cover
Contact Name
Moh. Ramin
Contact Email
mohromin93@gmail.com
Phone
+6285231737366
Journal Mail Official
currencyalkhairat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Palengaan No.2, Bunut, Plakpak, Kec. Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Currency
ISSN : 29639387     EISSN : 29637465     DOI : https://doi.org/10.32806/syfdep09
Core Subject : Economy, Education,
Currency: Journal of Sharia Economics and Banking publishes articles on the latest Islamic banking and finance issues in Indonesia. This journal presents good empirical and theoretical research regarding Islamic banking and financial markets, especially in Indonesia as the country with the largest Muslim population in the world. The journal covers Islamic banking and finance, Islamic capital markets, Islamic social finance, and takaful (Islamic insurance).
Articles 170 Documents
ANALISIS SWOT DAN TOWS MATRIX BERBASIS NILAI ISLAM Iffah Auliaurahman Hw; Murtiadi Awaluddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar manajemen strategi syariah, implementasi analisis SWOT dan TOWS Matrix berbasis nilai Islam, serta relevansinya dalam menghadapi dinamika organisasi di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta sumber normatif Islam yang meliputi Al-Qur'an dan hadis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan manajemen strategi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi syariah merupakan integrasi antara prinsip-prinsip manajemen strategis modern dengan nilai-nilai Islam yang berlandaskan tauhid, amanah, keadilan, syura, ihsan, dan maslahah. Analisis SWOT berbasis nilai Islam tidak hanya mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari aspek internal dan eksternal organisasi, tetapi juga mempertimbangkan dimensi etika, spiritual, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Selanjutnya, TOWS Matrix berfungsi sebagai kerangka strategis untuk merumuskan alternatif strategi SO, WO, ST, dan WT yang mampu meningkatkan daya saing organisasi sekaligus mewujudkan kemaslahatan dan keberlanjutan. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan manajemen strategi syariah sebagai pendekatan yang mampu menyeimbangkan pencapaian tujuan ekonomi dengan tanggung jawab sosial, etika bisnis, dan nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan persaingan global.
AKAD-AKAD DALAM SISTEM KEUANGAN SYARIAH DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA Iffah Auliaurahman Hw; Mukhtar Lutfi; Lince Bulutoding
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar, jenis-jenis, serta implementasi akad dalam sistem keuangan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), regulasi, serta laporan lembaga terkait. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mensintesis berbagai konsep serta praktik implementasi akad pada lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad merupakan fondasi utama yang membedakan sistem keuangan syariah dari sistem keuangan konvensional karena berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, kemitraan, serta larangan terhadap riba, gharar, dan maysir. Berbagai akad, seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, salam, istishna', wadiah, rahn, dan wakalah, telah diimplementasikan dalam produk penghimpunan dana, pembiayaan, investasi, dan jasa keuangan syariah. Meskipun demikian, implementasi akad masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain rendahnya literasi keuangan syariah, dominasi penggunaan akad tertentu, keterbatasan inovasi produk, serta perlunya penguatan standardisasi dan kepatuhan syariah (sharia compliance). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi masyarakat, harmonisasi regulasi, penguatan pengawasan syariah, serta pengembangan produk keuangan yang lebih inovatif agar industri keuangan syariah di Indonesia semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN DAN KAPITALISASI PASAR TERHADAP RETURN SAHAM PADA PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK Nailah Arraswita; Devina Aulia Ramadhani; Dita Anggraini; Nur Inayah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh volume perdagangan dan kapitalisasi pasar terhadap imbal hasil saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data volume perdagangan harian, kapitalisasi pasar, dan imbal hasil saham untuk periode mulai April 2026, yang diperoleh dari Investing.com. Populasi penelitian mencakup seluruh data harian selama periode pengamatan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling ekshaustif (sensus), sehingga seluruh anggota populasi dimasukkan sebagai sampel penelitian, dengan total 21 pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25, yang didahului oleh uji asumsi klasik termasuk uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil menunjukkan bahwa, ketika dianalisis secara terpisah, volume perdagangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap imbal hasil saham, dengan nilai p sebesar 0,204 > 0,05. Sebaliknya, kapitalisasi pasar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap imbal hasil saham, dengan nilai p sebesar 0,021 < 0,05. Secara bersamaan, volume perdagangan dan kapitalisasi pasar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap imbal hasil saham, dengan nilai signifikansi sebesar 0,052 > 0,05. Nilai R Kuadrat yang Disesuaikan sebesar 0,200 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut menjelaskan 20% dari imbal hasil saham, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
MANAJEMEN STRATEGI ISLAM: VISI, MISI, DAN TUJUAN DALAM ORGANISASI SYARIAH DI INDONESIA Ahmad Nur Aliem; Murtiadi Awaluddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2201

Abstract

Manajemen strategi Islam merupakan pendekatan pengelolaan organisasi yang mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah ke dalam proses perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi organisasi. Penerapan visi, misi, dan tujuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi aspek fundamental dalam membangun organisasi syariah yang profesional, berdaya saing, dan berorientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen strategi Islam, mengkaji peran visi, misi, dan tujuan dalam organisasi syariah, serta menjelaskan implementasinya pada berbagai organisasi syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, prosiding, serta dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa visi, misi, dan tujuan merupakan komponen strategis yang saling berkaitan dalam membentuk arah pengembangan organisasi syariah. Implementasi ketiga komponen tersebut berdasarkan prinsip tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan maqashid syariah mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, mendorong keberlanjutan organisasi, serta menciptakan nilai kemaslahatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, penerapan manajemen strategi Islam menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing organisasi syariah di Indonesia tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual dan etika Islam.
PRAKTIK DROPSHIPPING PADA MARKETPLACE SHOPEE DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN TINJAUAN MAQASHID SYARIAH Nuralifatul Qomariyah; Nurul Imamah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2202

Abstract

Praktik dropshipping pada marketplace shopee merupakan desain jual beli digital yang cenderung mudah dilakukan, karena seorang dropshipper hanya perlu memasarkan produk tanpa harus memiliki ataupun menyimpan produknya secara langsung. Namun dalam istinbat hukumnya, praktik ini tidak semudah implementasinya. Praktik dropshipping menuai banyak polemik hukum islam, terutama terkait soal kepemilikan barang, transparansi transaksi, serta potensi terjadinya gharar dan tadlis (penipuan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik dropshipping pada marketplace Shopee dalam perspektif hukum Islam serta meninjaunya berdasarkan maqashid syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan pendekatan menggunakan jenis yuridis normatif. Data diperoleh melalui kajian terhadap Al-Qur'an, hadis, kitab-kitab fikih, fatwa ulama, peraturan perundang-undangan yang relevan, serta literatur ilmiah berupa buku dan jurnal. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik dropshipping pada marketplace Shopee pada dasarnya dapat dibenarkan dalam hukum Islam sepanjang memenuhi prinsip-prinsip syariah, seperti adanya kejelasan objek akad, transparansi informasi, persetujuan para pihak, serta tidak mengandung unsur gharar, tadlis, maupun praktik yang merugikan salah satu pihak. Ditinjau dari maqashid syariah, praktik dropshipping dapat menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan dalam aspek pemeliharaan harta (hifz al-mal) dan memberikan kemudahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, selama pelaksanaannya tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, penerapan prinsip-prinsip hukum Islam dan maqashid syariah menjadi landasan penting dalam mewujudkan praktik dropshipping yang sah, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan.
MODEL HIBRIDA MUSYARAKAH–MUZARA'AH DALAM TRADISI PARON: ANALISIS SISTEM BAGI HASIL PERTANIAN PADI DI DUSUN KLOBUNGAN, PAMEKASAN Habibullah Habibullah; Moh. Syaiful
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2228

Abstract

Pertanian masih menjadi sektor utama penyangga kehidupan masyarakat pedesaan di Kabupaten Pamekasan. Salah satu praktik kelembagaan lokal yang tetap bertahan hingga kini ialah sistem bagi hasil pertanian padi yang dikenal sebagai paron. Berbeda dengan praktik bagi hasil pada umumnya, tradisi paron di Dusun Klobungan tidak hanya mengatur pembagian hasil panen secara proporsional, tetapi juga menerapkan pola pembiayaan bersama antara pemilik lahan dan penggarap. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme pelaksanaan paron, mengidentifikasi karakter akad yang digunakan dalam perspektif ekonomi Islam, serta mengkaji peran modal sosial dalam menjaga keberlanjutan sistem tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap pemilik lahan, penggarap, tokoh masyarakat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi paron menerapkan model kemitraan hibrida yang mengintegrasikan prinsip Musyarakah dalam pembiayaan usaha tani dengan akad muzara’ah pada pengelolaan lahan. Biaya operasional ditanggung bersama secara proporsional, sedangkan hasil panen dibagi sama besar (50:50). Sistem tersebut mencerminkan prinsip keadilan distributif (‘adalah al-tawzi’iyyah), kerelaan para pihak (an tarāḍin), serta kesesuaian dengan kaidah al-ghunmu bil-ghurmi dan al-kharāj bi al-ḍamān. Di sisi lain, keberlangsungan tradisi paron lebih banyak ditopang oleh modal sosial berupa kepercayaan, norma lokal, dan sanksi moral dibandingkan kontrak tertulis. Bagi rumah tangga petani, sistem ini juga menjadi strategi diversifikasi nafkah yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja keluarga serta memperkuat ketahanan ekonomi pedesaan.
ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN AKSES PEMBIAYAAN SYARIAH TERHADAP KINERJA UMKM SEKTOR IKAN HIAS DI PALEMBANG Deri Yansyah; Melia Frastuti; Chandra Satria; Amir Salim
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah dan akses pembiayaan syariah terhadap kinerja UMKM sektor ikan hias di Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM sektor ikan hias di Kota Palembang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Akses pembiayaan syariah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Secara simultan, literasi keuangan syariah dan akses pembiayaan syariah berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM sektor ikan hias di Palembang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman keuangan syariah dan kemudahan memperoleh pembiayaan syariah dapat mendorong peningkatan kinerja usaha, baik dari aspek produktivitas, pendapatan, maupun keberlanjutan usaha.
STRATEGI BISNIS DAN KEUANGAN RUMAH SAKIT SYARIAH Melia Frastuti; Djatmiko Noviantoro; Doly Nofiansyah; Nur Fatahiah Abd Razak; Muharir Muharir
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2232

Abstract

Rumah sakit syariah menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya saing, menjaga keberlanjutan keuangan, dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia di tengah dinamika industri kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas permasalahan, solusi, serta strategi bisnis dan keuangan pada rumah sakit syariah berakreditasi Paripurna di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Analytic Network Process (ANP). Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap manajer pelayanan syariah, direktur rumah sakit, dan akademisi yang dipilih berdasarkan pendekatan kolaborasi Triple Helix. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antarfaktor serta menentukan prioritas strategi yang paling relevan bagi pengembangan rumah sakit syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan syariah merupakan aspek yang paling diprioritaskan dalam pengembangan rumah sakit, diikuti oleh penguatan inkubator bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, dan manajemen keuangan. Prinsip keadilan dalam pelayanan, diversifikasi usaha melalui pengembangan bisnis nonkesehatan, penguatan kesejahteraan pegawai, serta pengelolaan keuangan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam penyusunan strategi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan rumah sakit syariah memerlukan integrasi antara nilai-nilai syariah, inovasi bisnis, tata kelola keuangan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kontribusi utama penelitian ini adalah menawarkan model prioritas strategi yang mengintegrasikan dimensi pelayanan syariah, inkubator bisnis, keuangan, dan sumber daya manusia dalam satu kerangka ANP. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya membahas aspek-aspek tersebut secara terpisah, penelitian ini memberikan kerangka pengambilan keputusan yang lebih komprehensif dan kontekstual bagi rumah sakit syariah berakreditasi Paripurna, sehingga dapat menjadi acuan bagi pengelola rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan.
DEVELOPING THE MAQASID-ORIENTED DISCLOSURE INDEX (MOSDI): A PYTHON-BASED TEXT MINING APPROACH FOR EVALUATING ZISWAF INSTITUTIONS IN INDONESIA Aninta Gina Sharfina; Andi Agusti Ahmad Kurniawan; Muhammad Zulfikar Yusuf; Nurul Imamah; Achmad Jufri; Arowadi Lubis
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2253

Abstract

Research on maqasid al-shariah has primarily focused on Islamic banking, while studies on maqasid-oriented disclosure in Islamic social finance institutions, particularly Zakat, Infaq, Sadaqah, and Waqf (ZISWAF) institutions, remain limited. Existing studies also predominantly rely on manual content analysis, which is subjective, time-consuming, and difficult to replicate. This study develops the Maqasid-Oriented Disclosure Index (MOSDI) as a disclosure measurement instrument for evaluating maqasid-oriented reporting in Indonesian ZISWAF institutions using Python-based text mining. A descriptive quantitative approach was employed to analyze 24 annual reports published by four major Indonesian ZISWAF institutions–BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, and LAZISMU–between 2019 and 2024. The analysis involved text preprocessing, dictionary-based keyword matching across the five dimensions of maqasid al-shariah, and the calculation of normalized disclosure scores. The findings reveal that maqasid-oriented disclosure varies across institutions and dimensions. Hifz al-nasl is the most extensively disclosed dimension, whereas hifz al-din and hifz al-mal receive comparatively less attention. Furthermore, Rumah Zakat and Dompet Dhuafa demonstrate higher levels of maqasid-oriented disclosure than BAZNAS and LAZISMU, indicating differences in the implementation and communication of maqasid values through annual reporting. This study contributes to the Islamic social finance literature by introducing MOSDI as a maqasid-oriented disclosure index specifically designed for ZISWAF institutions and by demonstrating that Python-based text mining provides a systematic, objective, consistent, and replicable approach for measuring maqasid-oriented disclosure.
KONSEP WAKAF DAN AMAL JARIYAH PERSPEKTIF KIAI PESANTREN DI KABUPATEN PAMEKASAN Muhammad Muksin; Samheri Samheri
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2254

Abstract

Wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki dimensi ibadah dan sosial-ekonomi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kajian mengenai wakaf selama ini lebih banyak berfokus pada aspek hukum, tata kelola, dan pengembangan wakaf produktif, sedangkan perspektif kiai pesantren sebagai otoritas keagamaan dalam memaknai wakaf sebagai amal jariyah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif kiai pesantren di Kabupaten Pamekasan mengenai konsep wakaf sebagai amal jariyah, mengidentifikasi landasan normatif yang melandasi pemikiran tersebut, serta menjelaskan implikasinya terhadap praktik wakaf masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kiai pesantren yang dipilih secara purposive sampling, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, kitab fikih, dan literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para kiai memaknai wakaf sebagai bentuk amal jariyah yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan kemaslahatan sosial. Landasan pemikiran mereka bertumpu pada Al-Qur'an, hadis, serta fikih mazhab Syafi'i, namun berkembang menuju paradigma wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Penelitian ini menegaskan bahwa konstruksi pemikiran kiai memiliki peran strategis dalam membentuk budaya wakaf masyarakat serta memperkuat pengembangan filantropi Islam yang berorientasi pada maqāṣid al-syarī‘ah.