cover
Contact Name
Moh. Ramin
Contact Email
mohromin93@gmail.com
Phone
+6285231737366
Journal Mail Official
currencyalkhairat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Palengaan No.2, Bunut, Plakpak, Kec. Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Currency
ISSN : 29639387     EISSN : 29637465     DOI : https://doi.org/10.32806/syfdep09
Core Subject : Economy, Education,
Currency: Journal of Sharia Economics and Banking publishes articles on the latest Islamic banking and finance issues in Indonesia. This journal presents good empirical and theoretical research regarding Islamic banking and financial markets, especially in Indonesia as the country with the largest Muslim population in the world. The journal covers Islamic banking and finance, Islamic capital markets, Islamic social finance, and takaful (Islamic insurance).
Articles 151 Documents
KONSTRUKSI LOYALITAS ANGGOTA BERBASIS SOSIO-SPIRITUAL: STUDI KASUS DILEMA HARGA DAN NILAI KEBERKAHAN PADA MANAJEMEN RITEL KOPONTREN Mustofa Aqil; Dini Selasi
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2028

Abstract

Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang menjalankan aktivitas usaha ritel berbasis syariah, tetapi juga menjadi sarana tazkiyah yang menanamkan nilai-nilai sosial dan spiritual kepada anggotanya. Kehadiran gerai ritel modern di sekitar lingkungan pesantren memunculkan dilema konsumsi bagi anggota, yaitu memilih berbelanja berdasarkan pertimbangan efisiensi harga atau mempertahankan transaksi yang diyakini mengandung nilai keberkahan melalui Kopontren. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi makna loyalitas anggota terhadap Kopontren dengan mempertimbangkan dimensi sosio-spiritual yang khas dalam lingkungan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada Kopontren Khas Kempek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 14 informan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas anggota tidak terbentuk secara linear berdasarkan pertimbangan ekonomi semata, melainkan melalui konstruksi sosio-spiritual yang kompleks. Penelitian mengidentifikasi tiga tipologi anggota, yaitu loyalis spiritual, pragmatis terbatas, dan loyalis tersembunyi. Selain itu, loyalitas berkembang melalui tiga tahapan yang saling berkaitan, yaitu keterikatan administratif, ikatan persaudaraan sosial (ukhuwah), dan ikatan spiritual yang dimediasi oleh otoritas kiai. Temuan ini memperluas konsep loyalitas konvensional dengan menghadirkan perspektif patronase sosio-spiritual, di mana komitmen anggota dipengaruhi oleh nilai-nilai teologis yang mampu mereduksi sensitivitas terhadap harga. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara penetapan harga yang adil, penguatan pendidikan spiritual, dan penciptaan pengalaman berbelanja yang selaras dengan identitas pesantren dalam pengelolaan ritel berbasis nilai.
TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PENGUAAN TIMBANGAN DALAAM JUAL BELI JAGU (STUDI KASUS PALELE JAGUNG KECAMATAN WAWO) Syahrul Ramadhan; Ihwan P Syamsudin; Umar Sagaf
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v4i2.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam praktik penggunaan timbangan pada transaksi jual beli jagung di Kecamatan Wawo serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi konsistensi penerapan prinsip tersebut dalam hubungan perdagangan antara petani dan palele. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi proses penimbangan, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 14 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling, terdiri atas delapan petani, empat palele, dan dua tokoh masyarakat. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan validitas data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip utama etika bisnis Islam, yaitu shiddiq (kejujuran), al-‘adl (keadilan), amanah, mas’uliyyah (tanggung jawab), dan tabligh (transparansi), belum sepenuhnya diterapkan dalam praktik perdagangan jagung. Ditemukan adanya keluhan petani terkait perbedaan hasil timbang sebesar 2–5 kg per karung yang berdampak pada tingkat kepercayaan dalam hubungan dagang. Namun, praktik penimbangan terbuka yang dilakukan oleh sebagian palele terbukti mampu memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan etika bisnis Islam tidak hanya bergantung pada komitmen moral individu, tetapi juga memerlukan dukungan tata kelola melalui tera ulang alat ukur, peningkatan literasi petani, dan sistem penimbangan yang transparan.
KORNETMU LAZISMU: INOVASI PENGELOLAAN DAGING QURBAN UNTUK MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Matnin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v4i2.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji inovasi pengelolaan daging qurban melalui program Kornetmu LAZISMU dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Latar belakang penelitian didasarkan pada praktik pengelolaan daging qurban di Indonesia yang masih cenderung konvensional dan musiman, sehingga berpotensi menyebabkan pemborosan pangan serta belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kajian sebelumnya lebih banyak membahas distribusi qurban, filantropi Islam, dan aspek sosial keagamaan, sementara inovasi pengolahan daging qurban menjadi produk olahan yang mendukung ketahanan pangan masih terbatas dikaji. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui analisis model pengolahan daging qurban menjadi kornet sebagai bentuk inovasi filantropi Islam berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada program Kornetmu LAZISMU. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kornetmu mampu meningkatkan nilai guna daging qurban melalui proses pengolahan menjadi produk yang lebih tahan lama, memperluas jangkauan distribusi manfaat, serta mengurangi potensi pemborosan pangan. Program ini berkontribusi terhadap empat pilar ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas. Dalam perspektif ekonomi Islam, program Kornetmu mencerminkan prinsip maslahah, keadilan distribusi, dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Penelitian ini menegaskan bahwa Kornetmu berpotensi menjadi model pengelolaan qurban yang inovatif dan berkelanjutan.
PERAN BAZNAS KOTA PALEMBANG DALAM OPTIMALISASI ZAKAT UNTUK PEMBANGUNAN SOSIAL Rusman Supatrik; Doly Nofiansyah; Saprida Saprida; Amir Salim
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat guna mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan pelaksanaan pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Palembang telah menerapkan berbagai strategi dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, penguatan kerja sama dengan berbagai lembaga dan instansi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam layanan zakat. Strategi tersebut berkontribusi pada peningkatan efektivitas pengelolaan zakat dan perluasan jangkauan layanan kepada muzaki maupun mustahik. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, kebiasaan masyarakat menyalurkan zakat secara langsung kepada penerima, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung operasional lembaga. Secara keseluruhan, pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Palembang berperan penting dalam mendukung pembangunan sosial melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi zakat, serta optimalisasi transformasi digital agar pengelolaan zakat dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi pembangunan sosial.
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN APLIKASI BYOND BY BSI SEBAGAI MEDIA PEMBAYARAN UANG KULIAH TUNGGAL: STUDI KASUS MAHASISWA STEBIS IGM PALEMBANG Rizka Amelia; Choiriyah Choiriyah; Moh. Faizal; Fadilla Fadilla
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2056

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam system transaksi keuangan, termasuk dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi. Penggunaan mobile banking menjadi solusi praktis yang memudahkan mahasiswa dalam melakukan transaksi secara cepat dan efisien. Namun, tingkat penggunaan aplikasi yang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh persepsi kemudahan penggunaan yang dirasakan pengguna. Aplikasi BYOND by BSI hadir sebagai salah satu layanan perbankan digital yang digunakan mahasiswa dalam pembayaran UKT, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Keputusan Penggunaan aplikasi BYOND by BSI. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei menggunakan purposive sampling terhadap 36 responden mahasiswa. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan Penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Penggunaan dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan nilai t hitung sebesar 13,495. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,843 menunjukkan bahwa variabel Kemudahan mampu menjelaskan 84,3% variasi Keputusan Penggunaan. Kesimpulannya, Kemudahan Penggunaan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan Keputusan Penggunaan aplikasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan aplikasi yang sederhana, mudah dipahami, dan efisien bagi pengguna.
IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM RANTAI PASOK KOPERASI KONSUMEN PADA PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Ahmad Khotibul Umam; Alimatul Farida; Muhammad Nizar
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2063

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini memerlukan sistem rantai pasok yang efektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, khususnya pada koperasi konsumen yang berperan sebagai penyuplai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan rantai pasok koperasi konsumen sebagai penyuplai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ngoro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus koperasi, pemasok, serta pengelola Program MBG, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi telah mengimplementasikan prinsip ekonomi syariah melalui pemilihan pemasok yang memperhatikan aspek kehalalan produk, penerapan transparansi dalam transaksi, serta pengendalian kualitas bahan pangan sebelum didistribusikan. Koperasi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan kepada dapur MBG. Namun demikian, implementasi rantai pasok syariah masih menghadapi beberapa kendala, seperti fluktuasi harga bahan pokok, keterlambatan distribusi, keterbatasan fasilitas penyimpanan, dan belum optimalnya pengawasan sertifikasi halal pada beberapa produk. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa praktik rantai pasok yang dijalankan telah mencerminkan implementasi maqashid syariah, khususnya hifz al-nafs (perlindungan jiwa) dan hifz al-mal (perlindungan harta). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi syariah dalam rantai pasok koperasi konsumen dapat meningkatkan efektivitas distribusi bahan pangan, memperkuat kepercayaan antar pemangku kepentingan, serta mendukung keberhasilan Program MBG dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan bersama.
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNA APLIKASI BYOND BY BSI TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA PADA MAHASISWA FAKULTAS BISNIS SYARIAH UIGM DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH EKONOMI ISLAM Rosa Aprilia; Choiriyah Choiriyah; Havis Aravik
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2069

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital dalam industri perbankan syariah yang mendorong Bank Syariah Indonesia menghadirkan aplikasi BYOND by BSI sebagai layanan perbankan digital yang lebih modern, di mana keberhasilan implementasi layanan tersebut tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengguna, tetapi juga oleh loyalitas pengguna dalam memanfaatkannya secara berkelanjutan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan aplikasi BYOND by BSI terhadap loyalitas pengguna pada mahasiswa Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri dalam perspektif maslahah ekonomi Islam dengan menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif terhadap 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25, yang menghasilkan temuan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pengguna dengan nilai thitung sebesar 9,143 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, serta menghasilkan persamaan regresi Y = -5,861 + 1,104X dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,717 yang menunjukkan bahwa 71,7% loyalitas pengguna dipengaruhi oleh persepsi kemudahan penggunaan, sedangkan 28,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, sehingga dalam perspektif maslahah ekonomi Islam kemudahan penggunaan aplikasi BYOND by BSI memberikan manfaat berupa efisiensi, kenyamanan, dan kemudahan akses layanan keuangan yang mendukung tercapainya kemaslahatan bagi pengguna.
LANDASAN FILOSOFIS MANAJEMEN STRATEGIS ISLAM: INTEGRASI NILAI TAUHID DALAM PRAKTIK BISNIS MODERN Andhini Putri; Marwa Marwa; Murtiadi Murtiadi; Sudirman Sudirman
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh landasan filosofis Islam terhadap efektivitas keputusan strategis dan keberlanjutan bisnis dengan mempertimbangkan peran mediasi maslahah pada organisasi berbasis syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 manajer senior yang bekerja pada industri perbankan dan ritel syariah di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filosofi Islam yang direpresentasikan oleh nilai tauhid, amanah, dan keadilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Keputusan Strategis. Selain itu, Filosofi Islam juga berpengaruh positif terhadap Maslahah, sedangkan Maslahah terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberlanjutan Bisnis. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Maslahah mampu memediasi hubungan antara Filosofi Islam dan Keberlanjutan Bisnis secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dalam organisasi tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis, tetapi juga memperkuat keberlanjutan bisnis melalui orientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep Manajemen Strategis Islam dengan menegaskan pentingnya integrasi nilai spiritual, etika, dan tanggung jawab sosial dalam praktik bisnis modern.
TRADE-OFF ANTARA KEPATUHAN SYARIAH DAN EFISIENSI BISNIS DALAM MANAJEMEN KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH Heru Setyowiyono; Qomarul Huda; Mashudi Mashudi
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan peningkatan yang konsisten, namun industri ini masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kepatuhan syariah dan efisiensi bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis Trade-Off antara kepatuhan syariah dan efisiensi bisnis dalam manajemen keuangan perbankan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui telaah berbagai literatur ilmiah, regulasi, laporan industri, dan publikasi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan syariah menimbulkan konsekuensi biaya operasional melalui penerapan tata kelola syariah, audit syariah, dan mekanisme pengawasan yang lebih kompleks. Di sisi lain, kepatuhan syariah berperan penting dalam menekan risiko kepatuhan, menjaga reputasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung stabilitas dana dan keberlanjutan kinerja perbankan syariah. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi Asset and Liability Management (ALMA), pengelolaan struktur pembiayaan, dan pemanfaatan instrumen likuiditas syariah menjadi strategi penting dalam menjaga efisiensi operasional tanpa mengabaikan prinsip syariah. Berdasarkan perspektif Trade-Off Theory, efisiensi bisnis yang berkelanjutan dapat dicapai melalui keseimbangan antara tata kelola syariah yang efektif dan pengelolaan keuangan yang adaptif. Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan syariah dan efisiensi bisnis bukan merupakan tujuan yang saling bertentangan, melainkan dua aspek yang harus dikelola secara terintegrasi dalam operasional perbankan syariah.
STRATEGI PEDAGANG KAKI LIMA BERSERTIFIKASI HALAL DALAM MENCAPAI KELAYAKAN USAHA: ANALISIS EKONOMI ISLAMM DENGAN KUALITATIF DESKRIPTIF Nurul Hasanah; Cory Vidiati; Ahmad Munajim
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2089

Abstract

Pedagang kaki lima (PKL) merupakan pelaku usaha sektor informal yang berkontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, namun sering menghadapi tantangan dalam keberlangsungan usaha, kepercayaan konsumen, dan akses pasar yang lebih luas. Sertifikasi halal hadir sebagai instrumen strategis yang berpotensi meningkatkan daya saing dan keberlangsungan usaha PKL, terutama dalam masyarakat mayoritas Muslim di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagang kaki lima bersertifikasi halal dalam mencapai kelayakan usaha dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pedagang kaki lima bersertifikasi halal, konsumen, dan pihak terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan landasan prinsip ekonomi Islam seperti sidiq, amanah, istiqamah, dan maslahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang kaki lima bersertifikasi halal menerapkan strategi utama pada tiga aspek, yaitu produksi berbasis halal dan thayyib, pemasaran melalui label halal sebagai pembeda dan pembangun kepercayaan, serta manajemen bisnis yang berorientasi pada keadilan, barakah, dan keberlanjutan usaha. Sertifikasi halal terbukti meningkatkan pendapatan, memperluas pasar, memperkuat legitimasi usaha, serta meningkatkan loyalitas konsumen. Dalam perspektif ekonomi Islam, kelayakan usaha ditentukan bukan hanya dari sisi finansial, melainkan juga dari dimensi spiritual, sosial, dan etika yang membentuk konsep falah.

Page 9 of 16 | Total Record : 151