cover
Contact Name
Moh. Ramin
Contact Email
mohromin93@gmail.com
Phone
+6285231737366
Journal Mail Official
currencyalkhairat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Palengaan No.2, Bunut, Plakpak, Kec. Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Currency
ISSN : 29639387     EISSN : 29637465     DOI : https://doi.org/10.32806/syfdep09
Core Subject : Economy, Education,
Currency: Journal of Sharia Economics and Banking publishes articles on the latest Islamic banking and finance issues in Indonesia. This journal presents good empirical and theoretical research regarding Islamic banking and financial markets, especially in Indonesia as the country with the largest Muslim population in the world. The journal covers Islamic banking and finance, Islamic capital markets, Islamic social finance, and takaful (Islamic insurance).
Articles 79 Documents
ESTABLISHMENT OF MINIMUM WAGE IN THE EMPLOYMENT SECTOR ACCORDING TO MAQASID SYARIAH; COMPARATIVE STUDY OF MALAYSIA AND INDONESIA Mohd Huefiros Efizi bin Husain; Aang Kunaifi; Ahmad bin Mahmood
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v4i2.1936

Abstract

Setting the minimum wage in every sector of employment is an effective measure of stability, protection of the welfare of low-income sectors from the effects of exploitation, and reducing the poverty gap. It aims to increase productivity and fight the uncertain cost of living caused by economic conflicts at the global level. However, there are still employment sectors that do not adjust the minimum wage due to increases in employer operating costs, potential inflation, and dependence on foreign workers. This leads to an impact on the mental health of workers and narrow employment opportunities for local people. Therefore, this study will compare the minimum wage settings in Malaysia and Indonesia according to the Maqasid Syariah perspective and propose effective measures to address each issue that arises. Qualitative methods are applied to achieve the objectives of the study through interviews and library studies from the studies of scholars. The results of the study found that the setting of the minimum wage is in line with the purpose of Maqasid Syariah to establish harmony and justice in developing the employment sector. This study has the potential to be used as a basis for guidance to each employment sector in managing the minimum wage of employees in accordance with the demands of Islamic law.
PENGARUH BRAND ADVOCACY DAN KEMITRAAN BISNIS TERHADAP PENINGKATAN COSTUMER LIFETIME VALUE (CLV) PRODUK LOKAL UMKM Imro Aatul Hasanah; Abdul Bari
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Indonesia menghadapi paradoks antara besarnya peluang pertumbuhan dan rendahnya pemanfaatan teknologi, khususnya di wilayah perdesaan. Keterbatasan penggunaan teknologi menyebabkan efektivitas promosi digital masih rendah, sementara keputusan pembelian masyarakat lebih dipengaruhi oleh rekomendasi langsung dari pelanggan yang telah memiliki pengalaman positif terhadap produk (brand advocacy). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemitraan bisnis dan brand advocacy terhadap Customer Lifetime Value (CLV) pada UMKM Rengginang Udang Kembar di Desa Galis menggunakan metode LRFM (Length, Recency, Frequency, Monetary). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 3.112 penduduk dan sampel 97 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil pengukuran CLV menunjukkan nilai rata-rata 14,24 yang mengindikasikan tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi. Berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), indikator Frequency dan Monetary menjadi faktor paling dominan dengan bobot masing-masing 0,38, diikuti Recency sebesar 0,17 dan Length sebesar 0,07. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kemitraan bisnis dan brand advocacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap CLV. Brand advocacy menjadi variabel yang paling dominan (β = 0,894), sedangkan kemitraan bisnis memiliki pengaruh lebih rendah (β = 0,151). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,821 menunjukkan bahwa 82,1% variasi CLV dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun kualitas produk dan hubungan pelanggan guna meningkatkan loyalitas serta memperluas pasar UMKM di perdesaan.
INTEGRASI SISTEM JAMINAN PRODUK HALAL (SJPH) DIGITAL DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS: REKONSTRUKSI ASPEK TEKNIS DAN OPERASIONAL INDUSTRI LOGISTIK KONTEMPORER Mustofa Aqil; Cory Vidiati; Ahmad Munajim
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1953

Abstract

Merehabilitasi beberapa aspek Studi Kelayakan Bisnis (BFS) konvensional menjadi sangat penting seiring dengan percepatan industri halal global dan peraturan wajib tentang sertifikasi halal dari hulu hingga hilir. Pada saat yang sama, ekosistem rantai pasokan halal (rantai nilai halal) di sektor logistik juga sangat rentan terhadap risiko kontaminasi silang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan model analisis kelayakan teknis dan operasional dalam bisnis logistik dengan menggabungkan standar kualitas Halal-Thoyyiban menggunakan teknologi digital 4.0. Pendekatan penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Analisis data dilakukan menggunakan metode Halal Critical Control Point (HCCP) untuk menyelaraskan materi pemetaan risiko, dan Analisis Kesenjangan dengan peraturan terbaru mengenai Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Temuan menunjukkan bahwa ukuran BFS tradisional berdasarkan biaya dan kecepatan (waktu tunggu) tidak lagi memadai untuk mengukur keinginan bisnis. Secara argumentatif, bisnis logistik modern dapat dinyatakan “layak” untuk dioperasikan, dengan mendesain ulang menggunakan tiga pilar teknis secara paralel dalam rekonstruksi (1) gudang halal khusus (juga dikenal sebagai gudang zona) (2) rantai dingin IoT dan (3) sistem manajemen ketertelusuran digital terintegrasi. Penelitian ini berkontribusi pada kemajuan teoritis melalui perluasan tingkat BFS berdasarkan ketentuan syariah.
IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA LAPORAN KEUANGAN LAZISMU PAMEKASAN DAN DAMPAKNYA PADA KEPERCAYAAN MUZAKKI Nuri Ilaljannah; Sami Ayu Lestari
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PSAK 109 dalam laporan keuangan LAZISMU Pamekasan dan dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat. Seiring dengan perkembangan lembaga amil zakat, transparansi dan akuntabilitas melalui standar akuntansi yang berlaku menjadi instrumen krusial untuk menjaga loyalitas donatur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZISMU Pamekasan telah menerapkan PSAK 109 dengan tingkat kepatuhan hamper keseluruhan, mencakup aspek pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan yang komprehensif. Meskipun terdapat hambatan berupa dinamika regulasi audit eksternal dan keterbatasan stabilitas SDM akibat sistem periodisasi kepengurusan, lembaga ini mampu mempertahankan pertumbuhan jumlah donatur secara signifikan setiap tahunnya. Keberhasilan implementasi standar ini secara linier berdampak positif pada peningkatan kepercayaan masyarakat (muzakki) karena adanya jaminan bahwa dana dikelola secara profesional dan sesuai syariat.
ANALISIS PRAKTIK JUAL BELI PAKAIAN BEKAS THRIFTING MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS DI PASAR 16 ILIR KOTA PALEMBANG) Adelia Anjani Safitri; Amir Salim; Waldi Nopriansyah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik jual beli pakaian bekas (Thrifting) di Pasar 16 Ilir Kota Palembang berdasarkan Perspektif Ekonomi Islam. Fenomena Thrifting saat ini berkembang sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan sandang masyarakat karena menawarkan harga yang lebih terjangkau serta mendukung pola konsumsi berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang serta konsumen, pakaian bekas di Pasar 16 Ilir. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik Thrifting dilakukan melalui penjualan eceran dan grosir, dengan mekanisme penyortiran barang berdasarkan kualitas dan kelayakan sebelum dipasarkan kepada konsumen. Dalam Perspekif Ekonomi Islam, praktik jual beli pakaian bekas diperbolehkan selama memenuhi rukun dan syarat jual beli, seperti adanya kerelaan kedua belah pihak, kejelasan objek transaksi, serta terhindar dari unsur gharar, penipuan, dan ketidakadilan. Meskipun demikian masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya transparansi kondisi barang, kebersihan pakaian, dan ketidakjelasan asal produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik Thrifting di Pasar 16 Ilir dapat dikategorikan sesuai dengan prinsip syariah apabila dilakukan secara jujur, terbuka, dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
ANALISIS DETERMINAN PEMBIAYAAN BAGI HASIL: PERAN BI RATE SEBAGAI VARIABEL MODERASI Kamelia Nurul Arifah; Khusnudin Khusnudin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Total Aset, dan Non-Performing Financing (NPF) terhadap pembiayaan bagi hasil serta menguji peran BI Rate sebagai variabel moderasi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series bulanan yang diperoleh dari laporan publikasi Bank Syariah Indonesia dan Bank Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) Newey-West. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil, Total Aset berpengaruh positif signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil, sedangkan Non-Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil. Namun demikian, BI Rate tidak mampu memoderasi hubungan antara DPK, Total Aset, dan NPF terhadap pembiayaan bagi hasil. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiayaan bagi hasil pada Bank Syariah Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental internal bank dibandingkan faktor eksternal berupa kebijakan moneter.
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN USAHA TELUR ASIN DI KECAMATAN SEBERANG ULU KOTA PALEMBANG Jumaria Jumaria; Chandra Satria; Saprida Saprida
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1986

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya efektivitas strategi pemasaran dan kualitas pelayanan pada usaha telur asin di Kecamatan Seberang ulu kota Palembang yang berdampak pada fluktuasi penjualan dan rendahnya daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap peningkatan penjualan usaha telur asin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 45 responden pelaku usaha telur asin yang dipilih sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji multikolinearitas, uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh negative namun signifikan terhadap peningkatan penjualan dengan koefisien regresi sebesar 0,460, sedangkan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,284. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan dengan nilai R Square sebesar 0,817. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan menjadi faktor yang lebih dominan dalam layanan dan penjualan, sehingga pelaku usaha perlu meningkatkan kualitas layanan dan mengoptimalkan strategi pemasaran unruk memperkuat daya saing usaha.
PEMANFAATAN KONTEN DIGITAL DI PLATFORM E-COMMERCE SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN DAYA SAING UMKM: STUDI KASUS TOKO AON CELL & SPORTS PALEMBANG Dwi Amelia Putri; Amir Salim; Chandra Satria
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan konten digital pada platform e-commerce sebagai media peningkatan daya saing UMKM pada Toko Aon Cell & Sports Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) untuk memahami persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan teknologi digital oleh pelaku usaha. Fokus penelitian meliputi bentuk pemanfaatan konten digital, peran konten digital dalam meningkatkan daya saing UMKM, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan konten digital pada platform e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Aon Cell & Sports Palembang telah memanfaatkan konten digital melalui unggahan foto produk, video produk, deskripsi produk, promosi digital, voucher, serta interaksi dengan konsumen pada platform Shopee dan TikTok Shop. Pemanfaatan konten digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan visibilitas usaha, reputasi toko, kepercayaan konsumen, dan peningkatan volume penjualan. Selain itu, penggunaan platform e-commerce membantu memperluas jangkauan pasar dan mempermudah proses transaksi. Namun, pemanfaatan konten digital belum dilakukan secara optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya konsistensi pengelolaan konten, keterbatasan waktu operasional, serta persaingan harga yang ketat dengan penjual lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konten digital memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital, sehingga pengelolaan konten yang kreatif, konsisten, dan terstruktur perlu terus dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
STRATEGI INOVASI PRODUK DAN PEMASARAN BATIK CIWARINGIN UNTUK MASA DEPAN UMKM DAN KOPERASI: DENGAN STUDI KASUS MENGGUNAKAN KUALITATAIF DESKRIPTIF Nurul Hasanah; Dini Selasih
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1988

Abstract

Batik Ciwaringin merupakan salah satu produk unggulan UMKM berbasis kearifan lokal di Kabupaten Cirebon yang dikenal melalui karakteristik batik tulis bermotif khas serta penggunaan pewarna alami. Perkembangan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan perubahan preferensi konsumen menuntut pelaku UMKM serta koperasi untuk melakukan berbagai inovasi agar mampu mempertahankan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi inovasi produk dan pemasaran Batik Ciwaringin sebagai upaya mendukung pengembangan UMKM dan koperasi di masa mendatang. Penelitian ini mengangkat Batik Ciwaringin sebagai objek kajian dengan mempertimbangkan peran pentingnya dalam mendorong perkembangan UMKM dan koperasi di era mendatang. Metode yang dipakai dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara utama, yaitu observasi ke lapangan, wawancara yang dilakukan secara mendalam dengan informan kunci, serta dokumentasi terhadap berbagai bukti pendukung. Dalam penelitian ini, informan yang memberikan informasi meliputi para pengrajin batik Ciwaringin, pengurus organisasi kartu, pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pihak-pihak lain yang memiliki keterlibatan langsung dalam upaya pengembangan industri Batik Ciwaringin. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dilakukan melalui pengembangan motif yang tetap mempertahankan nilai budaya lokal, diversifikasi produk berbasis batik, serta pemanfaatan pewarna alami sebagai keunggulan kompetitif. Sementara itu, strategi pemasaran dikembangkan melalui perluasan jaringan pasar melalui pameran, promosi digital, media sosial, dan platform e-commerce. Selain itu, koperasi berperan penting dalam mendukung pengembangan usaha melalui kegiatan pembinaan, pelatihan, peningkatan kualitas produk, dan penguatan akses pasar. Implementasi strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan daya saing Batik Ciwaringin sekaligus memperkuat keberlanjutan UMKM dan koperasi berbasis budaya lokal.