cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29887720     DOI : https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.16
Core Subject : Education,
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan is aims to facilitate and promote the inquiry into and disseminations of research results on primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education. The scope of our Journal Includes: 1. Language an dliterature education 2.. Social science education 3. Sports and health education 4. Economics and business education 5. Math and natural science education 6. Vocational and engineering education 7. Visual arts, dance, music, and design education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan publishes publications three times a year, in September-December, January-April, and May-August. The Journal is registered with E-ISSN: 2987-4475.
Articles 412 Documents
Disfungsi Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan dan Masa Depan Anak di Timika (Kajian Pendidikan Agama Kristen di Desa Mapurjaya): Penelitian Felani Soplanit; Selderika Patty; Meike Albertina Nenete; Sephliano Sahureka
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.548

Abstract

This study aims to analyze parental role dysfunction in children's education and future from the perspective of Christian Religious Education in Mapurjaya Village, Mimika Regency. A descriptive qualitative approach was employed using observation, in-depth interviews, and documentation. Participants were purposively selected and included parents, children, religious leaders, teachers, and community leaders. Data were analyzed using the Miles and Huberman model combined with Spradley's ethnographic analysis. The findings indicate that parental role dysfunction is primarily influenced by external factors, including work demands, limited time, economic constraints, and insufficient ability to assist children with learning. Nevertheless, parents continue to support their children's education through motivation, attention, educational support, and character and faith development. The study concludes that the family is the primary educational institution in Christian Religious Education, and optimizing parental roles requires sustained collaboration among families, churches, and schools to strengthen children's education, Christian character formation, and future development.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Canva Terhadap Hasil Belajar Siswa di Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan di SMK Negeri 1 Ciruas Widya Dwi Agustin; Bagus Dwi Cahyono; Suhendar
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.551

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan di SMK Negeri 1 Ciruas karena kurang bervariasinya media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas media pembelajaran Canva terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif dengan metode quaisi eksperimen. Sampel penelitian adalah 58 siswa kelas X TITL yang dibagi menjadi kelas eksperimen yang menggunakan media Canva dan kelas kontrol menggunakan media pembelajaran PPT. Hasil uji hipotesis menggunakan Welch’s t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar <0,001 yaitu <0,05 dan t hitung sebesar 8,619, yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji Paired Sample T-Test pada kelas eksperimen juga menunjukkan nilai signifikansi <0,001.Sementara itu, berdasarkan analisis N-Gain Score, rata-rata peningkatan hasil belajar kelas eksperimen adalah sebesar 0,39 yang tergolong dalam kategori sedang, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh 0,17 dalam kategori rendah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan di SMK Negeri 1 Ciruas.
ANALISIS TINGKAT KETERGANTUNGAN SISWA PADA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP BRUDER PONTIANAK Maria Jeni; Mustika Sari; Nawawi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.555

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara siswa memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Meskipun AI memberikan berbagai kemudahan dalam proses belajar, penggunaannya yang berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan yang dapat memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil penggunaan AI serta dampak ketergantungan siswa terhadap AI dalam pembelajaran IPA di SMP Bruder Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif yang disebarkan melalui google form. Populasi penelitian berjumlah 735 siswa kelas VII, VIII, dan IX, dengan sampel sebanyak 317 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu frekuensi penggunaan AI, tujuan penggunaan AI, tingkat ketergantungan terhadap AI, kemandirian belajar, dan sikap kritis siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, nilai rata-rata, dan kategori interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI telah menjadi salah satu sumber belajar yang digunakan siswa dalam pembelajaran IPA, terutama untuk memperoleh penjelasan materi, menyelesaikan tugas, dan mencari informasi secara cepat. Tingkat ketergantungan siswa terhadap AI berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian dari aktivitas belajar siswa, tetapi belum sepenuhnya menggantikan proses belajar mandiri. Penggunaan AI juga menunjukkan kecenderungan memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa, terutama apabila dimanfaatkan sebagai sumber jawaban utama tanpa melalui proses verifikasi dan pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan guru serta penguatan literasi AI agar pemanfaatan AI dapat mendukung pembelajaran IPA secara efektif, bertanggung jawab, dan tidak mengurangi kemampuan berpikir ilmiah siswa.
Mengkonstruk Multikulturalisme di Tengah Arus Global Arif Muzayin Shofwan
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.557

Abstract

The current era of globalization necessitates discourse in constructing multiculturalism. This qualitative descriptive paper, using a literature study, discusses how to construct multiculturalism amidst global currents. The data analysis uses content analysis, sorting data according to the research focus. This paper concludes that several elements must be constructed in the development of multiculturalism in education, including: theology, Islam, philosophy, conceptualization, traditional arts, human resource management, awareness, curriculum, social construction, and special needs. Meanwhile, several other elements that must be constructed in the development of multiculturalism are also carried out in three areas: (1) the element of terrorism, namely the handling of terrorism in Indonesian correctional institutions must always be considered, because terrorist prisoners are individuals who have been indoctrinated with religious dogma that is strongly misinterpreted; (2) the element of traditional theater, namely the reactualization of traditional theater as a medium for socializing multicultural values ​​is very effective. and (3) elements of conflict in the era of plurality, namely efforts to minimize conflict based on the main problems of life in the era of religious plurality, both between individuals and groups, which must be addressed.
Integrasi Ekoteologi dalam Manajemen Kurikulum Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kalisat, Jember: Penelitian Moh. Isomuddin
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.564

Abstract

Krisis lingkungan global mendorong urgensi pendidikan berbasis nilai keagamaan sebagai jalur alternatif menuju kesadaran ekologis, khususnya melalui ekoteologi Islam yang menafsirkan ulang konsep khalifah, amanah, dan mizan sebagai fondasi etis tanggung jawab lingkungan. Studi ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai-nilai ekoteologis diintegrasikan ke dalam manajemen kurikulum di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kalisat, sebuah pesantren hibrida salaf-modern di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal berparadigma konstruktivisme. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sembilan informan kunci—pengasuh, dua orang guru, kepala sekolah SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat, dan lima orang santri—serta telaah dokumen kurikulum pesantren, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta dibingkai dengan teori struktural-fungsionalisme AGIL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai ekoteologis berlangsung melalui empat fungsi sistemik yang saling menguatkan: adaptasi struktural-kultural pada tahap perencanaan kurikulum, pencapaian tujuan yang justru lebih efektif ditopang oleh hidden curriculum dan keteladanan dibandingkan target kurikuler formal semata, integrasi sistem yang bertumpu pada otoritas moral kiai dan koordinasi antar-unit kelembagaan, serta pemeliharaan pola melalui regenerasi sosial santri meski masih lemah pada aspek evaluasi dampak jangka panjang. Temuan ini menghasilkan Model Manajemen Kurikulum Pesantren Hijau (Green Pesantren Curriculum Management/GPCM) sebagai kontribusi teoretis bagi pengayaan teori AGIL dalam konteks pendidikan Islam berbasis pesantren, sekaligus kontribusi praktis bagi pengelola pesantren dan pembuat kebijakan pendidikan agama di Indonesia.
Pembelajaran Joyful Learning Berbantuan Media Gamifikasi Blooket untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V: Penelitian Rahid Muti; Orin Asdarina
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.575

Abstract

Matematika masih menjadi pelajaran yang sulit dan menimbulkan kecemasan bagi banyak siswa sekolah dasar. Observasi awal di SDN 13 Susoh menunjukkan hasil belajar siswa kelas V tergolong rendah. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah satu arah, sehingga siswa cenderung pasif selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendekatan Joyful Learning berbantuan gamifikasi Blooket terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen bentuk pretest-posttest satu kelompok. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling terhadap seluruh 20 siswa kelas V. Perlakuan diberikan melalui dua kali pertemuan menggunakan mode Classic dan Fishing Frenzy pada Blooket, mengikuti RPP yang disusun berdasarkan sintaks Joyful Learning. Analisis data menggunakan tiga tahap pengujian, yaitu uji normalitas Shapiro-Wilk, perhitungan N-Gain, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 36,50 dan skor rata-rata posttest sebesar 58,75. Nilai N-Gain mencapai 0,350 dengan kategori sedang. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000, jauh di bawah 0,05, yang menunjukkan adanya peningkatan nyata pada hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa Joyful Learning berbantuan gamifikasi Blooket signifikan meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, wilayah lebih luas, dan materi matematika berbeda seperti prisma dan tabung.
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Berbasis Soal Numerasi : Penelitian Mariati; Husnul Khatimah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.578

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi sebuah keterampilan yang memiliki potensi cukup tinggi untuk dikembangkan dalam pembelajaran matematika di SD, khususnya dalam menyelesaikan soal numerasi. Namun, rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dikarenakan pembelajaran yang dilakukan kebanyakan menjadikan guru sebagai pusat perhatian, alhasil kurangnya pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik berbasis soal numerasi. Model penelitian kuantitatif menjadi pilihan peneliti dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 8 Manggeng TA. 2025/2026 yang berjumlah 14 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis berbasis soal numerasi yang diberikan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan model PjBL. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Penelitian ini menghasilkan nilai rata-rata pretest sebesar 31,35 terdapat adanya peningkatan menjadi 76,00 pada posttest. Sama halnya dengan uji paired sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dapat diartikan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan model PjBL berbasis soal numerasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis soal numerasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD pada pembelajaran matematika.
Pengembangan LKPD Berbantuan Augmented Reality Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Pada Materi Limas : Penelitian Siti Nafisah; Orin Asdarina
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.579

Abstract

Pemahaman matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari menuntut kemampuan numerasi siswa yang baik. Namun, hasil evaluasi awal di SMP Negeri 3 Kuala Batee menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa pada materi limas masih rendah karena kesulitan memvisualisasikan bangun ruang yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD berbantuan Augmented Reality (AR) pada materi limas serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 18 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kuala Batee. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, lembar observasi, angket respon siswa, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbantuan AR dinyatakan valid oleh validator ahli, praktis dengan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 88,33% dan respon siswa sebesar 93%, serta efektif dengan ketuntasan klasikal kemampuan numerasi sebesar 83,3%. Berdasarkan hasil tersebut, LKPD berbantuan Augmented Reality (AR) pada materi limas layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung peningkatan kemampuan numerasi siswa.
Analisis Ciri Keilmiahan Teks Akademik Pada Teks Laporan Hasil Observasi (Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X): Penelitian Rusdiana; Mohamad Haditia; Santi Mahmuda Urbaningkrum; Hijar Semi; Risnamajasari
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.581

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kadar keilmiahan teks akadamik pada teks laporan hasil observasi (buku teks pelajaran bahasa Indonesia kelas X edisi revisi tahun 2025) dilihat berdasarkan kesederhanaan struktur dan kepadatan informasi. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat melalui sumber-sumber tertulis berupa teks akademik. Adapun sumber datanya diperoleh dari buku teks pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK  kelas X Edisi Revisi 2025. Penyajian hasil dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik sistemik fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat keilmiahan teks laporan hasil observasi yang terdapat pada buku teks pelajaran bahasa Indonesia Kelas X untuk SMA/MA/SMK/MAK dilihat dari kesederhanaan struktur dan kepadatan informasi dikategorikan cukup ilmiah. Hal ini dibuktikan oleh penggunaan kalimat sederhana dalam hal struktur sebanyak 61 kalimat simpleks dan 12 kalimat kompleks yang berhubungan secara hipotaksis dari 141 kalimat secara keseluruhan. Kesederhanaan struktur yang dimiliki teks akademik yang terdapat pada teks LHO melalui penggunaan kalimat simpleks dan kompleks hipotaksis sebanyak 73 kalimat dengan jumlah persentase 51,77%; (2) dilihat dari kepadatan informasi dikategorikan cukup ilmiah melalui penggunaan kata leksikal yang lebih dominan digunakan daripada kata struktural dengan jumlah sampel yang diambil 10,63% yaitu 239 kata leksikal (76,6%), selanjutnya dari sisi penominalisasian, kelimiahan teks akademik dibuktikan dengan kalimat penominalisasian sebanyak 71 dari 141 kalimat dengan jumlah persentase sebanyak 50,35% yang didominasi dengan penggunaan leksis verba sebagai upaya pembendaan dari leksis non-benda; dan (3) secara umum, kadar keilmiahan dalam teks laporan hasil observasi (buku teks pelajaran bahasa Indonesia) dapat disimpulkan bahwa teks tersebut memenuhi syarat kesederhanaan struktur dan kepadatan informasi, sehingga jelas menunjukkan ciri keilmiahan secara ideasional dan tekstual.
Global Citizenship Education : Urgensi PPKn dalam Mempersiapkan Warga Negara Global yang Berkarakter Pancasila: Penelitian Eti Suliyawati; Andhika Lungguh Perceka
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membentuk karakter warga negara global yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila di tengah arus globalisasi yang semakin intensif. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPKn memiliki peran strategis sebagai instrumen fundamental dalam menyeimbangkan penguasaan kompetensi global dengan penguatan identitas nasional. Pembelajaran PPKn tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga menanamkan kesadaran kritis terhadap isu-isu global seperti ketimpangan sosial, konflik, dan kerusakan lingkungan. Nilai-nilai Pancasila, terutama sila kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial, menjadi fondasi etis dalam menyikapi tantangan global agar tidak kehilangan jati diri bangsa. PPKn mendorong terciptanya warga negara yang adaptif, toleran, dan solutif, namun tetap berpihak pada kepentingan bangsa. Dengan demikian, PPKn sangat urgen untuk diintegrasikan secara holistik dalam kurikulum guna mempersiapkan generasi emas yang unggul secara intelektual sekaligus berkarakter Pancasila.