cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 952 Documents
Fenomena Pariwisata Terselubung (Wisata Seks) dan Kawin Kontrak di Daerah Puncak Bogor Jawa Barat Nuryadinata, Sukma; Budi Setiawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pariwisata terselubung berupa sex tourism dan praktik kawin kontrak di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, telah menjadi persoalan sosial yang terus berulang dan semakin kompleks. Penelitian ini berupaya menyingkap faktor-faktor pendorong, dampak, serta implikasi dari fenomena tersebut terhadap masyarakat lokal, aspek hukum, relasi gender, dan citra pariwisata daerah. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan warga setempat, tokoh agama, pelaku usaha, dan aparat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kawin kontrak muncul akibat tekanan ekonomi, adanya keterlibatan perantara, serta tingginya permintaan dari wisatawan asal Timur Tengah. Dampaknya meliputi eksploitasi perempuan, benturan dengan norma hukum maupun agama, serta timbulnya stigma negatif terhadap citra pariwisata Puncak. Temuan ini menegaskan pentingnya penanganan terpadu melalui regulasi yang lebih tegas, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan reposisi citra pariwisata agar kawasan Puncak tidak terus-menerus terjebak dalam label negatif.
Analisis Parameter Marshall Campuran Beton Aspal Yang Mengandung Nanoaspal Buton Irwan, Ronald; Imam Aschuri; Riny Yolandha Parapat
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada lapisan beton aspal, aspal minyak umum digunakan sebagai bahan pengikat. Namun, penggunaannya terkendala oleh fluktuasi harga dan ketergantungan terhadap impor. Aspal buton sebagai bahan lokal berpotensi menjadi substitusi sebagian aspal minyak, meskipun pengolahannya secara konvensional masih kurang efektif. Penelitian ini menggunakan aspal buton yang telah diekstraksi menggunakan metode nano untuk meningkatkan kualitas hasil ekstraksi. Campuran laston AC-WC diuji dengan metode pengujian Marshall pada variasi substitusi 0%, 1%, 2%, 4%, dan 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kadar substitusi nanoaspal buton memberikan pengaruh nilai parameter Marshall yaitu dengan meningkatkan persentase substitusi nanoaspal buton. Nilai parameter Marshall yang meningkat yaitu, stabilitas, flow, void in mix (VIM), dan void in mineral aggregate (VMA). Sebaliknya, nilai void filled with bitumen (VFB) mengalami penurunan meskipun tidak signifikan. Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan nanoaspal buton sebagai bahan substitusi yang dapat memperkuat campuran beton aspal. 
Strategi Komunitas Relawan Pendidikan “Pajappa Bangkeng” dalam Mendukung Pembangunan Pendidikan Pelosok di Dusun Borongkayua Kabupaten Gowa Syawal Kurnia Putra
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunitas relawan Pajappa Bangkeng dalam mendukung pembangunan pendidikan di Dusun Borongkayua, Kabupaten Gowa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pajappa Bangkeng menerapkan strategi pendidikan berbasis komunitas yang mencakup empat aspek utama. Pertama, penguatan literasi dasar dengan pendekatan belajar sambil bermain untuk meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung. Kedua, penyediaan ruang belajar alternatif berupa kelas kreatif yang memanfaatkan sumber daya lokal sebagai solusi keterbatasan fasilitas sekolah. Ketiga, pembelajaran berbasis nilai melalui kelas agama yang menekankan moralitas, akhlak, dan pembentukan karakter. Keempat, edukasi kesehatan sederhana yang relevan dengan kondisi masyarakat pelosok, seperti praktik hidup bersih dan gizi seimbang. Pelaksanaan strategi ini didukung oleh antusiasme masyarakat, semangat sukarela relawan, serta nilai gotong royong lokal. Namun, keterbatasan dana, fasilitas, akses geografis, dan waktu relawan menjadi tantangan utama. Secara keseluruhan, keberadaan komunitas relawan terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar anak, memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, serta menghadirkan model pendidikan alternatif yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan komunitas lokal berperan strategis sebagai agen transformasi sosial dalam mengatasi keterbatasan pendidikan di wilayah pelosok.
Evaluasi Efektivitas Pembubuhan Koagulan di Perpipaan dan Cascade Berdasarkan Tingkat Turbidity Air Baku Noveriansyah, Eddy Ibrahim, David Bahrin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih layak minum merupakan salah satu tujuan utama Sustainable Development Goals (SDGs). Sumber air minum di perkotaan umumnya berasal dari air permukaan yang karakteristiknya dipengaruhi oleh faktor geografis, iklim, dan curah hujan. Turbidity menjadi salah satu parameter utama kualitas air karena partikel tersuspensi dapat menurunkan kejernihan visual sekaligus mengganggu efektivitas desinfeksi. Oleh sebab itu, pengendalian turbidity melalui proses koagulasi-flokulasi perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas lokasi pembubuhan koagulan pada perpipaan dan cascade di IPA Karang Anyar II, Palembang. Metode penelitian meliputi pengukuran turbidity dan TDS air baku serta air bersih dengan dosis koagulan yang ditentukan melalui jar test. Analisis dilakukan dengan uji t-test pada dua kelompok data: turbidity rendah (<200 NTU) dengan pembubuhan di perpipaan dan turbidity tinggi (>200 NTU) dengan pembubuhan di cascade. Hasil menunjukkan efisiensi pengurangan turbidity pada cascade (99,09–99,57%) lebih tinggi dibanding perpipaan (95,61–96,95%), meskipun turbidity akhir keduanya sama-sama < 3  NTU dan tidak berbeda signifikan. Rata-rata kenaikan TDS sekitar 30%, dengan perpipaan lebih stabil (27,50–46,51%) sedangkan cascade lebih bervariasi (5,28–52,57%). Namun demikian, nilai TDS akhir pada kedua metode tetap jauh di bawah standar maksimum 300 mg/L. Dengan demikian, pembubuhan koagulan di cascade pada kondisi turbidity tinggi dan di perpipaan pada kondisi turbidity rendah sudah sesuai dan efektif menghasilkan kualitas air bersih sesuai standar.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL, STORYTELLING, DAN REWARD PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIST DI MAS SILIH NARA Tiara Rejeki
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di Mas Silih Nara dengan menerapkan pembelajaran kontekstual, storytelling, dan reward. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, sedangkan analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran kontekstual diterapkan dengan menghubungkan materi Al-Qur’an Hadist dengan kondisi kehidupan nyata siswa, sehingga mereka lebih mudah memahami dan merasa termotivasi untuk belajar. Metode bercerita digunakan oleh guru untuk menyampaikan kisah-kisah teladan dari Al-Qur’an dan Hadist yang mampu menarik perhatian siswa serta menanamkan nilai-nilai moral. Strategi pemberian imbalan diwujudkan dalam bentuk pujian, penghargaan, dan hadiah kecil sebagai motivasi eksternal untuk mendorong siswa lebih antusias dalam belajar. Namun, dalam pelaksanaannya, guru menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya minat belajar pada beberapa siswa, keterbatasan waktu, minimnya sarana pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, konsistensi guru dalam menerapkan strategi, serta pengaruh faktor eksternal dari lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru mengembangkan berbagai solusi, antara lain dengan memvariasikan metode pembelajaran, merancang perencanaan yang efektif, menggunakan media sederhana, menerapkan pembelajaran berbeda sesuai kebutuhan, menjaga konsistensi penerapan strategi, dan bekerja sama dengan orang tua. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penerapan strategi kontekstual, bercerita, dan pemberian imbalan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist meskipun masih terdapat tantangan.
Arcadomas Tenjolaya, Desa Wisata yang Merangkul Semua Lapisan Masyarakat Muhammad Saringin; Budi Setiawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arcadomas Tenjolaya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan salah satu contoh potensial dalam pengembangan desa wisata berbasis komunitas yang bertujuan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Arcadomas Tenjolaya dalam meningkatkan martabat dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengelola wisata lokal, serta observasi lapangan terhadap aktivitas wisata dan studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan desa wisata di Arcadomas mencakup beberapa aspek penting. Pertama, optimalisasi potensi sumber daya alam, seperti panorama pegunungan, aliran sungai, dan pertanian organik yang diintegrasikan ke dalam konsep wisata edukatif dan ekowisata. Kedua, pengembangan atraksi berbasis budaya lokal, termasuk tradisi Sunda, kesenian rakyat, dan kuliner khas Bogor. Ketiga, peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan, digitalisasi promosi wisata, serta pendampingan usaha mikro dan koperasi lokal. Keempat, kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, komunitas lokal, dan mitra swasta dalam pengelolaan sumber daya dan pengembangan destinasi. Keberhasilan strategi ini tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas lokal dan rasa bangga terhadap warisan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat dan prinsip keberlanjutan dapat menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya inovasi, pemberdayaan, dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.
PENGARUH KOMUNIKASI ANTARA FOOD AND BEVERAGE SERVICE DAN KITCHEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI HOTEL THE 101 AIRPORT JAKARTA CBC Muchammad Zaky Arrafi; Budi Setiawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasional di Food & Beverage Department di Hotel The 101 Airport Jakarta CBC, perlu didukung dengan komunikasi yang baik dengan staff Food & Beverage service dan staff kitchen untuk menciptakan suasana kerja yang lancar, dinamis, dan kondusif, supaya dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dalam mendukung kinerja dengan rekan kerja di hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur berapa besar Komunikasi antara Food and Beverage Service dan Kitchen terhadap Kinerja Karyawan di Hotel The 101 Airport Jakarta CBC. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode survey dengan menyebarkan kuesioner kepada 50 responden.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah komunikasi Food & Beverage Service dan indikator komunikasi adalah komunikasi verbal dan non verbal. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan dengan indikator sebagai dasar penilaian Kinerja Karyawan adalah kualitas kerja, produktivitas,tanggung jawab, kerjasama, dan inisiatif.  Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan regresi linear sederhana dan pengolahan data-data dari penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil dari perhitungan uji T Kinerja Karyawan (Y), nilai t hitung sebesar 11,409 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05 disimpulkan variabel Komunikasi Karyawan (X) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan  (Y) di hotel The 101 Jakarta Airport CBC. Dengan koefisien determinasi sebesar 0,855 menunjukkan bahwa korelasi/hubungan antara variabel x dengan variabel y memiliki hubungan linier yang kuat. Nilai dari adjusted R Square sebesar 0,725 atau 72,5%. Hal ini menunjukkan Komunikasi Food & Beverage Service dan Kitchen mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 72,5%. Sedangkan sisanya 27,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model analisis.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK PADA PT ERATEL PRIMA CABANG JAKARTA PUSAT DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN WEIGHTED PRODUCT (WP) James Oscar Kareth, Tiorisma Nahampun, Randi Febriandi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Eratel Prima Cabang Jakarta Pusat merupakan anak perusahaan dari PT. Eratel Prima yang membuat perangkat lunak impuls elektronik dengan beberapa operator yang sangat populer saat itu, kemudian PT Eratel Prima mengerjakan perangkat lunak pengembangan server seperti elavas serta beberapa program perangkat lunak yang menjadikan dealer pinjaman seperti sekarang ini. Memungkinkan peneliti karena karyawan menerima bonus, kenaikan gaji atau promosi dari proyek yang dilakukan oleh karyawan tidak lepas dari sistem yang ada saat ini yaitu sistem yang ada seakrang belum memiliki standar evaluasi terhadap sumber daya manusia / karyawan, Namun atasan kesulitan memutuskan pemilihan karyawan terbaik dengan kreteria yang dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah agar membatu atasan untuk mempermudah pengambilan keputusaan pemilihan karyawan terbaik menggunakan sistem dan memiliki panduan untuk pemilihan kebutuhan perusahaan. Metode yang digunakan oleh penulis adalah kombinasi antara metode AHP dan WP, dimana AHP berfungsi menentukan bobot prioritas dan perhitungan akan dilanjutkan dengan WP dengan menentukan nilai S dan V sehingga ranking alternatif didapatkan. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa aplikasi yang dibuat mampu untuk membantu untuk memilih karyawan yang dibutuhkan berdasarkan metode AHP dan WP, serta perusahaan yang  memiliki standarisasi dalam memilih karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kesimpulannya adalah dengan melakukan kombinasi antara 2 metode ini dapat digunakan sebagai pendukung keputusan serta bagian tidak lagi salah dalam memilih karyawan untuk perusahaan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KKN DALAM EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SEBAGAI UPAYA MENGATASI KELANGKAAN PUPUK DI DESA TURSINO Muhammad Irsyad, Danang Purwanto, Muhammad Naufaldo Aritedjo, Naia Oktaverlina, Rizky Tri Kurniasari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan di Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo pada bulan Juli–Agustus 2025 dengan fokus pada edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Program ini bertujuan untuk mengatasi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, meningkatkan keterampilan mereka dalam memanfaatkan limbah organik, serta mendukung keberlanjutan pertanian ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan langsung kepada enam kelompok tani yang tersebar di empat dusun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk cair maupun padat menggunakan starter Nitrobacter. Selain itu, tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat sangat tinggi, yang tercermin dari penerapan langsung hasil pelatihan di lahan pertanian. Program ini berhasil menciptakan kemandirian petani dalam penyediaan pupuk, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta berkontribusi pada peningkatan keberlanjutan hasil pertanian.
DAMPAK VOA (VISA on Arrival) TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN TAMU KAWASAN PARIWISATA LAGOI PULAU BINTAN Manahan F.H Purba; Budi Setiawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Bintan merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Provinsi Kepulauan Riau yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia. Fenomena menarik terjadi ketika sebagian besar wisatawan hanya melakukan kunjungan singkat selama 1–2 malam, namun tetap diwajibkan membayar Visa on Arrival (VOA) sebesar USD 35. Kondisi ini menimbulkan keluhan karena biaya tambahan dianggap tidak sepadan dengan lama tinggal, sehingga dapat mengurangi daya tarik Kawasan Pariwisata Lagoi dibandingkan destinasi regional lain yang menerapkan kebijakan bebas visa. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil wisatawan singkat di Bintan, menilai pengaruh kebijakan VOA terhadap keputusan berkunjung dan kepuasan wisatawan, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap pelaku usaha pariwisata lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan menggabungkan analisis data sekunder dari instansi terkait serta data primer melalui wawancara singkat dengan wisatawan dan pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya VOA menjadi beban tambahan signifikan bagi wisatawan singkat, sehingga menurunkan minat kunjungan ulang dan membuat Bintan kurang kompetitif dibandingkan destinasi sejenis di kawasan Asia Tenggara. Dampak bagi pelaku usaha terlihat pada penurunan okupansi hotel, restoran, serta transportasi lokal yang bergantung pada kunjungan wisatawan jangka pendek. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan alternatif, seperti pembebasan visa untuk kunjungan singkat ≤3 hari atau penerapan short-stay pass dengan biaya lebih rendah, agar Bintan tetap mampu bersaing sebagai destinasi pariwisata internasional yang berkelanjutan.