cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 952 Documents
PERILAKU KONSUMTIF (FOMO) GENERASI Z DALAM MEMBELI BARANG BARU MENJELANG PERAYAAN KEAGAMAAN DI DESA ONGKAW SATU KECAMATAN SINONSAYANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Geraldi Pangaila, Maria Heny Pratiknjo, Jenny Nelly Matheosz
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumtif Generasi Z di Desa Ongkaw Satu yang dipengaruhi oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), terutama menjelang perayaan keagamaan seperti Natal dan Lebaran. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook mendorong Generasi Z untuk mengikuti tren konsumsi demi pengakuan sosial. Perayaan keagamaan dijadikan momen untuk tampil menarik dengan barang-barang baru, meski sebagian besar belum memiliki penghasilan tetap dan masih bergantung pada orang tua. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah keuangan akibat konsumsi berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan konsumsi yang bijak dan prioritas pada kebutuhan.
PENERAPAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA (HUMAN CAPITAL MANAGEMENT) DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KABUPATEN MINASAHA SELATAN Michael Spink Rumondor
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Berman, E. M., Bowman, J. S., West, J. P., & Van Wart, M. R. (2020). Human resource management in public service: Paradoxes, processes, and problems (6th ed.). SAGE Publications. Kharismawan, A., & Hidayati, D. R. (2016). Implementasi manajemen sumber daya manusia sebagai pendukung pengembangan bisnis CV. Kajeye Food. Jurnal Pamator, 9(2), 66–71. Reilly, N. P., Sirgy, M. J., & Gorman, C. A. (Eds.). (2012). Work and quality of life: Ethical practices in organizations. Springer. Sreih, J. F. (Ed.). (2010). Career development and job satisfaction. IntechOpen. Armstrong, M., & Taylor, S. (2022). Armstrong's handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page. Dessler, G. (2022). Human resource management (17th ed.). Pearson. Mathis, R. L., Jackson, J. H., Valentine, S. R., & Meglich, P. A. (2022). Human resource management (16th ed.). Cengage Learning. Bratton, J., & Gold, J. (2022). Human resource management: Theory and practice (7th ed.). Red Globe Press. Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2022). Fundamentals of human resource management (9th ed.). McGraw-Hill Education. Torrington, D., Hall, L., Taylor, S., & Atkinson, C. (2022). Human resource management (12th ed.). Pearson Education Limited. Boxall, P., Purcell, J., & Wright, P. (Eds.). (2022). The Oxford handbook of human resource management. Oxford University Press. Storey, J. (Ed.). (2022). Human resource management: A critical text (5th ed.). Cengage. Ulrich, D., Younger, J., Brockbank, W., & Ulrich, M. (2022). HR from the outside in: Six competencies for the future of human resources. McGraw-Hill. Werner, J. M. (2022). Human resource development: Talent development (8th ed.). Cengage. Cascio, W. F., & Aguinis, H. (2022). Applied psychology in talent management (9th ed.). SAGE Publications. Schuler, R. S., Jackson, S. E., & Tarique, I. (2022). Global talent management and staffing in MNEs (2nd ed.). Routledge.
STRATEGI KEBIJAKAN OPTIMALISASI JUMLAH TENAGA KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN OGAN ILIR Riky Akbar
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan hak dasar setiap individu yang sangat menentukan produktivitas dan kualitas hidup. Undang‑Undang Nomor 36 Tahun 2009 mendefinisikan kesehatan sebagai kondisi optimal jasmani, mental, rohani, dan sosial guna mendukung kehidupan yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi. Akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu diakui secara konstitusional melalui Pasal 28H UUD 1945, sementara kualitas pelayanan kesehatan bergantung pada ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai. Kabupaten Ogan Ilir, dengan luas wilayah 2.666 km² dan populasi sekitar 430.000 jiwa, menghadapi ketimpangan signifikan dalam distribusi tenaga kesehatan. Berdasarkan data BPS (2024), hanya sekitar 48,9 % puskesmas yang memenuhi rasio ideal tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan tenaga lainnya sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 6 Tahun 2024, yaitu formasi ideal per 1.000 penduduk: 1 dokter, 3 perawat, 2 bidan, 1 tenaga kefarmasian, 1 tenaga kesehatan masyarakat, 1 tenaga lingkungan, dan 1 tenaga gizi. Distribusi SDMK yang timpang antar kecamatan di Ogan Ilir mengakibatkan rendahnya kualitas layanan, meningkatnya angka rujukan, dan menurunnya kepuasan masyarakat. Sebagai respons atas situasi tersebut, studi ini merumuskan alternatif kebijakan berbasis pendekatan evidence‑based policy making dengan mengumpulkan data primer dan sekunder serta menilai berbagai strategi melalui kriteria regulasi, waktu pelaksanaan, dampak terhadap kualitas layanan, implementabilitas, dan keberlanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regulasi lokal melalui Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Rekrutmen Tenaga Kesehatan Berbasis Daerah—sebagai turunan dari Permenkes No. 33 Tahun 2018—memiliki skor tertinggi (49/50). Model ini menekankan bottom-up planning, seleksi berbasis kebutuhan daerah, serta kerja sama lintas sektor dan kemitraan dengan akademisi serta perguruan tinggi kesehatan.
Tingkat Burnout Pengurus Sekolah Berasrama YTP: Analisis Deskriptif Faktor Individu, Organisasi, dan Lingkungan Kerja Lestari N Sihombing
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran tingkat burnout yang dialami oleh pengurus sekolah berasrama di bawah naungan Yayasan Tangan Pengharapan (YTP), serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya dari aspek individu, organisasi, dan lingkungan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif tanpa menguji hubungan sebab-akibat antar variabel secara statistik. Data diperoleh dengan instrumen Maslach Burnout Inventory (MBI), instrumen faktor individu (Big Five Personality), faktor organisasi (Areas of Worklife) dan faktor lingkungan kerja , serta dilengkapi data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil menunjukkan adanya variasi tingkat burnout di kalangan pengurus sekolah berasrama YTP, dengan mayoritas berada pada kategori sedang pada dimensi Emotional Exhaustion (57,6%) dan Depersonalization (54,5%), sementara burnout tinggi hanya dialami oleh sebagian kecil pengurus. Burnout paling erat berkaitan dengan beban kerja yang padat, terutama dialami oleh pengurus berusia 25–35 tahun dan dengan masa kerja 1–3 tahun, yang sedang berada pada fase awal karir. Secara lokasi, burnout level sedang paling banyak ditemukan di SB Jakarta, SB Mentawai, dan SB Sumba, dengan kasus burnout tinggi muncul pada SB Mentawai (2 orang) dan SB Sumba (1 orang), yang terkait dengan isolasi geografis dan beban kerja ganda di Jakarta. Dari faktor individu, neuroticism menjadi karakteristik kepribadian yang paling selaras dengan kecenderungan burnout, sedangkan dimensi positif seperti Openness, Conscientiousness, dan Agreeableness belum sepenuhnya melindungi dari tekanan emosional. Data kualitatif menegaskan bahwa rutinitas monoton, kesiapsiagaan 24 jam, dan ekspektasi tinggi terhadap perubahan perilaku siswa menjadi sumber tekanan utama, sedangkan dukungan tim dan apresiasi berperan sebagai faktor pelindung. Temuan ini menekankan pentingnya evaluasi beban kerja, penguatan komunikasi internal, dan dukungan psikososial berkelanjutan guna menjaga kesejahteraan kerja pengurus sekolah berasrama.
PERLAKUAN TERBAIK SERTA PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN ES KRIM DAUN KELOR DAN JAMUR SAWIT Muhammad Efrizal Dwi Saputra, Methatias Ayu Moulina, Diah Azhari, Andwini Prasetya
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es krim daun kelor dan jamur sawit, merupakan makanan penutup yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan umur. Berkembangnya es krim dengan aneka rasa bervariasi didukung oleh nilai fungsional yang berasal dari bahan tertentu. Trend inilah yang melandasi pengolahan es krim dari daun kelor dan jamur sawit.  Bahan ini banyak terdapat dialam khususnya di Provinsi Bengkulu sehingga memiliki nilai ekonomi yanng tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dari parameter organoleptik dan menganalisis pendapatan, keuntungan dari es krim daun kelor dan jamur sawit. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan berdasarkan perlakuan terbaik terbaik,yaitu pada perlakuan ke 2 dengan NP tertinggi yaitu perlakuan daunn kelor 0,5% dan jamur sawit 19,5% dengan nilai NP 0,94. Pendapatan dan keuntungan usaha es krim daun kelor dan jamur sawit berdasarkan perlakuan terbaik,yang mampu menghasilkan pendapatan sebesar 24.925.791,90 dengan keuntungan 9.114.813,50 dengan harga Rp. 1.500,00/cup.
PERBANDINGAN EVALUASI USAHA PADA PRODUKSI JAMUR SAWIT DENGAN METODE PENCETAKAN MEDIA TANAM YANG BERBEDA Muhammad Pramanda, Methatias Ayu Moulina, Darius, Andwini Prasetya
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur merang biasanya tumbuh di media tanam tangkai padi (merang), namun ketersediaannya yang tidak selalu ada karena mengandalkan musim tanam, maka dapat digunakan media tanam lain seperti tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Selama ini budidaya jamur merang hanya ditanam secara bedengan di dalam kumbung, sehingga membutuhkan lahan luas serta media banyak, sehingga diperlukan cara yang lebih baik untuk menghasilkan jamur merang dengan produktivitas yang tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui inovasi  penanaman jamur  yang ditempatkan pada keranjang yang memiliki lubang-lubang dan dicetak yang  biasanya disebut  sebagai  metode glu dan blog. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui waktu kerja efektif yang dibutuhkan untuk menyiapkan media tanam jamur merang (Volvariella volvacea) dan menganalisis pendapatan, keuntungan, dan ratio B/C dari produktivitas jamur merang (Volvariella volvacea). Hasil penelitian menunjukkan Waktu kerja efektif untuk  persiapan media tanam jamur merang dengan metode glu dan blog yaitu 54 menit, sedangkan untuk metode keranjang memakan total waktu 36.00 menit, Meskipun demikian hasil rendemen dari metode glu dan blog lebih tinggi yaitu 6.6% sedangkan metode keranjang 3.6%. Produksi jumlah jamur merang dengan metode glu dan blog lebih menguntungan dibandingkan metode keranjang, karena fengan hasil sebanyak 264 kg/bulan dengan harga Rp 50.000 menghasilkan pendapatan yaitu Rp. 13.200.000,00. Jika total biaya sebesar Rp 12.840.666,67 sehingga memberikan keuntungan yaitu Rp 359.333. Nilai B/C ratio dari perlakuan metode glu dan blog yaitu 1.03 sehingga metode ini layak untuk dilanjutkan.
ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN  JAMUR SAWIT (Volvaria volvacea) PADA  MEDIA TANAM TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) YANG UTUH DAN CACAH David Arnando Zakaria, Darius, Methatias Ayu Moulina, Andwini Prasetya
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini budidaya jamur merang ditanam pada media jerami padi. Namun, memiliki kelemahan utama dengan ketersediaan bahan sangat tergantung dari musim tanam padi. Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan suatu produk samping (by product) kelapa sawit yang jumlahnya cukup besar mencapai sekitar 23 % dari total tandan buah segar dapat menjadi alternatif pengganti jerami padi. Akan tetapi kandungan TKKS yang banyak mengandung selulosa memerlukan waktu lama untuk proses dekomposisinya sehingga peneliti berusaha untuk membantu mendekomposisinya secara mekanis melalui metode pencacahan.  Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jumlah jamur merang (Volvariella volvacea) serta pendapatan dan keuntungan yang dihasilkan dari usaha budidaya pada TKKS utuh dan cacah. Rendemen yang dihasilkan dari metode tandan utuh yaitu 8.0% lebih tinggi dibandingkan dengan metode cacah yaitu 5.9%. Produksi jamur merang dengan metode tandan utuh ternangka pendapatan yang lebih tinggi yaitu Rp 44.000.000,00 dibandingkan tandan cacah yaitu Rp. 16.225.000,00 dimana keuntungan dari metode tandan utuh Rp. 14.068.083,00 sedangkan tandan cacah mengalami kerugian sebesar Rp 266.291,67
Pengaruh Latihan Speed, Agility, Quickness Terhadap Pemain Bulutangkis PB Trisula Surabaya Usia 13 Sampai 15 Tahun Regita Sevy Ananda, Afif Rusdiawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh latihan fisik terhadap peningkatan performa bulutangkis, berfokus pada kelincahan dan kecepatan sebagai komponen krusial. Bulutangkis telah berkembang pesat menjadi olahraga kompetitif yang menuntut penguasaan teknik dasar (servis, smash, lob, drop, langkah kaki) dan kondisi fisik prima (kelincahan, daya tahan, kekuatan, kecepatan, fleksibilitas). Di Indonesia, Perkumpulan Bulutangkis (PB) berperan vital dalam mencetak atlet berprestasi melalui pelatihan teknik, taktik, mental, dan fisik. Kelincahan dan kecepatan merupakan faktor penentu dalam bulutangkis. Kelincahan didefinisikan sebagai kemampuan mengubah arah gerak dengan cepat, esensial untuk manuver dinamis di lapangan. Beberapa bentuk latihan kelincahan seperti shadow dan ladder drill umum digunakan. Latihan kecepatan memerlukan intensitas tinggi (80-95%) untuk hasil optimal. Meskipun latihan tradisional seperti sprint, ladder, dan shuttle run sering diterapkan, alternatif seperti skipping (lompat tali) menunjukkan potensi untuk meningkatkan kekuatan ledak otot, koordinasi, serta ritme. Selain itu, shuttle run juga efektif untuk meningkatkan kecepatan dan ketangkasan secara keseluruhan. Penelitian ini mengadopsi metode latihan Speed, Agility, Quickness (SAQ) yang terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan dasar dan kontrol gerak neuromuskular. Speed, Agility, Quickness (SAQ) bertujuan meningkatkan kemampuan gerak multi-arah dan daya ledak melalui reprograming sistem neuromuskular. Penelitian melibatkan 20 sampel yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan ordinal pairing. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai pretest dan posttest pada kedua kelompok di atas 0,05, mengindikasikan distribusi data normal. Uji homogenitas juga menunjukkan nilai P > 0,05 untuk perbandingan pretest dan posttest antara kelompok eksperimen dan kontrol (0,354 dan 0,427), menegaskan bahwa data bersifat homogen. Temuan ini mendukung potensi latihan Speed, Agility, Quickness (SAQ) dan metode serupa dalam meningkatkan performa atlet bulutangkis. Nilai hasil untuk kelompok yang diuji menggunakan uji independen t-test adalah 0,00.   
Fenomena Sound Horeg dan Ancaman Tersembunyi: Kajian Hipotetik NIHL dan Dampak Pada Fungsi Kognitif Asfarina Prihandini; Jodii Arlan Kurnia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena sound horeg, yaitu penggunaan sistem audio berdaya tinggi dalam acara sosial masyarakat Indonesia, telah menjadi bagian dari ekspresi budaya yang dilegitimasi secara sosial. Namun, praktik ini menyimpan potensi risiko kesehatan yang sering diabaikan, yaitu terhadap pendengaran. Paparan suara keras berulang dapat menyebabkan Noise-Induced Hearing Loss (NIHL). NIHL adalah gangguan pendengaran permanen akibat kerusakan sel rambut koklea. Lebih jauh, NIHL juga berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif melalui berbagai mekanisme, seperti auditory deprivation, Cognitive load theory, dan Social isolation pathway. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan hipotesis konseptual mengenai keterkaitan antara fenomena sound horeg, NIHL, dan penurunan kognitif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap studi-studi relevan dari 2010–2025 yang membahas paparan kebisingan, NIHL, dan dampak kognitifnya. Hasil studi menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami dampak jangka panjang dari kebisingan oleh sound horeg terhadap kesehatan masyarakat. Kajian ini menjadi langkah awal untuk membuka diskursus ilmiah, mendorong penelitian primer di Indonesia, serta menyusun kebijakan mitigasi kebisingan pada acara budaya lokal.
FUNGSI HANTALO PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT KELURAHAN KAYUBULAN, KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Fachrul Isa, Trubus Semiaji, La Ode Karlan, Nurlia Djafar, Mimy A. Pulukadang
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hantalo adalah alat musik tradisional Gorontalo yang digunakan dalam berbagai upacara adat, termasuk dalam upacara pernikahan masyarakat Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana fungsi Hantalo dalam upacara adat pernikahan masyarakat Kelurahan Kayubulan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data, serta untuk mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hantalo memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai alat komunikasi, simbol penghormatan terhadap pembesar adat, tanda pengesahan lembaga sosial, pemicu reaksi jasmani, dan bagian dari ritus peralihan dalam kehidupan sosial masyarakat. Hantalo dibunyikan pada momen-momen penting selama upacara, seperti saat menyambut rombongan pengantin laki-laki dan pembesar negeri, serta menandai dimulainya dan berakhirnya prosesi pernikahan. Fungsi-fungsi ini menjadikan Hantalo tidak hanya sebagai alat musik pengiring, tetapi juga sebagai simbol adat yang memperkuat identitas budaya masyarakat Gorontalo.