cover
Contact Name
Nailal Muna
Contact Email
intelektual@uit-lirboyo.ac.id
Phone
+6285790222882
Journal Mail Official
intelektual@uit-lirboyo.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wahid Hasyim 62, Kediri 64114
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
ISSN : -     EISSN : 26854155     DOI : https://doi.org/10.33367/ji.v14i3
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman accepts research results in the fields of research and scholarly discussion concerning the education practices in Islamic educational institutions, both formal and non-formal education in the scope of Islamic education thought, Islamic educational philosophy, Islamic education curriculum, Islamic education learning model, Islamic education learning strategies and methods, Islamic education learning traditions, Islamic family education, and others related to Islamic education.
Articles 224 Documents
Implementasi Permenag Nomor 2 Tahun 2008 Dan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Di MAN Prambon Nganjuk Novita Rahmah
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.710

Abstract

Implementasi Permenag Nomor 2 Tahun 2008 dan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan perlu dikuatkan dalam pelaksanaan di lapangan karena ditengarai di MAN Prambon muncul permasalahan pedagogik guru yang belum maksimal, sarana dan prasarana pembelajaran yang belum lengkap, input siswa kurang berkualitas, sebagian tamatan SMP kurang mampu mempelajari Mapel Bahasa Arab. Minat, motivasi dan disiplin belajar siswa kurang maksimal, dan belum maksimalnya pos-pos pembiayaan untuk kegiatan pembelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler serta pembiayaan kegiatan pengembangan diri karena minimnya sumber pendapatan. Kesimpulan penelitian ini adalah: 1) Bentuk Implementasi Permenag No. 2 Tahun 2008 dan Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan di MAN Prambon Nganjuk bagi guru PAI dan Bahasa Arab adalah berikut: a) Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan strategi dan metode mengajar yang sesuai, mengadakan penilaian dan analisis hasil belajar, serta evaluasi, mengadakan program remidi dan pengayaan, b) Pengadaan tes peminatan pada siwa baru untuk penempatan jurusan. 2) Implikasi Implementasi Permenagsebagai berikut: a) Implikasinya didasarkan pada pada tujuan pendidikan nasional, b) didasarkan pada ruang lingkup standar kompetensi lulusan, c) dilakukan dengan cara mengadakan monitoring dan evaluasi, d) dilaksanakan berdasar kebijakan kepala madrasah, e) dijalankan dengan baik sesuai dengan rencana. 3) Faktor-faktor Pendukung antara lain: a) Kondisi riil standar isi yang bagusdan Respon komite dan siswa sangat baik. Sedangkan faktor-faktor penghambatnya antara lain: fasilitas untuk memenuhi terlaksnanya kurikulum 13 sangat terbatas.
Implementasi Pembelajaran Kontekstual dengan Strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Dan Tranferring): Studi Pada Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika di MI Daya Muda Al-Islam Takat Kampungbaru Tanjunganom Nganjuk Nurul Kholisiyah; Dianis Izztul Yuanita
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.711

Abstract

Kemampuan siswa terhadap pelajaran matematika di MI perlu terus ditingkatkan, mengingat perkembangan dunia saat ini menuntut berbagai perhitungan yang lebih rumitid. Tidak terkecuali siswa di Madrasah Ibtidaiyah Daya Muda Al-Islam Takat Kampungbaru Tanjunganom Nganjuk yang saat ini masih tergolong rendah. Terlihat dari nilai ulangan semester II tahun pelajaran 2015/2016, yaitu: dari 119 siswa hanya 21% yang tuntas belajar secara klasikal (dikatakan tuntas apabila nilainya 75) sedangkan yang tidak tuntas 79%. Mengatasi permasalahan di atas, diperlukan strategi REACT yang menekankan pada aktivitas siswa secara penuh, baik fisik maupun mental.Fakus penelitian dalam tesis ini adalah: (1) Bagaimana proses pembelajaran kontekstual dengan strategi REACT pada mata pelajaran matematika di MI Daya Muda Al-Islam. (2) Kemampuan apa saja yang nampak dalam pembelajaran kontekstual dengan strategi REACT pada mata pelajaran matematika di MI Daya Muda Al-Islam. Hasil penelitian ini adalah: (1) Proses pembelajaran kontekstual dengan strategi REACT pada mata pelajaran matematika di MI Daya Muda Al-Islam dilakukan dengan 4 proses tahapan, pertama proses relating siswa diberi rumus kemudian mengaitkannya dengan kehidupan nyata, kedua proses experiencing yaitu siswa melakukan eksplorasi rumus dengan pengalaman nyata siswa, ketiga siswa menerapkan pengalaman dalam kehidupan nyata untuk memecahkan soal matematika, keempat proses cooperating siswa bersama dengan kelompoknya melakukan diskusi untuk memecahkan soal bersama-sama, kelima proses tranferring siswa melakukan presentasi dari hasil diskusi bersama kelompoknya setelah memecahkan soal matematika. (2) Kemampuan siswa yang nampak dalam pembelajaran kontekstual dengan strategi REACT pada mata pelajaran matematika di MI Daya Muda Al-Islam adalah: pertama kemampuan relating siswa sudah cukup baik hal ini dibuktikan dengan hasil tes ulangan harian.Kemampuan experiencing dengan 8 indikator sudah mencapai nilai rata-rata yang baik. Kemampuan applying dari 5 indikator,3 aspek kurang baik. Kemampuan cooperating siswa, 6 siswa dengan 5 indikator sudah menunjukkan nilai rata-rata yang baik, Kemampuan tranferring siswa rata-rata sudah baik, walaupun siswa masih berlum terbiasa mengkomunikasikan hasil diskusi dengan presentasi di depan kelas.
Peran Kepala Madrasah Sebagai Motivator Dan Inovator Dalam Upaya Menuju Kepemimpinan Pendidikan Efektif Siti Wahyuni
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.712

Abstract

Kepala Madrasah sebagai pengatur sebuah lembaga pendidikan Islam mempunyai fungsi dan peran tersendiri untuk dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik, maka seorang pemimpin harus mempunyai sifat-sifat kepemimpinan yang baik, ideal, bijaksana dan sangat bervariasi. Tulisan ini mengupas tentang hubungan kepala madrasah dengan teman sekerja, dengan atasan, pihak atasan, disiplin kerja, keamanan dalam bekerja, tugas-tugas yang dikerjakan (terutama yang menantang) tanggung jawab dalam bekerja, supervisi atau pembinaan dari pihak atasan. Peran Kepala Madrasah sebagai pemimpin lembaga pendidikan formal mempunyai peranan yang sangat penting dalam pemberdayaan tenaga pendidikan. Untuk itu kepemimpinannya diperlukan untuk membawa perubahan-perubahan konstruktif dalam program- program pengajaran sesuai dengan berbagai nilai dan tujuan pendidikan.
Korelasi Kualitas Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di MI Kecamatan Prambon Nganjuk Unaisiyah Unaisiyah
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.713

Abstract

Supervisi yang handal untuk meningkatkan mutu kinerja guru harus terus digalkkan, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Pengawasan sebagai supervisor sekolah dituntut menjadi figur yang dapat menjadi contoh dan panutan bagi para guru dan para siswa dalam hal pembentukan karakter baik dalam hal disiplin, maupun dalam hal etika dan moral. Terlebih lagi saat ini telah menerapkan kurikulum baru yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa. Memberikan pengetahuan tentang etika pergaulan, penanaman nilai-nilai agama, moral, budi pekerti serta etika bagi anak didik, harus terus menerus dilakukan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Tingkat keaktifan supervisi akademik pengawas sekolah di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah baik hal ini dibuktikan dengan fakta empiris dengan indikator pelaksanaan kurikulum yang berlaku. Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan model kegiatan pembelajaran, peran serta peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif, kreatif, demokratis, mendidik, memotivasi, mendorong kreatifitas dan dialogis bahwa sebanyak 66 responden yang menjawab baik adalah 27 responden atau (41%), cukup baik sebanyak 13 responden atau (20%), kurang baik sebanyak 11 responden atau (17 %), sangat baik 9 responden atau (13%) dan sangat kurang baik 6 responden atau (9%). (2) Tingkat kinerja guru di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah cukup baik dari 66 responden yang menjawab cukup baik adalah 24 responden atau (36%), kurang baik 20 responden atau (30%) sangat kurang baik 11 responden atau (17%), baik 10 responden atau (15%), sangat baik 1 orang atau (2%). (3) Korelasi supervisi akademik pengawas sekolah terhadap kinerja guru di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah kuat, hal ini dibuktikan dengan penghitungan rumus product moment dan regresi linier sederhana bahwa nilai korelasi sebesar rxy = 0,757 yang berarti terletak antara 0,60 – 0,79 artinya terdapat korelasi yang kuat antara kualitas supervisi akademik dengan kinerja guru.
Psikosufistik Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Syekh Ibnu Atha’illah Ahmad Fauzi
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.714

Abstract

Penelitian ini dibingkai dalam topik besar Psikologi Pendidikan Islam yang secara khusus melihat pada perspektif pemikiran Syekh Ibnu Atha’illah dari keterkaitannya antara pendidikan karakter di Indonesia dengan konsep pendidikan tasawuf . Sedangkan lingkup penelitian ini difokuskan pada tiga permasalahan utama yaitu: 1) Bagaimana pemikiran Ibnu Athaillah as-Sakandari tentang pendidikan sufistik dalam karyanya al-?ikam, 2) Bagaimana konsep pendidikan sufistik Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab al-Hikam, dan 3) Bagaimana relevansinya pendidikan sufistik Ibnu Athaillah as-Sakandari dengan pendidikan karekter di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis kajian pustaka (library research). Sumber data yang digunakandalampenelitianinidiperoleh dari buku, jurnal, dan karya ilmiah lain yang relevan dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Setelah data terkumpul lalu dilakukan reduksi data dan analisis isi. Dari penelitian ini berhasil menunjukkan metode pendidikan sufistik Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari yang disebut dengan istilah sul?k, dimana hakikat pendidikan adalah upaya penempaan diri / tazkiyatu al-Nafs yang pada tujuan utamanya mengantarkan manusia menjadi insan kamil dan pada puncaknya bisa dekat atau wu??l kepada Allah swt. Adapun Relevansi antara metode sul?k dengan pendidikan karakter terdapat dalam langkah-langkah pembelajaran. jika dalam pendidikan karekater Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu sikap yang menyangkut dimensi jiwa, pengetahuan, dan keterampilan. sedangkan dalam metode tasawuf/ Suluk ditemukan metode Takhalli (mensunyikan diri dari kotoran-kotoran jiwa ) dan Tahalli (menghiasi diri dengan keutamaan-keutamaan). Maka dapat disimpulkan bahwa antara pendidikan tasawuf dan pendidikan karakter di Indonesia memiliki kesamaan yaitu mengedepankan pembentukan jiwa/kondisi psikologis sebelum pada ranah yang lain, dengan harapan melalui model belajar yang terintegratif dapat menghasilkan peserta didik yang arif, produktif, kreatif dan inovatif.
Implementasi Model Pembelajaran Terpadu Di SDI Darush Sholihin Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Anwar Anwar
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.715

Abstract

Peneliti ini dibingkai dalam topik besar program implementasi model pembelajaran terpadu yang difokuskan agar dapat meningkatkan keefektifan peserta didik di SDI Darush Sholihin Nganjuk. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini meliputi pertanyaan: 1). Bagaimanakah implementasi model pembelajaran terpadu di SDI Darush Sholihin Nganjuk. 2). Bagaimana implementasi model pembelajaran terpadu dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran di SDI Darush Sholihin Nganjuk. Jenis pendekatan penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu; Pengamatan terlibat (participant observation), Wawan cara mendalam (indepth interview) dan Dokumentasi. Data yang terkumpul setelah data dikumpulkan, lalu pengkodean kemudian diolah dan disajikan serta dibahas lalu dikumpulkan. Penelitian ini berhasil memperoleh temuan sesuai pertanyaan permasalahan yang pada garis besarnya dapat disimpulkan sebagai berikut:1) Pembelajaran terpadu di SDI Darush Sholihin menggunakan beberapa macam model yang digunakan berdasarkan pola pengintegrasian materi atau tema. Berdasarkan pola tersebut, terdapat sepuluh model pembelajaran terpadu yang dipakai SDI Darush Sholihin yaitu: (1) terpisah ( fragmented ), (2) terhubung (connected), (3) tersarang (nested), (4) terurut (sequenced), (5) terbagi (shared), (6) terjaring (webbed), (7) terikat (threaded), (8) terpadu (integrated), (9) terbenam (immersed), (10) jaringan (networked), Adapun bentuk atau model pembelajaran terpadu yang dirancang di SDI Darush Sholihin adalah bentuk tematik (terjala/webbed) untuk kelas bawah (1-3). 2) Keefektifan pembelajaran terpadu tercermin dari bermaknanya pembelajaran. Pembelajaran yang bermakna menghasilkan siswa yang aktif dalam proses belajar mengajar yang menyenangkan, sehingga terjadi komunikasi dua arah guru dan murid. Pembelajaran yang menyenangkan jika guru kreatif dan terdapat variasi cara belajar sehingga menghasilkan prestasi belajar yang baik
Manajemen Pembelajaran Aqidah Akhlak Berwawasan Multikultural Di MTs Negeri 1 kediri Bagus Fatoni; Moh. Turmudi
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (menjelaskan) manajemen pendidikan agama Islam berwawasan multikultural di MTs Negeri 1 Kediri, meliputi nilai-nilai kultural yang dikembangkan, manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap minat peserta didik untuk belajar di MTs Negeri 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang mencakup empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan empat kriteria yaitu derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Perencanaan pembelajaran menekankan integrasi nilai-nilai multikultural; jujur, disiplin,tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial termuat dalam Recana Program Pembelajaran (RPP) maupun dalam silabus; 2) pelaksanaan pembelajaran menerapkan nilai-nilai multikultural dalam perencanaan, namun yang paling menonjol adalah nilai kebersamaan dan saling menghargai tanpa mencari perbedaan; 3) Evaluasi hasil pembelajaran menggunakan model evaluasi dengan memperhatikan tiga ranah yaitu kognitif, psikomotorik dan afektif, dan yang lebih ditekankan dalam pendidikan agama Islam adalah ranah afektif.
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Nur Isna Indah Kurniawati
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i2.717

Abstract

Kepala Madrasah merupakan pemimpin professional di lembaga pendidikan yang mempunyai peran sangat penting dan sangat strategis dalam mewujudkan suatu tujuan , mengingat posisinya yang secara struktural sebagai pimpinan legal formal memiliki kekuasaan penuh pada lembaga yang dipimpinnya. Kepala madrasah merupakan pimpinan tertinggi dalam lembaga pendidikan . Gaya kepemimpinan kepala madrasah sangatlah mempengaruhi terwujudnya madrasah yang memenghasilkan manusia – manusia yang bertakwa, berbudi pekerti luhur, dan manusia yang menguasai teknologi informasi. Atas dasar itu, penelitian ini difokuskan pada gaya Kepemimpinan kepala madrasah tsanawiyah Al-Huda Mojoduwur Ngetos Nganjuk. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. (2) Mendeskripsikan Strategi yang Digunakan Kepala Madrasah dalam Pelaksanaan Gaya kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk.(3) Mendeskripsikan Interaksi Sosial kepala Madrasah dengan Seluruh Warga Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala madrasah tsanawiyah Al-Huda adalah Demokrasi. (2) Strategi yang Digunakan Kepala Madrasah dalam Pelaksanaan Gaya kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk yaitu niat (perencanaan), kemitraan (andil), dan evaluasi. (3) Kepala madrasah menjalin interaksi sosial secara horizontal dengan guru dan karyawan madrasah tsanawiyah Al-Huda Ngetos Nganjuk dan menjalin interaksi sosial secara vertikal dengan siswa siswi madrasah tsanawiyah Al-Huda Ngetos Nganjuk
Manajemen Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghoib Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di MI Al-Hidayah 2 Bandar Lor Kedir Khoiril Anam
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 3 (2018): Intektual:Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/intelektual.v8i3.724

Abstract

Manajemen pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghoib adalah: Proses mengatur aktivitas yang menghasilkan perubahan pada diri individu yang belajar, baik actual maupun potensial dalam menghafal Al-Qur’an untuk memelihara, menjaga dan melestarikan kemurnian Al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasulullah diluar kepala agar tidak terjadi perubahan dan pemalsuan.Berdasarkan uraian di atas, permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana manajemen pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghoib dalam meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Apa faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Al-Qur’an Bil-Ghoib dalam meningkatkan belajar siswa di MI Al-Hidayah 2 Kediri.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi serta wawancara. Di mana ketiga komponen tersebut merupakan suatu rangkaian yang tidak terpisahkan guna memperoleh data penelitian, oleh karena itu analisa data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran Al-Qur'an Bil-ghoib di MI Al-Hidayah 2 Bandar Lor menerapkan metode membaca berulang-ulang dahulu sebelum ke metode Murottilil Qur’an yang didukung dengan Iqro' Littahfidz, pembiasaan, ketauladanan, latihan hafalan, dan pemberian tugas, serta bermain, cerita dan menyanyi (BCM). Kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik hal ini dapat dilihat dari lulusan siswa yang mampu menghafal surat-surat pilihan di tambah hafalan do’a sehari- hari. Hal-hal yang mendukung efektiftifnya metode pembelajaran antara lain: adanya kebersamaan guru pembelajaran Al-Qur'an Bil-ghoib, adanya antusias siswa untuk menghafal Al-Qur'an, adanya bahan dan materi penunjang, adanya kegiatan-kegiatan ekstra meskipun terbatas sebagai pemompa semangat siswa dalam menghafal. Semengtara yang menjadi kendala yaitu kurangnya kesadaran disiplin baik bagi guru maupun siswa, kurang perhatian dan kerjasama dari sebagian wali murid, keterbatasan waktu, dan keterbatasan dana.
Ekonomi Sebagai Komponen Ilmu Pengetahuan Sosial Miftahuddin Miftahuddin
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. 3 (2018): Intektual:Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/intelektual.v8i3.725

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial selanjutnya disingkat IPS mulai ramai diperdebatkan secara nasional dalam tahun 1972 pada saat Badan Penelitian Pendidikan (BP3K sekarang) membahasa rencana pembaharuan kurikulum sekolah di Indonesia. Konsep-konsep ilmu sosial yang menjadi bahan pengajaran IPS dipilih yang dapat menunjang tercapainya tujuan pengajaran. Konsep-konsep yang sudah dipilih kemudian disederhanakan dalam arti dipermudah sesuai dengan kematangan dan kemampuan peserta didik, agar mudah diserap dan dihayati. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa walaupun masalah yang dibahas sama yaitu masalah-masalah sosial, namun IPS bukan ilmu sosial. Ia adalah bagian ilmu sosial yang dipilih dan disederhanakan serta dipolakan untuk pengajaran, karena itu tujuannya bersifat edukatif. Penelaahan ekonomi berpangkal pada dua hal yang berhadapan yaitu tidak terbatasnya jenis dan jumlah kebutuhan manusia dan adanya kelangkaan alat-alat pemuas kebutuhan (sumber-sumber produktif). Adanya kelangkaan sumber-sumber yang produktif menimbulkan masalah pokok ekonomi. Konsep ilmu ekonomi seperti tersebut disederhanakan selanjutnya disajikan kepada peserta didik agar mudah difahaminya.

Page 4 of 23 | Total Record : 224


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 15 No. 1 (2025): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 14 No. 1 (2024): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2024 Vol. 14 No. 3 (2024): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 14 No. 2 (2024): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 13 No. 3 (2023): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, December 2023 Vol. 13 No. 2 (2023): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2023 Vol. 13 No. 1 (2023): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2023 Vol. 12 No. 3 (2022): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2022 Vol. 12 No. 2 (2022): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2022 Vol. 12 No. 1 (2022): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2022 Vol. 11 No. 3 (2021): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2021 Vol. 11 No. 2 (2021): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2021 Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2020 Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2020 Vol. 9 No. 01 (2019): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2019 Vol. 9 No. 3 (2019): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2019 Vol. 9 No. 2 (2019): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2019 Vol. 8 No. 3 (2018): Intektual:Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Desember 2018 Vol. 8 No. 2 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2018 Vol. 8 No. `1 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2018 Vol. 7 No. 2 (2017): Intektual:Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, Agustus 2017 Vol. 7 No. 1 (2017): Intektual:Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman More Issue