cover
Contact Name
Arzal M. Zain
Contact Email
achal1808@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
suryateknika.ump@gmail.com
Editorial Address
Jalan Hangtuah No. 114 Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Teknika
ISSN : 3063055x     EISSN : 3063055x     DOI : https://doi.org/10.31934/jst
Jurnal Surya Teknika (JST) adalah jurnal teknik enam bulanan. JST berfokus pada bidang teknik dan ilmu sains lain yang berkaitan dengan permasalahan teknik.
Articles 33 Documents
ANALISIS KINERJA SEISMIK STRUKTUR GEDUNG TIDAK BERATURAN MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER ANALYSIS Slamet, Elza; Widyaningsih, Euneke
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10294

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan kegempaan yang tinggi, sehingga risiko kerusakan bangunan akibat gempa sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja struktur gedung Genesis Global Community School yang memiliki ketidakberaturan struktur, terhadap beban gempa dengan berbagai intensitas. Metode yang digunakan adalah analisis statik nonlinier (pushover analysis) dengan bantuan perangkat lunak ETABS. Hasil analisis menunjukan bahwa struktur gedung memiliki ketidakberaturan H2, H3, V2, dan V4. Analisis elastik awal menunjukkan bahwa respons struktur terhadap beban gempa rencana masih memenuhi kriteria desain, namun evaluasi ketidakberaturan vertikal Tipe 4 mengindikasikan beberapa kolom tidak sepenuhnya memenuhi tuntutan gaya seismik, sehingga diperlukan analisis pushover. Berdasarkan hasil pushover analysis, kinerja struktur secara global pada keempat arah berada pada tingkat Immediate Occupancy (IO). Namun demikian, pada arah X, Y, dan –Y ditemukan beberapa kolom yang langsung melampaui batas Collapse Prevention (CP) tanpa melalui kondisi IO hingga Life Safety (LS), serta tingkat kerusakan gedung didominasi oleh kategori extensive damage dengan probabilitas yang tinggi, yang mengindikasikan adanya potensi kelemahan lokal pada elemen struktural di sekitar zona diskontinuitas vertikal.
STUDI NORMALISASI SUNGAI PADA SUNGAI PALU Sulfiati; Dewi Ayu Setiawaty; Yulfin Tanduk Allo Biyang
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10327

Abstract

Sungai Palu merupakan salah satu sungai di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, yang juga mengalami berbagai permasalahan seperti banjir, sedimentasi yang tinggi dan degradasi kualitas air yang mempengaruhi lingkungan sekitar. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan normalisasi sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar intensitas curah hujan pada Sungai Palu dan berapa besar debit banjir Sungai Palu. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa curah hujan harian selama 10 tahun dan data dimensi penampang melintang Sungai Palu. Hasil hitungan hujan rencana kala ulang 100 tahun dengan metode Log Pearson Tipe III yaitu 12,176 mm, dan dari hasil hitungan intensitas hujan terlihat bahwa bahwa hujan deras pada berlangsung dalam jangka waktu singkat, namun hujan tidak deras berlangsung dalam waktu lama. Debit banjir rencana kala ulang 100 tahun dengan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu yakni 664,448 m3/det. Langkah selanjutnya menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.6 untuk mengetahui kapasitas penampang saluran drainase dengan menggunakan debit rencana. Dari hasil analisis aplikasi HEC-RAS, kondisi eksisting Sungai Palu khususnya pada area yang ditinjau yakni di Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, dengan debit kala ulang 100 tahun mampu menampung debit yang ada sehingga tidak perlu mendesain ulang saluran.
EVALUASI PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN RUAS JALAN BORA-PANDERE DI KABUPATEN SIGI Eko Widodo; Ahmad Solihin Ansari; Devi Eka Ikhwana
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10335

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan jalan, alat berat memegang peranan penting dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Waktu pelaksanaan berbanding lurus dengan jumlah alat-alat berat yang dimobilisasi pada pekerjaan tersebut bertujuan untuk mengetahui produktivitas alat berat dilapangan peneliti pada proyek pembangunan jalan pada ruas jalan Bora-Pandere. Metode peneliti yang dilakukan adalah membandingkan antara produktivitas sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 68/SE/Dk/2024. Dengan metode pelaksanaan dilapangan. Hasil penelitian diperoleh bahan pelaksanan pekerjaan penghamparan aspal yaitu laston lapis Aus AC-WC diselesaikan selama 19 hari, dengan volume aspal sebesar 5678,27 ton. Namun dalam pelaksanaan dilapangan waktu yang dibutuhkan adalah 7 bulan. Hal ini disebabkan pekerjaan pengaspalan tergantung pada pelaksanaan pekerjaan struktur bawah pekerjaan tersebut. Pada pekerjaan Pembangunan Jalan Bora-Pandere yaitu pengaspalalan alat-alat berat yang digunakan antara lain: Dump Truck, Asphalt Finisher, Tandem Roller, dan Pneumatic tire roller.
ANALISIS STABILITAS LERENG BERDASARKAN NILAI STANDARD PENETRATION TEST PADA PROYEK JALAN TOL JAKARTA – CIKAMPEK PAKET 2B RUAS SUKARAGAM – SUKABUNGAH STA 30+450 Ilham; Muhammad Rafi Basyar; M. Zain, Arzal
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10336

Abstract

Studi ini mengevaluasi stabilitas lereng pada Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan, Paket 2B, STA 30+450, menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) sebagai dasar parameter tanah. Analisis menggunakan metode Janbu dan Plaxis 2D dengan Metode Elemen Hingga. Hasil menunjukkan bahwa dalam kondisi statis lereng stabil, dengan faktor keamanan di atas standar minimum. Namun, pembebanan seismik berdasarkan SNI 1726:2019 menurunkan faktor keamanan mendekati tingkat kritis, dengan deformasi yang signifikan pada lapisan tanah lunak. Hasil ini menekankan perlunya drainase yang tepat, pengelolaan geometri lereng, dan penguatan tanah untuk menjaga stabilitas. Studi ini memberikan rekomendasi praktis untuk mitigasi risiko tanah longsor pada proyek jalan tol dan memberikan kontribusi akademis dengan menggabungkan interpretasi tanah berbasis SPT dengan analisis numerik.
RESPON STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG SEKOLAH MODULAR DENGAN ANALISIS PUSHOVER Afsa Luxij Nurdiansyah; Erma Desimaliana; Ratih Dewi Shima
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.10668

Abstract

Indonesia berada pada wilayah dengan aktivitas seismik tinggi, sehingga bangunan publik seperti gedung sekolah rentan terhadap kerusakan akibat gempa bumi. Sistem bangunan modular Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) menjadi alternatif untuk percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik gedung sekolah ketidakberaturan dengan sistem modular RISHA. Metode yang digunakan adalah analisis statis nonlinier (pushover analysis) dengan bantuan perangkat lunak SAP2000. Hasil analisis gaya dalam menunjukkan bahwa elemen struktur mampu menahan beban gravitasi dan lateral dengan rasio kapasitas di bawah batas izin. Analisis simpangan antar lantai menunjukkan bahwa lantai 1 memenuhi batas izin, sedangkan lantai 2 tidak memenuhi batas simpangan, hal ini disebabkan karena distribusi kekakuan yang tidak merata dan sambungan antar modul yang bersifat semi-rigid. Berdasarkan analisis pushover dengan batas simpangan 2% tinggi bangunan (120 mm), kinerja struktur berada pada tingkat Immediate Occupancy (IO) pada kondisi maksimum simpangan total dan Damage Control pada kondisi maksimum simpangan in elastis. Hal ini menunjukkan bahwa deformasi dan kerusakan struktural masih bersifat terbatas, sehingga sistem modular RISHA berpotensi diterapkan sebagai gedung sekolah di wilayah rawan gempa dengan peningkatan kekakuan struktur pada lantai atas
ANALISIS POTENSI EROSI AKIBAT PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI SAMBO KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Cindy Nurmaulidah Sari; Vera Wim Andiese; Rudi Herman; Sri Warliawati; Altim Setiawan; Alamsyah Prawirabakti
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.10720

Abstract

Penurunan kondisi sumber daya alam, terutama tanah dan air di daerah aliran sungai telah terjadi akibat perubahan tata guna lahan. Lokasi penelitian berada di wilayah DAS Sambo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dengan luas sebesar 4787,947 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi tingkat bahaya erosi yang terjadi dan hasil analisis potensi erosi akibat perubahan penggunaan lahan. Data yang diperoleh dari BWSS III, BPKHTL, dan Dinas Kehutanan merupakan data sekunder yang mencakup peta digitasi dan data curah hujan. Data tersebut kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan ArcGIS. Hasil penelitian ini mencakup data 10 tahun terakhir dengan menggunakan metode Modifikasi USLE menunjukan erosi aktual terbesar pada tahun 2023 sebesar 102640,911 ton/tahun dan terkecil pada tahun 2016 sebesar 7932,115 ton/tahun. Erosi potensial terbesar pada tahun 2023 sebesar 9943358,497 ton/tahun dan terendah pada tahun 2016 sebesar 1307137,605 ton/tahun. Hasil dari penelitian diatas dapat simpulkan bahwa Potensi erosi akibat perubahan penggunaan lahan di DAS Sambo selama 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat erosi tertinggi terjadi pada tahun 2023 sedangkan tingkat erosi terendah terjadi pada tahun 2016. Perbedaan signifikan ini disebabkan oleh perubahan drastis dalam penggunaan lahan, dimana tutupan vegetasi mengalami penurunan yang cukup besar. Penurunan tutupan ini menyebabkan banyak area yang sebelumnya terlindungi oleh vegetasi menjadi rentan terhadap erosi. Kondisi ini diperburuk oleh faktor-faktor seperti iklim, topografi, dan aktivitas manusia yang semakin intensif.
ANALISIS KAPASITAS LENTUR DAN GESER PELAT LANTAI BETON BERTULANG CFRP DIMENSI 4.900 X 3.150 MM Nandini Octaviani; Euneke Widyaningsih
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.10796

Abstract

Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan alternatif tulangan nonlogam yang memiliki kekuatan tarik tinggi, berat jenis ringan, serta ketahanan korosi yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas lentur dan geser pelat lantai beton bertulang CFRP dengan dimensi 4.900 × 3.150 mm. Analisis dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak SAP2000. Hasil analisis berupa momen terfaktor (Mu) dan gaya geser terfaktor (Vu) dibandingkan dengan kapasitas lentur (ØMn) dan kapasitas geser (ØVn) berdasarkan ACI 440.1R-15. Hasil menunjukkan bahwa pelat lantai beton bertulang CFRP memenuhi persyaratan kapasitas lentur dan geser. Dengan demikian, CFRP dapat digunakan sebagai alternatif tulangan pada pelat lantai beton.
DETAILING SAMBUNGAN STRUKTUR BAJA GEDUNG REST AREA JALAN TOL RUAS PALEMBANG–BETUNG STA 71+000 Daffa Putra Ramdani; Nessa Valiantine Diredja; Erma Desimaliana
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.10825

Abstract

Detailing sambungan memegang peran penting pada struktur baja bangunan rest area karena menentukan kontinuitas aliran gaya, kemudahan ereksi, dan keandalan perilaku saat menerima beban gravitasi serta gempa. Penelitian ini bertujuan merumuskan detailing sambungan balok–kolom, sambungan antar kolom, dan pelat dasar pada gedung rest area Jalan Tol Palembang–Betung STA 71+000. Metode yang digunakan adalah kajian deskriptif-analitis berbasis dokumen perencanaan awal, meliputi data geometri, mutu material, gaya hasil analisis, dan detail elemen, yang kemudian dievaluasi menurut SNI 1729:2020 tentang spesifikasi bangunan gedung baja struktural dan SNI 7860:2020 tentang ketentuan seismik untuk bangunan gedung struktur baja. Hasil kajian menunjukkan bahwa sambungan balok–kolom paling sesuai menggunakan end-plate baut dengan baut A325 berdiameter 27 milimeter, jarak tepi 70 milimeter, dan jarak antar baut 125 milimeter agar transfer momen dan geser berlangsung memadai. Sambungan antar kolom direncanakan menggunakan splice plate dengan delapan baut berdiameter 20 milimeter dan pelat sambung tebal 10 milimeter, sedangkan pelat dasar menggunakan pelat tebal 25 milimeter dengan empat baut angkur berdiameter 24 milimeter. Detail tersebut menunjukkan kesesuaian antara kebutuhan kekuatan, daktilitas, dan konstruktabilitas. Dengan demikian, detailing sambungan yang konsisten terhadap SNI 1729:2020 dan SNI 7860:2020 dapat meningkatkan keandalan struktur baja gedung rest area serta menjadi acuan praktis bagi perencanaan sambungan sejenis lainnya.
Perbandingan Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Menggunakan MPDP 2024 dan Analisa Komponen (Studi Kasus Jalan Guru Tua Kabupaten Sigi): MDPJ 2024 dan Analisa Komponen Wahiduddin Basry; Ahmad Solihin Ansari Ansari; Sindiwahyuni W. Noya
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.11884

Abstract

Jalan adalah jalur darat yang dibuat untuk memudahkan pejalan kaki, kendaraan, dan hewan dalam bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Jalan Guru tua di Kabupaten Sigi merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan berbagai kawasan di wilayah, saat ini kondisi jalan di ruas tersebut mengalami kerusakan yang signifikan, karena itu merancang tebal perkerasan lentur, banyak metode perencanaan telah dikembangkan, termasuk Metode Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2024 yang merupakan metode terbaru di Indonesia, dan metode Analisa komponen yang telah lama digunakan secara luas di indonesia. Penelitian bertujuan menganalisis tebal perkerasan lentur, di ruas Jalan Guru tua mulai STA 02+700 sampai STA 3+800. Berdasarkan hasil analisis Kondisi tanah dasar nilai CBR segmen sebesar 17%, yang menunjukkan daya dukung tanah dasar berada dalam kategori baik untuk mendukung beban lalu lintas tanpa adanya perbaikan tanah dasar, Pada metode MDPJ 2024, perencanaan dilakukan berdasarkan nilai CESA dan bagan desain perkerasan sehingga diperoleh struktur perkerasan berupa AC-WC 6 cm, lapis fondasi atas kelas A 20 cm, dan lapis fondasi bawah kelas B 15 cm sedangkan metode Analisa Komponen, perencanaan dilakukan berdasarkan nilai LER, DDT, faktor regional, indeks permukaan, serta nomogram sehingga diperoleh struktur perkerasan berupa Laston 5 cm, lapis pondasi atas 20 cm, dan lapis pondasi bawah 20 cm.
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TARIK LENTUR BETON GEOPOLIMER DENGAN SUBSTITUSI PARSIAL LIMBAH KARBIT MUHAMMAD DAFFA FACHREZI; Erma Desimaliana; ALTIE SANTIKA ARIFIN
Surya Teknika Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Surya Teknika Volume 3 Nomor 1 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v3i3.11974

Abstract

Beton geopolimer berbasis limbah industri berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap semen Portland, tetapi kapasitas tarik lenturnya harus dipastikan karena retak awal pada elemen balok berkembang dari zona tarik. Penelitian ini mengevaluasi kuat tarik lentur beton geopolimer dengan prekursor 50% fly ash kelas F dan 50% limbah karbit. Proporsi agregat:binder adalah 60%:40%, prekursor:alkali aktivator 70%:30%, NaOH 10 M, dan rasio Na₂SiO₃:NaOH 1:1. Tiga balok 150 mm × 150 mm × 600 mm dirawat dengan metode membran dan diuji pada umur 28 hari. Kuat tekan pada umur 28 hari sebesar 23,67 MPa digunakan secara terbatas sebagai parameter pendamping untuk mengevaluasi persamaan empiris kuat tarik lentur. Hasil pengujian balok mencapai 2,40–2,67 MPa dengan rata-rata 2,53 MPa, simpangan baku 0,14 MPa, dan koefisien variasi 5,33%. Persamaan SNI 2847:2019, 0,62√f′c, memprediksi 3,02 MPa atau 19,07% lebih tinggi daripada hasil eksperimen. Koefisien berbasis dataset yang diperoleh adalah 0,521√f′c. Retak berkembang relatif vertikal dari serat tarik bawah dan menunjukkan keruntuhan dominan lentur. Hasil ini merupakan benchmark kelayakan awal campuran, bukan bukti kausal peningkatan akibat limbah karbit karena tidak tersedia campuran kontrol.

Page 3 of 4 | Total Record : 33