cover
Contact Name
Ali Alamsyah Kusumadinata
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285210038520
Journal Mail Official
nusantaraypn@gmail.com
Editorial Address
Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30310784     DOI : 10.62180
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara merupakan wadah untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang hasil penelitian lapangan, laboratorium, literatur review, meta analisis atau sejenis bagi para Dosen, praktisi, profesional, mahasiswa atau individu yang memiliki ketertarikan dalam dalam riset berbagai bidang ilmu diantaranya Komunikasi, Penyuluhan, Komunikasi Pembangunan, Sosiologi, Literasi dan Media, Budaya, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Pedagogik dan Kajian Pendidikan.
Articles 120 Documents
Strategi Komunikasi Digital Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Daya Tarik Konsumen di Era Media Sosial Saffira Rustandi, Resyiana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bv8zcs69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menggunakan srategi komunikasi digital dalam meningkatkan daya tarik konsumen melalui media sosial. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara UMKM memasarkan produk dan berinterkasi dengan pembeli. Meski demikian, masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan media sosial secara efektif karena rendahnya kemampuan dalam menggunakan teknologi dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara daring menggunakan Google Form terhadap empat pelaku UMKM di wilayah Kp. Pasanggrahan Cisarua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok digunakan sebagai media utama karena mudah diakses dan mampu menjangkau banyak orang. Strategi yang digunakan mencakup penggunaan konten secara rutin, melakukan interaksi aktif dengan konsumen melalui pesan dan komentar, serta memanfaatkan fitur promosi digital untuk meningkatkan partisipasi. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kurangnya ide kreatif, serta adanya tanggapan negatif dari konsumen. Beberapa pelaku usaha mengatasi masalah ini dengan merekrut orang yang mengelola media sosial atau mengikuti pelatihan tentang pemasaran digital. Secara keseluruan, strategi komunikasi digital terbukti bisa memperkuat hubungan antara pelaku UMKM dan konsumen, meningkatkan citra merek, serta mendorong ketetapan pelanggan. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, kreativitas, dan adaptasi terhadap perubahan algoritma media sosial agar strategi yang di tetapkan lebih efektif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan sekaligus referensi praktis bagi UMKM lain dalam memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan pemasaran yang strategis, inovatif, dan berkelanjutan di era digital saat ini.
Analisis Resepsi Mahasiswa Terhadap Gaya Komunikasi Dan Isi Pesan Pada Konten Youtube @NadiaOmaraa Dheya Pratami
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/thq9nr69

Abstract

Media sosial, terutama YouTube, menjadi tempat penting dalam menyebarkan informasi dan membentuk pemahaman bagi para penonton, termasuk mahasiswa yang sering menggunakan media digital. Salah satu channel YouTube yang menarik perhatian adalah @NadiaOmaraa, yang dikenal dengan cara berkomunikasi yang khas serta penyampaian pesan yang reflektif dan mengedukasi. mahasiswa menerima gaya berkomunikasi dan isi pesan pada konten YouTube @NadiaOmaraa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa yang aktif menonton konten tersebut. Proses analisis datanya dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu menyajikan data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menangkap pesan dari konten YouTube @NadiaOmaraa secara positif. Dari segi cara berbicara, Nadia Omara dinilai menyampaikan materi dengan cara yang alami, terorganisir, serta didukung oleh nada suara yang tenang, ekspresi wajah yang sesuai, dan penggunaan bahasa yang santai, sehingga mudah dicerna. Sementara itu, isi pesan dalam konten tersebut dianggap memiliki nilai reflektif, edukatif, dan motivatif yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari para mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara berkomunikasi dan isi pesan yang disampaikan secara konsisten sangat berpengaruh dalam membentuk pemahaman audiens serta menciptakan ikatan emosional antara si pembuat konten dan penontonnya.
Dinamika Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Dalam Pendidikan Tinggi Di Era Digital Nina Rosiana
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/pr5w1d53

Abstract

Komunikasi interpersonal mahasiswa di era digital mengalami perubahan signifikan, di mana interaksi yang sebelumnya dilakukan langsung kini banyak difasilitasi melalui media digital. Penggunaan media ini mempermudah komunikasi, namun juga menimbulkan tantangan seperti miskomunikasi, tekanan untuk merespons cepat, dan berkurangnya kedekatan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika komunikasi interpersonal mahasiswa, tantangan yang muncul, serta strategi yang digunakan untuk membangun interaksi yang efektif di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan pengamatan. Informan dipilih secara purposive sampling, yaitu mahasiswa yang menempuh minimal empat semester dan aktif menggunakan teknologi digital. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi, hambatan, dan strategi interaksi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa menggunakan WhatsApp untuk komunikasi informal dan koordinasi tugas, sedangkan Zoom dan Google Meet untuk pertemuan formal. Media digital mempermudah interaksi, tetapi tetap menimbulkan tantangan seperti miskomunikasi dan dominasi komunikasi daring yang mengurangi kedekatan emosional. Strategi efektif yang diterapkan meliputi penyampaian pesan jelas, komunikasi rutin, empati, dan keseimbangan antara interaksi digital dan tatap muka. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena jumlah informan yang relatif sedikit, namun memberikan wawasan penting untuk pengembangan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa di era digital.
Peran Kredibilitas  Influencer  Dalam Proses Komunikasi Persuasif Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Di Tiktok(Studi Kasus  Influencer  Kecantikan) Vidya Marlayza, Nazalla
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/nf79p545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran kredibilitas influncer dalam komunikasi persuasif terhadap pertimbangan Keputusan pembelian produk kecantikan di platform TikTok. Kajian ini tidak berfokus pada pengukuran tingkat pengaruh secara kuantitatif, melainkan pada pemahaman proses komunikasi serta cara audiens menafsirkan pesan yang di sampaikan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali pengalaman dan pandangan audiens secara mendalam. pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam pengguna TikTok yang secara aktif mengonsumsi konten ulasan produk kecantikan, serta dilengkapi dengan observasi terhadap konten video dan interaksi audiens pada kolom komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas Influencer dipersepsikan audiens melalui kompetensi dalam menjelaskan produk, keterbukaan dalam menyampaikan pengalaman penggunaan, serta daya tarik gaya komunikasi. Aspek – aspek tersebut membuat pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipertimbangkan oleh audiens. Meskipun demikian, kredibilitas Influencer tidak secara langsung menentukan terjadinya pembelian. Audiens tetap melakukan seleksi informasi dengan mempertimbangkan kesesuaian produk dengan kebutuhan pribadi, kondisi kulit, serta faktor harga dan pengalaman sebelumnya. Proses komunikasi persuasif dalam konteks ini berlangsung secara kontekstual dan bersifat interpretatif. Audiens berperan aktif dalam menilai dan memaknai informasi, sehingga keputusan pembelian muncul sebagai hasil pertimbangan rasional yang melibatkan berbagai faktor. Temuan ini menunjukkan bahwa konten Influencer lebih berfungsi sebagai sumber referensi dan sarana membangun pemahaman awal mengenai produk kecantikan, bukan sebagai pemicu langsung tindakan pembelian. Oleh karena itu, kajian komunikasi pemasaran digital perlu memberi perhatian pada proses pemaknaan audiens sebagai bagian penting dalam memahami efektivitas komunikasi persuasif.
Persepsi Mahasiswa Dalam Menjaga Kualitas Komunikasi Interpersonal Pada Interaksi Akademik Berbasis Digital Shafwatunnisa, Salwa Maisya
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/47edjq50

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi akademik mahasiswa, terutama melalui penggunaan berbagai platform digital dalam proses pembelajaran dan interaksi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam menjaga kualitas komunikasi interpersonal pada interaksi akademik berbasis digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta strategi adaptasi yang dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap mahasiswa aktif dari berbagai jurusan dan angkatan yang memiliki pengalaman dalam komunikasi akademik digital, disertai observasi terbatas dan catatan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi akademik berbasis digital memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam aktivitas akademik, seperti diskusi tugas dan koordinasi kelompok. Namun, keterbatasan unsur nonverbal, respon yang tertunda, serta kesulitan mengekspresikan emosi memicu terjadinya miskomunikasi dan menurunkan kedekatan emosional, terutama dalam relasi mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa menilai komunikasi tatap muka masih lebih efektif dalam membangun pemahaman dan kedekatan interpersonal. Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa menerapkan berbagai strategi adaptasi, antara lain menyusun pesan secara jelas dan sopan, merespons secara tepat waktu, serta memilih media komunikasi yang lebih interaktif. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun komunikasi digital belum sepenuhnya menggantikan efektivitas komunikasi tatap muka, penerapan strategi komunikasi yang tepat dapat menjaga kualitas komunikasi interpersonal dalam lingkungan akademik berbasis digital.
Pengaruh Komunikasi Persuasif Terhadap Pembentukan Partisipasi Dan Tanggung Jawab Ekologi Melalui Barter Sampah Di SMA Prima Martha, Alya
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/br53wa96

Abstract

Program pendidikan tanpa biaya yang mengandalkan sistem pertukaran sampah plastik yang dijadikan ekobrik merupakan inisiatif dari sekolah untuk memberikan akses pendidikan dan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan lingkungan. Para siswa tidak perlu membayar biaya sekolah, tetapi diminta untuk mengumpulkan sampah plastik sebagai sumbangan yang akan diproses menjadi ekobrik demi mengurangi jumlah sampah plastik dan mencegahnya menumpuk di tempat pembuangan akhir. Inisiatif ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis, yaitu pemahaman bahwa limbah yang dihasilkan adalah hasil dari cara hidup yang perlu dikelola dengan bijaksana. Keberhasilan inisiatif ini sangat dipengaruhi oleh cara sekolah menjalin komunikasi, terutama lewat upaya persuasif yang tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga mengajak, memberikan contoh, dan meningkatkan kesadaran siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi persuasif sekolah dalam membangun partisipasi, sikap peduli lingkungan, dan tanggung jawab ekologis siswa melalui program tukar sampah menjadi ekobrik.
Tinjauan Pustaka: Analisis SDM Digital, Efektivitas Manajemen, dan Transformasi Digital dalam Sumber Daya Manusia Budi, Chinta Syafirna Ramadhani; Aprian, Michella Stevania Riahayu; Sukmawati, Sukmawati; Simanjuntak, Lidya Peace; Wardhana, Mada Aditia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/zxw41h91

Abstract

Transformasi Digital Sumber Daya Manusia (DHRM) mengintegrasikan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan big data untuk meningkatkan efisiensi dan kelincahan organisasi, yang menuntut perubahan struktural seperti hierarki yang lebih datar. Di dalam kerangka DHRM, Digital HR Analytics (HRA) mengubah fungsi SDM menjadi mitra strategis berbasis data. Namun, implementasi HRA tingkat lanjut menghadapi tantangan seperti ambiguitas konseptual dan risiko etis, termasuk bias dan berkurangnya otonomi manusia. Keberhasilannya bergantung pada epistemic alignment—penyelarasan hasil analitis dengan persepsi pengambil keputusan—melalui praktik seperti boundary spanning dan komunikasi data yang jelas. Dengan demikian, DHRM adalah proses sosioteknis yang menggabungkan teknologi, perubahan struktural, dan pertimbangan manusia. Penelitian ke depan perlu berfokus pada mekanisme implementasi praktis dan penerapan dalam konteks yang spesifik.  
Pelaksanaan Program Pencegahan Radikalisme di Kalangan Masyarakat Melalui Edukasi Sosial di Car Free Day (CFD) dan Panti Asuhan Pekanbaru Nabila, Tasya; Kalista, Kalista; Artha. P, Ria; Nabila, Rizka; Pratiwi, Silvia Ayu; Syefni, Syefni
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/9vs6ps88

Abstract

Radikalisme merupakan fenomena sosial yang dapat berkembang dari berbagai lapisan di masyarakat, termasuk dikalangan remaja dan masyarakat umum, apabila tidak diimbangi denga pemahaman yang memadai mengenai nilai toelransi, moderasi dan kebangsaan. Indonesia merupakan negara yang multikultural yang terdiri atas keberagaman suku , bangsa, bahasa, agama, budaya dan keberagaman sosial. Kebragaman ini menjadi  potensi penyebaran radikalisme yang sering terjadi dikalangan masyarakat khususnya remaja atau pelajar. Dalam konteks ini, radikalisme kerap memanfaatkan perbedaan identitas yang eklusif dan inteloran. Selain itu perkembangan teknologi yang semakin canggih, penggunaan media sosial kerap menjadi sasaran bagi kelompok – kelompok radikal yang ingin menyebarkan pemahaman dan cara persuasif yang dapat mengancam ideologi pancasila. Oleh karena itu, upaya penguatan pencegahan radikalisme menjadi kebutuhan yang sangat mendesak di era sekarang. Melalui dunia pendidikan penting menempatkan generasi muda sebagai agen utama pergerakan perubahan sosial yang menumbuhkan sikap toleransi, pola pikir yang moderat serta kemampuan berpikir secara analitis. Penelitian ini bertujuan mengsosialisasikan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta pelajar mengenai bahaya radikalisme sekaligus memberi edukasi mengenai cara penangklan radikalisme melalui kegiatan Car Free Day (CFD) dan panti asuhan di kota pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan dengan penyampaian materi secara langsung antara mahasiswa, masyrakat dan pelajar.
Persepsi Mahasiswa terhadap Ekspresi Wajah Dosen dalam Meningkatkan Kepuasan Belajar pada Perkuliahan Tatap Muka Nurrahmah, Ayunisa
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/nq6mbx19

Abstract

Komunikasi tatap muka tidak hanya menyampaikan pesan secara verbal, juga melibatkan komunikasi nonverbal, terutama ekspresi wajah pembicara. Ekspresi wajah dosen sangat penting dalam konteks perkuliahan karena dapat membentuk persepsi, meningkatkan keterlibatan, dan memengaruhi kepuasan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pengaruh ekspresi wajah dosen terhadap fokus, pemahaman materi, kredibilitas, dan kepuasan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 10 mahasiswa dari berbagai program studi dan universitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka daring dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi wajah yang tulus, antusias, dan selaras dengan isi materi meningkatkan fokus, pemahaman, keterlibatan, serta kepuasan mahasiswa. Sebaliknya, ekspresi datar atau tidak sesuai konteks materi menurunkan kepercayaan mahasiswa dan menghambat partisipasi aktif. Senyum, kontak mata, dan ekspresi antusias dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan ekspresi wajah merupakan elemen penting dalam komunikasi nonverbal dosen dan berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran tatap muka. Temuan ini menekankan perlunya pelatihan keterampilan komunikasi nonverbal bagi dosen untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan memuaskan bagi mahasiswa.
Island Glow: Strategi Branding Fashion Bali yang Menembus Pasar Global Pramesthi, Dyah Ayu Dhika; Rahmadian, Riskania Athika; Almaeda, Lazilla; Sari, Novita
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/35rpmr34

Abstract

Artikel ini menganalisis strategi branding "Island Glow" yang menjadi kunci sukses fashion Bali dalam menembus pasar global. Pendekatan ini mengintegrasikan elemen budaya lokal seperti batik, tenun, dan motif alam Bali dengan inovasi modern, menciptakan narasi autentik yang membangun loyalitas konsumen internasional. Melalui digitalisasi seperti platform e-commerce, AR interaktif, dan konten media sosial, brand seperti Haluan Bali mencapai omzet Rp900 juta per bulan serta ekspansi ke Australia, Jepang, dan Belanda   Selain itu, event seperti Kuta Fashion Week 2025 dengan tema "Runway to Paradise" serta dukungan pameran BRI memperkuat posisi Bali sebagai pusat brand lokal dunia, memfasilitasi koneksi dengan buyer global. Komitmen keberlanjutan melalui produksi zero-waste, bahan organik, dan pemberdayaan komunitas perempuan lokal—seperti pada Indigo Luna dan Flook The Label—menolak fast fashion serta menonjolkan transparansi sosial. Secara keseluruhan, strategi ini tidak hanya meningkatkan daya saing ekonomi, tapi juga mempromosikan identitas Bali yang berkelanjutan di panggung dunia.

Page 11 of 12 | Total Record : 120