cover
Contact Name
Arum Meiranny
Contact Email
arummeiranny@unissula.ac.id
Phone
+6285640378635
Journal Mail Official
arummeiranny@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaligawe Raya KM 4, Terboyo Kulon, Kec. Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung
ISSN : 28096541     EISSN : 28096541     DOI : https://doi.org/10.30659/jmhsa.v3i2.55
Core Subject : Health,
This journal accepts and publishes academic articles focusing on theory, methods, and applications in Midwifery Maternal Newborn Child and Adolescent Health Womens health Reproductive health Nursing Public health
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA" : 8 Documents clear
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Ketuban Pecah Dini pada Ibu Bersalin di Puskesmas Kedung 1 Anisa, Neneng; Ana Zumrotun Nisak; Nor Asiyah
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Premature rupture of membranes (PROM) is when the membranes rupture before labor and after waiting for one hour there are no signs of labor. Full-term or pre-term pregnancy can cause premature rupture of membranes, which increases the risk to the mother and fetus. In this study, factors that influence the possibility of premature rupture of membranes in pregnant women are discussed. such as parity, occupation, Smoking activity, Objective: To decide the components that impact the event of untimely crack of films in moms giving birth at the Kedung 1 Wellbeing Center Method: This study is a type of correlational research, namely examining the relationship between variables. With a sample size of 60 respondents, using a checklist filled in using Secondary data in this study were obtained by taking data on mothers giving birth with or without PROM accompanied by occupation, parity and family members who smoke. Analysis using the rho sperm test. Results: The results of the study showed that occupation obtained p rate 0.604, for parity obtained p rate 0.000 and for smoking activity p rate 0.000. Of the three results above, figure the impact the event of untimely crack of films in ladies giving birth at the Kedung 1 Community Helth Center include parity and smoking habits
Pengaruh Pijat Medic Pediatric sebagai Terapi Konstipasi pada Bayi 6-12 Bulan di PMB Handayani Tahunan Masudah, Siti; Indah Risnawati; Atun Wigati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Constipation in babies is a common condition that can be caused by various factors, including diet, lack of fluid intake, and the introduction of solid foods too early. Baby massage as touch therapy has many positive benefits that can support babies and their development and can be a complementary therapy for babies with constipation. Based on the results of a preliminary study conducted by researchers at the 2024 Annual PMB Handayani inJanuary–August 2024 it was found that 85 respondents experienced constipation. Researchers took 10 respondents, of the 10 respondents were given Medic Pediatric Massage therapy the 8 respondents have reduce constipation. Thus, researchers are interested in conducting research on the Effect of Pediatric Medic Massage as Constipation Therapy in Babies 6-12 Months at the Annual PMB Handayani. The aim of the research is to determine the effect of pediatric medical massage as constipation therapy in babies 6-12 months old at the annual PMB Handayani. Method: The research location was carried out at PMB Handayani Tahunan. The research was carried out using a purposive sampling method, obtaining a sample of 36 respondents according to the inclusion and exclusion criteria. Univariate data analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using the SPSS Wilcoxon test. The research results showed that most of the respondents who experienced constipation were female (66.7%), the majority of respondents were 7 months old (30.6%), and the majority were still given soft porridge MPASI, namely 55.6% of babies. Before medical massage was carried out to treat constipation, 36 respondents (100%) all experienced prolonged defecation or more than two days. The results of the Wilcoxon test on the effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months obtained a p value of 0.0001, this value is less than 0.05, so it can be concluded that there is an effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months.
Metode Pengobatan Herbal untuk Penanganan Anemia pada Ibu Hamil Diniayuningrum, Anggie; Meiranny, Arum; Risana, Difa; Machfudloh
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah suatu keadaan kadar hemoglobin ibu hamil di bawah 11 g/dl. ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang umum dan dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Pengobatan herbal menjadi alternatif yang menarik untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan mengatasi anemia. Literatur ini mengkaji berbagai metode pengobatan herbal yang dapat digunakan untuk penanganan anemia pada ibu hamil. Beberapa bahan herbal yang diidentifikasi meliputi daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya akan zat besi dan nutrisi lainnya, serta jintan hitam (Nigella sativa) yang memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Selain itu, konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, sayuran hijau, dan buah-buahan kering seperti kurma dan kismis juga dianjurkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan herbal dapat menjadi pelengkap yang efektif dalam pengelolaan anemia pada ibu hamil, meskipun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Pengetahuan tentang pengobatan herbal ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pilihan alternatif bagi ibu hamil dalam mengatasi anemia.
Upaya Pencegahan Keputihan Pada Remaja: Literature Review Zulfarani, Nelly; Alfiah Rahmawati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputihan yaitu cairan yang keluar dari genetalia yang kecuali darah, terdapat baunya bisa juga tidak ada baunya dan disertai dengan rasa gatal pada area genetalia. Penyebab keputihan yang dialami remaja putri bisa disebabkan tingkah laku remaja yang kurang terhadap pencegahan keputihan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya pencegahan keputihan pada remaja. Metode penelitian: studi literatur digunakan pada penelitian ini. Pencarian artikel memakai data pada Google Scholar dan PubMed berdasarkan dari tahun 2019 sampai tahun 2024 sehingga didapatkan 10 artikel tentang informasi tentang upaya pencegahan pada remaja yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil Penelitian dari review menunjukkan upaya pencegahan keputihan pada remaja yaitu pentingnya pemahaman serta pengetahuan remaja tentang keputihan, perilaku dan sikap remaja seperti personal hygyne dan cara mengatasi keputihan dengan non farmakologi. Pentingnya tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada remaja, keluarga dan masyarakat tentang pencegahan keputihan pada remaja.
Hubungan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Masa Kehamilan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Widya Nita Suprabawati; Endang Susilowati; Meiranny, Arum
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Kekurangan energi dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab kematian ibu (KEK). Wanita KEK hamil jika lingkar lengan atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm. Wanita hamil dan menderita KEK lebih besar kemungkinannya untuk melahirkan bayi dengan berat badan sangat rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Mangunsari dan laporan Pemantauan Kesehatan Masyarakat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) terdapat 125 kasus KEK di Puskesmas Mangusari selama tiga tahun dari tahun 2022 hingga 2024. KEK pada tahun 2022 sebanyak 35 kasus, tahun 2023 sebanyak 46 kasus dan tahun 2024 sebanyak 44 kasus. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan KEK dan bayi baru lahir dengan BBLR yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Mangunsari pada bulan Mei 2024 sebanyak 64 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 64 responden di Puskesmas Mangunsari mayoritas memiliki karakteristik usia 20–35 tahun (84,3%), multipara (62,5%) dan kadar Hb >11 gr/dL (70,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value antara KEK dengan kejadian BBLR sebesar 0,008<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekurangan energi kronis (KEK) pada masa kehamilan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual terhadap Pengetahuan Remaja Putri tentang Anemia di Madrasah Aliyah NU 04 Al-Ma’arif Boja Komalasari, Kokom; Emi Sutrisminah; Catur Leny Wulandari
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi jutaan remaja, terutama remaja putri. Prevalensi anemia pada remaja Indonesia mencapai 32%, dengan Jawa Tengah menunjukkan angka yang lebih tinggi yaitu 57,7%. Pendidikan kesehatan dengan media audio visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah NU 04 AL-MA'ARIF Boja. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 50 remaja putri kelas X Madrasah Aliyah NU 04 Al Ma’Arif Boja dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reabilitas. Instrumen yang lain yaitu dengan media audio visual berdurasi 7 menit. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian dilakukan setelah mendapat izin Komisi Etik dari Komisi Bioetika Penelitian Kedokteran / Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Hasil penelitian Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang (50%) dan sedang (46%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan 56% responden memiliki pengetahuan tinggi dan 44% pengetahuan sedang, terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan Kesehatan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Pendidikan kesehatan dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah NU 04 AL-MA'ARIF Boja.
Hubungan Pola Kebiasaan Konsumsi Ibu Hamil dengan Kejadian KEK di Puskesmas Boja I Aziyati Sabiqo Kiyasatina; Muliatul Jannah; Meiranny, Arum
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i1.111

Abstract

Latar belakang : Periode 1000 hari pertama kehidupan manusia (HPK) yang terdiri dari 270 hari selama kehamilan merupakan hal yang sangat penting, kurangnya asupan gizi pada ibu hamil selama masa kehamilan berisiko menderita KEK yang menjadi salah satu penyebab stunting pada balita. Tujuan : mengetahui hubungan pola kebiasaan konsumsi ibu hamil dengan kejadian kurang energi kronis di Puskesmas Boja I. Metode : penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan uji korelatif, populasinya seluruh Ibu hamil pada bulan Januari- Mei 2025 (N=1.560). Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling sejumlah 78. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji uji spearman rank (p- value=<0,05). Hasil : penelitian menunjukkan bahwa  sebagian besar ibu hamil memiliki kategori usia 20-35 tahun sebanyak (88.5%), Pendidikan  SMA/SMK (pendidikan menengah) (84.6%),  kebiasaan konsumsi junk food sebagian besar kategori jarang (97,4%), Pola konsumsi kategori cukup yaitu 80.8%, Kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada kategori tidak KEK sebanyak 52.0%, uji statistik korelasi rank spearman menunjukkan bahwa p-value sebesar 0.025 kurang dari 0,050, sehingga dapat dikatakan bahwa ada korelasi atau hubungan yang bermakna antara hubungan pola kebiasaan konsumsi pada ibu hamil dan kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Boja I.
Ultrasonographic Features of Hydatidiform Mole in a 35-Year-Old Woman Treated with Methotrexate: Imaging Findings and Drug-Induced Cutaneous Manifestations Sutikno, Dria Anggraeny
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydatidiform mole is a form of gestational trophoblastic disease (GTD) characterized by abnormal proliferation of trophoblastic tissue. It commonly presents with excessive uterine enlargement in early pregnancy and markedly elevated β-hCG  levels. The spectrum of GTD comprises several pathologic entities, that originate from abnormal fertilization that leads to a proliferative process with similarities to the normal trophoblast. These entities include complete and partial hydatidiform moles, which constitutes more than 80% of cases; an invasive mole, which refers to persistent local disease after treatment; and choriocarcinoma, which constitutes 1% to 2% of cases. Early diagnosis and prompt management are crucial to prevent complications. This report describes a case of complete hydatidiform mole in a 35-years-old, in which diagnosis was primarily established through characteristic imaging findings, particularly on pelvic ultrasonography. The patient subsequently underwent methotrexate chemotherapy, with imaging also contributing to treatment monitoring and follow-up assessment. In addition, this report highlights the adverse effects of methotrexate, with particular emphasis on cutaneous manifestations.

Page 1 of 1 | Total Record : 8