cover
Contact Name
R. Ahmad Zaky El Islami
Contact Email
zakyislami@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jskkm.gmpi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Citra Gading Blok C5 No.14 RT 05/05 Kel. Cilaku, Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten, Indonesia, Post Code 42121
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30248620     DOI : 10.53889/jskkm.v2i2.441
Core Subject : Social,
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat publishes case study articles on community activities in both villages and cities, both economically productive and economically unproductive communities. Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat is published byGemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI). Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat has been a member of Crossref since 2023 with the prefix 10.53889. So that all articles published by Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat will have a DOI number starting Vol.1, No.1, August 2023. Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat menggunakan software "Turnitin" uses "Turnitin" software to check plagiarism for every article published.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol 4, no 2 (2026)" : 8 Documents clear
A Digital Framework for Flood Management: Integrating Machine Learning into Mobile Applications for Enhanced Emergency Coordination: A Case Study in Aceh, Indonesia Andre Agasi; Mohammad Fayed Qalby; Aisyah Amalia Salsabila; Davi Assidqi; Russell Lennard Tadete; Akhmad Sudadi; Purnama Arafah
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.878

Abstract

The escalating frequency and intensified magnitude of flood disasters, exemplified by the catastrophic events in Aceh, Indonesia, between 2023 and early 2026, have exposed critical vulnerabilities in traditional, reactive emergency management systems. Current frameworks often suffer from information blackouts, misaligned resource allocation, and a “one-size-fits-all” approach that neglects vulnerable populations. This study proposes SIAGA, an innovative mobile-based information system developed through a design science research (DSR) paradigm to optimize post-flood recovery. The methodological framework of this study is built upon a case study of Aceh, Indonesia. The system integrates a sophisticated multi-layered architecture: a machine learning (ML) engine adapted for automated disaster scale determination with explainable AI (XAI) for decision transparency, a hybrid multi-criteria decision making (MCDM) layer utilizing a tripartite weight synthesis and technique for order preference by similarity to the ideal solution (TOPSIS) logic for optimized logistics, and a resilient mesh network protocol for decentralized communication in infrastructure-constrained environments. Requirement engineering, conducted via a survey with 31 flood-affected respondents, validated the critical need for automated status determination and optimized supply chains. Results demonstrate that the SIAGA artifact successfully bridges the gap between complex predictive intelligence and tactical field response. By manifesting a high-fidelity interactive prototype, this research provides a scalable, socio-technical solution that enhances community resilience and ensures mathematically optimized resource distribution during humanitarian crises. 
Pendampingan Pengembangan dan Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis Flipbook untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Esai Guru: Sebuah Studi Kasus di Salah Satu SD Negeri di Kabupaten Lebak, Banten, Indonesia Yeni Sulaeman; Ajeng Muliasari; Usep Saeful Mustakim; Trisna Sonjaya; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.942

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru di Salah Satu SD Negeri di Kabupaten Lebak, Banten, Indonesia dalam menulis esai serta mengembangkan dan memanfaatkan bahan ajar berbasis flipbook. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif. Kegiatan dilaksanakan pada 15–17 Juli 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, demonstrasi, praktik terbimbing, telaah sejawat, presentasi produk, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, rubrik penilaian esai, rubrik telaah produk, lembar respons, daftar hadir, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa guru mampu menyusun esai dengan struktur yang lebih runtut dan mengemasnya menjadi prototipe flipbook yang memuat tujuan pembelajaran, materi, contoh, latihan, refleksi, serta sumber. Pendampingan juga memperkuat pemahaman peserta mengenai keterbacaan, desain halaman, navigasi, integrasi media, dan pencantuman sumber. Kendala utama berupa perbedaan kemampuan digital, ketersediaan perangkat, kestabilan jaringan, dan kebutuhan pendampingan lanjutan. Dapat disimpulkan bahwa hasil menunjukkan integrasi latihan menulis dengan produksi bahan ajar digital merupakan strategi yang relevan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan digital guru.
Peningkatan Kompetensi Guru Fisika Sekolah Menengah melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality: Sebuah Studi Kasus di Kota Serang, Provinsi Banten, Indonesia Rudi Haryadi; Heni Pujiastuti
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.932

Abstract

Salah satu cara untuk membuat pembelajaran fisik lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik adalah dengan menggunakan teknologi digital. Terbukti bahwa Augmented Reality (AR) dapat memvisualisasikan ide-ide fisik yang abstrak. Namun, karena kurangnya kemampuan guru untuk membuat media pembelajaran berbasis AR, penggunaan AR di sekolah masih terbatas. Melalui pelatihan dan pendampingan, kegiatan ini dilakukan di kota Serang, provinsi Banten, Indonesia, untuk meningkatkan kemampuan guru fisika sekolah menengah dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality. Analisis kebutuhan, penyebaran materi, pelatihan dan praktik pengembangan media, pendampingan, dan evaluasi kegiatan adalah semua pendekatan yang digunakan dalam studi kasus ini. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan peserta meningkat dalam desain dan pembuatan media pembelajaran berbasis AR. Peserta juga berhasil membuat media pembelajaran yang sesuai dengan sifat materi fisika dan siap digunakan selama proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kepercayaan diri guru dalam penggunaan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Ini juga mendorong pembentukan budaya kerja sama dan berbagi praktik baik antar guru. Oleh karena itu, salah satu jenis pengembangan profesional yang berguna adalah pelatihan tentang pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality. Ini juga membantu mendukung pengembangan pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan berkelanjutan. 
Fun Learning Education dalam Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri: Sebuah Studi Kasus di Salah Satu MTs di Desa Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia Baiq Fitria Frisma Lita; Tomy Suganda; Syafrina Arbaani Djuria; Nur Rizki Dwi Lestari; Griselda Usti Maritza; Mugi Munfaki; Muhammad Alfath Brilianto; Tajma Rosa Dwiyani
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.852

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan di tengah masyarakat Indonesia. Tingginya angka kejadian anemia berkaitan dengan kurangnya pengetahuan tentang pola nutrisi sehat dan pentingnya konsumsi suplementasi rutin terutama bagi remaja putri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan bagaimana cara pencegahannya serta meningkatkan kesadaran terkait kepatuhan remaja putri untuk konsumsi tablet tambah darah (TTD). Promosi kesehatan tentang pencegahan anemia merupakan metode pendekatan preventif yang diharapkan berdampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri dalam mencegah anemia sehingga kepatuhan konsumsi TTD meningkat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode edukasi kesehatan di sekolah tentang pencegahan anemia dan pentingnya konsumsi TTD rutin pada remaja putri. Edukasi yang diberikan menggunakan pendekatan fun learning dan edukasi interaktif dengan siswi. Edukasi dilaksanakan di salah satu MTs di Desa Lambangsari Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia. Kegiatan edukasi kesehatan ini diiukuti siswi kelas 7-8 salah satu MTs di Desa Lambangsari Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia. Hasil dari edukasi kesehatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan fun learining dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri di salah satu MTs di Desa Lambangsari Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia tentang pencegahan anemia serta pentingnya konsumsi TTD secara rutin. Kegiatan ini terdokumentasi dengan beberapa foto saat kegiatan berlangsung. 
Akreditasi dan Akreditasi Ulang Jurnal Ilmiah Hasil Pengabdian kepada Masyarakat: Sebuah Studi Kasus di Perguruan Tinggi Wilayah Karesidenan Kedu, Jawa Tengah, Indonesia Parmin Parmin; Agista Sintia Dewi Adila; Dea Santika Rahayu; Allza Dewi Iverani; Aida Safira
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.938

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk melihat bagaimana memberikan pelatihan para pengelola jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang manajemen dan substansi artikel untuk persiapan akreditasi dan reakrediasti jurnal yang menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kasus di perguruan tinggi wilayah Karesidenan Kedu, Jawa Tengah, Indonesia dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode partisipatori melalui kegiatan workshop penyiapan akreditasi dan reakreditasi bagi pengelola jurnal yang menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat. Workshop untuk manajemen dan substansi artikel dengan mengacu item penilaian akreditasi standar peringkat Peringkat 2. Hasil pendampingan telah menjadikan peserta mengetahui untuk menyiapkan agar jurnal yang dikelola lolos tahap desk evaluation. Pengelola jurnal semakin memahami aspek penilaian manajemen jurnal dan substansi artikel. Simpulan dari kegiatan pendampingan bahwa pengelola jurnal yang menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat memiliki kesiapan yang lebih tinggi untuk mengusulkan akreditasi atau reakreditasi ulang jurnal yang dikelola.
Kebutuhan Praktikum Keanekaragaman Hayati Berbasis Fieldwork: Sebuah Studi Kasus di Salah Satu SMA Negeri di Kota Serang Muhamad Wahyudin; Nurhasanah Nurhasanah; Gina Nafsiana; Sindanita Yulianty; Emir Farhansyah
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.909

Abstract

Pelaksanaan praktikum Biologi pada materi keanekaragaman hayati di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas laboratorium, alat dan bahan praktikum, serta alokasi waktu pembelajaran, sehingga belum mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan praktikum Biologi dan mengidentifikasi kebutuhan pengembangan praktikum keanekaragaman hayati berbasis fieldwork di salah satu SMA Negeri di Kota Serang, Indonesia sebagai dasar pengembangan pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu guru Biologi dan 182 siswa kelas X sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktikum telah dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Merdeka, namun belum optimal akibat keterbatasan fasilitas laboratorium dan waktu pembelajaran. Sebanyak 79% responden menyatakan laboratorium tersedia, 80% pernah mengikuti praktikum, 79% memperoleh panduan praktikum, dan 92% mendukung pengembangan praktikum berbasis fieldwork. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa lingkungan sekolah memiliki potensi yang besar sebagai laboratorium alam untuk pembelajaran keanekaragaman hayati. Temuan ini mengimplikasikan bahwa praktikum berbasis fieldwork berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang lebih kontekstual, autentik, dan bermakna serta dapat menjadi dasar pengembangan modul atau panduan praktikum yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan dan menguji validitas, kepraktisan, serta efektivitas modul praktikum berbasis fieldwork pada berbagai karakteristik sekolah guna meningkatkan literasi sains, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan hasil belajar siswa.
Optimalisasi Sistem Pelaporan Kinerja Terpadu Berbasis Data: Sebuah Studi Kasus di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang Vina Oktiarina
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.918

Abstract

Modernisasi sistem pelaporan kinerja pada perangkat daerah penting untuk memperkuat akuntabilitas dan keputusan berbasis bukti. Studi kasus ini menganalisis optimalisasi sistem pelaporan kinerja terpadu berbasis data di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang yang menghadapi data/eviden terfragmentasi, rekap manual, serta audit trail yang lemah. Analisis kebijakan deskriptif–komparatif dilakukan melalui dua tahap: (1) prioritisasi masalah menggunakan USG (Urgency, Seriousness, Growth) dan (2) pemilihan alternatif kebijakan menggunakan skoring 1–10 pada kriteria efektivitas, efisiensi, kesesuaian regulatif, dukungan kelembagaan, dan keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi alur pelaporan, serta wawancara semi-terstruktur dengan staf perencanaan, unit layanan perpustakaan, dan pengelola arsip, lalu divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan pelaporan masih dominan manual (60%), disusul semi-digital (25%), dan real-time berbasis data (15%). Skoring menempatkan alternatif digital terpadu sebagai opsi paling optimal (skor 44) dengan roadmap implementasi 12 bulan: konsolidasi–standardisasi data, pengembangan sistem disertai penguatan SDM dan integrasi lintas unit, serta evaluasi melalui audit kualitas data dan penyempurnaan regulasi internal.  
Perlindungan Hukum terhadap UMKM dalam Menghadapi Persaingan Usaha Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Platform e-Commerce: Sebuah Studi Kasus di Kota Serang Rully Syahrul Mucharom; Mochamad Arifinal; Yeti Sumiati; Jarkasi Anwar
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i2.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pemberdayaan masyarakat sebagai instrumen perlindungan hukum preventif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Serang dalam menghadapi persaingan usaha berbasis Artificial Intelligence (AI) pada platform e-commerce, sekaligus merumuskan model perlindungan yang aplikatif. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan desain studi kasus (case study) deskriptif dan pendekatan partisipatif. Unit analisis terdiri atas 30 pelaku UMKM dari sektor kuliner, fesyen, kerajinan, kosmetik, dan perdagangan umum yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, pre-test dan post-test, dokumentasi, serta studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pemberdayaan hanya 30% peserta yang pernah menggunakan AI, sedangkan setelah kegiatan terjadi peningkatan rata-rata pemahaman dari 54,8 menjadi 87,0 atau sebesar 58,8%. Peningkatan tertinggi terdapat pada pemahaman hukum persaingan usaha sebesar 71,4% dan perlindungan hukum UMKM sebesar 67,3%. Temuan empiris juga menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia telah menyediakan dasar perlindungan melalui UU No. 5 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2008, PP No. 80 Tahun 2019, dan UU No. 1 Tahun 2024, tetapi belum secara khusus mengatur transparansi, audit, dan akuntabilitas algoritma AI dalam persaingan digital, sehingga terdapat kekosongan normatif secara parsial. Penelitian ini menghasilkan Model PELITA-AI (Perlindungan Hukum, Literasi Digital, dan Transparansi Artificial Intelligence) yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai instrumen perlindungan hukum preventif melalui literasi hukum, literasi AI yang bertanggung jawab, dan pengawasan kolaboratif. Model tersebut dapat diterapkan pada tingkat Pemerintah Kota Serang melalui Klinik Hukum Digital UMKM dan dikembangkan lebih lanjut pada tingkat platform melalui transparansi algoritma serta mekanisme pengaduan keputusan algoritmik. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai edukasi sosial, tetapi sebagai bagian dari implementasi kewajiban pemerintah dalam mewujudkan perlindungan hukum dan persaingan usaha yang adil bagi UMKM di era ekonomi digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 8