cover
Contact Name
Borisman Bertinegara
Contact Email
jurnaljim.lpc@gmail.com
Phone
+6285239778771
Journal Mail Official
jurnaljim.lpc@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnaljim.lpc@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 30263808     EISSN : 30263808     DOI : https://doi.org/10.60126/jim
Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JIM) is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published twelve issue a year, every month with online version of E-ISSN: 3026-3808. JIM provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. JIM welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 207 Documents
Perlindungan Hak Pencari Suaka Dalam Uni Eropa Melalui Putusan Court of Justice of the European Union (CJEU) Pada Kasus Zimir C-662/23 Rumpumbo, Darwin Mezhak Loduwik; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Court of Justice of the European Union (CJEU) dalam memperkuat perlindungan hak pencari suaka di Uni Eropa melalui Putusan Zimir C-662/23. Fokus kajian diarahkan pada penegasan kewajiban negara anggota dalam mematuhi batas waktu prosedural pemeriksaan permohonan suaka sebagaimana diatur dalam kerangka Common European Asylum System (CEAS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus, yang didukung oleh analisis putusan pengadilan serta literatur hukum Uni Eropa dan hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Zimir C-662/23 menegaskan bahwa alasan administratif tidak dapat dijadikan dasar untuk menunda prosedur pemeriksaan permohonan suaka di luar batas waktu yang telah ditetapkan hukum Uni Eropa. Putusan ini memperkuat kepastian hukum sebagai bagian integral dari perlindungan hak asasi pencari suaka serta menegaskan prinsip supremasi hukum Uni Eropa atas kebijakan nasional negara anggota. Selain itu, putusan tersebut mencerminkan peran strategis CJEU sebagai aktor supranasional dalam membatasi diskresi negara anggota dan mendorong harmonisasi penerapan standar prosedural suaka di seluruh Uni Eropa. Dari perspektif human security, putusan Zimir berkontribusi dalam mengurangi ketidakpastian hukum yang berpotensi menimbulkan kerentanan sosial dan psikologis bagi pencari suaka, sehingga menempatkan individu sebagai referen utama keamanan. Meskipun demikian, efektivitas putusan ini sangat bergantung pada implementasi di tingkat nasional, yang masih menghadapi tantangan kapasitas administratif dan dinamika politik domestik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan serta solidaritas antarnegara anggota untuk memastikan perlindungan hak pencari suaka terwujud secara efektif dalam praktik kebijakan Uni Eropa.
The Influence of Celibacy on Enhancing the Spiritual Life of Pastors: A Case Study in Paroki Santo Mateus, Pare Setiawan, Muhammad Nurrosyid Huda; Awaludin, Asep; Muttaqin, Muttaqin; Cholifah, Nur
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1402

Abstract

Selibat adalah komitmen utama para imam Katolik untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan umat. Meskipun memiliki nilai spiritual yang tinggi, selibat menghadapi tantangan psikologis, sosial, dan emosional yang dapat mempengaruhi kehidupan spiritual para imam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh selibat terhadap spiritualitas para imam di Gereja Katolik Paroki Santo Mateus, Pare, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan dalam menjalankan komitmen tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian lapangan (field research) untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman para imam dalam menjalani hidup selibat dan dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi tentang praktik hidup selibat. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana selibat mempengaruhi kehidupan spiritual para imam dari sudut pandang teologi dan psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selibat meningkatkan kedekatan dengan Tuhan, disiplin rohani, dan dedikasi terhadap pelayanan. Namun, para imam juga menghadapi tantangan seperti kesepian, kebosanan, dan stigma sosial. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, mereka menggunakan strategi seperti refleksi spiritual, keterlibatan dalam komunitas, dan kegiatan-kegiatan produktif seperti membaca, menulis, dan berolahraga. Studi ini menegaskan bahwa selibat bukan hanya kewajiban gerejawi, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan spiritualitas dan pelayanan. Keberhasilan dalam mempraktikkannya bergantung pada dukungan gereja, keseimbangan psikologis, dan pembinaan rohani yang berkelanjutan agar imam tetap teguh dalam panggilannya.
Integrasi Kepribadian Muhammadiyah Dalam Model Pembelajaran Tajdid Leadership di SDKUB Muhammadiyah Purworejo Setiawan, Muhammad Nurrosyid Huda; Katni, Katni
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1403

Abstract

Muhammadiyah memiliki inti gerakan tajdid, namun masih sedikit bentuk tajdid yang berfokus kepada pembentukan karakter pemimpin dalam institusi sebuah Pendidikan sejak dini. Menariknya, Sekolah Dasar Kepemimpinan Ummat dan Bangsa (SDKUB) Muhammadiyah Purworejo telah berhasil melakukannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi Kepribadian Muhammadiyah dalam model pembelajaran Tajdid Leadership di SDKUB Muhammadiyah Purworejo. Penelitian dilakukan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Kepribadian Muhammadiyah diinternalisasikan ke dalam proses pembelajaran kepemimpinan, strategi pedagogis yang digunakan, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa sebagai calon pemimpin masa depan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 Kepribadian Muhammadiyah terintegrasi dalam tiga program unggulan leadership, yaitu: Leadership Class, Leadership Event, Leadership Laboratory. Program Petuah juga menjadi sarana membangun karakter khusus bagi kelas atas. Integrasi nilai dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, experiential learning, mentoring kepemimpinan, dan budaya sekolah. Dampak implementasi menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi, keberanian mengambil peran, kemampuan memecahkan masalah, serta sensitivitas moral pada siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem evaluasi nilai, peningkatan kapasitas guru, dan pengembangan model Tajdid Leadership yang lebih terstruktur sebagai model kurikulum khas sekolah Muhammadiyah.
Pendekatan Deep Learning Dalam Pendidikan: Analisis Literatur Kusuma, Aulia Cindy; Safitri, Eryani; Agustina, Fahimma Arra; Mayarni, Mayarni
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1405

Abstract

Pendekatan deep learning dalam pendidikan muncul sebagai jawaban atas tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pemahaman mendalam, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan menerapkan konsep dalam konteks nyata. Studi ini merupakan analisis literatur yang menghimpun berbagai penelitian terbaru tahun 2020–2025 untuk mengkaji konsep, urgensi, implementasi, manfaat, dan hambatan penerapan deep learning pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, daya ingat jangka panjang, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Komponen meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning terbukti berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan sarana digital, kesiapan pendidik, serta isu etika data menjadi tantangan dalam penerapan luas model ini. Secara keseluruhan, pendekatan deep learning memiliki potensi kuat untuk membangun pembelajaran adaptif dan relevan dengan perkembangan teknologi, sehingga perlu strategi implementasi yang terarah agar dapat diterapkan secara optimal di Indonesia.
Strategi Ekonomi Rumah Tangga Pada Keluarga dengan Anak Banyak di DKI Jakarta Kusuma, Aulia Cindy; Safitri, Eryani; Rizki, Ikfina Kamalia; Nuraeni, Heni Ani
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ekonomi rumah tangga pada keluarga dengan jumlah anak yang banyak. Kajian difokuskan pada komposisi anggota keluarga, bentuk penyelesaian konflik ekonomi, dukungan sosial masyarakat, tantangan yang muncul akibat perubahan sosial, serta harapan keluarga terhadap kondisi ekonomi di masa mendatang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui wawancara dan pengamatan pada keluarga besar yang tinggal dalam satu rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian peran dan musyawarah menjadi mekanisme utama dalam pengelolaan pendapatan dan pengeluaran. Dukungan sosial berupa gotong royong berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Tantangan muncul dari perbedaan kebutuhan antargenerasi dan perubahan pola hidup. Secara keseluruhan, ketahanan ekonomi keluarga besar dipengaruhi oleh kombinasi strategi internal dan dukungan lingkungan sosial.
Peran Pemerintah Indonesia Dalam Menanggulangi Kasus Penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Papua Pada Tahun 2024-2025 Orocomnal, Alfonsina Melissa; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1411

Abstract

Provinsi Papua menghadapi kondisi darurat HIV/AIDS dengan angka penularan tertinggi di Indonesia, di mana tren penyebaran kini telah merambah populasi umum seperti remaja dan ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah Provinsi Papua dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS pada periode 2024-2025. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah implementasi berbagai regulasi dan program strategis di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah pusat berperan dalam menetapkan strategi nasional "Ending AIDS 2030", menjamin ketersediaan obat Antiretroviral (ARV) gratis, dan menyediakan kerangka hukum melalui Peraturan Menteri Kesehatan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua menjadikan penanganan HIV/AIDS sebagai program prioritas melalui Perda Nomor 8 Tahun 2010, penguatan layanan di Puskesmas sebagai garda terdepan, serta inisiasi edukasi melalui muatan lokal di sekolah. Meskipun kolaborasi multisektor dan layanan medis telah diperluas, tantangan besar tetap ada pada tingginya angka kasus baru di Kota Jayapura yang mencapai 1.200 kasus pada tahun 2025, yang dipicu oleh aktivitas prostitusi daring dan hambatan geografis serta stigma sosial.
Pengaruh Identitas Sosial dan Ideologi Terhadap Persepsi Keadilan Dalam Cancel Culture serta Dampaknya Pada Kualitas Dialog Publik Ambiyar, Cindy Aulia; Taasiringan, Celine Mercy
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1414

Abstract

Fenomena cancel culture telah menjadi praktik sosial yang semakin menonjol di ruang publik digital. Di balik klaimnya sebagai bentuk akuntabilitas sosial, praktik ini memunculkan perdebatan mengenai apakah ia merepresentasikan keadilan sosial atau justru mencederai prinsip kebebasan berekspresi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh identitas sosial dan ideologi politik terhadap persepsi keadilan dalam cancel culture, serta dampaknya terhadap kualitas dialog publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional terhadap 155 pengguna aktif media sosial berusia 18–35 tahun di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung, tidak langsung (mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas sosial dan ideologi politik berpengaruh signifikan terhadap persepsi keadilan dalam cancel culture. Persepsi keadilan selanjutnya berpengaruh terhadap kualitas dialog publik dan memediasi hubungan antara variabel independen dan dependen. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai dinamika moral, ideologis, dan identitas kelompok dalam partisipasi digital, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan ruang diskusi daring yang lebih deliberatif, inklusif, dan adil.
Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menangani Konflik Perang Suku Antara Suku Mee dan Suku Moni di Kabupaten Nabire, Papua Tengah Pada Tahun 2023-2025 Tamimi, Bintang Nurmaharani; Nufninu, Jian Aleyska; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1418

Abstract

Konflik sosial berbasis identitas suku masih menjadi tantangan serius bagi stabilitas keamanan dan kohesi sosial di wilayah Papua, khususnya di daerah otonomi baru seperti Provinsi Papua Tengah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nabire dalam menangani konflik perang suku antara Suku Mee dan Suku Moni yang terjadi pada periode 2023–2024. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, dokumen resmi pemerintah, serta pemberitaan media daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesbangpol berperan strategis melalui pendekatan mediasi, komunikasi persuasif berbasis kearifan lokal, serta koordinasi lintas sektor dengan aparat keamanan dan tokoh adat. Upaya tersebut terbukti mampu meredam eskalasi konflik, memulihkan kepercayaan masyarakat, dan mendorong terciptanya perdamaian yang relatif berkelanjutan. Penanganan konflik yang mengedepankan dialog dua arah dan musyawarah adat menjadi kunci keberhasilan resolusi konflik di Kabupaten Nabire.
Analisis Kegagalan Komunikasi dan Resiliensi Warga Dalam Konflik Tambang Wadas Pada Tahun 2021–2022 Duisa, Hawind Nada Putri; Killet, Mai Delfia; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1424

Abstract

Konflik tambang andesit di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada periode 2021–2022 merupakan contoh nyata benturan antara kebijakan pembangunan nasional dan hak warga atas lingkungan hidup yang berkelanjutan. Penetapan Desa Wadas sebagai lokasi pengambilan material untuk Proyek Strategis Nasional Bendungan Bener memicu penolakan warga akibat kekhawatiran terhadap kerusakan ekologis, hilangnya sumber mata air, meningkatnya risiko longsor, serta ancaman terhadap mata pencaharian warga agraris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan komunikasi pemerintah serta bentuk resiliensi warga dalam menghadapi konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder berupa dokumen kebijakan, laporan lembaga advokasi, hasil pemantauan Komnas HAM, serta pemberitaan media dan literatur akademik. Analisis dilakukan dengan mengaitkan kasus Wadas pada teori Green Policy dan pendekatan Environmental Justice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah yang bersifat top-down dan minim partisipasi bermakna menjadi faktor utama eskalasi konflik. Di sisi lain, warga Desa Wadas menunjukkan resiliensi multi-strategi melalui pembentukan organisasi GEMPADEWA, advokasi hukum, mobilisasi sosial, serta penguatan jaringan solidaritas dengan organisasi warga sipil. Penelitian ini juga menemukan adanya pergeseran penyelesaian konflik dari tuntutan keadilan ekologis menuju pendekatan kompromi finansial, yang berimplikasi pada fragmentasi sosial dan pengabaian prinsip keberlanjutan lingkungan serta keadilan antar generasi. Studi ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan yang partisipatif, komunikatif, dan berwawasan lingkungan guna mencegah konflik serupa di masa mendatang.
Evaluasi Peran ASEAN Dalam Menangani Konflik antara Thailand dan Kamboja Tahun 2025 Tokan, Anastasia E Andinny Goran; Lape, Florentina Maria Iness Oematan; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i1.1430

Abstract

Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja pada tahun 2025 sekali lagi menyoroti kerentanan situasi keamanan di Asia Tenggara, khususnya mengingat sengketa perbatasan yang berakar pada sejarah kolonial dan klaim teritorial yang belum terselesaikan. Eskalasi konflik ini tidak hanya merusak hubungan bilateral antara kedua negara tetapi juga menyebabkan krisis kemanusiaan dan secara serius menantang kredibilitas ASEAN sebagai sebuah organisasi perdamaian regional. Studi ini meneliti bagaimana peran ASEAN dalam mengelola konflik Thailand-Kamboja pada tahun 2025 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Analisis yang dilakukan menggunakan pendekatan teoretis neoliberal dan teori resolusi konflik milik Johan Galtung untuk menilai efektivitas mekanisme ASEAN dalam mempromosikan de-eskalasi dan resolusi konflik. Temuan menunjukkan bahwa ASEAN memainkan peran penting sebagai fasilitator dialog, mediator diplomatik, dan pendukung gencatan senjata melalui mekanisme ASEAN Way dan penempatan tim pengamat. Namun, peran ini masih terbatas pada pembentukan perdamaian sosial dan belum mampu mengatasi secara komprehensif penyebab struktural konflik. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun ASEAN tetap berupaya secara relevan sebagai aktor keamanan regional, penguatan kapasitas kelembagaan dan mekanisme respons konflik diperlukan untuk memastikan bahwa ASEAN mampu membangun perdamaian yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2025 Vol. 3 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2023 More Issue