cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 29647665     DOI : https://doi.org/10.71456/sur
Core Subject : Economy,
SURPLUS adalah jurnal Ekonomi dan Bisnis. Jurnal ini membahas ilmu ekonomi, manajemen, bisnis, dan perbankkan.
Articles 443 Documents
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Employee Retention pada Era Perubahan Dunia Kerja: Systematic Literature Review Jamilatun Indah Romadhoni
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2308

Abstract

Transformasi dunia kerja yang pesat, didorong oleh digitalisasi, globalisasi, dan transisi pascapandemi, telah menimbulkan tantangan signifikan bagi organisasi dalam mempertahankan sumber daya manusianya. Employee retention telah menjadi prioritas kritis dalam strategi manajemen sumber daya manusia (MSDM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis temuan penelitian mengenai strategi MSDM yang efektif dalam meningkatkan employee retention pada era perubahan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research), yaitu dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu mengenai strategi MSDM dan employee retention. Sumber literatur dikumpulkan dari basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA dengan kata kunci employee retention, human resource management strategy, talent retention, dan future of work/perubahan dunia kerja, kemudian dipilih berdasarkan relevansi, kredibilitas, dan kemutakhirannya. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan-temuan ke dalam tema-tema strategi MSDM yang relevan, sehingga diperoleh gambaran komprehensif mengenai strategi yang efektif dalam meningkatkan employee retention pada era perubahan dunia kerja.Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi MSDM utama yang berpengaruh signifikan terhadap employee retention meliputi: (1) kompensasi dan tunjangan yang kompetitif, (2) program pengembangan karir dan pelatihan, (3) budaya organisasi yang mendukung, (4) pengaturan kerja fleksibel dan work-life balance, serta (5) kepemimpinan transformasional. Employee engagement bertindak sebagai variabel mediasi kunci dalam hubungan antara praktik MSDM dan retensi. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan MSDM yang terintegrasi dan adaptif dalam merespons dinamika perubahan dunia kerja kontemporer.
Pengaruh Pengawasan dan Human Resource Information System terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Koperasi Kabupaten Pacitan Aldy Ardiansyah; Harsanto; Indra Hastuti
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2324

Abstract

Kinerja karyawan menjadi satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu instansi dalam mencapai tujuan organisasi. Upaya peningkatan kinerja dapat dilakukan melalui pelaksanaan pengawasan yang efektif serta pemanfaatan Human Resource Information System (HRIS) dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini dilakukan pada Dinas Koperasi Kabupaten Pacitan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Seluruh karyawan yang berjumlah 53 orang dijadikan sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Human Resource Information System (HRIS) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan pengawasan dan pemanfaatan HRIS, maka semakin baik pula kinerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Dinas Koperasi Kabupaten Pacitan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia melalui penguatan fungsi pengawasan dan optimalisasi penggunaan HRIS.
Peran Transformasi Digital sebagai Variabel Moderasi pada Pengaruh Akses Keuangan, Insentif Pemerintah, Akuntansi Digital dan Keterampilan Akuntansi terhadap Kinerja UMKM Risa Ajeng Wardani; Sri Anik
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2336

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses keuangan, pemanfaatan insentif pemerintah yang belum optimal, rendahnya penerapan akuntansi digital, dan keterampilan akuntansi yang terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh akses keuangan, insentif pemerintah, akuntansi digital, dan keterampilan akuntansi terhadap kinerja UMKM dengan transformasi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di Kabupaten Grobogan, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima poin, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan akuntansi dan transformasi digital berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM, sedangkan akses keuangan, insentif pemerintah, dan akuntansi digital tidak berpengaruh signifikan. Transformasi digital juga tidak terbukti memoderasi hubungan antara variabel independen dan kinerja UMKM. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi akuntansi dan optimalisasi transformasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja UMKM.
Pengaruh Tax Avoidance, Kualitas Audit, Kepemilikan Manajerial dan Ukuran Perusahaan terhadap Biaya Modal Perusahaan Indah Shara Andini; Dade Nurdiniah
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan biaya modal sebagai dasar pengambilan keputusan pendanaan perusahaan serta adanya perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh tax avoidance, kualitas audit, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan terhadap biaya modal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keempat variabel tersebut terhadap biaya modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedangkan sampel sebanyak 96 observasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax avoidance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya modal, sedangkan kualitas audit, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya modal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan perpajakan, kualitas audit, struktur kepemilikan, dan ukuran perusahaan merupakan faktor yang memengaruhi biaya modal perusahaan sehingga perlu dikelola secara efektif untuk mendukung keputusan pendanaan yang optimal.
Benarkah Media Sosial Mendorong Konsumen Beralih ke Merek Kecantikan Natural? Lidya Nara Nugrahaning; Didik Setyawan; Sugiyarmasto
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2372

Abstract

Meningkatnya penggunaan produk perawatan kulit berbahan kimia, di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, telah menimbulkan kekhawatiran mengenai kesediaan konsumen untuk beralih ke merek kecantikan alami. Influencer media sosial diharapkan dapat mendorong perilaku peralihan ini; namun, penelitian sebelumnya melaporkan temuan yang tidak konsisten mengenai efektivitas mereka. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang membentuk niat konsumen untuk beralih dari merek kecantikan berbahan kimia ke merek kecantikan alami, dengan perhatian khusus pada peran media sosial. Survei kuantitatif cross-sectional dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Responden terdiri dari 258 pengguna media sosial berusia 17 tahun ke atas yang saat ini menggunakan atau pernah menggunakan produk perawatan kulit berbahan kimia. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima poin. Validitas dan reliabilitas instrumen dinilai terlebih dahulu menggunakan SPSS, diikuti dengan pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis kovarians dengan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencarian variasi (variety seeking) memiliki pengaruh positif terhadap niat untuk beralih. Motif ekologis berpengaruh positif baik terhadap pencarian variasi maupun interaksi parasosial. Sebaliknya, interaksi parasosial tidak berpengaruh signifikan terhadap niat untuk beralih, sementara keterlibatan mendalam (absorption) dan kesamaan perilaku kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap interaksi parasosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesadaran lingkungan dan ketersediaan beragam produk kecantikan alami memainkan peran yang lebih penting dalam mendorong konsumen untuk beralih ke merek kecantikan alami dibandingkan kedekatan psikologis dengan influencer media sosial.
Efek Media Sosial dalam Memengaruhi Niat Pembelian Makanan Sehat Melalui Media Instagram Jassica Angel; Didik Setyawan; Fidela Berliani Prasaja Putri
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2374

Abstract

Meningkatnya prevalensi obesitas di Indonesia mendorong pentingnya penelitian mengenai faktor yang memengaruhi niat membeli makanan sehat melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pencarian informasi kesehatan terhadap niat pembelian produk makanan sehat melalui Instagram, serta menguji pengaruh persepsi risiko kesehatan, motivasi untuk makan sehat, dan peran moderasi keterbukaan diri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan survei cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat obesitas di Solo Raya yang mengikuti akun Instagram Behealthy Catering Solo, dengan sampel sebanyak 250 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan AMOS, Confirmatory Factor Analysis (CFA), serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencarian informasi kesehatan berpengaruh positif terhadap niat pembelian makanan sehat, sedangkan persepsi risiko kesehatan dan motivasi makan sehat meningkatkan perilaku pencarian informasi kesehatan. Keterbukaan diri juga terbukti memperkuat kedua hubungan tersebut sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram berperan sebagai media edukasi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan pencarian informasi kesehatan dan mendorong niat pembelian makanan sehat pada individu obesitas.
Efek Kesukaan terhadap Influencer Kesehatan dalam Memengaruhi Niat Hidup Sehat dengan Kredibilitas dan Kesamaan sebagai Variabel Pembentuk Ahmad Yutdi Setiawan; Didik Setyawan; Fahmi Mayasari
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2377

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya peran influencer kesehatan di media sosial dalam membentuk niat hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kesukaan terhadap influencer kesehatan terhadap niat hidup sehat, serta pengaruh kredibilitas dan kesamaan terhadap kesukaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Populasi penelitian adalah pengguna media sosial yang mengikuti dr. Tirta di Instagram, TikTok, dan YouTube, sedangkan sampel berjumlah 230 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima poin, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesukaan terhadap influencer kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat hidup sehat, sedangkan kesamaan dan kredibilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kesukaan. Kesimpulannya, kesukaan merupakan faktor psikologis penting dalam mendorong niat hidup sehat, sementara kredibilitas dan kesamaan bukan penentu utama dalam konteks ini.
Pengaruh Pelatihan Kerja, Motivasi Intrinsik, dan Dukungan Organisasional terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z di Kota Cirebon Firna Octavia Sakinah; Nessa Dwi Ratnanda; Tiara Agnesia; Aulia Rahmah; Dedi Muhammad Siddiq
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2378

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan kerja, motivasi intrinsik, dan dukungan organisasional terhadap kinerja karyawan Generasi Z di Kota Cirebon. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 115 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan dukungan organisasional tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Generasi Z di Kota Cirebon. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan pelatihan kerja dan motivasi intrinsik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Analisis Flypaper Effect pada Belanja Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2021-2023 Dinda Dwi Kirana; Siti Atika Rahmi; Sulhan Hadi
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2386

Abstract

Otonomi daerah menuntut pemerintah kabupaten/kota untuk membiayai Belanja Daerah dari dua sumber utama, yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Transfer Pemerintah Pusat. Idealnya, daerah mengutamakan PAD sebagai cerminan kemandirian fiskal, namun kenyataannya rasio ketergantungan terhadap dana transfer di banyak kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berada di atas 70–80 persen, yang mengindikasikan potensi terjadinya flypaper effect, yaitu kondisi ketika Belanja Daerah lebih responsif terhadap dana transfer dibandingkan PAD. Penelitian ini bertujuan memperoleh bukti empiris mengenai fenomena flypaper effect pada Belanja Daerah kabupaten/kota di Provinsi NTB periode 2021–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 10 kabupaten/kota (8 kabupaten dan 2 kota) selama tiga tahun, sehingga diperoleh 30 observasi. Data sekunder bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif dan regresi data panel, dengan pemilihan model estimasi menggunakan Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Common Effect Model (CEM) merupakan model terbaik. Hasil regresi menunjukkan variabel PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah (koefisien 0,90; probabilitas 0,3781 > 0,05), sedangkan Transfer Pemerintah Pusat berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,55; probabilitas 0,0290 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah (probabilitas F-statistik 0,0179), dengan kemampuan model menjelaskan variasi Belanja Daerah sebesar 25,77 persen (R² = 0,2577). Meskipun secara koefisien PAD lebih besar daripada Transfer, hanya variabel Transfer yang signifikan secara statistik, sehingga penelitian ini menemukan indikasi terjadinya flypaper effect pada Belanja Daerah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang menandakan tingkat kemandirian fiskal daerah masih perlu ditingkatkan.
Disiplin Kerja Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Prado Dian Firmansyah; Heni Rohaeni; Yayan Hendayana
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 karyawan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS 4.1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-value 0,002. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-value 0,000. Selain itu, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-value 0,000. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja mampu meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat ketiga aspek tersebut sebagai upaya meningkatkan efektivitas operasional serta pencapaian tujuan organisasi.