cover
Contact Name
Tarmizi Thalib
Contact Email
tarmizi.thalib@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342566230
Journal Mail Official
karakter.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Psikologi Karakter
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 27989070     EISSN : 27985644     DOI : https://doi.org/10.56326/jpk.v2i2
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Karakter menerbitkan artikel yang pada bidang Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial dan lain-lain. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 289 Documents
Faktor Penyebab Perilaku Berisiko Masyarakat Kota Makassar Selama Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Masa Pandemi Covid-19: Studi Deskriptif Kualitatif Niswatul Hasanah; Sulasmi Sudirman; Syahrul Alim
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2023
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v3i2.1287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab masyarakat kota Makassar memunculkan perilaku berisiko selama Adaptasi Kebiasaan Baru di masa pandemi Covid-19. Pendekatan penelitian menggunakan metode qualitative descriptive (QD). Pengumpulan data melalui wawancara FGD (Focus Group Discussion) pada 8 orang responden, dan dilanjutkan dengan wawancara mendalam pada dua orang yakni tokoh agama dan perangkat pemerintahan. Hasil Analisis menunjukan bahwa, terdapat tiga faktor penyebab perilaku berisiko masyarakat yakni pertama faktor pembentuk perilaku berisiko yaitu kepercayaan, sikap, keyakinan, pengetahuan, dan nilai. Kedua faktor yang mendorong perilaku berisiko yakni keterjangkauan sumber daya kesehatan, proritas dan komitmen masyarakat terhadap kesehatan, tempat tinggal, ekonomi, informasi serta ada faktor lain yang mempengaruhi yaitu budaya dan religiusitas. Faktor ketiga yakni faktor pengendali risiko meliputi umpan balik dan dukungan positif dari pihak ketiga, serta adanya pemberian bantuan dari pihak ketiga. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat tiga faktor utama penyebab perilaku berisiko yaitu pertama nilai, sikap, dan pengetahuan individu. Kedua faktor pendorong perilaku berisiko dipengaruhi kondisi ekonomi. Ketiga yakni pengendali risiko meliputi umpan balik dan dukungan positif dari pihak ketiga, serta adanya bantuan biaya dari pihak ketiga.
Gambaran Kepuasan Kerja Karyawan Kantor Pos (Persero) Di Kota Makassar Novita Andriani; Sri Hayati; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2023
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v3i2.1290

Abstract

Dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) diperlukan manajemen yang baik dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kepuasan kerja karyawan kantor Pos (PERSERO) di Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan subjek penelitian ini dilakukan terhadap seluruh karyawan kantor Pos di Kota Makassar sebanyak 284 orang (L=186 orang, dan P=98 orang). Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan skala kepuasan kerja dengan nilai reliabilitas 0,956. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 35 responden atau 12,35% yang berada pada kategori rendah, 213 responden karyawan atau 75,0% yang berada pada kategori sedang, dan terdapat 36 responden karyawan atau 12,7% yang berada pada kategori tinggi. Kepuasan kerja pada karyawan kantor Pos di Kota Makassar tergolong baik, walaupun pada setiap karyawan memiliki kepuasan kerja yang berbeda-beda, dan jika perusahan dapat memberikan kenyamanan pada karyawan seperti tempat kerja yang nyaman, pemberian bonus, dan pemberian promosi jabatan, maka tingkat kepuasan kerja pada karyawan akan semakin baik. Limitasi penelitian ini yaitu hanya dapat digeneralisasikan pada karyawan kantor Pos di Kota Makassar saja dan tidak dapat digeneralisasikan oleh kantor pos di kota lainnya.
Health Belief Model Masyarakat Indonesia dalam Situasi Pandemi COVID-19 Della Damayanti; Musawwir; Sulasmi Sudirman
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi Health Belief Model pada masyarakat Indonesia dalam menghadapi situasi pandemi COVID-19. Health belief model merupakan teori yang menjelaskan perilaku kesehatan individu dan bagaimana individu melakukan upaya pencegahan penyakit. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan seluruh masyarakat di Indonesia dengan rentang usia mulai dari 20 tahun. Jumlah subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 2.155 orang (1552 orang perempuan dan 603 orang laki-laki) dari seluruh Indonesia. Teknik pengumpulan data pada penelitian diri adalah skala health belief model (0.882). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Health Belief Model masyarakat Indonesia berada pada level sedang yang berarti masyarakat secara umum memiliki kesadaran untuk melakukan upaya pencegahan terinfeksi COVID-19, namun upaya yang dilakukan karena adanya tuntutan aturan dari pemerintah.
The Effectiveness of Self-talk in Increasing Client's Self-Efficacy at the Baddoka Makassar BNN Rehabilitation Center Citra, Yulia; Daud, Muhammad; Indahari, Nur Afni
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i2.1292

Abstract

Low self-efficacy is a problem that hinders the success of addicts to leave drugs. Self-talk is one form of intervention that can affect the increase in self-efficacy in drug addicts. This study aims to determine the effectiveness of self-talk in increasing the self-efficacy of clients undergoing rehabilitation programs at BNN Baddoka Makassar. This research is a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. This study used 5 subjects who were drug addicts with very low minimum self-efficacy. The measuring instrument used in this study is a self-efficacy scale adapted from Supriyanto and Hendiani, showing a reliability value of 0.905. This study uses nonparametric statistical analysis Wilcoxon test. The results of the study indicate that self-talk is effective in increasing the client's self-efficacy at the BNN Baddoka Makassar rehabilitation center, the results can be seen from the significant difference between the self-efficacy scores of the pretest and posttest (W= 0.00, p=0.015). Subjects in this study experienced an increase in self-efficacy scores. Thus, self-talk can be used to increase the self-efficacy of drug addicts.
Keadilan Distributif, Keadilan Prosedural dan Keadilan Interaksional terhadap Employee Engagement di PT. Maruki Arif Fahri; Sri Hayati; Minarni
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat engagement karyawan di Indonesia, khususnya di kota makassar pada PT. Maruki. Engagement karyawan merupakan salah satu topik penting di dunia industri. Karyawan yang memiliki tingkat engagement tinggi akan berdampak positif bagi perusahaan. Namun demikian, tingkat engagement di Indonesia hanya sebesar 15% dan menempati posisi terendah di asia tenggara (Gallup, 2017). Salah satu hal yang dapat mempengaruhi engagement adalah keadilan yang dirasakan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keadilan distributif, keadilan procedural, dan keadilan interaksional mempengaruhi employee engagement. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang dilakukan kepada 250 karyawan yang bekerja di PT. Maruki di kota Makassar. Instrument penelitian yang digunakan yakni organizational justice oleh Colquitt (2001) dengan nilai reliabilitas 0.43, dan skala Utrecht Work Engagement Scale (UWES) oleh Schaufeli (2006) dengan nilai reliabilitas 0.85. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar (0.000) untuk variabel keadilan procedural dengan nilai sumbangsih sebesar (33%), sementara untuk kedua variabel lainnya yakni keadilan distributif dan keadilan interaksional tidak menunjukkan hasil yang signifikan (p= >0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hanya keadilan prosedural yang memberikan dampak pada engagement karyawan terhadap pekerjaannya. Limitasi pada penelitian ini hanya terbatas pada karyawan PT. Maruki.
Quarter Life Crisis pada Mahasiswa ditinjau dari Faktor Demografi Farah Fadhilah; Sulasmi Sudirman; Arie Gunawan H. Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Quarterlife crisis berdasarkan demografi pada Mahasiswa di Kota Makassar. Responden yang terlibat sebanyak 649 mahasiswa yang berusia 18-25. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa skala Quarterlife Crisis (a=0.945,n=41) yang dikembangkan berdasarkan teori quarterlife crisis oleh Robbins dan Wilner (2001). Data dianalisis menggunakan teknik uji komparatif. Temuan dari hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan tingkat quarterlife crisis berdasarkan variabel jenis kelamin (p=0.027), tingkat semester (p=0.028), dan relasi romantis (p=0.024). Sedangkan berdasarkan variabel status pekerjaan dan tempat tinggal, tidak ditemukan adanya perbedaan tingkat quarterlife crisis.
Gambaran Perilaku Compulsive Buying pada Perempuan Dewasa Awal Wulanda Irwan; Hasniar A. Radde; Titin F. Purwasetiawatik
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1299

Abstract

Compulsive buying adalah perilaku yang diluar batas normal dalam hal berbelanja, yang mengakibatkan konsumen tersebut menjadi tidak dapat dikontrol, memiliki hasrat atau keinginan yang berulang ulang dalam berbelanja. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku compulsive buying pada perempuan dewasa awal di kota Bantaeng Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Dilakukan pada dua orang responden berusia 23 dan 24 tahun yang terindikasi memiliki compulsive buying dengan skor tinggi di kelima aspeknya, berdasar penelitian awal dengan menggunakan skala compulsive buying yang di kembangkan oleh Elizabeth Edward (1993). Data diperoleh melalui proses wawancara, observasi dan teknik dokumentasi. Data dianalisa melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dalam melakukan uji keabsahan data, digunakan teknik triangulasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa kedua responden memenuhi perilaku compulsive buying dari ke-lima aspeknya. Kecenderungan mengeluarkan uang setiap hari untuk berbelanja barang-barang yang diinginkan, disebabkan oleh kebiasaan yang dilakukan sejak kecil. Dorongan mengeluarkan uang disebabkan oleh situasi dan lingkungan yang mendukung seperti orangtua dan teman. Kedua responden merasa bahagia ketika mampu mambeli apa yang diinginkan, mampu memenuhi hasrat berbelanja bisa melupakan masalah yang sedang ia alami. Kemudian pada aspek ke-empat, pengeluaran yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya yang menyebabkan responden membeli barang yang tidak dibutuhkan. Aspek kelima, perasaan menyesal setelah berbelanja disebabkan mereka menyadari bahwa aktivitas tersebut lebih banyak memberikan dampak buruk bagi kehidupannya.
Hubungan antara Kedisiplinan Salat Subuh dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Muhammad Akbar; Basti Tetteng; Ahmad Yasser Mansyur
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1304

Abstract

Prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang skripsi disebabkan oleh adanya ketidakmampuan dalam mengelola waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedisiplinan salat subuh dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di fakultas psikologi UNM. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 136  mahasiswa angkatan 2014-2016. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Spearman-rho dengan bantuan aplikasi software jamovi versi 0.14.1.0. hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kedisiplinan salat subuh dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di fakultas psikologi UNM (p=0,000, r=-0,387). Penelitian ini menggambarkan bahwa mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam melaksanakan salat subuh, cenderung memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang rendah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap mahasiswa akhir untuk meningkatkan kedisiplinan salat subuh agar mampu menurunkan perilaku prokrastinasi akademik.
Parenting Style Sebagai Prediktor Terhadap Inferiority Feeling Pada Mahasiswa di Kota Makassar Fatimah A. Syarifah Al-Aidid; Hasniar A. Radde; Syahrul Alim
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2023
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v3i1.1317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parenting style terhadap inferiority feeling pada mahasiswa di Kota Makassar. Inferiority feeling dalam penelitian ini merupakan penilaian diri seseorang secara negatif, dimana seseorang berlarut-larut dalam perasaan negatif. Parenting style dalam penelitian ini merupakan cara mengasuh anak yang dilakukan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari, yang berperan penting dalam proses perkembangan anak.  Jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 418 subjek (124 laki-laki, 294 perempuan) mahasiswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Inferiority Feeling dengan reliabiltas (a = 0,908). Skala parenting style, dimana reliabilitas dimiliki oleh masing-masing gaya pengasuhan; tipe otoriter (a = 0,752), tipe demokrasi (a = 0,752), tipe permisif (a = 0,675), dan tipe pengabaian atau neglecting (a = 0,728). Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda. Kesimpulan penelitian ini adalah parenting style terbukti dapat menjadi prediktor terhadap inferiority feeling pada mahasiswa di Kota Makassar. limitasi penelitian ini adalah penyebaran demografi responden.
Pengaruh Modal Psikologi terhadap Kinerja pada Tenaga Kesehatan Puskesmas Pamona Selatan di Kabupaten Poso Indah Gesilia Potoe Gledys Potoe; Sri Hayati; Minarni
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i1.1335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh modal psikologi terhadap kinerja pada Tenaga Kesehatan Puskesmas Pamona Selatan di Kabupaten Poso. Penelitian ini adalah penelitian populasi dengan jumlah responden sebanyak 277. Skala modal psikologi yang digunakan berlandaskan teori Luthans dkk. (2007) yang terdiri dari empat aspek yaitu efikasi diri, harapan, resiliensi dan optimis. Skala kinerja teori dari Mathis & Jackson (2006) yang terdiri dari lima aspek yaitu kuantitas, kualitas, ketepatan waktu, ketidakhadiran, dan kemampuan bekerja sama. Adapun nilai reliabilitas skala modal psikologi adalah sebesar 0.970 dan skala kinerja sebesar 0.894. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 24. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa modal psikologi berpengaruh secara signifikan dengan nilai sebesar 0.000 (<0.05) terhadap kinerja pada tenaga kesehatan puskesmas pamona selatan di kabupaten poso dengan nilai kontribusi sebesar 27%, dimensi efikasi diri nilai kontribusi sebesar 21.9%, dan dimensi harapan nilai kontribusi sebesar 3.8%.

Page 3 of 29 | Total Record : 289