cover
Contact Name
Ali Alamsyah Kusumadinata
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285210038520
Journal Mail Official
nusantaraypn@gmail.com
Editorial Address
Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30310784     DOI : 10.62180
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara merupakan wadah untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang hasil penelitian lapangan, laboratorium, literatur review, meta analisis atau sejenis bagi para Dosen, praktisi, profesional, mahasiswa atau individu yang memiliki ketertarikan dalam dalam riset berbagai bidang ilmu diantaranya Komunikasi, Penyuluhan, Komunikasi Pembangunan, Sosiologi, Literasi dan Media, Budaya, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Pedagogik dan Kajian Pendidikan.
Articles 120 Documents
Perbandingan Safenet, Amnesty International Dan Plan International Dengan Perspektif Feminisme Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) Di Indonesia Mutaal, Najwa Azhar; Zaman, Ali Noer
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/48qm8025

Abstract

Non-Government Organization adalah organisasi yang bergerak secara mandiri baik secara tujuan dan finansial. NGO yang bergerak di bidang Hak Asasi Manusia memperjuangkan terpenuhi dan diperolehnya hak bagi setiap orang terlepas dari suku, ras, agama dan latar belakang sosial lainnya. Penelitian ini bertujuan memaparkan terhadap upaya yang dilakukan NGO terhadap kasus Kekerasan Berbasis Gender Online, yang merupakan bagian dari pemenuhan HAM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan library research seperti buku, artikel jurnal, dan laporan resmi. Hasil penelitian ini menunjukan upaya yang dilakukan Amnesty International, SAFEnet, dan Plan International terhadap kasus KBGO menghasilkan pencegahan dan penyelesaian yang serupa dan menggunakan perspektif feminisme sebagai dasar. Namun, SAFEnet menjadi organisasi yang lebih unggul karena memiliki layanan aduan bagi korban KBGO.
Pengaruh Komunikasi Visual Dalam Kampanye Lomba Pendidikan Di Media Sosial Instagram Widi, Willy Widinia; Sya'bani, Aa Ridwan Maulana; Maulana, Maulana; Daffa, Mochammad; Naswa, Nazirah; Hadi Surya, Muhammad Ihsan; Ripaldi, Muhammad; Kusumadinata, Ali Alamsyah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/xzs8hn13

Abstract

This study examines the effectiveness of an educational competition campaign conducted through Instagram, focusing on the role of visual communication in building audience interest and participation. Using a mixed-method approach combining qualitative and quantitative analysis, the findings reveal that the visual communication strategy successfully created high engagement and encouraged active participation. The analysis demonstrates that visual quality has a significant positive influence on audience interest, although aspects of visual appeal still require enhancement for optimal results. The study concludes that integrating strong visual elements with relevant content and persuasive narratives is key to the success of educational campaigns on social media platforms.  
Persepsi Audiens Kasus Berita Penambangan Ilegal di Gunung Salak pada Akun Instagram Media Massa Digital Azzahra, Denalia; Pramitha, Ade; Hamidah, Azzah; Sarah, Siti; Saputra, Irsya Diryansyah; Rizki, Haikal; Wijaya, Angga Sentosa; Kusumadinata, Ali
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/capx9660

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk menganalisis pengaruh persepsi audiens terhadap pemberitaan penambangan ilegal di Gunung Salak pada Instagram (@metro_bogor). Dengan tujuan pertama ialah untuk menganalisis hubungan antara frekuensi penggunaan Instagram dengan persepsi kualitas pemberitaan akun Instagram Metro Bogor di kalangan audiens. Tujuan kedua dirancang untuk menguji tingkat kepedulian terhadap isu penambangan ilegal di Gunung Salak berdasarkan latar belakang pendidikan responden. Selanjutnya, tujuan ketiga penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh intensitas paparan berita dari akun Instagram Metro Bogor terhadap tingkat pemahaman audiens mengenai kompleksitas masalah penambangan ilegal. Terakhir, tujuan keempat adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat keterpengaruhan opini oleh pemberitaan tersebut berdasarkan kelompok usia responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei deskriptif guna menganalisis  46 responden terhadap dampak persepsi audiens dengan pemberitaan di media sosial. Sehingga korelasi yang didapatkan yakni melalui faktor pendidikan (latar belakang) dan intensitas penggunaan aplikasi Instagram. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keterlibatan emosional (r = 0,75) dan kredibilitas media (r = 0,68) merupakan faktor dominan yang signifikan membentuk persepsi audiens. Sementara itu, literasi digital, frekuensi penggunaan Instagram, dan usia terbukti tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi di platform media sosial perlu mengutamakan storytelling yang emosional dan kredibel untuk efektivitas penyampaian pesan lingkungan. 
Studi Kajian: Workplace Communication Skills Mutiara, Davina Meta; Nadja, Diandri; Alysva, Syakila Putri; Salsabila, Shafa; Mada Aditia Wardhana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y57fnz04

Abstract

Workplace Communication Skills (WCS) are proven to be a critical foundation for a company's competitive advantage in the context of a dynamic global market. This study successfully conceptualizes a map of WCS that integrates fundamental social competencies—from verbal, non-verbal, written, and electronic communication to interpersonal skills, negotiation, presentation, and digital rhetoric—with the demands of the Fourth Industrial Revolution. Through a systematic analysis of 44 selected articles from the DOAJ, this study identifies the causal mechanisms through which WCS mastery shapes corporate excellence via three main pathways: enhancing operational efficiency through effective team collaboration, strengthening market orientation through the ability to present value, and preventing organizational issues such as psychological workplace violence. The findings confirm that the integration of digital technology in WCS development not only facilitates innovative training and assessment methods but also directly supports the creation of a workforce that is competent both technically and socially. Therefore, strategic investment in WCS is a prerequisite for building superior human capital capable of delivering sustainable profits and long-term competitive strength for organizations.
Literature Review: Business Communication In The Workplace Agustina, Sabilia; Arial Alexandra, Rai; Agung Budi Pangestu, Adellia; Suci Ramadani, Nabila; Aditia Wardhana, Mada
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/r4bxyp07

Abstract

Komunikasi bisnis yang efektif merupakan fondasi kritis bagi kinerja dan keberlanjutan organisasi, terutama dalam konteks transformasi digital dan lingkungan kerja global yang dinamis. Kajian literatur naratif ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi ke media komunikasi digital terhadap kualitas pesan dan produktivitas, serta mengeksplorasi peran manajerial dalam mengelola jaringan komunikasi dan tantangan kompleks seperti kompetensi lintas budaya dan penyampaian pesan negatif. Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap literatur terkini, hasil kajian mengungkapkan bahwa meskipun media digital seperti email dan platform chat meningkatkan efisiensi, mereka juga berpotensi mengikis kualitas pesan, termasuk akurasi, keringkasan, dan nada profesional, yang justru dapat mempengaruhi hubungan kerja dan hasil finansial. Di sisi lain, peran manajer dalam membina dialog dan mengakui jaringan informal terbukti penting untuk membangun komitmen dan motivasi karyawan. Tantangan komunikasi lintas budaya dan pesan negatif memerlukan pendekatan strategis melalui kompetensi budaya dan komunikasi asertif. Simpulan kajian menegaskan bahwa keunggulan kompetitif organisasi di era digital sangat bergantung pada investasi dalam pelatihan komunikasi yang terstruktur bagi karyawan dan manajer, guna mengoptimalkan alat digital dan menguasai dinamika komunikasi bisnis yang kompleks.
Work-Life Balance Sebagai Strategi Pengembangan Sdm Untuk Meningkatkan Employee Performance Jusman, Muh; Attikah, Ghina; Syaharani, Rinda; Syaroh, May; Aditia Wardhana, Mada
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/gwhkxz85

Abstract

Work-Life Balance (WLB) diakui sebagai strategi penting dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) untuk meningkatkan Kinerja Karyawan (Employee Performance/EP). Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis peran Employee Engagement (EE) sebagai mediator dan Work Interference with Personal Life (WIPL) sebagai moderator dalam hubungan antara inisiatif WLB dan EP. Metode yang digunakan adalah penelusuran sistematis artikel pada database Taylor & Francis (2021-2025) dengan kata kunci utama “work-life balance,” “HR development,” dan “employee performance.” Dari 42 artikel yang terpilih, hasil kajian menunjukkan bahwa inisiatif WLB yang suportif seperti fleksibilitas kerja dan dukungan organisasi dapat meningkatkan EE melalui mekanisme pertukaran sosial, yang selanjutnya memperkuat motivasi, komitmen, dan kinerja. Namun, dalam konteks kerja digital yang menuntut, WIPL berperan sebagai moderator negatif yang melemahkan hubungan antara fleksibilitas kerja dan EP karena memicu kelelahan emosional dan mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, yakni kurangnya eksplorasi terhadap transfer pengayaan dari domain non-kerja (misalnya hobi) sebagai sumber daya pengembangan SDM, serta perlunya memposisikan WLB secara eksplisit sebagai strategi PSDM yang sistematis. Implikasinya, organisasi perlu merancang kebijakan WLB yang tidak hanya berfokus pada kesejahteraan, tetapi juga mengintegrasikan sumber daya non-kerja untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kinerja karyawan secara terukur.
Literature Review: Relationships Between Business And Professional Communication Mukhrimatul Hasanah, Winda; Suci Nurzanah, Salsa; Aulia Putri, Nindy; Oktavia Lifat Tufen, Sherlly; Aditia Wardhana, Mada
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/07w9tr77

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi antara dimensi relasional dan profesionalisme dalam organisasi, khususnya di era transformasi digital dan kompleksitas hubungan bisnis. Melalui kajian literatur dengan metode analisis isi kualitatif, studi ini menjawab dua pertanyaan utama: (1) Bagaimana pola dan efektivitas komunikasi profesional memoderasi/memediasi hubungan antara implementasi model bisnis digital dan adaptasi serta profesionalisme karyawan? (2) Bagaimana prinsip etika dan integritas memengaruhi kemampuan mengelola ketegangan dalam hubungan bisnis yang menggabungkan kepentingan instrumental dan afektif? Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi profesional berperan sebagai mekanisme sentral dalam mendukung adaptasi digital dengan mengurangi resistensi, membangun kepercayaan, serta memediasi penyesuaian budaya dan struktur organisasi. Sementara itu, etika dan integritas berfungsi sebagai panduan kritis untuk menjaga objektivitas, mencegah bias afektif (seperti nepotisme), dan mengelola konflik norma dalam hubungan bisnis yang kompleks. Simpulan penelitian menekankan bahwa keberhasilan organisasi bergantung pada sinergi antara komunikasi yang efektif, profesionalisme yang beretika, dan kepemimpinan relasional. Oleh karena itu, organisasi perlu membangun budaya komunikasi terbuka, mengintegrasikan prinsip etika dalam praktik operasional, serta mengembangkan kompetensi sosial karyawan untuk mencapai adaptasi dan kinerja optimal.
Hubungan HR Analytics dengan Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Pengembangan SDM Amalia; Pramudya Yolanda, Rina; Maharani, Deswita; Aditia Wardhana, Mada
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/67yehq84

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Digital HR Analytics (HRA), dengan fokus pada (1) mekanisme mobilisasi keterampilan HRA sehari-hari untuk mencapai keselarasan epistemik, dan (2) faktor penentu efektivitas HRA pada UKM/startup di lingkungan terbatas sumber daya. Metode kajian literatur sistematis digunakan melalui lima tahap analisis. Hasilnya mengidentifikasi tiga praktik mobilisasi kunci boundary spanning, customizing dashboards, dan speaking a language of numbers yang mengintegrasikan output HRA ke dalam pengambilan keputusan. Pada UKM, adopsi HRA dan pelatihan digital hanya berdampak jika didukung faktor kontekstual (seperti sumber daya dan infrastruktur) dan strategis (seperti keselarasan strategis dan integrasi inovasi). Kesimpulannya, penelitian memberikan kerangka holistik yang menekankan pentingnya pendekatan teknis, epistemik, dan organisasi untuk memaksimalkan dampak HRA terhadap kinerja.
Komunikasi Layanan dan Fasilitas Universitas Djuanda sebagai Faktor Penentu Keputusan Mahasiswa Semester Awal Hasea Sihotang, Muliana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/pc0g5e04

Abstract

Persaingan antar universitas semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah perguruan tinggi dan pilihan jurusan bagi calon mahasiswa, yang mendorong lembaga pendidikan untuk terus memperbaiki cara komunikasi layanan serta kualitas fasilitas di kampus demi menarik perhatian dan kepercayaan mahasiswa baru. Komunikasi layanan yang baik, jelas, dan responsif menjadi salah satu elemen penting karena dapat memberikan informasi yang akurat, mengurangi rasa tidak pasti, serta menjalin hubungan positif antara institusi dan mahasiswa. Selain itu, fasilitas kampus yang memadai, seperti ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi pendukung pendidikan, memiliki peran besar dalam memengaruhi pandangan dan pilihan mahasiswa terhadap universitas yang mereka pilih. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sudut pandang mahasiswa mengenai kualitas komunikasi layanan dan fasilitas kampus saat mereka mengambil keputusan memilih Universitas Djuanda. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif fenomenologis dan mengumpulkan informasi melalui kuesioner terbuka yang disebarkan kepada 20 mahasiswa semester awal, dengan fokus pada pengalaman, pandangan, dan harapan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi layanan yang jelas, ramah, dan responsif, bersama dengan fasilitas kampus yang baik dan memenuhi harapan, berpengaruh besar dalam meningkatkan rasa percaya diri, kepuasan, serta keyakinan mahasiswa terhadap keputusan mereka. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara komunikasi layanan yang efektif dan fasilitas kampus yang berkualitas merupakan elemen strategis dalam menarik minat universitas dan mendukung keputusan mahasiswa secara positif.
Makna Intensitas Penggunaan Smartphone Dalam Proses Komunikasi Mahasiswa Untuk Meraih Prestasi Akademik Siti Jubaedah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/m14efx16

Abstract

Smartphone telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa, terutama dalam menunjang aktivitas komunikasi dan pembelajaran akademik. Meskipun intensitas penggunaannya semakin tinggi, kajian yang menelaah bagaimana mahasiswa memaknai penggunaan smartphone serta kaitannya dengan prestasi akademik berdasarkan pengalaman subjektif mereka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna intensitas penggunaan smartphone dalam komunikasi akademik untuk mencapai prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan makna yang dibangun oleh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai smartphone sebagai alat utama dalam menunjang aktivitas akademik, khususnya untuk komunikasi dengan dosen dan teman sekelas, pencarian referensi, serta pengelolaan tugas. Intensitas penggunaan smartphone bervariasi dari segi frekuensi, durasi, dan jenis konten yang diakses, yang dipengaruhi oleh kebutuhan akademik serta dorongan emosional seperti kecemasan akan tertinggal informasi. Smartphone dinilai mampu meningkatkan efektivitas belajar dan mendukung pencapaian prestasi akademik, namun juga berpotensi menimbulkan distraksi yang berdampak pada penurunan fokus, pengelolaan waktu, dan kualitas belajar apabila tidak digunakan secara bijak. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah informan yang relatif sedikit sehingga temuan belum dapat digeneralisasi secara luas.

Page 10 of 12 | Total Record : 120