cover
Contact Name
Ali Alamsyah Kusumadinata
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285210038520
Journal Mail Official
nusantaraypn@gmail.com
Editorial Address
Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30310784     DOI : 10.62180
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara merupakan wadah untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang hasil penelitian lapangan, laboratorium, literatur review, meta analisis atau sejenis bagi para Dosen, praktisi, profesional, mahasiswa atau individu yang memiliki ketertarikan dalam dalam riset berbagai bidang ilmu diantaranya Komunikasi, Penyuluhan, Komunikasi Pembangunan, Sosiologi, Literasi dan Media, Budaya, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Pedagogik dan Kajian Pendidikan.
Articles 120 Documents
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Latihan Kunjungan Lapangan Pembuatan Media Tanam Cabai Pada Binaan Dasa Wisma Di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang Angelia Putri, Rachel; Oktarina, Selly; Rismandona, Rismandona; Risa, Risa
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/5k8ahd31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga melalui kegiatan latihan kunjungan lapangan pembuatan media tanam cabai pada kelompok binaan Dasa Wisma di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, partisipasi aktif, serta penyebaran kuesioner kepada peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian memperoleh skor rata-rata 89,2% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hal ini menandakan peran penyuluh sangat efektif dalam memberikan pendampingan, informasi, dan motivasi kepada peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya cabai secara mandiri. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai fungsi penyuluh sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam pemberdayaan masyarakat.
Persepsi Followers Instagram terhadap Kreativitas Konten Hanum Mega dalam Pembentukan Personal Branding di Instagram Sulistiani, Dwi
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/vq6dpn60

Abstract

Instagram sebagai media visual memberi ruang bagi figur publik untuk menampilkan kreativitas konten sekaligus membangun personal branding. Kreativitas konten tidak hanya berkaitan dengan tampilan visual, tetapi juga cara penyampaian pesan dan interaksi yang dibangun dengan audiens. Namun, masih terbatas kajian yang menelaah bagaimana kreativitas konten dimaknai langsung oleh followers dalam proses pembentukan personal branding seorang kreator. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi followers Instagram terhadap kreativitas konten Hanum Mega dalam membentuk personal branding di Instagram. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif pada subjek penelitian berupa followers akun Instagram Hanum Mega. Informan dipilih secara purposive berdasarkan kriteria followers yang aktif mengikuti dan mengonsumsi konten Hanum Mega. Data dikumpulkan melalui wawancara daring menggunakan pesan instan. Analisis data dilaksanakan dengan tahap reduksi data, penyajian data pada bentuk narasi deskriptif berdasarkan tema yang muncul, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa followers memaknai kreativitas konten Hanum Mega sebagai kemampuan menyajikan konten kecantikan dengan gaya yang natural, jujur, dan tidak dibuat-buat. Konsistensi tema, gaya komunikasi, serta karakter yang ditampilkan membentuk identitas yang mudah dikenali dan memperkuat personal branding. Interaksi yang terjalin melalui komentar dan pesan langsung juga menciptakan kesan kedekatan emosional, sehingga personal branding tidak hanya dibangun melalui visual, tetapi juga melalui pengalaman berinteraksi. Kreativitas konten tersebut membentuk citra Hanum Mega sebagai figur yang ramah, autentik, dan mudah didekati. Penelitian ini mempunyai keterbatasan pada jumlah informan dan ruang lingkup platform yang  berfokus pada Instagram. Temuan ini diharapkan bisa menjadi rujukan untuk penelitian berikutnya yang mengkaji personal branding kreator digital dengan cakupan informan dan media sosial yang lebih luas.
Analisis Perilaku Penggunaan Bahasa Kasar Terhadap Pergaulan Antar Mahasiswa Universitas Djuanda Apriliya, Rehabibaah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/04hq1614

Abstract

Bahasa kasar secara umum dipersepsikan negatif dalam komunikasi, namun dalam konteks pertemanan mahasiswa, sering kali berfungsi sebagai penanda keakraban dan solidaritas. Penelitian terdahulu belum banyak mengeksplorasi kompleksitas fungsi serta dampak sosio-pragmatisnya dalam pergaulan mahasiswa di lingkungan kampus tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penggunaan bahasa kasar di kalangan mahasiswa Universitas Djuanda Bogor serta mengeksplorasi dampaknya terhadap hubungan sosial mereka. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap 12 mahasiswa aktif dari berbagai fakultas hingga mencapai titik kejenuhan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun dipahami sebagai bentuk ketidaksopanan, bahasa kasar lazim digunakan terutama di antara teman dekat untuk bercanda, bereaksi spontan, atau mengekspresikan emosi. Faktor pendorong utamanya adalah lingkungan pertemanan, media sosial, dan permainan daring. Dampaknya bersifat paradoksal, di satu sisi dapat mempererat ikatan dalam kelompok sebaya, tetapi di sisi lain berpotensi menimbulkan konflik jika digunakan di luar konteks kedekatan atau situasi formal. Temuan penelitian menyoroti pentingnya kecerdasan komunikasi kontekstual dan kesadaran akan batasan penggunaan bahasa di lingkungan kampus. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan sampel yang terbatas pada satu universitas. Implikasinya, diskusi etika komunikasi di perguruan tinggi perlu mempertimbangkan fungsi sosial bahasa dan konteks interaksi, di samping norma kesopanan.
Makna Penggunaan Second Account Instagram Dalam Praktik Unggahan Cerita Mahasiswa Universitas Djuanda Siti Balqis Sari Manah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/c9pwve40

Abstract

Penggunaan Instagram di kalangan mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui akun utama, tetapi juga melalui second account sebagai ruang komunikasi alternatif. Sejumlah penelitian telah membahas motif dan pola penggunaan second account, namun kajian yang menyoroti makna subjektif penggunaan second account dalam praktik unggahan Instagram Story masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna penggunaan second account Instagram dalam praktik unggahan Instagram Story mahasiswa Universitas Djuanda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan perspektif fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap mahasiswa Universitas Djuanda yang aktif menggunakan second account Instagram. Pengumpulan data didukung oleh observasi non-partisipan terhadap unggahan Instagram Story. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account dimaknai sebagai ruang yang lebih privat dan personal dibandingkan akun utama, sehingga memungkinkan mahasiswa mengekspresikan diri secara lebih bebas dan autentik. Unggahan Instagram Story pada second account berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, pelepasan stres, serta pengelolaan identitas digital di tengah tuntutan pencitraan publik. Pemilihan audiens yang terbatas menciptakan rasa aman psikologis yang mendorong keterbukaan dalam berkomunikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi digital dengan menegaskan bahwa penggunaan second account merupakan strategi komunikasi mahasiswa dalam mengelola identitas dan relasi sosial di ruang digital. 
Gaya Komunikasi Interpersonal Pelatih Dalam Membangun Kepercayaan Diri Atlet Silat Rijal Mahendra
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/a1s2vz33

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran gaya komunikasi interpersonal pelatih dalam membangun kepercayaan diri atlet pencak silat dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap tiga pelatih dan lima atlet yang dipilih secara purposif, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi empat gaya komunikasi utama yang diterapkan pelatih: komunikasi yang terbuka dan dialogis, pemberian dukungan emosional, penggunaan bahasa yang motivatif, serta penyampaian umpan balik yang positif dan konstruktif. Gaya komunikasi terbuka dan dialogis menciptakan ruang bagi atlet untuk menyampaikan pendapat dan terlibat dalam evaluasi, sehingga meningkatkan rasa dihargai dan percaya diri. Dukungan emosional yang ditunjukkan melalui empati dan perhatian saat atlet mengalami kegagalan atau cedera membantu menciptakan lingkungan psikologis yang aman. Bahasa motivatif yang diberikan, terutama sebelum dan selama pertandingan, berperan dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan fokus atlet. Sementara itu, umpan balik konstruktif yang disesuaikan dengan kebutuhan individual atlet tidak hanya memperbaiki teknik tetapi juga memperkuat keyakinan mereka terhadap proses latihan. Kombinasi keempat gaya komunikasi ini secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri atlet, yang terwujud dalam keberanian mencoba teknik baru, kesiapan mental menghadapi kompetisi, dan ketahanan dalam mengelola tekanan. Studi ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi interpersonal pelatih merupakan faktor kunci dalam menciptakan dinamika pelatihan yang suportif dan secara langsung mendukung pengembangan kepercayaan diri atlet silat, baik dalam latihan maupun kompetisi. Implikasinya, pelatih perlu secara sadar mengembangkan keterampilan komunikasi yang empatik, responsif, dan membangun untuk mengoptimalkan kesejahteraan psikologis dan performa atlet.
Persepsi Audiens Terhadap Peran Single Parent Melalui Konten Parenting Jennifer Coppen di Tiktok Rahma, Laila Fitria
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/5mv6fd36

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya platform TikTok, mendorong perannya tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang berkontribusi dalam pembentukan persepsi publik terhadap berbagai fenomena sosial, termasuk peran orang tua tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi audiens terhadap peran single parent melalui konten parenting yang dibagikan Jennifer Coppen di TikTok. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap lima orang audiens yang mengikuti serta mengakses konten parenting Jennifer Coppen. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Proses analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens memaknai peran single parent yang ditampilkan Jennifer Coppen secara positif, yakni sebagai individu yang tangguh, mandiri, memiliki tanggung jawab tinggi, serta menunjukkan kasih sayang dan kesabaran dalam proses pengasuhan anak. Gaya penyampaian yang jujur, natural, dan autentik membuat pesan pengasuhan lebih mudah diterima serta mampu menumbuhkan empati audiens. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa konten parenting di TikTok berfungsi sebagai media edukasi sosial yang berperan dalam membentuk persepsi positif audiens terhadap peran single parent di era digital.
Tinjauan Sistematis atas Kesenjangan Penelitian Dalam Human Resource Development dan Kompetensi di Era Digital Lestari, Andini Dwi; Khairun Najwa; Mirandha, Eva; Retno Dwi Apriliana; Mada Aditia Wardhana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/ewcvkr70

Abstract

Artikel ini meneliti kekurangan penelitian dalam  bidang Human Resource Development (HRD) dan Kompetensi di era digital, dengan penekanan pada usaha untuk menyelaraskan riset dengan tantangan yang ada saat ini. Melalui suatu pendekatan studi kualitatif-interpretatif terhadap literatur modern (2021-2025), penelitian ini menggali dua isu utama. Pertama, bagaimana keterpaduan antara Green Knowledge-oriented Leadership (GKOL) dan Green AI Capability (GAIC) dapat menyatukan strategi lingkungan dengan inovasi ramah lingkungan, sekaligus mengatasi dilema antara keuntungan digital dan kelebihan kelebihan informasi (information overload). Kedua, sejauh mana peralihan dari  HRD klasik menuju Capacity Development (CD) pada tingkat makro dapat menjembatani kesenjangan kemampuan di sektor publik, rategidalam hal kebijaksanaan politik (political astuteness) dan penciptaan nilai publik (public value), untuk menghadapi tantangan etika yang muncul akibat kapitalisme pengawasan. Hasil dari analisis ini menegaskan bahwa sinergi antara GKOL dan GAIC berfungsi sebagai pendorong dan penggerak inovasi hijau, sementara pendekatan CD di tingkat makro sangat penting untuk memperkuat apasitas sektor publik yang berdaya tahan dan beretika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menghadapi tantangan masa kini diperlukan integrasi wawasan yang komprehensif, yang melampaui sekadar pendakatan teknis-biasa, menuju paradigma pengembangan SDM yang berkelanjutan, kontekstual, dan responsif terhadap perubahan dalam politik-digital.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Mahasiswa Universitas Djuanda Naswa, Nazirah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/ys4dcn21

Abstract

Learning styles are one of the internal factors that influence students’ academic achievement. Each individual has a unique way of absorbing and processing information, which affects the effectiveness of the learning process. This study aims to examine the influence of learning styles on the academic achievement of students at Djuanda University. The research employed a quantitative correlational method with a simple random sampling technique involving 33 student respondents. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation, and analyzed using SPSS version 25 through validity and reliability tests, Pearson correlation, simple linear regression analysis, coefficient of determination, and ANOVA test. The results indicate a positive and significant relationship between learning styles and students’ academic achievement, with a correlation coefficient (R) of 0.938 and a coefficient of determination (R Square) of 0.880. This finding suggests that 88% of the variation in students’ academic achievement is explained by learning styles, while the remaining 12% is influenced by other factors outside this study. The ANOVA test produced an F value of 19.886 with a significance value of < 0.001 (< 0.05), indicating that the regression model is feasible. Partially, indicator X1.8 has a significant effect on students’ academic achievement with a significance value of 0.047. Therefore, it can be concluded that the better the learning style applied by students, the higher their academic achievement. These findings highlight the importance of understanding individual learning styles as a basis for developing effective learning strategies in higher education.
Strategi Personal Branding Influencer Dalam Membangun Engangement Followers Tiktok (Studi Kualitatif pada akun @Khairainsyira_ ) Fadilah, Vhiona Rizkia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y2v3xf34

Abstract

Perkembangan media social, Khususnya Tiktok, telah mendorong lahirnya influencer sebagai aktor strategis dalam praktik komunikasi digital. Meskipun demikian kajian akademik yang secara spesifik membahas strategi personal branding influencer dalam membangun engagement followers. Penelitian ini menggunakan pendekatam kualitatif dengan metode studi kasus. Data didapatkan melalui wawancara dalam jangka Panjang kepada subjek penelitian, lalu dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi personal branding @Khairainsyira_ dibangun melalui keaslian diri (Authentivity), konsistensi unggahan konten, selektivitas dalam mengikuti trend, serta interaksi aktif dengan followers. Strategi tersebut berkontribusi signnifikan dalam meningkatkan engagement yang ditunjukan melalui like, komentar, share, dan viewers. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan subjek penelitian yang bersifat Tunggal. Oleh karna itu, Penelitian berikutnya diharapkan bisa diterapkan secara nyata, dan penelitian ini semoga dapat memberikan manfaat dalam perkembangan pemahaman tentang komunikasi digital dan pembentukan merek pribadi di media sosial.
Analitik SDM dan Big Data: Transformasi Manajemen Talenta dan Perencanaan Tenaga Kerja di Ekonomi Digital Handayani, Nur Hikmah; Salsadila, Nayra Shiva; Wulandari, Wanti; Wardhana, Mada Aditia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/p2301g18

Abstract

This article examines the transformative application of HR Analytics and Big Data (BD) in human resource management in the digital era, particularly their impact on the effectiveness of Talent Management (TM) and Workforce Planning (WP). This systematic literature review aims to analyze how ethical constraints, privacy, and algorithmic bias moderate this relationship, and explore strategies for leveraging data to build organizational agility and resilience. The study reveals that while HR Analytics and BD enhance proactivity and accuracy in TM and WP, ​​their effectiveness is significantly moderated by ethical challenges and bias, particularly in resource-constrained environments such as MSMEs and startups. It concludes that realizing the full benefits requires a responsible analytics approach that integrates data governance, bias auditing, and HR literacy. This research provides recommendations for practitioners, policymakers, and a future research agenda.

Page 12 of 12 | Total Record : 120