Articles
563 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Menggunakan Media Koin Nepo pada Peserta Didik Kelas VI UPT SDN 3 Timoreng Panua Kabupaten Sidrap
Heriati A
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.60467
Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika peserta didik khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif kelas VI UPT SDN 3 Timoreng Panua Kabupaten Sidrap. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif dengan menggunakan media koin negatif positif (nepo). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI UPT SDN 3 Timoreng Panua dengan jumlah peserta didik 27 orang terdiri dari peserta didik laki-laki 11 orang dan peserta didik perempuan 16 orang. Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari dua siklus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru dan peserta didik melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi terhadap kegiatan belajar peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung. Hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif dengan menggunakan media koin nepo pada peserta didik kelas VI UPT SDN 3 Timoreng Panua mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari: (1) nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 74,78 pada siklus I meningkat menjadi 86,67 pada siklus II; (2) Terjadinya peningkatan ketuntasan belajar peserta didik dari 66,67% pada siklus I menjadi 92,60% pada siklus II yang berarti tuntas secara klasikal.
Penggunaan Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Siswa Kelas II UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar
Nurbayani Saini;
Rika Kurnia;
Syurawahyuni Syurawahyuni
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.63133
Tujuan penelitian untuk menerapkan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL), proyek ini berupaya untuk meningkatkan prestasi akademik matematika siswa tahun kedua di UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar. Dua siklus—persiapan, pelaksanaan, penyelidikan, dan evaluasi—merupakan teknik Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan dalam penelitian ini. Ketujuh belas partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas dua UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar; sembilan di antaranya laki-laki dan delapan perempuan. Penelitian, perdebatan, dan analisis data menunjukkan rata-rata skor hasil belajar pada siklus I adalah 67,52 dan bahkan lebih tinggi lagi yaitu 86,41 pada siklus II. Oleh karena itu, siswa kelas II di UPT SPF SDN Mongosidi 3 Kota Makassar mungkin akan mengalami peningkatan nilai matematika jika metode Contextual Teaching and Learning (CTL) diterapkan di kelas
Penerapan Pendekatan Teaching At The Right Level Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Satuan Waktu
Ika Wahyu Zekreningsih
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.52924
Abstrak (Bahasa Indonesia)Permasalahan pada penelitian ini yakni hasil belajar peserta didik pada kelas III SD Negeri 1 Rupe yang belum mencapai standar ketuntasan yang telah di tetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan pendekatan teaching at the right level. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan tiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SD Negeri 1 Rupe yang berjumlah 23 peserta didik dan terdiri dari 15 orang laki-lak serta 8 perempuan. Fokus penelitian ini yakni hasil belajar peserta didik dengan menerapkan pendekatan teaching at the right level dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus satu, hasil tes belajar termasuk dalam kategori baik (B). sedangkan pada sisklus dua, menunjukkan bahwa hasil tes belajar termasuk dalam kategori Baik Sekali (BS). Dapat di tarik kesimpulan bahwa dengan menerapkan pendekatan teaching at the right level dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik III di SD Negeri 1 Rupe tentang materi satuan waktu.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Media Pop – Up Book
Kezia Krista;
St. Habibah;
Dewi Shinta
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62795
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan model Kurl Lewin bertujuan untuk mendeskripsiskan penerapan media pop- up book sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Bawakaraeng I. Penelitian ini dilakukan dalam II siklus dengan melibatkan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, evaluasi dan dokumetasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media pop-up book sebagai metode pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa indonesia siswa kelas IV SDN Bawakaraeng I. Setiap siklus penelitian ini menghasilkan peningkatan yang siknifikan. Penelitian ini mengungkapakan bahwa siswa menunjukkan minat yang tinggi dan aktif selama pembelajaran dengan menggunakan media Pop- up book. Kegiatan interaktif dengan menggunakan medai pop-up book memberikan kesempatan pada siswa untuk berlatih berbicara bahasa Indonesia dengan cara yang menyenangkan dan menarik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA MATERI PENJUMLAHAN YANG HASILNYA LEBIH DARI 10 SAMPAI 20 DI KELAS 1 A MELALUI PENGGUNAAN MEDIA CORONG PENJUMLAHAN, POHON PENJUMLAHAN DAN DADU PENJUMLAHAN
Muh. Abdillah Hasyim;
musfirah musfirah musfirah;
Nur Aisyah Aisyah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.62301
Penelitian ini adalah peneltian tindakan kelas ( action riset ) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa sebesar 24 % dalam penjumlahan yang hasilnya lebih dari 10 sampai 20 di kelas 1 A melalui penggunaan media corong penjumlahan, pohon penjumlahan dan dadu penjumlahan . Penelitian ini dilaksanakan di SD Inpres Bawakaraeng Makassar. Sampel penelitian ini sebanyak 25 orang siswa di kelas I A SD Inpres Bawakaraeng Makassar. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Adapun hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase kenaikan kemampuan berhitung siswa sebesar 24 % dalam penjumlahan yang hasilnya lebih dari 10 sampai 20 di kelas 1 A melalui penggunaan media corong penjumlahan, pohon penjumlahan dan dadu penjumlahan mengalami peningkatan.
Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Demostrasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dan Kemampuan Literasi Sains Sekolah Dasar
Nurqalbi Nurqalbi;
Latri Aras;
Nur Wahyuni
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i1.62550
Penelitian ini membahas tentang penerapan pembelajaran kontekstual berbasis demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan kemampuan literasi sains siswa kelas V SDN KIP V Bara-Baraya, adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 2 siklus. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN KIP V Bara-Baraya sebanyak 20 siswa, terdiri dari 12 siswa berjenis kelamin perempuan dan 8 siswa berjenis kelamin laki-laki. Intrumen penelitian yang digunakan dalam penelitan ini yaitu tes kemampuan hasil belajar, tes kemampuan literasi Sains, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan literasi Sains siswa kelas V SDN KIP V Bara-Baraya, yaitu dengan rata-rata keterlaksanaan pembelajaran untuk siklus I yaitu 76% (baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 88% yang berada pada kategori sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 60% yang berada pada kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 80,0% yang berada pada kategori sangat baik. Adapun hasil kemampuan literasi Sains siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 46% yang berada pada kategori rendah, dan meningkat di siklus II dengan rata-rata 79% yang berada pada kategori tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 2 SD
Nurul Afika;
Nasrah Natsir;
Wiwi Oktafiani
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.62686
Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II UPT SPF SDN KIP V BARA BARAYA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II. Fokus penelitian mencakup penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, serta hasil belajar siswa di kelas II. Pada siklus I, aktivitas mengajar guru dan siswa diklasifikasikan sebagai cukup (C), sementara pada siklus II, klasifikasinya menjadi baik (B). Hasil belajar siswa pada siklus I juga berada dalam kategori Sangat Kurang, sehingga ketuntasan tes secara klasikal belum tercapai. Namun, pada siklus II, hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dan masuk dalam kategori baik (B), sehingga hasil belajar siswa sudah tercapai secara klasikal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa kelas II UPT SPF SDN KIP V BARA BARAYA.
Penerapan Media Pembelajaran Puzzle Word dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II
Khuznul Fatimah Muslim;
St. Habibah;
Dewi Shinta
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i1.62786
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan media pembelajaran puzzle word dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II UPT SPF SDN Bawakaraeng 1, pada bulan Mei 2024. Penelitian ini menggunakan media pembelajaran puzzle word dengan 2 siklus, setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan. Dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas II UPT SPF SDN Bawakaraeng 1. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja berupa tes kemampuan membaca. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran puzzle word dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Siklus I siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 8 orang dengan persentase ketuntasan 48% dan siswa yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 9 orang dengan persentase ketuntasan 52%. Siklus II siswa mencapai nilai KKM sebanyak 16 siswa dengan persentase 94% dan siswa yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 1 siswa dengan persentase 6%. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh mengalami peningkatan, pada proses pelaksanaan kegiatan siklus I nilai rata-rata kelas 69,11 dengan tingkat kategori keberhasilan baik dan siklus II nilai rata-rata kelas meningkat dengan perolehan nilai rata-rata 80 dengan tingkat kategori keberhasilan sangat baik.
Upaya Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran STAD di SD Negeri Mongisidi II
Nur Dina Aprilianti;
Sumarlin Mus;
Mega Wati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62892
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan berhitung siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achiement Divison (STAD) pada mata pelajaran matematika di kelas IIA UPT SPF SD Negeri Mongisidi II. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan belajar melalui tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran STAD, dengan rata-rata skor siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1 perolehan yaitu skor terendah 55 dan skor tertinggi 70, sedangkan pada siklus 2 skor terendah 70 dan skor tertinggi 90
Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 22 Jerae Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng
agi astuti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.31027
Agi Astuti, 2021. Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 22 Jerae Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Drs. Lutfi B. M.Kes. dan Hartoto, S.Pd., M.Pd). Penelitian ini menelaah pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar pembelajaran IPA. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran motivasi belajar pembelajaran IPA, gambaran hasil belajar pembelajaran IPA, dan Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar IPA. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ex Post Facto. Variabel penelitian ini terdiri dari dua yaitu variabel motivasi belajar dan variabel hasil belajar pembelajaran IPA. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 22 Jerae Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng dengan sampel 14 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh di mana populasi sekaligus menjadi sampel pada penelitian ini, Teknik dan prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri 22 Jerae Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPA