data storage and exchange services within a local network. While building a NAS using Raspberry Pi is a known solution, the process is often considered complex. Therefore, the use of a second-hand STB with Casa OS is proposed as an easier, cost-effective alternative that reduces technical difficulties in configuring a NAS server. This research produces an STB-based NAS server using Casa OS, which helps accelerate work processes and facilitates data sharing. The STB-based NAS built with Casa OS serves as an affordable data storage solution
Penerapan Metode National Intitute Of Justice Dalam Pemulihan Data Pada Flashdisk andhika andhika; Azmuri Wahyu Azinar; Irwan Alnarus Kautsar; Suprianto
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.84

Abstract

Flashdisk adalah perangkat penyimpanan portabel berbasis memori flash yang digunakan untuk menyimpan, memindahkan, dan mencadangkan data. Meski praktis, perangkat ini rentan terhadap kejahatan digital, seperti pencurian data, penghapusan data tidak sah, dan penyalahgunaan informasi. Untuk mengatasi ancaman ini, metode pemulihan data yang efektif sangat diperlukan. Salah satu metode yang digunakan dalam forensik digital adalah metode dari National Institute of Justice (NIJ), yang mencakup tahapan persiapan, pengumpulan, identifikasi, pemeriksaan, analisis, dan pelaporan. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas metode NIJ dalam memulihkan data yang hilang dari flashdisk. Dengan menggunakan tools seperti FTK Imager, Autopsy, dan WinMd5, file yang dihapus melalui Shift + delete dan quick format berhasil dipulihkan. Meski nama file berubah, ekstensi, ukuran, dan nilai hash MD5 tetap sama seperti aslinya, menunjukkan file tidak dimodifikasi. Kesimpulannya, metode NIJ efektif memulihkan dan menganalisis bukti digital dari flashdisk. A flash drive is a portable storage device based on flash memory used for storing, transferring, and backing up data. While practical, it is vulnerable to digital crimes such as data theft, unauthorized data deletion, and information misuse. To address these threats, an effective data recovery method is essential. One method commonly used in digital forensics is the National Institute of Justice (NIJ) method, which includes preparation, collection, identification, examination, analysis, and reporting stages. This study evaluates the effectiveness of the NIJ method in recovering lost data from flash drives. Using tools such as FTK Imager, Autopsy, and WinMd5, files deleted through Shift + Delete and quick format were successfully recovered. Although file names changed, the file extensions, sizes, and MD5 hash values remained the same as the originals, indicating that the files were not modified. In conclusion, the NIJ method is effective in recovering and analyzing digital evidence from flash drives
Sistem Pemantau Kualitas Udara Berbasis Internet Of Things: Studi Kasus : Tempat Pembuangan Akhir Tamangapa Kota Makassar Elsa Sera; Zahir Zainuddin; Hazriani
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi sistem pemantauan udara berbasis Internet of Things (IoT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kota Makassar. Topik ini penting karena pemantauan kualitas udara yang efektif dapat membantu mengatasi masalah pencemaran di area pembuangan sampah. Metode penelitian menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sensor kualitas udara di TPA Tamangapa, serta data sekunder dari literatur terkait. Penelitian dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2024, selama ±12 jam, dengan menggunakan jaringan sensor IoT yang terintegrasi dengan sensor seperti PMS5003, MQ-135, Anemometer, dan FC-37 yang terhubung ke NodeMCU ESP8266. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantauan berhasil memenuhi standar Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan akurasi tinggi dan memungkinkan pengukuran parameter kualitas udara secara real-time. Sistem yang menggunakan berbagai sensor dan power bank untuk pemantauan berkelanjutan terbukti efektif. Data pemantauan yang akurat disajikan melalui antarmuka website dengan fitur notifikasi dan unduhan laporan, dengan total 12.266 entri data dari 3 titik pemantauan. Analisis data mengungkapkan rata-rata delay pengiriman data dan kinerja sensor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi akurasi dan performa sensor memberikan wawasan penting untuk pengembangan solusi mitigasi pencemaran udara di masa depan dan menyediakan data krusial untuk pengambilan keputusan dalam peningkatan kualitas udara.
Rancang Bangun Alat Buta Warna Dengan Desain Ishihara Digital Menggunakan LCD Nextion Yolanta Nastasia Nou Dopo; Imam Tri Harsoyo
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.86

Abstract

Pada umumnya manusia memiliki lima panca indra yang di mana salah satunya adalah mata. Bagi manusia amata meruapakan bagian yang sangat penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ketika mata mengalami gangguan dalam membedakan warna maka itu merupakan salah satu penyakit yang menyerang mata dan dapat berakibat fatal. Penyakit ini biasanya disebut buta warna yang mana orang yang mengalami buta warna sulit dalam membedakan warna. buta warna dibagi menjadi 2 yaitu buat warna persial dan buta warna total. Rancang bangun alat tes buta warna dengan desain ishihara digital dengan menggunakan metode terapan bertujuan untuk membuat alat tes buta warna yang dilengkapi dengan tampilan nextion sebagai penampil soal tes ishihara yang pengaturan sistem kerja alat ini berbasis Internet of Things yang hasilnya akan ditampilkan pada nextion, kemudian di-print menggunakan thermal printer dan ditampilkan pada spreadsheet yang sebelumnya sudah diberikan identitas pengguna. Pada proses uji coba alat dilakukan secara langsung kepada responden untuk mendapatkan hasil yang alami. Ada 5 orang responden yang masing-masing melakukan sekali uji coba pada alat yang hasilnya 1 dari 5 orang tersebut mengalami buta warna total
Pengembangan Website Modul Ajar Berbasis Permainan Tradisional di Kampung Lali Gadget fahrezi auliasyafa; Suprianto; Hindarto
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.88

Abstract

Pendidikan berbasis permainan tradisional di Kampung Lali Gadget, Wonoayu, Sidoarjo, menjadi salah satu solusi inovatif dalam mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget. Permainan tradisional yang diterapkan diharapkan dapat mengembangkan keterampilan sosial, motorik, serta kreativitas anak-anak. Namun, untuk mendukung program tersebut, diperlukan media pembelajaran yang terstruktur dan efektif dalam penyampaian materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website e-learning dan kurikulum yang dirancang khusus untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di Kampung Lali Gadget. Media berbasis teknologi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang lebih menarik, interaktif, dan efisien dalam mendukung proses belajar mengajar. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif, serta membantu Kampung Lali Gadget dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemasukan dana. Dengan menyediakan alat bantu berbasis teknologi yang lebih terstruktur, interaktif, dan menarik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata dalam memaksimalkan efektivitas pembelajaran di Kampung Lali Gadget Traditional game-based education in Kampung Lali Gadget, Wonoayu, Sidoarjo, is one of the innovative solutions to reduce children's dependence on gadgets. The traditional games applied are expected to develop children's social skills, motor skills, and creativity. However, to support the program, a structured and effective learning media is needed in delivering teaching materials. This research aims to develop a teaching module website and curriculum specifically designed to improve the effectiveness of learning in Kampung Lali Gadget. This technology-based media is expected to be a more interesting, interactive, and efficient tool in supporting the teaching and learning process. The development method used in this research is the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The results of this research are expected to make a positive contribution in the development of more innovative learning media, as well as helping Kampung Lali Gadget in improving the quality of education. By providing technology-based tools that are more structured, interactive, and interesting, this research is expected to provide a real solution in maximizing the effectiveness of learning for children in Kampung Lali Gadget.
Rancang Bangun Sistem Informasi Terintegrasi Berbasis Website untuk Transformasi Digital Layanan Publik di Desa Watesnegoro Andre Aditya Pradana; Suprianto; Mochamad Alfan Rosid
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.90

Abstract

Desa Watesnegoro menghadapi kendala pelayanan publik akibat sistem administrasi manual yang tidak efisien, seperti antrean panjang dan pengelolaan data yang kurang terorganisir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis website guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik. Sistem ini menawarkan fitur unggulan, seperti pelayanan berbasis real-time untuk pengajuan layanan administrasi daring, pengelolaan data kependudukan terintegrasi, serta dashboard interaktif untuk penyampaian informasi desa secara berkala dan transparan. Fitur analisis data juga disediakan untuk mendukung perangkat desa dalam pengambilan keputusan berbasis data. Pengujian dengan metode Black-box Testing menunjukkan sistem berjalan sesuai kebutuhan, meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat waktu layanan, dan meminimalkan kesalahan pengelolaan data. Dengan penerapan teknologi ini, pelayanan desa menjadi lebih cepat, transparan, dan memuaskan, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan publik  Watesnegoro Village faces public service constraints due to an inefficient manual administration system, such as long lines and poorly organized data management. This research aims to design and implement a website-based information system to improve the efficiency, transparency and accessibility of public services. The system offers excellent features, such as real-time services for online administrative service submission, integrated population data management, and interactive dashboards for regular and transparent village information delivery. Data analysis features are also provided to support village officials in making data-based decisions. Black-box testing shows that the system runs as needed, improves administrative efficiency, speeds up service time, and minimizes data management errors. With the implementation of this technology, village services become faster, more transparent, and satisfying, contributing significantly to improving the quality of public services.
Perbandingan SVM dan Random Forest pada Analisis Sentimen Kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat Berdasarkan Data Media Sosial X yayat afandy; Parjito
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.93

Abstract

Tabungan Perumahan Rakyat atau biasa disingkat Tapera, menjadi salah satu isu kebijakan yang hingga kini banyak diperbincangkan. Tapera merupakan bentuk kebijakan pemerintah yang mewajibkan potongan gaji/upah karyawan dari seluruh lapisan pekerjaan sebesar 3%. Potongan tersebut dilakukan secara berkala dalam kurun waktu tertentu untuk nantinya dijadikan tabungan perumahan rakyat. Berdasarkan data media sosial X, didapatkan sebanyak 6.218 data opini masyarakat terkait program Tapera. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen opini masyarakat terkait program Tapera pada media sosial X dengan perbandingan algoritma Random Forest dan Support Vector Machine. Hasil analisis sentimen yang dilakukan, terdapat sebanyak sebanyak 1.502 data sebagai sentimen positif, 4.085 data tweet sebagai sentimen negatif, dan 631 data tweet sebagai sentimen netral. Hasil pemodelan menunjukan akurasi SVM lebih tinggi dibandingkan Random Fores. SVM menghasilkan nilai akurasi 94,12%, Recall 94.12 %, Precision 94.34 %, F1-Score 94.16 % sementara Random Forest memiliki nilai akurasi 91.76 %, Recall 91.76 %, Precision 92.11 %, F1-Score 91.83 %. This Public Housing Savings or commonly abbreviated as Tapera, is one of the policy issues that has been widely discussed until now. Tapera is a form of government policy that requires deductions from the salaries / wages of employees from all levels of work of 3%. These deductions are made periodically over a period of time to later be used as public housing savings. Based on X social media data, 6,218 public opinion data related to the Tapera program were obtained. This study aims to conduct sentiment analysis of public opinion related to the Tapera program on social media X with a comparison of the Random Forest and Support Vector Machine algorithms. The results of sentiment analysis conducted, there are as many as 1,502 data as positive sentiment, 4,085 tweet data as negative sentiment, and 631 tweet data as neutral sentiment. Modeling results show SVM accuracy is higher than Random Fores. SVM produces an accuracy value of 94.12%, Recall 94.12%, Precision 94.34%, F1-Score 94.16% while Random Forest has an accuracy value of 91.76%, Recall 91.76%, Precision 92.11%, F1-Score 91.83%
Digitalisasi Pengelolaan Data Santri di Ponpes Al-Achsaniyyah Berbasis Website Chotim Surya Ningsih; Endang Supriyati; Tri Listiyorini
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.94

Abstract

Pengelolaan data santri di pesantren masih banyak dilakukan secara manual, seperti menggunakan dokumen fisik atau spreadsheet sederhana. Metode ini memiliki berbagai kendala, seperti risiko kehilangan data, keterbatasan akses informasi, dan rendahnya efisiensi administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi data santri berbasis website guna mendigitalisasi pengelolaan data santri di Pondok Pesantren Al-Achsaniyyah. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan akurasi informasi, mempercepat akses data, serta mempermudah proses administrasi pesantren. Dengan adanya digitalisasi, data santri dapat terstruktur dan tersimpan dalam format sistematis, sehingga memudahkan pencarian, pemantauan, dan pengolahan informasi secara real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data santri dibandingkan metode manual, memungkinkan akses informasi yang lebih cepat dan akurat bagi pengelola pesantren. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan solusi digital yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren guna meningkatkan kualitas manajemen data santri.  The management of student data in Islamic boarding schools (pesantren) is still largely conducted manually, using physical documents or simple spreadsheets. This method presents various challenges, such as the risk of data loss, limited access to information, and low administrative efficiency. This study aims to develop a web-based student data application to digitalize student data management at Pondok Pesantren Al-Achsaniyyah. This application is designed to enhance information accuracy, accelerate data access, and simplify the administrative processes of the pesantren. Through digitalization, student data can be structured and stored systematically, facilitating real-time searching, monitoring, and data processing. The implementation results indicate that this application significantly improves the efficiency of student data management compared to manual methods, enabling faster and more accurate access to information for pesantren administrators. This study contributes to the development of a digital solution that can be implemented in Islamic boarding schools to enhance the quality of student data management