Articles
563 Documents
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Hasil Belajar PKN Siswa Kelas III SDI Japing Kecamatan Pattallasang Kabupaten Gowa
Melani Melani;
Abdul Rahman;
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.41991
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menggambarkan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran PKn, (2) Untuk menggambarkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn yang menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (3) untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap hasil belajar PKn dikelas III SDI Japing Kecamatan Pattallasang Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen dan desain penelitian Quasi Eksperimental Design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III A dan III B SDI Japing. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini berdasarkan teknik Purposive Sampling yaitu siswa dikelas III SDI Japing Kecamatan Pattallasang Kabupaten Gowa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik análisis data yang digunakan yaitu análisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini yakni (1) Proses pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah terlaksana dengan sangat baik, (2) Selain itu, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat setelah diberi perlakuan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah dibanding dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam proses pembelajaran, (3) Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Masalah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PKn siswa kelas III SDI Japing Kecamatan Pattallasang Kabupaten Gowa.
Penerapan Media Interaktif Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas 1
Niswa Elisa;
Syamsuardi -;
Sudiarni -
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.62518
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif dengan menggunakan media interaktif wordwall pada muatan PPKn di UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas I-B yang berjumlah 35 orang siswa pada tahun ajaran 2023/2024 dalam kaitan dengan hasil belajar siswa pada muata PPKn. Sedangkan pihak terkait dalam penelitian ini adalah peneliti dan dibantu oleh observer atau kolaborator. Prosedur penelitian tindakan kelas ini direncanakan terdiri dari 2 siklus yang masing-masing meliputi empat langkah yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi) dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data yang didapatkan adalah data kuantitatif hasil belajar muatan PPKn kelas I-B UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 yang diambil dengan cara memberikan posttest pada setiap siklus. Data kualitatif yang didapatkan dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru dalam penerapan siklus. Hasil pra siklus ke siklus I dan siklus II yang meningkat awal mulanya raia- rata siswa tuntas KKM pada pra siklus 22,85 persen menjadi 60 persen pada siklus I dan 94,29 persen pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini yaitu hasil belajar kognitif siswa kelas I-B melalui penggunaan media interaktif wordwall pada muatan PPKn di UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 meningkat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING
Ridawati Ridawati;
Syamsuardi Syamsuardi;
Nirmawati Nirmawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.57969
Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Malino dapat di tingkatkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Adapun prosedur pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas melalui 2 siklus dan masing-masing siklus memiliki tahapan diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi aktivitas belajar peserta didik yaitu pada siklus I berada pada kategori cukup dengan persentase 69,73% dan siklus II berada pada kategori baik yaitu 90,78%, sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan hasil belajar. Peningkatan itu dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada setiap siklus, yaitu pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 63%, sedangkan pada siklus II ketuntasan klasikal 81%. Dapat di simpulkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran dengan mengunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Learning Together untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 24 Kalibone Kab. Pangkep
Dewi Ramdhani
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.56369
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 24 Kalibone. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Fokus penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil belajar. Teknik dan prosedur pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V dan siswa kelas V sebanyak 19 orang yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai pelaksana tindakan dan guru kelas sebagai observer. Teknik analisis data adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together pada siklus I dinyatakan pada kategori C (cukup) siswa yang tuntas. Kemudian pada siklus II terdapat peningkatan yang dinyatakan pada pada kategori (baik sekali) siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata siswa 85,7. Berdasarkan analisis hasil belajar Bahasa Indonesia, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dengan menggunakan model pembelajaran koperatif tipe learning together.Kata Kunci : Hasil belajar Bahasa Indonesia, pembelajaran kooperatif tipe learning together
Penerapan Model Pembelajaran VCT dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V
Nur Aulia Alya;
Muhammad Asrul Sultan;
Misnawati Misnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62806
Studi ini menelaah penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada pelajaran Bahasa Indonesia di UPT SPF SD Negeri Mongisidi II. Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus diawali dengan kegiatan pra tindakan terdiri dari 4 tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. peneliti menggunakan lembar observasi dan tes evaluasi pada setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VA UPTD SPF SD Negeri Mongisidi II. Pada tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 29 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan siklus II bahwa diperoleh hasil penelitian pada siklus I hasil yakni pada observasi model pembelajaran VCT pada aktivitas guru berada pada kualifikasi cukup(C). Sedangkan observasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi cukup (C) dan terjadi peningkatan pada siklus II yang berada pada kategori baik serta mencapai indikator yang telah ditetapkan dan Pada siklus II hasil penelitian model pembelajaran VCT siswa berada pada kualifikasi baik (B) Sedangkan observasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi baik (B). Simpulan penelitian ini adalah dengan menerapkan Model Pembelajaran Value Clarification Technique dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V UPTD SPF SD Negeri Mongisidi II.
Penerapan Pendekatan CRT dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III
Reyanti Malsena
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.62311
Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik tema 7 tentang perkembangan teknologi kelas III UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II sehinggga dilakukan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik materi tentang perkembangan teknologi. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar diperlukan pendekatan pembelajaran yang tepat dan sesuai salah satunya dengan menggunakan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Langkah-langkah kegiatan penelitian yang digunakan mengikuti prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 Siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dan diawali dengan kegiatan Pra siklus. Pada tiap tahap dilakukan refleksi dan perbaikan pada RPP serta media yang digunakan sehingga dapat diketahui keberhasilan penggunaan pendekatan pembelajaran CRT (Culturally Responsive Teaching). Hasil penelitian menggunakan pendekatan CRT menunjukkan hasil belajar peserta didik yang meningkat secara signifikan. Pada tahap pra siklus, diketahui bahwa nilai rata-rata 52 dengan prosentase Kriteria Ketuntasan Minimal masih 20%. Kemudian pada siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata siswa 64,56 dan prosentase Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 36%. Pada Siklus II, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 82,64 dan prosentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal menjadi 84%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik tema 7 tentang perkembangan teknologi.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I
Nurmansyah Asjum Kaslabi;
Herlina Herlina;
Hastuti Hastuti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62899
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika Kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlokasi di UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I. Prosedur PTK yaitu; (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; (1) Observasi, (2) Dokumentasi, dan (3) Tes. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di siklus I berada pada kategori sangat rendah, selanjutnya di siklus II hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I.
Keefektifan Penggunaan Aplikasi Quizizz Sebagai Penilaian Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kels V SD Inpres Barombong II Kecamatan Tamalate Kota Makassar
Shinta Safitri Gunawan;
Widya Karmila Sari;
Rini Rini
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v5i3.44463
Shinta Safitri Gunawan, 2022. Keefektifan Pengguanaan Aplikasi Quizizz Sebagai Penilaian Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Inpres Barombong II Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Widya Karmila Sari Achmad dan Muhammad Faisal). Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang ditemukan di SD Inpres Barombong II yaitu penilaian yang kurang bervariasi. Permasalahan yang ditemukan tersebut membuat penelitian ini memiliki tujuan yaitu, (1) untuk mengetahui gambaran peggunaan aplikasi Quizizz oleh guru pada kelas V SD Inpres Barombong II, (2) untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa kelas V SD Inpres Barombong II setelah menggunakan aplikasi Quizizz, dan (3) untuk mengetahui efektifitas penggunaan aplikasi Quizizz oleh guru pada penilaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen bentuk Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Barombong II Kecamatan Tamalate Kota Makassar dengan sampel 24 siswa kelas V A dan B. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif yang terdiri dari postest kelas eksperimen dan analisis statistik inferensial melakukan uji normalitas data dan uji hipotesis data dngan menggunakan teknik Paired Sample t-Test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi siswa tinggi setelah diberikan treatmen dibuktikan dari hasil data yang ditunjukkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) penggunaan aplikasi quizizz di kelas VB SD Inpres Barombong II Kecamatan Tamalate Kota Makassar berlangsung baik, sesuai dengan langkah penggunaan aplikasi (2) motivasi belajar siswa setelah menggunakan aplikasi quizizz berada pada kategori tinggi (3) aplikasi quizizz sebagai penilaian efektif digunakan serta memberikan peningkatan terhadap motivasi belajar siswa kelas VB SD Inpres Barombong II Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Kata Kunci : Aplikasi Quizizz, Motivasi Belajar
Implementasi GBL untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar kelas 1 SDN Unggulan Mongisidi I Kota Makassar
Nur Afifah;
Syamsuardi Syamsuardi;
Sudiarni Sudiarni
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62971
Kemampuan literasi dan adalah kemampuan paling dasar yang wajib untuk dimiliki siswa sekolah dasar. Literasi merupakan bagian dari kemampuan individu untuk menerapkan penalaran. Penalaran yaitu kemampuan analisis serta pemahaman pernyataan, melalui aktivitas dengan memanipulasi bahasa dan tanda matematis yang dihadapi dalam keseharian untuk memanifestasikan afirmasi tersebut secara lisan maupun tulisan, mengakibatkan literasi dan menjadi unit terpenting untuk menghadapi permasalahan sehari-hari dan menjawab tantangan abad 21. Penelitian ini diperlukan guna meningkatkan kemampuan literasi dan siswa sekolah dasar melalui implementasi Game Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa PTK atau Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian model Stephen Kemmis dan Mc. Taggart melalui dua siklus pembelajaran. Hasil implementasi Game Based Learning pada kemampuan menunjukkan hasil siklus kemampuan literasi menunjukkan hasil siklus I sebesar 45,71% dan siklus II sebesar 80 %.Simpulan pada penelitian ini menunukkan bahwa implementasi Game based learning mampu meningkatkan kemampuan literasi dan siswa di SDN Unggulan Mongisidi I
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERMATIKA SISWA KELAS V UPT SPF SD INPRES BTN IKIP II KOTA MAKASSAR
Rifka Annisa Sanudji
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v6i3.62570
AbstractThis research is a classroom action research in the application of differentiated learning which was adopted from Kemmis and Taggart. The research objective is to describe differentiated learning and improve student learning outcomes in learning mathematics of student fifth grade at UPT SPF SDI BTN IKIP II Makassar City. This type of research is classroom action reseacrch (PTK) which consists of 2 cycles, where each cycle includes the stages of planning, implementing, observing and reflecting. The focus of this research is the application of differentiated learning and students' mathematics learning outcomes. The subjects of this study were teacher and all 15 grade of Five. Data collection techniques used are observation, tests and documentacion. The data analysis used is qualitative. Based on the data obtained in the first cycle, the results of observation of teacher teaching activities were in the good category (B) with student learning outcomes in the sufficient category (C) with student learning tests results in the less category (K), while in the cycle II the results of observations of teacher teaching activities were in the good category (B) with student learning outcomes in the good category (B) with the results of student learning tests in the goods category (B). The conclusion of this study is differentiated learning can be improve the mathematics learning process of fifth grade students of UPT SPF SDI BTN IKIP II Makassar City.Abstrak Penilitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang diadopsi dari Kemmis dan Taggart. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika siswa kelas 5 UPT SPF SDI BTN IKIP II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan hasil belajar matematika siswa. Adapun hasil penilitian yang dilaksanakan pada 15 orang siswa dan satu orang guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori cukup (C) dengan hasil tes belajar siswa berada pada kategori kurang (K), sedangkan pada siklus II hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori baik (B) dengan hasil tes belajar siswa berada pada kategori baik (B). kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas V UPT SDI IKIP II Kota Makassar.