cover
Contact Name
Herna Hirza
Contact Email
hirzaherna0@gmail.com
Phone
+6281397728339
Journal Mail Official
grenek@unimed.ac.id
Editorial Address
JL. Willem Iskandar Pasar v Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Grenek: Jurnal Seni Musik
ISSN : 23015349     EISSN : 25798200     DOI : https://doi.org/10.24114/grenek.v10i1
Grenek : Jurnal Seni Musik merupakan jurnal yang dikelola oleh prodi pendidikan musik jurusan sendratasik FBS Unimed. Grenek: Jurnal Seni Musik menyajikan persoalan dan isu-isu terkini tentang musik di Indonesia terkhusus di Sumatera utara. Grenek : Jurnal Seni Musik secara khusus membahas tentang pendidikan musik, penyajian musik, pengelolaan musik, penciptaan musik, serta pengkajian musik.
Articles 403 Documents
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Musik dan Personal Branding Penyanyi Vionita Sihombing Harahap, Zul Hazmi
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.39258

Abstract

Perkembangan media sosial memberikan beberapa manfaat dalam industri musik. Adapun media sosial dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan karya musik dan membangun personal branding.  Salah satu musisi yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi lagu dan personal branding adalah Vionita Sihombing. Vionita Sihombing merupakan penyanyi wanita yang memulai karirnya setelah berhasil menjuarai ajang The Voice Indonesia 2019. Vionita aktif memanfaatkan media sosialnya untuk mempromosikan lagu-lagunya dan juga dalam membangun personal branding. Untuk mengetahui bagaimana cara Vionita Sihombing memanfaatkan media sosial dalam promosi musik, maka peneliti menggunakan teori media sosial dan pendekatan media sebagai industri budaya dari Miege, 1989 guna menganalisis bagaimana kreativitas produk (musik) dipasarkan. Peneliti juga menggunakan konsep personal branding dari Montoya, 2008 yaitu : You, Promise dan Relationship. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada Vionita Sihombing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vionita Sihombing memanfaatkan fitur-fitur pada media sosial Youtube¸Instagram dan Tiktok untuk mempromosikan karya musiknya. Aktivitas personal branding melalui media sosial dalam konteks You: ditunjukkan Vionita dengan cara mendefenisikan dirinya sebagai seorang penyanyi profesional  jebolan The Voice Indonesia yang aktif berkarya dan populer melalui lagu-lagunya. Promise: dalam konteks ini Vionita bertanggung jawab atas profesinya sebagai penyanyi dengan aktif merespon permintaan penggemarnya melalui karya dan aktivitas bermusiknya. Relationship : dalam konteks ini Vionita memiliki relasi yang luas dengan musisi dan artis terkenal serta mampu mempengaruhi para penggemarnya.
E-Modul Praktikum Seni Musik: Bahan Ajar Digital Berbasis Case Method dan Team Based Project Aulia, Sri Mustika; Siburian, Esra Parmian Talenta; Perangin Angin, Laurensia Masri; Purnomo, Try Wahyu
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.39353

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menghasilkan bahan ajar berupa e-modul pendidikan seni musik berbasis case method dan team based project. Pembelajaran pemecahan kasus (Case Method) atau pembelajaran kelompok berbasis project (team based project) sebagai bagian bobot evaluasi, menjadikan kegiatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa. Materi dan praktik yang disampaikan mesti sinkron dengan isu yang berkembang dimasyarakat sehingga pembelajaran menjadi lebih konkrit kepada hasil pembelajaran  yang dapat merefleksikan tujuan, sasaran dan nilai pendidikan yang akan dicapai di sekolah. Pada tahap define (pendefinisian), akan dilakukan analisis kebutuhan, analisis konsep case method dan team based project dan analisis kompetensi, tujuan dan capaian pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dilakukan design (perancangan) e-modul prakttikum pendidikan seni musik. Setelah dirancang, dilanjutkan dengan tahapan development (pengembangan) dengan melakukan 3 kegiatan utama, yaitu: uji validitas, uji implementasi, dan uji efektivitas. Setelah produk dinyatakan valid, praktis, dan efektif dilanjutkan tahap akhir berupa disseminate (penyebaran) produk pada skala yang lebih luas
Scat Singing Learning Method in Jazz Vocals for Vocal Students of Music Presentation Institut Seni Indonesia Yogyakarta Setiarini, Agnes Tika
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.39747

Abstract

Scat singing is the designation of vocal improvisation techniques in jazz music. This form of vocal improvisation was first popularized by Louis Armstrong in 1962. Scat singing is often learned by imitating improvised musical instruments into vocals, such as saxophones, trumpets, guitars, or pianos. Popjazz vocal students of the ISI Yogyakarta Music Presentation study program began to be introduced and learned scat singing from semester 2 to semester 6. Only a few students successfully apply this vocal improvisation technique when singing in performances and jam sessions. The author as a lecturer of popjazz vocal practice in the Music Presentation Study Program has observed the difficulties experienced by the majority of students. Several stages of learning have been applied in the learning process, for example by understanding scales and chord patterns, developing the main melody in songs, enriching vocal dialects, to multiplying musical references. This stage of learning was not significantly successful in helping students master scat singing. This study aims to formulate a learning method of vocal improvisation techniques for scat singing. The data collection process is carried out by observing the learning process during lectures, interviews with students, and regular singing practice. Inductive qualitative data analysis, which is an analysis based on the data obtained then developed a certain relationship pattern or hypothesis. The research was conducted by qualitative methods, with the final result being a descriptive sentence formulation of steps to master the vocal improvisation technique of scat singing. This conclusion is expected to be an overview for lecturers in order to determine the right approach to help students master scat singing and dare to apply it in songs.
Optimalisasi Fruity Loops Studio Mobile dalam Pembuatan Karya Musik Berbasis Pendidikan Karakter Purnomo, Try Wahyu; Aulia, Sri Mustika; Hirza, Herna
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.39987

Abstract

Pendidikan seni musik memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang seimbang dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan individu. Untuk mendukung terciptanya atmosfer pendidikan karakter dalam ranah pembelajaran seni musik, tentunya seorang pendidik harus dapat merancang materi dan juga media pembelajaran yang dapat memupuk nilai-nilai moral dan kreatifitas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar terintegrasi dengan aplikasi Fruity Loops Studio Mobile sebagai upaya mengoptimalkan pembelajaran seni musik berbasis pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalam Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang menekankan pada pengembangan bahan ajar dengan mengoptimalksan aplikasi fruity loops studio mobile dengan mengacu kepada prinsip pendidikan karakter. Adapun hasil dari penelitian adalah produk bahan ajar yang valid dan praktis sehingga dapat mengoptimalkan pembelajaran musik berbasis Pendidikan karakter. Produk penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan pembelajaran music inovatif dan pembentukan generasi muda yang beretika, bermoral dan kreatif.
The Existence of Sanggar Genessa in Caring for Kolintang Traditional Music Sulistyowati, Ambar
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.40404

Abstract

Nowadays, the development of kolintang music is experiencing a phase of saturation, which can be said to be running in place. The marginalization of traditional kolintang musical instruments due to the increasing existence of modern music. In addition, the lack of interest in traditional musical instruments such as kolintang, including the marginalization of traditional musical instruments by modern musical instruments and the inability of traditional musical instruments to gain a place in the hearts of the younger generation. The presence of Sanggar Genessa in the Kawanua Harmony in the Jayapura Regency area seeks to find the best way to preserve traditional kolintang music in the midst of the mainstream of modern music development. Another vision is to introduce traditional kolintang music to the wider community. This research aims to find out the existence of Sanggar Genessa in Jayapura Regency, Papua in preserving traditional kolintang music. This research uses a qualitative approach. The research found that Sanggar Ganessa was established to be a forum for arts and cultural activities, especially reviving traditional kolintang music outside the Minahasa area. The concern and love of the Kawanua Family Harmony who are members of Sanggar Ganesa for kolintang traditional music can be seen from the efforts to transform this music along with developments in the modern era. This musical transformation is based on the life of the Kawanua Family Harmony which is full of love, solidarity and shared responsibility to preserve Minahasa's cultural heritage. This local art treasure has been passed down from generation to generation and is maintained not only as a form of entertainment, but also as a form of mutual care.
Gondang Sebagai Pengiring Nyanyian dan Pengaruhnya Terhadap Peragaan Jemaat dalam Ibadah Minggu di HKBP Parsaoran Nauli Pematang Siantar Sihombing, Harminto
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.40405

Abstract

Beberapa gereja HKBP saat ini menggunakan gondang sebagai musik pengiring nyanyian Buku Ende yang dikombinasikan dengan beberapa instrumen musik modern seperti piano, drum, gitar dan saksofon. Idealnya musik gondang dalam tradisi adat Batak Toba, akan selalu dikombinasikan dengan peragaan tarian yang disebut dengan tortor. Akan tetapi, ketika gondang digunakan dalam ibadah Minggu, bagaimanakah jemaat meragakannya? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penggunaan gondang dan pengaruhnya terhadap peragaan (gerak) umat pada saat bernyanyi dalam ibadah di HKBP Parsaoran Nauli Pematang Siantar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Data akan dikumpulkan dengan observasi langsung pada saat penyelenggaraan ibadah minggu, dan juga melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa jemaat merasakan hal yang baru dalam bernyanyi apabila diiringi dengan musik gondang, mereka akan lebih mudah untuk menghayati makna nyanyian yang digunakan dalam ibadah. Rekomendasi dalam penelitian ini diharapkan dapat menstimulus setiap umat gereja HKBP untuk memahami makna peragaan (gerak), ketika gondang digunakan sebagai musik pengiring nyanyian ibadah Minggu.
Revitalization Analysis of Forms, Songs, and Functions of Presenting Traditional Music Srawung Krumpyung in Kulon Progo Regency Putra, Zakarias Aria Widyatama
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.42065

Abstract

Traditional music Krumpyung is a local arts from Kulon Progo. The declining quality coupled with the lack of performers, containers, and limited performance time made the revitalization of Krumpyung happen. The objective of this research is to describe the result of revitalization analysis of the form, song, and function of presenting traditional music that done by Srawung Krumpyung as a step of regeneration and conservation efforts. This research is using qualitative research with narrative study and case study methods to determine that revitalization can be used as a step of regeneration and conservation efforts. Data collection technique that used in this research is snowball sampling by doing deep interview, collect data from Dinas Kebudayaan Kulon Progo Regency, or watching video documentations. The validity data form this research is measured by triangulation of sources. Data analysis technique that used in this research is interactive model by Huberman and Miles. Result of this research is revitalization can be used a step regeneration and conservation efforts by: (1) reconstruction, (2) refunctionalization, (3) representation, (4) reformation, (5) reinterpretation, (6) reorientation, and (7) recreation. The value of step regeneration and conservation efforts manifested in: (1) creativity, (2) love of the homeland, and (3) environmental care.
Makna Lagu Permainan Tradisional Budaya Martumba di Sanggar Jolo New Samosir Sitinjak, Dina Kristina; Hirza, Herna
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.44233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna lagu pada permainan tradisional budaya Martumba. Martumba merupakan salah satu permainan anak tradisional yang ada di suku batak Toba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Makna yang terkandung dalam permainan tradisional budaya martumba ini terdiri dari makna syair lagu dan makna gerakan syair lagu. Makna syair lagu permainan tradisional budaya Martumba mengandung makna konotasi yang menggambarkan adanya makna penambahan berupa perumpamaan dan juga makna denotasi yang menggambarkan makna asli dari syair lagu. Syair lagu dalam Martumba merupakan ucapan sederhana namun dimaknai dengan pesan moral yang disampaikan kepada pendengarnya. Gerakan yang ditampilkan dalam Martumba ini melambangkan suatu kehormatan, persatuan, kerjasama dan juga keceriaan. Makna setiap gerakan di sesuaikan dengan lirik lagu dan konsep permainan. Konsep permainan tradisional budaya Martumba ini dimulai dari proses pengenalan lagu, proses pengenalan tarian (gerakan) dan kerja sama tim.
Fungsi Penerapan Notasi Berwarna dalam Pembelajaran Piano Dasar pada Anak Usia Prasekolah Aisyah, Yuniasri Maya; Sinaga, Syahrul Syah
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.44398

Abstract

 Kajian mengenai penerapan warna dalam sebuah notasi musik belum banyak dijumpai di Indonesia. Pembelajaran piano dasar pada umumnya menggunakan notasi balok tanpa warna yang seringkali membuat anak usia prasekolah kesulitan dalam menerapkannya. Terbitnya buku metode Bukumusikku pada tahun 2020 yang menggunakan warna dalam notasinya merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kejenuhan yang dialami oleh anak-anak usia prasekolah dalam pembelajaran piano dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi notasi berwarna dalam sebuah pembelajaran piano dasar pada anak usia prasekolah. Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara pada guru-guru di seluruh Indonesia yang telah memakai Bukumusikku selama lebih dari satu tahun, observasi di Jogja Music School dan Vocaganza, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil yang didapat adalah warna berfungsi sebagai sarana dalam meningkatkan minat dan pemahaman anak dalam membaca notasi balok pada pembelajaran piano dasar. Warna dalam sebuah notasi juga membantu memudahkan anak untuk berlatih instrumennya secara mandiri, walaupun pemahaman secara menyeluruh terhadap keterampilan dasar bermain piano tidak bergantung pada notasi berwarna melainkan proses pembelajaran yang diterapkan oleh guru.
Musik dalam Disiplin Ilmu Islam: Fenomena Remix Lagu Religi dengan Alunan Musik DJ Ayumi, Rahma Arindani; Susan, Eri; Hartiyani, Suci; Ramadhani, Rahmatunnisa; Gartiani, Prili Dwi; Kusnadi, Kesya Arla; Supriadi, H Udin; Parhan, Muhamad
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i2.44949

Abstract

Ilmu dan pengetahuan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan di dalam kehidupan manusia karena hal tersebut sangat memberikan manfaat baik. Manusia yang dibekali Allah SWT memiliki akal dan pikiran agar mereka bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang baik dan benar. Meskipun demikian selayaknya ilmu pengetahuan tidak terlepas dari ajaran agama dan dipisahkan dari ilmu agama itu sendiri. Islam adalah agama yang menjunjung ilmu pengetahuan dan begitu juga Ilmu pengetahuan memiliki interaksi dengan agama. Kemajuan zaman, teknologi dan arus informasi seakan memperlebar jarak antara ilmu pengetahuan dan agama. Namun, sering kali mereka keliru dan tidak menggunakan akal pikirannya untuk memilah serta memilih hal baik dan hal buruk untuk kehidupan mereka. Mereka bebas menuangkan pikiran dan berkreasi dengan hal yang menurut mereka menyenangkan tanpa memperhatikan suatu kedisiplinan ilmu dan hal tersebut adalah buruk.  Karena di zaman sekarang sedang tren yaitu musik DJ yang mana alunannya enak di dengar bagi manusia dan sering kali terdengar bahwa lagu religi di Remix dengan alunan musik DJ maka dari itu hasil dan pembahasan memaparkan bahwa Fenomena Remix lagu religi dengan alunan musik DJ .

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 14 No. 1 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 12, No 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 11, No 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 10, No 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 10 No. 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 10, No 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 9, No 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 9 No. 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 9, No 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 9 No. 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 8 No. 2 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 1 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 8, No 1 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol 7, No 2 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 2 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 1 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 2 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 6 No. 2 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 6 No. 1 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal Vol. 2 No. 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal More Issue