cover
Contact Name
Borisman Bertinegara
Contact Email
jurnaljim.lpc@gmail.com
Phone
+6285239778771
Journal Mail Official
jurnaljim.lpc@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnaljim.lpc@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 30263808     EISSN : 30263808     DOI : https://doi.org/10.60126/jim
Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JIM) is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published twelve issue a year, every month with online version of E-ISSN: 3026-3808. JIM provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. JIM welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
Analisis Komprehensif Perkembangan Bola Basket: Tinjauan Pembelajaran, Teknik Biomekanika, Kebugaran Jasmani, Teknologi dan Sistem Pembinaan di Indonesia Sena, Anak Agung Ngurah Agus Putra; Hita, I Putu Agus Dharma
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1386

Abstract

Artikel ini mengkaji permainan bola basket secara komprehensif melalui berbagai aspek penting, meliputi pembelajaran di sekolah, teknik dan biomekanika gerak, persiapan kebugaran fisik, pemanfaatan teknologi olahraga, serta sistem pembinaan di Indonesia. Bola basket dipandang sebagai olahraga dinamis yang berperan tidak hanya dalam peningkatan kemampuan fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial. Melalui metode kajian literatur, pembahasan difokuskan pada penerapan pembelajaran kreatif, pemahaman biomekanika shooting, perancangan program latihan fisik, serta penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan kualitas performa atlet. Selain itu, peran organisasi olahraga seperti Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dalam pembinaan berjenjang turut dianalisis sebagai faktor strategis dalam pengembangan bola basket nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendekatan ilmiah, teknologi, dan sistem pembinaan yang terstruktur mampu mendukung perkembangan bola basket secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Analisis Dampak Konflik India-Pakistan (Kashmir) Terhadap Stabilitas Keamanan Kawasan Asia Selatan Thahany, Bilqis Salsabilla; Anora, Esti Theda; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1448

Abstract

Konflik India–Pakistan yang berakar pada sengketa wilayah Kashmir telah berlangsung sejak tahun 1947 dan menjadi salah satu konflik paling kompleks di kawasan Asia Selatan. Konflik ini tidak hanya memicu empat kali perang bersenjata, tetapi juga melahirkan krisis kemanusiaan yang ditandai dengan pelanggaran hak asasi manusia, kekerasan terhadap warga sipil, serta instabilitas politik yang berkelanjutan. Ketegangan semakin meningkat pasca pencabutan Pasal 370 oleh Pemerintah India pada tahun 2019, yang menghapus status otonomi khusus Jammu dan Kashmir. Dampak konflik tersebut melampaui batas teritorial kedua negara dan berimplikasi langsung terhadap stabilitas keamanan kawasan Asia Selatan, termasuk meningkatnya perlombaan senjata nuklir, modernisasi militer, serta eskalasi terorisme dan aktivitas kelompok militan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konflik Kashmir terhadap arsitektur keamanan regional Asia Selatan serta mengkaji tantangan dalam upaya resolusi konflik yang telah dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan terhadap berbagai sumber sekunder, seperti artikel ilmiah, buku, laporan lembaga internasional, dan pemberitaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan resolusi konflik, baik melalui mekanisme bilateral, organisasi regional seperti SAARC, maupun intervensi Perserikatan Bangsa-Bangsa, disebabkan oleh sikap politik India dan Pakistan yang saling berseberangan dan tidak kompromistis. Konflik Kashmir hingga saat ini tetap menjadi faktor utama yang mengancam stabilitas keamanan kawasan Asia Selatan.
Diplomasi Kesehatan Global Indonesia Pasca Pandemi COVID-19 Dalam Forum Multilateral: Studi Komparatif G20 dan World Health Organization Balqis, Isha; Alam, Muhammad Dipo; Rohmawari, Aninda Wulan; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1457

Abstract

Diplomasi kesehatan global menjadi semakin krusial pasca pandemi COVID-19 seiring terungkapnya kerentanan sistem kesehatan lintas batas, ketimpangan akses vaksin, serta lemahnya solidaritas global dalam respons awal pandemi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diplomasi kesehatan global Indonesia dalam forum multilateral G20 dan World Health Organization (WHO) pasca pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus komparatif, yang berfokus pada proses diplomasi, aktor yang terlibat, serta hasil yang dicapai Indonesia di kedua forum tersebut. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi G20, WHO, World Health Assembly (WHA), International Health Regulations (IHR), serta sumber kebijakan dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memanfaatkan Presidensi G20 2022 dan partisipasi aktifnya di WHO untuk mendorong penguatan arsitektur kesehatan global, peningkatan akses vaksin yang lebih adil, serta harmonisasi protokol kesehatan bagi negara berkembang. Di G20, Indonesia menjalankan diplomasi yang bersifat presidensial dan cepat melalui agenda ketahanan sistem kesehatan, pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF), serta kerja sama transfer teknologi vaksin. Sementara itu, diplomasi Indonesia di WHO berlangsung melalui mekanisme negosiasi yang lebih normatif dan mengikat, tercermin dalam pengesahan Pandemic Agreement dengan 35 pasal serta revisi International Health Regulations. Kombinasi peran Indonesia di kedua forum tersebut berimplikasi pada pemenuhan kepentingan nasional melalui penguatan kapasitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), peningkatan produksi farmasi lokal, dan sistem surveilans kesehatan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai bridge-builder antara negara maju dan berkembang serta aktor penting dalam agenda dekolonisasi kesehatan global pasca pandemi.
Militerisasi Perbatasan dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Kawasan: Studi Kasus Thailand-Kamboja Alam, Muhammad Dipo; Rohmawati, Aninda Wulan; Balqis, Isha; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1458

Abstract

Militerisasi perbatasan ialah fenomena yang sering muncul dalam sengketa wilayah antarnegara, terlebih di kawasan yang memiliki sejarah konflik yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak militerisasi perbatasan melalui studi kasus konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa militerisasi perbatasan bukan hanya sebagai instrumen pertahanan negara, tapi juga memiliki potensi memperbesar eskalasi konflik akibat munculnya security dilemma dan kecurigaan antarnegara. Di sisi lain, peningkatan intensitas militer di wilayah yang disengketakan berdampak negatif terhadap stabilitas kawasan Asia Tenggara dan juga menghambat peran ASEAN dalam penyelesaian konflik secara damai. Penelitian ini menyerukan pentingnya pendekatan keamanan non-militer, diplomasi bilateral, serta penguatan peran ASEAN guna menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.
Upaya Litigasi Dalam Penyelesaian Sengketa Desain Industri antara Crocs, Inc. dan Liberty Shoes Ltd. di India Tahun 2018-2019 Annisa, Nur; Aisyiyah, Siti; Wulandari, Yeni; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1459

Abstract

Penelitian ini menganalisis upaya litigasi dalam penyelesaian sengketa desain industri antara Crocs, Inc. dan Liberty Shoes Ltd. di India pada periode 2018–2019, dengan menyoroti implementasi ketentuan Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs) dalam hukum domestik India. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori dualisme dalam hukum internasional dan konsep TRIPs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi Delhi menolak gugatan Crocs, Inc. dengan mendasarkan putusannya pada ketentuan The Designs Act 2000, khususnya terkait prinsip kebaruan (novelty), orisinalitas, dan estetika desain industri. Pengadilan menilai bahwa desain yang diklaim Crocs tidak memenuhi persyaratan hukum karena telah dipublikasikan sebelumnya dan bersifat fungsional. Putusan ini mencerminkan penerapan prinsip dualisme oleh India, di mana hukum internasional tidak berlaku secara langsung, melainkan harus diadopsi dan ditransformasikan ke dalam hukum nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun TRIPs menjadi standar internasional, penegakan perlindungan desain industri tetap sangat bergantung pada norma dan mekanisme hukum domestik negara anggota WTO.
Upaya World Food Programme (WFP) Dalam Menangani Kerawanan Pangan di Haiti Tahun 2021- 2024 Klerista, Telma; Kuang, Eugenius; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1460

Abstract

Penelitian ini membahas upaya yang dilakukan oleh World Food Programme (WFP) dalam menangani kerawanan pangan di Haiti pada periode 2021–2024. Krisis pangan di Haiti yang bersifat kronis dan multidimensional mendorong keterlibatan aktor internasional, khususnya organisasi internasional pemerintah (IGO), dalam merespons keterbatasan kapasitas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan bentuk intervensi WFP dalam menghadapi kerawanan pangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui jurnal ilmiah, laporan organisasi terkait, dan buku. Analisis penelitian ini menggunakan teori humanitarian intervention dan konsep food security sebagai kerangka analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WFP berperan sebagai aktor kemanusiaan utama dalam menyediakan bantuan pangan dan menopang ketahanan pangan masyarakat Haiti. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan intervensi kemanusiaan dalam konteks krisis yang berlarut-larut, di mana ketergantungan berkelanjutan terhadap bantuan internasional berpotensi menormalisasi kegagalan negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya.
Perancangan Media Promosi Berbasis Video Sinematik Untuk Meningkatkan Eksistensi dan Nilai Jual Batik Tulis Dahlia Jawi-Jawi di Kabupaten Solok Azhima, Aal Fauzan; Satria, Haris
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1465

Abstract

Batik merupakan salah satu warisan budaya takbenda Indonesia yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan ekonomi tinggi. Batik Tulis Dahlia Jawi-Jawi sebagai produk budaya lokal dari Nagari Jawi-Jawi Guguak, Kabupaten Solok, memiliki keunikan motif dan nilai kearifan lokal yang kuat, namun strategi promosinya masih belum optimal sehingga eksistensi dan nilai jualnya belum dikenal secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media promosi berbasis video sinematik yang mampu meningkatkan eksistensi dan nilai jual Batik Tulis Dahlia Jawi-Jawi. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang diterapkan secara sistematis mulai dari tahap pendefinisian masalah, perancangan konsep, pengembangan media, hingga penyebaran kepada audiens. Hasil perancangan berupa video promosi yang menampilkan proses pembuatan batik secara tradisional, keunikan motif, serta narasi budaya lokal yang dikemas dengan pendekatan sinematik, visual yang estetis, dan storytelling yang emosional. Media promosi ini didistribusikan melalui platform digital seperti YouTube dan Instagram untuk menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda. Hasil perancangan menunjukkan bahwa video promosi mampu meningkatkan brand awareness, memperkuat identitas budaya lokal, serta berpotensi meningkatkan daya tarik dan nilai jual Batik Tulis Dahlia Jawi-Jawi sebagai produk UMKM berbasis kearifan lokal di Kabupaten Solok secara berkelanjutan.
Peran WHO Dalam Mengatasi Dampak Kecanduan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja di Indonesia Pasca-Pandemi COVID-19 Tahun 2020-2025 Tamimi, Bintang Nurmaharani; Nufninu, Jian Aleyska; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1466

Abstract

Pandemi COVID-19 periode 2020-2021 memicu krisis kecanduan media sosial pada remaja Indonesia (usia 10-19 tahun) akibat PSBB dan PJJ, dengan screen time melonjak dari 3,1 jam/hari menjadi 6,5-8,2 jam/hari. Riskesdas 2023 mencatat prevalensi kecanduan gadget naik dari 9,8% (2018) menjadi 24,7%, kecemasan meningkat 41% (12,5%→17,6%), dan depresi 32% (9,8%→13%), dengan disparitas gender (perempuan 2,1x rentan gangguan citra tubuh) dan regional (31% Jakarta vs 18% Yogyakarta). Beban nasional mencapai 1,5-2 juta kasus berisiko tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan kualitatif dengan analisis isi (content analysis) terhadap 87 dokumen primer WHO (mhGAP 2.0, CCS 2023-2027) dan data sekunder Riskesdas/I-NAMHS periode 2020-2025, mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan konsep melalui pengkodean tematik (NVivo 14, Kappa 0.87). Hasil penelitian menunjukkan WHO efektif melalui: pelatihan mhGAP 12.000 tenaga kesehatan (deteksi 1,5 juta kasus via Sehat Jiwa, akurasi 87%), kampanye 800 sekolah (screen time turun 1,8 jam/hari), hibah €12 juta WHO-EU untuk 250 puskesmas NTT-Papua (BSMAS -72%), dan Digital Wellbeing Task Force (kepatuhan platform 75%). Prevalensi kecanduan turun 15,4% di wilayah intervensi (vs 3,2% non-intervensi), hemat Rp 2,3 triliun. Intervensi WHO mengurangi dampak epidemiologi signifikan, menjadikan soft diplomacy model efektif untuk krisis kesehatan mental remaja di negara berkembang.
Strategi Diplomasi Indonesia Dalam Merespons Sengketa Maritim di Laut Natuna Utara dengan Tiongkok (2019–2020) Veronika, Yosefina; Balawanga, Paulina Sriyati Magi; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1467

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi diplomasi Pemerintah Indonesia dalam merespons sengketa maritim di Laut Natuna Utara dengan Tiongkok pada periode 2019–2020. Kawasan Natuna Utara memiliki signifikansi strategis yang tinggi karena posisinya sebagai jalur pelayaran internasional serta kekayaan sumber daya alam berupa hidrokarbon dan perikanan, sehingga menjadikannya wilayah vital bagi kedaulatan dan keamanan ekonomi nasional. Eskalasi ketegangan dipicu oleh klaim sepihak nine-dash line Tiongkok yang tumpang tindih dengan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) sebagaimana diatur dalam UNCLOS 1982, yang dimanifestasikan melalui aktivitas illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing serta kehadiran China Coast Guard di perairan Natuna Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, melalui analisis dokumen kebijakan, nota diplomatik, pernyataan resmi pemerintah, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mengadopsi strategi diplomasi preventif yang dikombinasikan dengan diplomasi pertahanan dan diplomasi multilateral sebagai upaya menghindari eskalasi konflik bersenjata. Strategi tersebut diwujudkan melalui penegasan posisi hukum di forum internasional, pengiriman nota diplomatik ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, penguatan peran Bakamla dan TNI Angkatan Laut, serta optimalisasi peran ASEAN dalam mendorong penyusunan Code of Conduct (CoC) di Laut China Selatan. Meskipun konsistensi hukum Indonesia memperoleh legitimasi internasional, efektivitas kebijakan ini masih dihadapkan pada tantangan berupa ketergantungan ekonomi terhadap Tiongkok, ketimpangan kapabilitas militer, dan fragmentasi kepentingan di internal ASEAN. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diplomasi preventif merupakan instrumen strategis yang efektif bagi Indonesia sebagai negara menengah dalam mengelola konflik asimetris, namun memerlukan penguatan melalui diversifikasi kemitraan strategis dan modernisasi kapasitas maritim guna menjaga integritas teritorial secara berkelanjutan.
Tantangan Pemerintah Daerah Dalam Penyelesaian Konflik Tanah Ulayat di Mimika Papua Tengah Fangohoi, Anastasia; Nauyagir, Jenny Ivana; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1471

Abstract

Tanah ulayat merupakan hak kolektif masyarakat hukum adat yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan spiritual. Di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, konflik tanah ulayat muncul seiring dengan meningkatnya pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam yang sering kali tidak disertai penyelesaian hak adat secara adil. Konflik tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat adat dan pihak swasta, tetapi juga pemerintah daerah, khususnya dalam pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam penyelesaian konflik tanah ulayat di Kabupaten Mimika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan, antara lain lemahnya pemetaan tanah adat, kurangnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan kewenangan pemerintah daerah, belum optimalnya peran lembaga adat, serta rendahnya kepercayaan masyarakat adat terhadap pemerintah. Selain itu, kepentingan ekonomi dan pembangunan sering kali mengesampingkan perlindungan hak ulayat.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2026 Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026 Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2025 Vol. 3 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2023 More Issue