cover
Contact Name
Moh. Ramin
Contact Email
mohromin93@gmail.com
Phone
+6285231737366
Journal Mail Official
currencyalkhairat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Palengaan No.2, Bunut, Plakpak, Kec. Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Currency
ISSN : 29639387     EISSN : 29637465     DOI : https://doi.org/10.32806/syfdep09
Core Subject : Economy, Education,
Currency: Journal of Sharia Economics and Banking publishes articles on the latest Islamic banking and finance issues in Indonesia. This journal presents good empirical and theoretical research regarding Islamic banking and financial markets, especially in Indonesia as the country with the largest Muslim population in the world. The journal covers Islamic banking and finance, Islamic capital markets, Islamic social finance, and takaful (Islamic insurance).
Articles 151 Documents
PENGARUH PENERAPAN AKAD SYARIAH TERHADAP PRAKTIK BISNIS KULINER PADA USAHA MIKRO: STUDI KASUS PADA WARUNG MAKAN CEK IIN DI 16 ILIR PALEMBANG M. Nur Amin Tulloh; Doly Nofiansyah; Muharir Muharir
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1996

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan akad syariah dan praktik bisnis kuliner pada usaha mikro berhubungan satu sama lain. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data, dengan 40 responden menerima kuesioner. Akad syariah digunakan sebagai variabel independen dan praktik bisnis kuliner digunakan sebagai variabel dependen dalam penelitian ini. Hasil uji korelasi rank spearman digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikansi p sebesar 0,01. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan prinsip syariah seperti kejujuran, transparansi, dan keadilan berkorelasi positif dengan kualitas operasi bisnis kuliner. Akibatnya, penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam pengembangan bisnis mikro yang menggunakan nilai-nilai syariah.
IMPLEMENTASI PEMASARAN DIGITAL PADA SEKTOR INDUSTRI HALAL DI INDONESIA Azza Emila; Cory Vidiati
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1997

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi yang signifikan dalam lanskap ekonomi global, tidak terkecuali pada sektor industri halal di Indonesia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat masif. Namun, seiring dengan diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal oleh pemerintah, pelaku usaha dituntut untuk tidak hanya berfokus pada aspek produksi, melainkan juga pada transparansi informasi dan jangkauan pasar melalui digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan peluang, tantangan, serta integrasi regulasi dalam implementasi strategi pemasaran digital pada sektor industri halal di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui metode narrative literature review. Data sekunder dikumpulkan secara sistematis dari berbagai artikel jurnal ilmiah bereputasi, laporan industri resmi, dan dokumen regulasi pemerintah dalam rentang tahun 2021 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemasaran digital, seperti social media marketing, influencer marketing, dan optimasi fitur halal di platform e-commerce, secara signifikan mampu meningkatkan kesadaran halal (halal awareness) dan kepercayaan merek (brand trust) di kalangan konsumen modern. Meskipun demikian, literatur juga mengungkap adanya tantangan serius berupa kesenjangan literasi digital di kalangan pelaku UMKM serta maraknya fenomena halal-washing atau klaim kehalalan sepihak tanpa sertifikasi resmi pada konten promosi digital. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran digital dalam ekosistem halal di Indonesia sangat bergantung pada sinergi antara kreativitas konten, kepatuhan etika bisnis Islami, dan integrasi validitas data sertifikasi halal (BPJPH) pada media publikasi digital guna memberikan perlindungan dan rasa aman bagi konsumen.
ANALISIS PENERAPAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN Opy Opy; Cory Vidiati
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2001

Abstract

Penilitian ini menyelidiki bagaimana sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sertifikasi halal adalah pengakuan resmi yang memastikan bahwa suatu barang memenuhi standar kehalalan yang sesuai dengan syariat Islam dan peraturan yang berlaku. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan meninjau literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memainkan peran penting dalam membangun dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. Sertifikasi ini menjamin kehalalan, keamanan, kualitas, dan kebersihan produk, sehingga konsumen lebih yakin untuk membeli. Sertifikasi halal juga meningkatkan loyalitas pelanggan, citra bisnis, dan daya saing UMKM di pasar. Namun demikian, pelaku UMKM menghadapi banyak tantangan dalam memperoleh sertifikasi halal. Beberapa di antaranya adalah kurangnya pemahaman tentang prosedur sertifikasi, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya akses ke informasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga terkait, dan berbagai pihak untuk mempermudah proses sertifikasi halal dan meningkatkan kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya sertifikasi halal untuk mempertahankan bisnis mereka.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN MUSLIM TERHADAP PRODUK HALAL UMKM BERBASIS HALAL SUPPLY CHAIN PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Niky Nur Fadhilah; Cory Vidiati
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2002

Abstract

Dari perspektif ekonomi syariah, penelitian ini mengkaji perilaku pelanggan muslim terhadap produk UMKM berbasis halal dalam rantai pasok halal. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur yang relevan bersama wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dengan sepuluh konsumen muslim yang tinggal di wilayah Cirebon yang memiliki pengalaman mengonsumsi produk halal yang diproduksi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Data dianalisis secara deskriptif setelah dikumpulkan melalui WhatsApp dari hasil wawancara. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesadaran akan kehalal, tingkat religiusitas, sertifikasi halal, kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, dan transparansi informasi adalah faktor utama yang mempengaruhi perilaku konsumen muslim. Rantai pasokan halal yang menampilkan bahan baku halal, proses produksi yang higienis, penyimpanan dan distribusi yang sesuai dengan syariah, dan ketertelusuran produk telah terbukti meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap UKM. Dalam kerangka ekonomi berbasis Syariah, perilaku konsumen semacam itu mewujudkan realisasi tujuan Syariah maqashid, yang mencakup hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-'aql, hifz al-mal, dan hifz an-nasl. Oleh karena itu, pembentukan rantai pasok halal muncul sebagai keharusan strategis untuk meningkatkan daya saing dan mempertahankan kelangsungan hidup UKM halal.
STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PENJUALAN PRODUK DIGITAL KREATIF BERBASIS CANVA PADA PLATFORM LYNK.ID Zahra Kameliana; Ferida Rahmawati; Maksum Maksum; Putri Dyah Ayu Rosalinda
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2010

Abstract

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 telah mendorong perubahan dalam pola kewirausahaan yang berbasis digital, termasuk munculnya technopreneurship yang memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan produk digital menggunakan Canva serta optimalisasi pemasaran dan penjualan melalui Lynk.id. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi, dan wawancara terhadap praktisi digital. Proses penelitian meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan pasar, perancangan produk digital, hingga formulasi strategi pemasaran berbasis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva efektif dalam meningkatkan kualitas desain dan mempermudah dalam produksi konten, sedangkan Lynk.id mampu meningkatkan efisiensi distribusi dan penjualan melalui sistem etalase digital yang terintegrasi. Namun, masih terdapat beberapa kendala pada aspek kemampuan dalam digital marketing dan pemahaman strategi monetisasi. Oleh karena itu, integrasi antara desain visual yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat telah menjadi kunci keberhasilan pada aspek ini. Maka dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi penggunaan Canva dan Lynk.id, didukung strategi pemasaran yang terarah, dapat meningkatkan konversi penjualan serta keberlanjutan bisnis di era digital.
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN TAUHID-PRODUKTIF BERBASIS PEMIKIRAN SAYYID QUTB UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT Umayyatun Umayyatun; Yoyo Yoyo
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2011

Abstract

Dunia Dunia pendidikan Islam kontemporer masih menghadapi tantangan dikotomi ilmu yang berdampak pada rendahnya kemandirian ekonomi umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan tauhid dalam Tafsir Fi Zhilal al-Qur’an karya Sayyid Qutb dan merumuskan konstruksi model pendidikan "Tauhid-Produktif" sebagai strategi pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis library research dengan teknik content analysis, thematic interpretation (tafsir maudhu'i), hermeneutika Gadamer, dan theory construction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma tauhid Sayyid Qutb, melalui konsep al-taṣawwur al-islāmī, menegaskan kesatuan antara dimensi spiritual dan material di mana aktivitas ekonomi diposisikan sebagai amanah kekhalifahan. Penelitian ini berhasil mengonstruksi Model Pendidikan Tauhid-Produktif yang mensinergikan kompetensi profesional (al-qawiyyu) dengan integritas moral (al-amin) dalam kerangka ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Kebaruan penelitian ini terletak pada tawaran kerangka integratif yang menghubungkan spiritualitas, produktivitas, dan transformasi sosial-ekonomi secara simultan untuk mewujudkan kesejahteraan umat (falah). Model ini mentransformasi pendidikan Islam dari sekadar transmisi teks normatif menjadi instrumen pemberdayaan yang mencetak lulusan mandiri dan berdaya saing global.
INTEGRASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN DIGITAL ENGAGEMENT DALAM MEMBANGUN REPUTASI MIE GACOAN BERKELANJUTAN Calista Thabita Nursyamsi; Ghowina Galuh Wahono; Nanda Setiarsa; Junaidi Efendi; Nadia Ananda Wibowo
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi Total Quality Management (TQM) dan digital engagement dalam membangun reputasi bisnis yang berkelanjutan pada Mie Gacoan. Fenomena berkembangnya industri kuliner modern menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan layanan, tetapi juga oleh kemampuan membangun interaksi digital yang positif dengan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus pada Mie Gacoan Pamekasan. Data diperoleh melalui observasi langsung pada aktivitas operasional restoran, observasi daring melalui media sosial resmi dan ulasan pelanggan, serta dokumentasi dari berbagai berita online yang relevan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TQM pada Mie Gacoan tercermin dalam standarisasi produk, pengendalian kualitas layanan, pengelolaan sumber daya manusia, serta upaya perbaikan berkelanjutan. Di sisi lain, digital engagement diwujudkan melalui pemanfaatan media sosial yang interaktif, respons terhadap umpan balik pelanggan, dan strategi komunikasi digital yang mampu menciptakan keterlibatan konsumen secara luas. Integrasi kedua aspek tersebut terbukti berkontribusi terhadap pembentukan reputasi positif, peningkatan loyalitas pelanggan, dan penguatan daya saing perusahaan. Penelitian ini menawarkan perspektif baru bahwa keberlanjutan reputasi bisnis kuliner modern tidak hanya bergantung pada kualitas internal perusahaan, tetapi juga pada efektivitas pengelolaan hubungan digital dengan pelanggan.
PENGARUH KESADARAN HALAL TERHADAP PERILAKU KONSUMSI GENERASI Z DALAM ERA DIGITAL: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Mila Amelia; Cory Vidiati
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran halal terhadap perilaku konsumsi di kalangan Generasi Z di era digital melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis (systematic literature review). Penelitian ini menyintesis temuan dari studi empiris terpilih untuk mengidentifikasi faktor penentu utama, variabel mediasi dan moderasi, serta peran digitalisasi dalam membentuk perilaku konsumsi halal. Temuan mengungkapkan bahwa perilaku konsumsi halal dipengaruhi oleh kombinasi faktor personal, psikologis, dan kontekstual, termasuk religiusitas, pengetahuan, sikap, kepercayaan, sertifikasi, dan pengaruh sosial. Kesadaran halal memainkan peran yang penting namun tidak langsung, terutama berfungsi sebagai mediator alih-alih sebagai penentu langsung perilaku. Sikap dan kepercayaan muncul sebagai mekanisme kunci yang menghubungkan kesadaran dengan perilaku konsumsi, sementara faktor-faktor seperti harga, media sosial, dan paparan digital bertindak sebagai moderator yang memengaruhi kekuatan hubungan tersebut. Lebih lanjut, digitalisasi secara signifikan meningkatkan kesadaran dan kepercayaan melalui peningkatan akses informasi, interaksi sosial, dan mekanisme transparansi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan nilai-perilaku (value–behavior gap) yang persisten, di mana tingkat kesadaran yang tinggi tidak selalu diimplementasikan ke dalam perilaku konsumsi yang nyata. Hal ini menyoroti kompleksitas konsumsi halal di era digital, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior (TPB) dan model Stimulus-Organism-Response (SOR) untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumsi halal. Temuan ini menawarkan implikasi teoritis, praktis, dan kebijakan untuk memajukan perkembangan industri halal dalam konteks digital.
PENERAPAN PRINSIP 5C SEBAGAI DASAR PENILAIAN KELAYAKAN NASABAH DALAM PEMBIAYAAN KPR DI BSN KCP PROBOLINGGO UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO PEMBIAYAAN Nia Safira Aprilia Firdaus; Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2016

Abstract

Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu produk pembiayaan yang memiliki risiko cukup tinggi bagi perbankan apabila tidak disertai dengan analisis kelayakan nasabah yang tepat. Oleh karena itu, penerapan prinsip 5C yang meliputi Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition menjadi instrumen penting dalam meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip 5C dalam penilaian kelayakan nasabah pada pembiayaan KPR di BSN KCP Probolinggo, mengetahui tahapan penilaian kelayakan nasabah, serta mengidentifikasi upaya bank dalam menjaga kelancaran pembiayaan KPR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSN KCP Probolinggo menerapkan prinsip 5C secara menyeluruh dalam proses analisis pembiayaan KPR. Aspek character dinilai melalui riwayat kredit dan perilaku nasabah, capacity melalui kemampuan membayar angsuran, capital melalui kondisi keuangan, collateral melalui agunan yang diberikan, dan condition melalui kondisi ekonomi maupun pekerjaan nasabah. Penerapan prinsip 5C terbukti mampu membantu bank dalam mengidentifikasi risiko sejak awal sehingga dapat meminimalkan terjadinya pembiayaan bermasalah.
IMPLEMENTASI PRINSIP SHIDIQ, AMANAH, TABLIGH DAN FATONAH PADA KEGIATAN SEKOLAH PENCETAK WIRAUSAHA: STUDI KASUS DI SMK PESANTREN TERPADU DARUT TAQWA Muhammad Maulana Syafii Rozikin; Moh. Mukhsinin Syu'aibi; Muhammad Fahmul Iltiham
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2020

Abstract

Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa sekolah menengah kejuruan melalui pembelajaran berbasis praktik. Namun, orientasi pencapaian target omzet berpotensi menimbulkan dilema antara keberhasilan bisnis dan penerapan etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah dalam kegiatan SPW di SMK Pesantren Terpadu Darut Taqwa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa, pengelola program, dan pihak sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai shiddiq diwujudkan melalui kejujuran dalam transaksi dan pelaporan omzet, amanah tercermin pada tanggung jawab pengelolaan modal usaha, tabligh diimplementasikan melalui komunikasi pemasaran yang transparan, sedangkan fathonah diwujudkan dalam inovasi produk dan kemampuan pengambilan keputusan bisnis. Program SPW tidak hanya meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai ekonomi syariah yang mendukung pembentukan karakter wirausaha Islami.

Page 8 of 16 | Total Record : 151