Journal of Professional Education
Jurnal Pendidikan Profesional adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada artikel-artikel di bidang ilmu pendidikan. dan dirancang sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teori, serta pengembangan inovasi dalam pendidikan. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Profesional menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil riset serta temuan inovatif di bidang pendidikan. Fokus dan Cakupan: 1. Pengembangan Materi Pembelajaran 2. Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan 3. Pengembangan Profesi Guru 4. Aktivitas Pembelajaran 5. Kebijakan Pendidikan 6. Sarana dan Prasarana Pendidikan
Articles
61 Documents
IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN PILIHAN PADA KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENGOPTIMALKAN TEFA DI KONSENTRASI KEAHLIAN TITL SMK NEGERI 1 SINGOSARI
Riawati , Desy Eva;
Nurzaki, Achmad
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dari implementasi mata pelajaran pilihan pada kurikulum merdeka untuk mengoptimalkan TEFA di konsentrasi Keahlian TITL SMK Negeri 1 Singosari. Fokus penelitian adalah dampak dari adanya peningkatan kompetensi siswa di bidang perawatan dan perbaikan AC Room, terhadap pelayanan di TEFA TITL SMK Negeri 1 Singosari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan hasil survei. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum yang matang menjadi peranan yang penting dalam keberhasilan implementasi mata pelajaran pilihan yang berdampak pada peningkatan TEFA di sekolah. Kolaborasi bersama industri juga sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dan peningkatan pelayanan yang memuaskan di TEFA sekolah. Selain itu, penelitian ini menawarkan modifikasi dan pengembangan kurikulum khususnya untuk mata pelajaran pilihan terhadap kompetensi-kompetensi baru di dunia industri sesuai dengan update teknologi, terutama dalam peningkatan kompetensi siswa untuk membekali siswa memanfaatkan peluang kerja dan peluang bisnis yang ada di industri melalui pembelajaran berbasis proyek.
ANALISIS PROGRAM BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) DI SMK NEGERI 2 MALANG DALAM MEWUJUDKAN LAYANAN PEMERINTAH DAERAH YANG GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
Dahniar , Nenie;
Zulqoidah
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Program Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Malang pada konteks penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sampai sejauh mana program BLUD dapat mendukung layanan pemerintah daerah yang efektif, aktual dan transparan. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yakni pengumpulan data melalui observasi atau pengamatan langsung dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwasannya penerapan prinsip GCG di SMK Negeri 2 Malang masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Meskipun diantaranya terdapat usaha dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, tantangan tetap ada, terutama pada pemahaman dan pelaksanaan oleh pihak manajemen sekolah. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara harapan pemerintah daerah dan realisasi program BLUD di tingkat sekolah, yang dapat berpengaruh terhadap kinerja dan kontribusi SMK kepada masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai layanan pemerintah daerah yang berlandaskan GCG, diperlukan sinergi apik antara kebijakan pemerintah, manajemen sekolah, dan keterlibatan masyarakat pada pengelolaan BLUD. Penelitian ini diharapkan dapat memberi rekomendasi atau masukan bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih baik dan implementasi program BLUD yang lebih efektif di SMK
SISTEMATIC LITERATUR REVIEW (SLR): MENERAPKAN BUDAYA 5R UNTUK MEMPERKUAT ETOS KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Wulandhari;
Mufidah, Lailatul
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan budaya 5R terhadap peningkatan etos kerja siswa SMK. Metode yang digunakan adalah Sistematic Literatur Review (SLR), penelitian ini mengidentifikasi konsep 5R dan etos kerja siswa dalam konteks pendidikan vokasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan budaya 5R dapat meningkatkan etos kerja siswa melalui penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, peningkatan motivasi, dan pembentukan disiplin diri. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi 5R meliputi komitmen pimpinan, partisipasi aktif siswa, sosialisasi yang efektif, evaluasi yang berkelanjutan, dan dukungan fasilitas. Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangnya kesadaran siswa dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan budaya 5R merupakan upaya yang efektif dalam meningkatkan etos kerja serta kualitas lulusan SMK.
MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME GURU MELALUI MAGANG DAN PEMBINAAN BERKELANJUTAN
Suryawati , Ririk;
Munandar , Rohmad
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Profesionalisme guru merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Program magang memungkinkan guru untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri, sehingga mereka dapat memperbarui keterampilan teknis dan soft skills yang diperlukan dalam pengajaran. Pembinaan berkelanjutan, seperti pelatihan dan workshop, memberikan guru kesempatan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan industri. Artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut, seperti keterbatasan waktu dan biaya, serta memberikan rekomendasi untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Kesimpulannya, pengembangan profesionalisme guru melalui magang dan pembinaan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK agar lebih siap bersaing di pasar kerja.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): MOODLE SEBAGAI JEMBATAN MENUJU KURIKULUM MERDEKA PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Mufidah , Lailatul;
Wulandhari
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas Moodle dalam mendukung pembelajaran pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi data dari berbagai jurnal yang relevan untuk mengetahui dampak Moodle terhadap proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Moodle sebagai LMS dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa mengintegrasikan Moodle dengan metode pembelajaran tatap muka diperlukan untuk menciptakan interaksi sosial yang efektif. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang bagaimana LMS, dan Moodle khususnya, dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan pada Kurikulum Merdeka.
Studi Literatur: Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Komputasional Peserta Didik melalui Model Project Based Learning pada Konsentrasi Keahlian Teknik Elektronika di Sekolah Menengah Kejuruan
Firmansyah, Dedy;
Pramana, Heri
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan pada teknologi abad 21 diutamakan dalam upaya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik dengan mengintegrasikan kemampuan berpikir yang kreatif dan berpikir komputasional dalam hal pemecahan suatu permasalahan yang dialami oleh peserta didik. Keterampilan berpikir kreatif merupakan suatu proses berpikir untuk menentukan hubungan yang baru antara berbagai hal. Berpikir komputasional merupakan metode penyelesaian masalah yang dirancang untuk dapat diselesaikan oleh manusia, komputer, atau keduanya. Ini melibatkan aplikasi ilmu komputasi untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah yang kompleks. Penemuan pemecahan baru dari suatu permasalahan, Menemukan metode baru maupun menemukan bentuk artistik baru. Penelitian Ini berbasis literatur review yang dilakukan untuk mengkaji model pembelajaran project-based learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kreatif dan berpikir komputasional peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode literatur review sebanyak 10 artikel berbahasa inggris. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan 10 artikel yang dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian literatur review ini adalah kemampuan keterampilan berpikir keratif dan berpikir komputasional peserta didik melalui penerapan model pembelajaran project-based learning (PjBL) memiliki pengaruh yang sangat signifikan dan baik.
ANALISIS PERAN BURSA KERJA KHUSUS (BKK) DALAM MEMFASILITASI TRANSISI LULUSAN SMK NEGERI 1 PASURUAN KE DUNIA INDUSTRI
Mundir, Moh;
Hidayat, Taufik
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi pendahuluan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketrampilan yang dimiliki lulusan sekolah kejuruan dengan pekerjaan yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan kurang optimalnya peran Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah sebagai penghubung dengan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuib peran dari BKK dalam menjembatani lulusan SMK dengan dunia industri dan menganalisa dari pelaksanaanya. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran BKK berupa mengorganisir database lulusan SMK, penelusuran minat dan bakat siswa, keberlanjutan siswa, dan memfasilitasi lulusan yang ingin bekerja dengan dunia industri melalui perekrutan tenaga kerja. Kinerjanya saat ini dinilai sudah cukup baik,hal ini ditunjukkan indeks kinerja yang baik. BKK mampu menginformasikan adanya lowongan kerja pada alumni, menjalin kerja sama dengan dunia kerja dan menjalin kerja sama dengan ikatan alumni. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan yang menyebabkan kinerjanya dalam lebih optimal. Lebih lanjut, peran BKK yang perlu ditingkatkan adalah menjalin kerjasama dengan industri.
IMPLEMENTASI KELAS INDUSTRI PADA BUMA SCHOOL PROGRAM DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI
Sulton, Maulana;
Sumiati, Sri
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SMK dan industri adalah dua organisasi yang saling terkait. Baik dalam pengembangan ilmu maupun penyiapan tenaga kerja yang kompeten. Saat ini SMK harus linier dengan pembaharuan yang ada di industri. Selain penekana penguasaan pengetahuan, sikap dan ketrampilan siswa SMK haru memiliki nilai-nilai yang dibutuhkan oleh industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kelas industri yang bekerjasama dengan PT Bukit Makmur Mandiri (BUMA) di SMKN 1 Singosari kabupaten malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Secara langsung objek penelitiannya adalah konsentrasi keahlian Teknik Alat Berat kelas industri Buma School SMK Negeri 1 Singosari kabupaten Malang. Hasil penelitian didapatkan imlementasi kelas industri yang diawali dengan perjanjian Kerjasama antara keduabelah pihak, dilanjutkan dengan penyusunan kurikulum antara sekolah dan kompetensi industri (sinkronisasi Kurikulum). Pelaksanaan kelas industri disesuaikan dengan kurikulum yang telah disusun. Setelah kelas industri dilaksanakan proses evaluasi dilakukan oleh kedua belah pihak.
Kajian Konsep Integrasi Fisika dalam IPAS pada Kurikulum Merdeka
Setyowati, Frederica;
Aziza, Leny Nurwahyuni
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia. Beberapa penyederhanaan dilakukan untuk mengurangi kompleksitas dan beban materi yang dianggap terlalu berat bagi siswa. Salah satu upaya penyederhanaan tersebut adalah mengintegrasikan pelajaran Fisika ke dalam mata Pelajaran IPAS. Dalam artikel ini, kami menganalisis tentang konsep pelajaran Fisika, konsep pelajaran IPAS, konsep pelajaran produktif Teknik Mesin dan kaitan antara ketiga pelajaran tersebut. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan fokus pada pemahaman yang lebih mendalam sehingga diharapkan integrasi pelajaran Fisika dalam Pelajaran IPAS dapat menumbuhkan sikap ilmiah serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.
PENINGKATAN MUTU SMK MELALUI PROGRAM MAGANG GURU SEBAGAI UPAYA LINK AND MATCH DENGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI
Arif, Mochamad;
Prasetyo, Wahyu Dwi
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menghadapi tantangan dalam menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program magang guru sebagai strategi untuk meningkatkan relevansi kurikulum dan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur komparatif, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber sekunder. Temuan menunjukkan bahwa kemitraan antara pendidikan dan industri sangat penting untuk menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan pasar kerja. Namun, terdapat hambatan seperti kurangnya pemahaman industri dan stigma negatif terhadap pendidikan vokasi. Program magang guru memberikan pengalaman praktis yang dapat meningkatkan kompetensi pengajaran dan mempersiapkan siswa untuk dunia kerja. Dengan evaluasi yang sistematis, diharapkan program ini dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di pasar kerja.