cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,550 Documents
Tren Penelitian Akuntansi Sektor Publik dalam Pengelolaan Keuangan Daerah: Analisis Bibliometrik Ivan Gunadi, Dinda Putri Rosamy, Difa Aryanti Putri, Susi Susanti, Leony Saskiacarpani, Faidil Ramad
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan tren perkembangan penelitian akuntansi sektor publik dalam pengelolaan keuangan daerah melalui pendekatan analisis bibliometrik berbasis database Scopus periode 2020–2026. Meningkatnya tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan good governance dalam tata kelola keuangan daerah mendorong berkembangnya kajian ilmiah di bidang ini secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode bibliometrik dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif, mencakup analisis tren publikasi, distribusi jurnal, distribusi afiliasi institusi, serta visualisasi jaringan menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui tiga pendekatan utama yaitu network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Setelah melalui proses penyaringan bertahap dari pencarian awal sebanyak 215.000 dokumen, diperoleh 1.031 artikel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi mengalami peningkatan signifikan sepanjang periode penelitian dengan puncak tertinggi pada tahun 2025 sebanyak 258 dokumen. Sustainability Switzerland menjadi jurnal paling produktif dengan 26 artikel, sementara Universiteit Leiden merupakan institusi dengan kontribusi terbesar sebanyak 12 dokumen. Hasil network visualization menunjukkan bahwa kata kunci accountability menjadi central node dengan klaster dominan mencakup tema akuntabilitas, keberlanjutan, tata kelola lingkungan, hak asasi manusia, dan teknologi digital. Overlay visualization mengungkap pergeseran temporal fokus penelitian dari isu hak asasi manusia dan keadilan sosial (2021–2022) menuju akuntabilitas institusional dan keberlanjutan (2023–2024), hingga integrasi kecerdasan buatan dan digitalisasi tata kelola (2024–2025). Sementara itu, density visualization mengkonfirmasi adanya research gap yang signifikan pada aspek digitalisasi akuntabilitas, blockchain, dan digital economy sebagai peluang penelitian di masa mendatang.
PENGARUH GERAKAN YOGA NAMASTE TERHADAP KOMUNIKASI TRANSENDENTAL PADA KOMUNITAS BALI HAPPY MOVEMENT Ni Made Sutami Asih; I Wayan Suwadnyana; Prasanthy Devi Maheswari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini meningkatnya minat masyarakat terhadap praktik alternatif seperti yoga menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam memandang kesehatan jiwa. Salah satunya yoga hadir sebagai alternatif penyembuhan bagi masyarakat. Gerakan yoga yang sering digunakan adalah Gerakan Yoga Namaste. Gerakan ini dipercaya mampu meningkatkan komunikasi transendental yaitu komunikasi spirirtual yang membantu menenangkan pikiran dan jiwa seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gerakan Yoga Namaste terhadap Komunikasi Transendental pada peserta yoga di komunitas Bali Happy Movement. Metodelogi penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain penelitian analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini menerapkan pendekatan paradigma positivisme yang memandang realitas sebagai sesuatu yang objektif, tetap, serta dapat diukur secara empiris. Paradigma ini sejalan dengan pendekatan kuantitatif yang menekankan pengujian hubungan antarvariabel melalui prosedur statistik. Berdasarkan teknik purposive sampling, didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 responden. Proses pengumpulan data mengandalkan instrumen kuesioner untuk kemudian ditelaah secara statistik menggunakan SPSS versi 26. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa tingkat gerakan yoga namaste (70.0%) maupun komunikasi transendental para peserta (63.3%) berada pada kategori sedang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Gerakan Yoga Namaste berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komunikasi Transendental dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.770 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Koefisien determinasi R Square sebesar 0.495 mengindikasikan bahwa 49.5% variasi Komunikasi Transendental dapat dijelaskan oleh Gerakan Yoga Namaste. Jadi Gerakan yoga namaste berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi transendental para peserta yoga pada Komunitas Bali Happy Movement. Semakin baik pelaksanaan Gerakan yoga namaste, maka semakin tinggi tingkat komunikasi transendental yang dirasakan oleh peserta.
PERKEMBANGAN PABRIK KERUPUK KLENTENG ABANG IJO: DARI INDUSTRI TRADISIONAL HINGGA DITETAPKAN SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAKBENDA DI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 1958-2024 Melati Ayu Puspitasari; Septina Alrianingrum
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik Kerupuk Klenteng Abang Ijo di Kabupaten Bojonegoro merupakan usaha kuliner tradisional yang telah bertahan dan berkembang selama empat generasi sejak tahun 1929. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan usaha dari setiap generasi sekaligus mengkaji upaya penetapan kerupuk tersebut sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Penelitian menggunakan metode sejarah yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan arsip keluarga Tan Tjian Liem serta dokumen resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha ini ditopang oleh tiga faktor utama, yaitu sistem pewarisan resep keluarga yang terjaga, konsistensi dalam mempertahankan teknik produksi tradisional, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman melalui adopsi teknologi modern yang mencakup peralihan dari mesin press manual menuju mesin press otomatis dan oven pengering. Pada tanggal 19 November 2024, Kerupuk Klenteng Abang Ijo resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia atas usulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
PENGARUH ALGORITMA FYP TIKTOK TERHADAP FOMO DAN KESEHATAN PSIKOLOGIS GENERASI Z Dudi Rahadian; Amalia Azmi Sitorus
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara komunikasi sosial Generasi Z, yang tumbuh berdampingan dengan media sosial berbasis algoritma. TikTok menjadi salah satu platform dominan dengan algoritma For You Page (FYP) yang mempersonalisasi konten berdasarkan minat, interaksi, dan perilaku pengguna. Paparan konten yang relevan dan berulang mendorong pengguna untuk melakukan scrolling panjang, binge-watch, dan interaksi digital yang intens. Fenomena ini mengubah pola interaksi sosial digital, di mana pengguna tidak hanya mengikuti konten, tetapi juga menilai dan menanggapi aktivitas sosial teman sebaya maupun influencer melalui like, komentar, dan shares. Penelitian ini meneliti pengaruh algoritma FYP TikTok terhadap Fear of Missing Out (FOMO) dan kesehatan psikologis Generasi Z di Indonesia. Kajian ini menggunakan teori Sosial Kognitif Bandura untuk menjelaskan proses belajar melalui observasi dan peniruan perilaku digital, teori Perbandingan Sosial Festinger untuk menafsirkan evaluasi diri melalui perbandingan dengan influencer dan teman sebaya, serta teori Uses and Gratifications Blumler & Katz untuk memahami motivasi penggunaan TikTok dalam memenuhi kebutuhan hiburan, sosial, identitas, dan informasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berbasis survei dengan 100 responden, dianalisis melalui Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM PLS), sehingga hubungan antarvariabel dapat diuji secara empiris dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma FYP signifikan meningkatkan intensitas penggunaan TikTok (path coefficient = 0,65; t = 4,12; p < 0,05). Intensitas penggunaan ini mendorong munculnya FOMO (path coefficient = 0,62), diperkuat oleh perbandingan sosial dengan influencer dan teman sebaya (path coefficient = 0,58). FOMO kemudian berpengaruh negatif terhadap kesehatan psikologis, termasuk tingkat stres, kecemasan, gangguan emosi, dan gangguan tidur (skor rata-rata 3,5). Temuan ini menegaskan jalur kausal algoritma FYP → intensitas penggunaan → FOMO → kesehatan psikologis, yang menggambarkan mekanisme nyata bagaimana desain platform digital memengaruhi perilaku, emosi, dan kesejahteraan mental Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian memperkuat kajian komunikasi digital dan psikologi media dengan menegaskan peran algoritma dalam membentuk perilaku dan evaluasi diri pengguna. Secara praktis, temuan ini dapat digunakan untuk merancang intervensi kesehatan mental, program literasi digital, serta strategi penggunaan media sosial yang sehat bagi Generasi Z. Selain itu, platform digital dan pendidik dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk mengembangkan algoritma dan kebijakan yang mempertimbangkan kesejahteraan psikologis pengguna muda, sehingga mendukung penggunaan TikTok secara kritis, seimbang, dan aman.
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI LITERATUR MANAJEMEN SDM) Dessy Wulandari; Finka Agustia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan hasil penelitian terdahulu untuk menemukan persamaan, perbedaan, dan research gap. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kompensasi berperan dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui peningkatan semangat kerja dan loyalitas serta kepuasan kerja. Kinerja karyawan juga dipengaruhi oleh motivasi kerja karena motivasi dapat mendorong disiplin dan tanggung jawab serta semangat kerja yang lebih tinggi. Meskipun demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan tidak selalu signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa faktor lain seperti disiplin kerja dan budaya organisasi serta kepemimpinan dan lingkungan kerja turut memengaruhi kinerja karyawan. Secara bersama-sama, kompensasi dan motivasi kerja memberikan pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Karena itu, perusahaan perlu mengelola kedua faktor tersebut secara seimbang agar upaya peningkatan kinerja karyawan dapat berjalan lebih efektif.
EKSISTENSI PERSANGKAAN, PENGAKUAN, DAN SUMPAH SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM HUKUM ACARA PERDATA INDONESIA Itsme Nata Khumairah; Marbela Wamantisya; Futri Kayla
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persangkaan, pengakuan, dan sumpah merupakan alat bukti yang diakui dalam hukum acara  perdata  Indonesia,  namun  kajian  mengenai eksistensi dan kedudukannya sering kali kurang mendapatkan perhatian dibandingkan alat bukti surat dan saksi sehingga diperlukan analisis yang lebih mendalam mengenai peran ketiganya dalam sistem pembuktian perdata. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan persangkaan sebagai alat bukti, mengkaji kekuatan pembuktian pengakuan, serta menelaah eksistensi sumpah dalam sistem pembuktian perkara perdata Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persangkaan memiliki kedudukan yang sah sebagai alat bukti yang membantu hakim membentuk keyakinan berdasarkan fakta yang telah terbukti. Pengakuan memiliki kekuatan pembuktian yang tinggi, terutama apabila diberikan di depan persidangan, sedangkan pengakuan di luar persidangan memerlukan dukungan alat bukti lain. Sumpah tetap memiliki eksistensi sebagai alat bukti pelengkap yang digunakan dalam keadaan tertentu ketika pembuktian belum memberikan kepastian yang memadai. Ketiga alat bukti tersebut merupakan bagian integral dari sistem pembuktian perdata yang berfungsi mendukung pembentukan keyakinan hakim dalam menyelesaikan sengketa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pemahaman dan penerapan ketiga alat bukti tersebut dalam praktik peradilan guna meningkatkan efektivitas dan kepastian hukum dalam penyelesaian perkara perdata.
PERENCANAAN NASKAH AKADEMIS SEBAGAI BAGIAN DARI INOVASI STRATEGI PENGUATAN FUNGSI JAKSA PENGACARA NEGARA SEBAGAI ADVOCAAT GENERAL Tirza Mariani Claudya
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi kelembagaan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 menempatkan fungsi Advocaat General sebagai salah satu arah strategis penguatan peran Jaksa Pengacara Negara. Fungsi tersebut menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai lembaga penuntutan, tetapi juga sebagai pemberi pertimbangan hukum strategis, penasihat hukum pemerintah, serta wakil negara dalam perkara perdata dan tata usaha negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya perencanaan naskah akademis sebagai bagian dari inovasi strategi penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara sebagai Advocaat General dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, laporan kebijakan, doktrin hukum, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan fungsi Advocaat General memerlukan landasan normatif dan konseptual yang lebih jelas agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan hukum negara secara strategis. Penyusunan naskah akademis dipandang sebagai langkah awal yang penting untuk merumuskan arah pengaturan, memperjelas kewenangan, menghindari tumpang tindih fungsi, serta mendukung peningkatan kapasitas Jaksa Pengacara Negara. Dengan demikian, naskah akademis dapat menjadi instrumen inovatif dalam pembentukan atau penyempurnaan regulasi guna mengoptimalkan fungsi Advocaat General dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
ANALISIS SITUASI GIZI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COT SEMEUREUNG Siti Juazah; Cut Aja Munauwarah; Nurlaili; Lana Walmurni; Said Rajulan Naji
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada kelompok rentan masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat, termasuk pada balita, ibu hamil, dan remaja putri. Artikel ini bertujuan menganalisis situasi gizi di wilayah kerja Puskesmas Cot Semeureung, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, serta menentukan prioritas masalah dan rekomendasi intervensi awal. Penelitian menggunakan desain analisis situasi deskriptif berbasis data sekunder. Data diperoleh dari Puskesmas Cot Semeureung tahun 2022-2025, publikasi Badan Pusat Statistik, serta dokumen kebijakan dan survei kesehatan nasional. Analisis dilakukan melalui deskripsi tren indikator status gizi, perbandingan dengan target nasional, pemetaan penyebab menggunakan kerangka konseptual UNICEF, pohon masalah, dan penentuan prioritas dengan metode USG. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar indikator telah berada di bawah target nasional, yaitu stunting 0,9%, wasting 1,7%, underweight 7,1%, KEK ibu hamil 2,47%, dan cakupan konsumsi tablet tambah darah remaja putri 97,6%. Namun, underweight balita menjadi masalah prioritas karena memiliki prevalensi tertinggi dan menunjukkan kecenderungan meningkat pada 2023-2025. Penyebab utama berkaitan dengan asupan makan yang belum adekuat, penyakit infeksi, pola asuh, ketahanan pangan rumah tangga, sanitasi, dan faktor sosial ekonomi. Artikel ini menegaskan pentingnya intervensi terpadu melalui edukasi gizi ibu balita, pemantauan pertumbuhan, pemanfaatan pangan lokal, penguatan posyandu, serta kolaborasi lintas sektor untuk mencegah peningkatan masalah gizi balita dan memperkuat perencanaan program berbasis bukti lokal.
ANALISIS PROSES INSPEKSI KONTAINER DAN PERANCANGAN SISTEM PENCATATAN BERBASIS DIGITAL FORM UNTUK MENINGKATKAN KELANCARAN PROSES IMPOR DI PT. SRICON LOGISTIK INDONESIA KOTA SEMARANG Alya Zahra; Nurul Imani Kurniawati
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan inspeksi kontainer serta sistem pencatatan yang digunakan saat ini, faktor pendukung dan penghambat sekaligus mengembangkan rancangan sistem pencatatan berbasis formulir digital untuk mendukung kelancaran proses impor di PT Sricon Logistik Indonesia, Kota Semarang. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi durasi inspeksi yang kerap melampaui standar perusahaan (≤3 menit) serta tingginya frekuensi inspeksi ulang akibat data yang kurang lengkap dan tidak konsisten. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh metode pencatatan yang masih dilakukan secara manual dan belum memiliki standar yang jelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pencatatan manual berpotensi menyebabkan kesalahan input, keterlambatan penyampaian informasi, serta kurangnya integrasi antarbagian. Oleh karena itu, dirancang sistem berbasis formulir digital yang memungkinkan pencatatan secara real-time, terstandar, dan terintegrasi. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan, menekan terjadinya inspeksi ulang, serta memperlancar proses operasional impor.
KONFLIK SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK STASI KEBANGKITAN KRIAN TAHUN 1992 – 2017 Lisa Rafilia Ganis; Rojil Nugroho Bayu Aji
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas konflik sosial dalam pembangunan Gereja Katolik Stasi Kebangkitan Krian tahun 1992-2017. Tempat peribadatan yang tidak lagi mampu menampung jamaah membuat umat menyadari bahwa pembangunan Gereja harus segera dilakukan. Namun, rencana pembangunan gereja tersebut justru menimbulkan konflik berkepanjangan dengan masyarakat setempat. Konflik ini penting diteliti karena berlangsung lama serta berkaitan erat dengan penerimaan masyarakat. Permasalahan yang dibahas diantaranya Kecamatan Krian sebagai rilayah multikultural, faktor memengaruhi terjadinya konflik, serta dampak yang ditimbulkan. Metode penelitian sejarah yang digunakan meliputi heuristik, kritik, interpretasi, historiografi dengan teori konflik Lewis A. Coser sebagai ilmu bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi panitia terlalu fokus pada legalitas serta perubahan susunan panitia berulang. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kegagalan komunikasi, sensitivitas mayoritas-minoritas, mobilisasi organisasi dan tokoh masyarakat, perbedaan pandangan, dan kebijakan Orde Baru. Meskipun demikian, konflik memiliki fungsi sosial diantaranya meningkatkan solidaritas, sarana penyaluran ketegangan, serta mendorong perubahan dan penyesuaian sosial.

Filter by Year

2024 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 03 Maret (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 02 Februari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 07 Desember (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 01 Februari (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Maret (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 April (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 1 No. 02 November (2024): Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 1 No. 01 Agustus (2024): Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) More Issue