cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29887720     DOI : https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.16
Core Subject : Education,
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan is aims to facilitate and promote the inquiry into and disseminations of research results on primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education. The scope of our Journal Includes: 1. Language an dliterature education 2.. Social science education 3. Sports and health education 4. Economics and business education 5. Math and natural science education 6. Vocational and engineering education 7. Visual arts, dance, music, and design education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan publishes publications three times a year, in September-December, January-April, and May-August. The Journal is registered with E-ISSN: 2987-4475.
Articles 412 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Kadugede Ahfaz Rafel Assegaf
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.586

Abstract

Hasil belajar yang rendah seringkali menjadi tantangan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui penerapan model pembelajaran Probing Prompting yang mendorong suasana belajar lebih aktif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan model Probing Prompting pada mata pelajaran PAI kelas XI di SMAN 1 Kadugede, (2) hasil belajar siswa setelah penerapannya, dan (3) pengaruh model tersebut terhadap hasil belajar. Metode penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 485 siswa, sedangkan sampel sebanyak 72 siswa ditentukan dengan purposive sampling, terdiri dari kelas XI B2 (eksperimen, 36 siswa) dan XI D2 (kontrol, 36 siswa). Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil analisis menunjukkan (1) penerapan model pembelajaran probing prompting pada mata pelajaran PAI kelas XI di SMAN 1 Kadugede berlangsung baik. (2) rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 50,14 dan posttest 78,33, dengan peningkatan 56%. Sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata pretest 48,61 dan posttest 53,47 dengan peningkatan hanya 10%. (3) Uji perbedaan rata-rata menghasilkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak. Nilai N-Gain kelas eksperimen 0,56 (sedang), sedangkan kelas kontrol 0,07 (rendah). Hal ini membuktikan adanya pengaruh positif model Probing Prompting terhadap hasil belajar PAI siswa.
Penggunaan Model Pembelajaran Savi (Somatis Auditori Visual Intelektual) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAI Siswa Kelas 7 di SMP Negeri 2 Luragung Muhammad Alghi Ibnu Muslim
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan model pembelajaran SAVI (somatis auditori visual intelektual) pada mata pelajaran PAI di kelas 7 SMP Negeri 2 Luragung dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI (somatis auditori visual intelektual) terhadap hasil belajar PAI siswa kelas 7 di SMP Negeri 2 Luragung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen jenis quasi experimental design dan menggunakan bentuk desain nonequivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Luragung kelas 7A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 7B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes soal essay. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan perhitungan secara statistik diperoleh nilai thit > ttab atau (7,641 > 2,01) maka Ho ditolak pada taraf signifikan α 5% artinya, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar siswa pada materi Islam memberikan kemudahan melalui salat jamak dan qasar pada kelas 7A SMP Negeri 2 Luragung.
Implementasi Metode Teams Games Tournament dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ayu Puspita Mayangsari; Elis Trisnawati
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan metode Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 4 Kuningan; (2) mengetahui motivasi belajar siswa; dan (3) menganalisis pengaruh penerapan TGT terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan teknik sampling acak sederhana yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan metode TGT, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes motivasi belajar berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode TGT efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,009; (2) TGT lebih efektif dibanding metode non-TGT dengan nilai signifikansi 0,004. Rata-rata motivasi belajar pada kelas TGT meningkat dari 64,15 menjadi 71,56, sedangkan kelas non-TGT menurun dari 67,90 menjadi 63,78. (3) TGT dan non-TGT tidak berbeda signifikan dalam meningkatkan prestasi belajar (sig. 0,315), namun rata-rata prestasi kelas TGT lebih tinggi 4,19 poin, dengan nilai tertinggi 92 dibanding 84 pada kelas non-TGT.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pengembangan Karakter Siswa di Era Digital SMPN 1 Cigugur Euis Anggraeni
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.589

Abstract

Fenomena kekerasan di satuan pendidikan menyebabkan menurunnya karakter siswa di era digital. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam mengembangkan karakter siswa, tidak hanya melalui pengetahuan agama, tetapi juga pembiasaan sikap dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran PAI dalam pengembangan karakter siswa di SMPN 1 Cigugur; (2) mengidentifikasi karakter yang berkembang melalui pembelajaran PAI; dan (3) menjelaskan strategi PAI dalam membentuk karakter siswa di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru BK, dua guru PAI, dan tujuh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) PAI berperan sebagai pembina moral, penginternalisasi nilai Islam, pengarah etika digital, penguat identitas religius, dan pembentuk akhlak melalui pembiasaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata maupun digital; (2) karakter yang berkembang meliputi moral knowing, moral feeling, dan moral action, yang tercermin dalam pemahaman nilai agama, empati, tanggung jawab, ibadah, sopan santun, dan penggunaan media sosial secara bijak; serta (3) strategi guru PAI dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, pembiasaan ibadah, pemanfaatan isu viral sebagai refleksi moral, integrasi literasi digital Islami, pembinaan semi militer bagi siswa pelanggar, serta kolaborasi sekolah, orang tua, dan TNI untuk memperkuat karakter siswa.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAIBP untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa di SMA Negeri 1 Kuningan Muhamad Kurnia Sandi; Euis Nur Istiqomah; Sopandi Sopandi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pejerti untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa di sma negeri 1 kuningan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil dalam penelitian ini menujukan bahwa penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terdiri dari tiga kegiatan yang pertama adanya kegiatan pendahuluan lalu kegiata inti dan di tutup dengan kegiatan penutup, ditambah dengan adanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Konsep bernalar kritis merupakan fondasi penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Guru PAI dan Budi Pekerti menerapkan betapa pentingnya kemampuan bernalar kritis untuk dimiliki oleh siswa di SMA Negeri 1 Kuningan. Adapun upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan yaitu dengan mengikuti wokshop intern/ekstern, pendidikan atau kepada orang yang lebih tau.
Pembentukan Karakter Spiritual Peserta Didik melalui Pendekatan Deep Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Mela Maylani; O.Rahmat Hidayat
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.591

Abstract

Fenomena krisis karakter spiritual yang ditandai meningkatnya perilaku menyimpang dan menurunnya kepatuhan terhadap nilai agama menjadi tantangan serius dalam pendidikan. Karakter spiritual mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu bersifat transformatif, bukan sekadar informatif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI untuk membentuk karakter spiritual peserta didik di SMAN 1 Kuningan; (2) mengetahui dampaknya terhadap karakter spiritual; dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas guru PAI, peserta didik, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan deep learning diterapkan melalui meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dengan mengaitkan materi pada kehidupan siswa, menggunakan media variatif, serta menciptakan pembelajaran yang aktif dan reflektif; (2) pendekatan ini meningkatkan kesadaran beribadah, kejujuran, tanggung jawab, dan empati sosial melalui proses refleksi; serta (3) nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan meliputi ketaatan beribadah, akhlak terpuji, dan tanggung jawab sosial melalui pembiasaan, keteladanan guru, dan pengalaman belajar yang bermakna.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Laskar Putra Mandiri Yayu Alpiah; Hanif Shobaruddin
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.592

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih minimnya perhatian terhadap pembentukan karakter religius anak berkebutuhan khusus, terutama dalam konteks pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui karakter religius anak berkebutuhan khusus di SLB laskar Putra mandri, 2) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius anak berkebutuhan khusus di SLB laskar putra mandir, 3) faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam pendidikan karakter religius anak berkebutuhan khusus di SLB laskar putra mandiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, subjek dari penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa SLB laskar putra mandiri. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Karakter religius anak berkebutuhan khusus di SLB Laskar Putra Mandiri taat, jujur, penuh kasih sayang, dan rasa hormat ditanamkan melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. 2) Peran Guru Pendidikan Agama Islam berperan strategis dalam membentuk karakter religius anak berkebutuhan khusus di SLB Laskar Putra Mandiri melalui pembelajaran yang disesuaikan, keteladanan, serta pembiasaan nilai-nilai agama dalam lingkungan sekolah secara konsisten dan penuh kesabaran, 3) Faktor pendukung guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius anak berkebutuhan khusus meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, dukungan dari pihak sekolah, serta semangat dan kesungguhan guru dalam menjalankan tugasnya. Faktor penghambat yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam proses ini. Salah satunya adalah keterbatasan kemampuan anak dalam memahami konsep abstrak tentang agama, sehingga guru perlu mengulang materi berkali-kali dengan pendekatan yang sangat sederhana.
Implementasi Pembelajaran Mendalam dalam Pembentukan Karakter Spiritual Peserta Didik di Sekolah Mela Maylani; Ade Yuliyanti; O.Rahmat Hidayat
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.593

Abstract

Fenomena krisis karakter spiritual yang ditandai meningkatnya perilaku menyimpang dan menurunnya kepatuhan terhadap nilai agama menjadi tantangan serius dalam pendidikan. Karakter spiritual mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu bersifat transformatif. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI di SMAN 1 Kuningan; (2) mengetahui dampaknya terhadap pembentukan karakter spiritual peserta didik; dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas guru PAI, peserta didik, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan deep learning diterapkan melalui meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dengan mengaitkan materi pada kehidupan siswa, menggunakan media variatif, serta menciptakan pembelajaran yang aktif dan reflektif; (2) pendekatan ini meningkatkan kesadaran beribadah, kejujuran, tanggung jawab, dan empati sosial melalui proses refleksi; serta (3) nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan meliputi ketaatan beribadah, akhlak terpuji, dan tanggung jawab sosial melalui pembiasaan, keteladanan guru, dan pengalaman belajar yang bermakna.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menangani Bullying di SMP Negeri 1 Darma Listi Listiawati; Ade Yuliyanti
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.594

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan atau bullying yang terjadi dilingkungan sekolah dan permasalahan perilaku bullying siswa yang terjadi di SMP Negeri 1 Darma. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma, 2) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani bullying dan 3) bentuk tindakan yang dilakukan guru PAI dalam menangani bullying di SMP Negeri 1 Darma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, subjek dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa di SMP Negeri 1 Darma. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma dibagi dalam berbagai bentuk : bullying verbal seperti mengolok-olok nama orang tua dan body shaming, bullying fisik seperti mencubit, mendorong, dan berkelahi bullying sosial berupa pengucilan, penyebaran gosip, tawuran dan pemalakan hingga cyber bullying melalui media digtal seperti penyebaran foto tanpa izin yang kemudian di edit menjadi foto tak senonoh. 2) Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma memiliki peran penting dalam menangani kasus bullying, terutama melalui pendekatan pembinaan akhlak dan penanaman nilai-nilai agama. 3) Bentuk tindakan yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani bullying di SMP Negeri 1 Darma memiliki berbagai bentuk tindakan yang komprehensif, tindakan ini mencakup pendekatan individu melalui nasihat dan teguran personal yang mengedukasi korban dan pelaku, pembinaan spiritual berkelanjutan untuk menanamkan nilai-nilai anti-bullying dalam karakter siswa, pemberian hukuman yang tegas namun mendidik, pemberian surat peringatan ke 1 sampai ke 3 serta kolaborasi aktif dengan semua pihak.
Pengaruh Model Reciprocal Learning terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN 1 Kuningan Shyfa Fauziah; Ade Yuliyanti
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.595

Abstract

Konsep merdeka belajar pada kurikulum merdeka mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan meningkatkan kemandirian belajar. Berdasarkan studi Programme for Internasional Student Assessment (PISA) tahun 2018, kemandirian belajar siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya kemandirian belajar siswa ini dipengaruhi oleh metode konvensional yang masih banyak digunakan meskipun sudah banyak sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara model Reciprocal Learning terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MAN 1 Kuningan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen, dengan bentuk eksperimen berupa Pretest-Posttest Control Group Design dengan memilih dua kelompok secara random yaitu kelas kontrol adalah kelas XI. F dan kelas eksperimen adalah kelas XI. C. Pada hasil penelitian uji hipotesis akhir uji t, diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel, yaitu t hitung > t tabel atau 11,713 > 1,679. Dimana model Reciprocal Learning dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa sebesar 26,12% dengan kategori tinggi daripada kelas kontrol yang hanya mendapatkan peningkatan sebesar 4,30% dengan kategori sedang. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model reciprocal Learning terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MAN 1 Kuningan.