cover
Contact Name
Angri Lismayani
Contact Email
angri.lismayani@unm.ac.id
Phone
+6285399692435
Journal Mail Official
pt.ininnawaparamacitraedukasi@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bumi Palem P23, Kelurahan Gunung Sari, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ECEJ Early Childhood Education Journal
ISSN : -     EISSN : 30265568     DOI : https://doi.org/10.62330/ecej
Early Childhood Education Journal is an open access peer reviewed scientific journal published by PT Ininnawa Paramacitra Edukasi. This Journal as a scientific media for research study of lecturers, students and other researchers related to early childhood education. This journal is published periodically twice a year, in November and May. The editor receives posts that have not been published in other print media. Early Childhood Education Journal aims to provide a forum for consideration of issues and for the exchange of information and ideas on research and practice in the field of children’s developmental and malay parenting. Early Childhood Education Journal features original research in children’s education from around the world. With this as its main focus, it should be emphasized that the definition of education contains parenting and its multidisciplinary approach, covering all related fields, including Early Age Development, child’s health and social work. Topics of interest include, but are not limited.
Articles 31 Documents
Pentingnya Komunikasi Keluarga dalam Pencegahan Kasus Kekerasan studi kasus di TK RA UMDI Ujung Lare Rading, Astira; Tadzkirah, Tadzkirah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 02 Nomor 02 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v2i2.236

Abstract

Cases of violence against children are getting more and more apprehensive so that it makes parents have to be more vigilant in caring for their children. This study discusses the importance of interpersonal communication between parents and their children, especially those at an early age, to provide an understanding of how to intervene themselves. Communication is a solution in preventing sexual violence against children.In addition, communication is made so that a family can be open and harmonious with each other. Parents can provide protection to children through communication that exists between the two so that parents can equip and protect children from crimes that lurk children. The research was conducted using a literature study method with various reference sources related to the topics discussed by the author. Barriers to communication in the family can be overcome by taking time to communicate, creating openness, mutual respect and appreciation and supportive attitudes towards children.
Pohon Hitung sebagai Media Numerasi Awal: Studi Eksperimen pada Anak Usia 4-5 Tahun Dita Andriana; Herlina; Sitti Nurhidaya Ilyas
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.350

Abstract

Kemampuan mengenal angka merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu distimulasi sejak dini melalui metode dan media yang menarik. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran angka sering kali masih bersifat monoton dan kurang melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Pohon Hitung terhadap kemampuan mengenal angka pada anak usia dini 4–5 tahun. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A di RA Alif Mattoanging. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 12 anak yang dibagi menjadi dua kelompok: 6 anak sebagai kelompok eksperimen dan 6 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji statistik nonparametrik. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,027 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media Pohon Hitung memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini.
Hak Atas Privasi Anak: Isu Sepele Yang Mengancam Martabat Anak Usia Dini Nur Rachmawati, Dian; Pinilih, Sekar; Imamah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.396

Abstract

The development of digital technology in early childhood education offers both opportunities and threats to children’s rights to privacy and dignity. The phenomenon of sharenting and the publication of children’s data by early childhood education institutions reflect low levels of digital literacy and the absence of a strong personal data protection policy in Indonesia. This study aims to analyze violations of young children’s right to privacy from national and international legal perspectives, particularly Articles 16, 17, and 3 of the Convention on the Rights of the Child (CRC), as well as Islamic values concerning honor (hifzh al-‘ird). The study employs a normative juridical and descriptive-analytical approach, using data derived from legal documents, books, and scholarly articles published between 2021 and 2025. The findings indicate that privacy violations among children are caused by disparities in digital literacy among teachers, parents, and children, as well as the lack of ethical education guidelines. The results further highlight that digital ethics education at the early childhood level should be integrated into character education curricula so that children, teachers, and families collectively understand the boundaries of privacy and social responsibility in digital spaces. The study also emphasizes the importance of collaboration among the state, educational institutions, and society in formulating technology-based child protection regulations. Integrating legal principles, digital character education, and Islamic values is essential to achieve comprehensive and dignified child protection.
Pembelajaran berbasis Proyek Terintegrasi STEAM: Kajian Eksperimental Penguatan Literasi Finansial Pada Anak Usia Dini. Nur Chafidah; Surganingsih, Muqimah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) terhadap penguatan literasi finansial pada anak usia 5–6 tahun. Latar belakang masalah menunjukkan rendahnya pemahaman dan perilaku finansial anak dalam konteks pengelolaan sumber daya, seperti menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pengambilan keputusan finansial sederhana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang melibatkan 30 anak, dibagi menjadi Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol. Instrumen utama berupa skala observasi literasi finansial yang mengukur empat dimensi utama: pemahaman fungsi dan nominal uang, perilaku menabung aktif, konsep berbagi dan belanja, serta kemampuan pengelolaan sederhana. Hasil analisis statistik menggunakan ANCOVA (Analysis of Covariance) yang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEAM memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap literasi finansial anak. Rata-rata skor post-test Kelompok Eksperimen (54.53) secara signifikan lebih tinggi daripada Kelompok Kontrol (41.93). Lebih lanjut, ukuran efek (np2 ) sebesar 0.887 diklasifikasikan sebagai Efek yang Sangat Besar, menegaskan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek Terintegrasi STEAM merupakan intervensi yang substansial dalam menumbuhkan kemampuan literasi finansial pada anak usia dini.
Eksplorasi Proses Penanaman Nilai-Nilai Dasar Islam Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak Kanak Islam Terpadu Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo Ilmi, Nurul
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, proses penanamannya, serta faktor pendukung, penghambat, dan strategi sekolah dalam mengatasi hambatan tersebut di TKIT Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nilai dasar Islam anak berkembang baik, terlihat dari kemampuan berdoa, melaksanakan ibadah sederhana, mengenal sifat Allah Swt., serta berperilaku sopan dan peduli. Penanaman nilai dilakukan secara bertahap dan konsisten melalui interaksi hangat, tanya jawab, bermain, serta penggunaan media Islami yang menarik. Hambatan berasal dari lingkungan rumah, teman sebaya, dan karakter anak, sementara strategi sekolah untuk mengatasinya meliputi penguatan positif, motivasi, serta pembelajaran kreatif dan menyenangkan, sehingga membantu anak menginternalisasi nilai Islam secara optimal
Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab dan Strategi Penanganan Speech Delay pada Anak-anak usia Pra-sekolah Dian Sari; Astri Fransiska
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.454

Abstract

Berkomunikasi adalah aspek paling penting dalam perkembangan anak-anak, dengan berkomunikasi anak-anak dapat berinterkasi dan belajar. Pada saat ini banyak anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara atau speech delay. Di Indonesia, prevalensi keterlambatan berbicara mencapai 5-10% pada anak usia pra-sekolah. Prevalensi keterlambatan berbicara cukup tinggi dan dapat berdampak negatif pada aspek akademik, sosial, dan emosional anak di masa depan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab speech delay pada anak usia pra-sekolah dan strategi penagangannya supaya anak-anak tumbuh dengan percaya diri dan mampu mengikuti proses belajar dengan efektif. Metode dalam penelitian ini menggunakan literature review dengan mengumpulkan berbagai penelitian yang relevan sebanyak dua belas artikel dari tahun 2023-2025. Peneliti melakukan analisis terhadap konten artikel, seperti faktor biologis, psikososial dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak speech delay disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal terkait biologis pada masa kehamilan, pasca melahirkan, hingga gangguan pendengaran. Faktor eksternal terkait dengan faktor lingkungan yang kurang memberi stimulus verbal pada anak, kurangnya edukasi orang tua, dan teknologi yang belum efektif mendiagnosa speech delay dengan tepat.
Penerapan Praktik Tata Cara Wudu Untuk Meningkatkan Kemampuan Nilai Agama Dan Moral Anak Di Tk Hamdan Kabupaten Luwu Yulita
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Juni 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i02.431

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan praktik tata cara wudu untuk meningkatkan kemampuan nilai agama dan moral anak di TK Hamdan Kabupaten Luwu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan penerapan praktik tata cara berwudu bagi anak di TK Hamdan Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui 4 tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Adapun subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun berjumlah 10 orang yang terdiri dari 4 laki-laki dan 6 perempuan. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa kemampuan mengenal tata cara wudu anak sebelum diterapkan metode praktik di TK Hamdan terdapat 4 orang anak dengan kriteria mulai berkembang (40%) dan 6 orang anak dengan kriteria belum berkembang (60%). Penerapan praktik tata cara wudu untuk meningkatkan nilai agama dan moral anak di TK Hamdan Kabupaten Luwu terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan. peningkatan kemampuan mengenal tata cara wudu anak sebelum dan sesudah menggunakan praktik terjadi pada siklus I dan siklus II. keberhasilan gerakan wudu anak meningkat dari hanya sebesar 40% pada pra tindakan menjadi 50% di siklus I, menjadi 80% di siklus II
Perkembangan Intelektual Anak Usia Dini di Era Revolusi Digital: Identifikasi Permasalahan melalui Studi Literatur Azmi Indah Hati Harahap; Anastasya Kurti; Gita Riski Alfath; Insanillahia Audia Fajar; Siti Rahmi Cahyati; Farida Mayar
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Juni 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i02.493

Abstract

Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam perkembangan intelektual yang mencakup domain kognitif dan fungsi eksekutif Anak Usia Dini (AUD) dalam konteks Revolusi Digital 4.0 dan transisi menuju Smart Society 5.0. Perkembangan teknologi digital telah menjadi keniscayaan dalam ekosistem pendidikan anak, namun paparan yang tidak terstruktur menimbulkan tantangan signifikan terhadap fondasi kognitif yang rentan pada usia emas. Metode yang digunakan adalah Kajian Literatur Sistematis (SLR) dengan mengadopsi kerangka kerja yang meliputi identifikasi, penyaringan, dan analisis deskriptif-analitis terhadap jurnal ilmiah mutakhir yang terbit antara tahun 2019 hingga 2024. Proses ini dirancang untuk memastikan transparansi dan kebaruan temuan ilmiah. Temuan kunci menunjukkan adanya paradoks digital. Di satu sisi, integrasi teknologi yang terstruktur dan aktif, seperti penggunaan Augmented Reality (AR) dan game edukatif, terbukti mampu meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (High-Order Thinking Skills / HOTS) dan kemampuan problem-solving pada AUD. Namun, di sisi lain, temuan yang dominan menyoroti risiko fundamental: screen time pasif yang berlebihan secara signifikan berkorelasi negatif dengan degradasi Fungsi Eksekutif (EF), khususnya working memory (memori kerja) dan kemampuan inibisi. Permasalahan ini diperparah oleh fenomena technoference gangguan interaksi orang tua-anak akibat gawai yang merusak proses scaffolding sosial-kognitif, serta kesenjangan substansial dalam Kompetensi Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) di kalangan pendidik PAUD. Kata Kunci: Intelektual1, anak usia dini2, era digital3
Penerapan Kegiatan Kolase Berbahan Alam Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak 5-6 Tahun Azmi Indah Hati; Imamah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Juni 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i02.612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan kolase berbahan alam dalam meningkatkan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Pembangunan. Kegiatan kolase dipilih karena mampu memberikan stimulasi sensorimotor melalui penggunaan bahan alam seperti daun, bunga kering, biji-bijian, dan potongan tangkai yang memiliki berbagai bentuk dan tekstur. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Observasi difokuskan pada kemampuan anak dalam memegang, memanipulasi, mengoleskan lem, menempel, menyusun pola, serta mengontrol tekanan jari selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase berbahan alam mampu meningkatkan koordinasi mata–tangan, ketelitian, stabilitas gerak jari, dan kemandirian anak dalam menyelesaikan tugas. Anak juga menunjukkan kemampuan mengevaluasi hasil pekerjaannya secara mandiri serta lebih fokus selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain meningkatkan motorik halus, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial anak, seperti kemampuan berbagi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan teman sebaya. Penggunaan bahan alam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga anak lebih antusias dalam mengikuti kegiatan. Penelitian ini menegaskan bahwa kolase berbahan alam dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Implementasi Kegiatan Bermain Peran Dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Nadyantri Rahmadhani; Imamah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Juni 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i02.634

Abstract

Perkembangan sosial-emosional merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam berinteraksi, bekerja sama, mengelola emosi, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Namun, stimulasi perkembangan sosial-emosional pada lembaga pendidikan anak usia dini masih sering kurang optimal karena pembelajaran lebih berfokus pada aspek akademik. Salah satu kegiatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangan sosial-emosional anak adalah kegiatan bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan bermain peran serta menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran mampu meningkatkan kemampuan anak dalam bekerja sama, mengekspresikan emosi secara tepat, menunjukkan empati, serta mematuhi aturan sederhana dalam bermain. Selain itu, kegiatan bermain peran memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar memahami peran sosial melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, kegiatan bermain peran dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan sosial-emosional anak usia dini.

Page 3 of 4 | Total Record : 31