cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Analisis User Experience Dalam Penggunaan Aplikasi Epus Klaster Pada Petugas Pendaftaran Pasien Di Puskesmas Tolinggula Stepani Montolalu; Gladis A. Ismail; Riska Ahmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1501

Abstract

Transformasi digital pelayanan kesehatan mendorong implementasi Rekam Medis Elektronik di puskesmas melalui aplikasi ePus Klaster yang terintegrasi dengan SATUSEHAT. Keberhasilan penerapan sistem tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kualitas pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis User Experience dalam penggunaan aplikasi ePus Klaster pada petugas pendaftaran pasien di Puskesmas Tolinggula berdasarkan lima usability Nielsen (1993), yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima informan, terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learnability dan memorability bersifat kondisional terhadap pelatihan formal dan pengalaman penggunaan, efficiency baik namun terhambat ketidakstabilan jaringan internet, errors dapat ditangani tanpa kehilangan data, dan satisfaction positif namun tereduksi oleh kendala jaringan serta ketiadaan fitur Resume Medis. Disimpulkan bahwa kualitas User Experience sistem berbasis cloud tidak hanya ditentukan oleh desain sistem, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur, pemerataan pelatihan, dan kesesuaian fitur. Disarankan agar puskesmas meningkatkan stabilitas jaringan dan pelatihan internal yang merata, Dinas Kesehatan menerapkan model pelatihan distributif, serta pengembang menambahkan fitur Resume Medis dan fitur offline bagi wilayah dengan keterbatasan jaringan.
Pembentukan Perilaku Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Melalui Program Bank Sampah: Studi Deskriptif Rw 025 Keluarahan Sumber Jaya Kabupaten Bekasi Salman Al Farisi; Budiaman Budiaman; Nandi Kurniawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahn pengolahan sampah rumah tangga yang masih menjadi tantangan di lingkungan perkotaan, termasuk di Perumahan Griya Asri 2 RW 025 Kelurahan Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi. Program Bank Sampah Unit Bersinar hadir sebagai salah satu upaya berbasis komunitas untuk mendorong pembentukan perilaku masyarakat dalam mengolah sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program bank sampah berdampak terhadap pembentukan perilaku masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga pada masyarakat Perumahan Griya Asri 2 RW 025 dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Guttman dan dianalisis secara deskriptif dengan didukung oleh wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Bank Sampah Unit Bersinar berdampak positif terhadap pembentukan perilaku masyarakat, tercermin dari tingginya skor pada dimensi sikap (94%), norma subjektif(79%), persepsi kontrol perilaku(70%), niat (83%), dan perilaku partisipasi masyarakat (70%). Sebagian besar masyarakat termotivasi oleh kesadaran pribadi untuk menjaga lingkungan, didukung oleh peran aktif Dasawisma dan PKK. Dari sisi partisipasi, masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi terutama pada tahap pelaksanaan dan pengambilan manfaat, meskipun partisipasi dalam pengambilan keputusan dan evaluasi formal perlu ditingkatkan. Keterbatasan fasilitas pengolahan sampah organik seperti ember komposter dan EM4 menjadi tantangan struktural yang perlu mendapatkan perhatian untuk keberlanjutan program.    
Ancaman Atau Keamanan? Meninjau Perpres 66 Tahun 2025 Ari Paradigma Supremasi Sipil Bryan Liem Sitanggang; Samuel Daud; Alrhegy Fakhira Salsabil Kolang; Naswa Auralia Mushin; Nur Awalia; Rahmat Ramadan Nasir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1505

Abstract

Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara bagi Jaksa dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah menjadi subjek kontroversial dalam wacana hukum konstitusi Indonesia. Kebijakan yang menugaskan TNI untuk melindungi jaksa menimbulkan pertanyaan: apakah ini merupakan bentuk keamanan negara yang sah atau apakah ini merupakan ancaman terhadap demokrasi sipil yang telah dibangun sejak reformasi 1998? Paradigma supremasi sipil digunakan dalam penelitian ini untuk memeriksa Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025. Penelitian yuridis normatif menggunakan yuridis konseptual, historis, dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun urgensi perlindungan jaksa tidak dapat diabaikan, penugasan TNI di bidang penegakan hukum sipil berpotensi mengikis prinsip supremasi sipil, melampaui batas-batas kewenangan konstitusional TNI sebagaimana diatur dalam Pasal 30 UUD 1945, dan membuka jalan bagi kembalinya pola keterlibatan militer dalam urusan sipil yang telah melemahkan demokrasi Indonesia.
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching anad Learning) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta Yusria Isnaina Akbari; Budiaman Budiaman; Shahibah Yuliani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran IPS di kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, yang terlihat dari rata-rata nilai Asesmen Tengah Semester (ATS) sebesar 58,18 yang masih di bawah KKM 80. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dalam tiga siklus, dengan subjek 35 peserta didik kelas VII-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL melalui simulasi "Pasar Mini" pada siklus I, permainan kartu status dan roleplay pada siklus II, serta video pembelajaran dan mind mapping pada siklus III, dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai meningkat dari 58,18 (pra siklus) menjadi 67,57 (siklus I), 78,00 (siklus II), dan 86,14 (siklus III). Persentase ketuntasan meningkat dari 25,71% menjadi 62,86%, dan mencapai 85,71% pada siklus III, melampaui indikator keberhasilan minimal 80%. Selain itu, keaktifan peserta didik pada aspek bertanya, menjawab, berpendapat, dan kerjasama juga menunjukkan tren peningkatan dari siklus I ke siklus III. Dengan demikian, pendekatan CTL efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta.
Lingkungan Teman Sebaya Dan Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Motivasi Belajar IPS Siswa SMP Ardilla Septiawati; Budiaman Budiaman; Dian Alfia Purwandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan teman sebaya dan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Bekasi, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Bekasi sebanyak 352 siswa, dengan sampel sebanyak 187 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat analisis (normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), analisis korelasi Pearson Product Moment, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap motivasi belajar IPS, dengan nilai thitung 5,205 > ttabel 1,973 dan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap motivasi belajar IPS, dengan nilai thitung 2,308 > ttabel 1,973 dan signifikansi 0,022 < 0,05; (3) secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar IPS dengan nilai Fhitung 26,209 > Ftabel 3,05 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Model regresi yang dihasilkan adalah Y = 20,862 + 0,385X1 + 0,149X2, dengan koefisien determinasi sebesar 22,2%. Temuan ini memperkuat penerapan Teori Ekologi Bronfenbrenner pada lapisan mikrosistem dan memberikan implikasi praktis bagi guru, orang tua, serta peneliti selanjutnya dalam upaya meningkatkan motivasi belajar IPS siswa.
Transformasi Digital Assessment Dalam Pendidikan Agama Islam: Peluang Dan Tantangan Pada Era Society 5.0 Aulia Damayanti; Hikmah Ramadhani; Rahma Aulia Irmiati; Muntaqo Fadli; Muhammad Zufar Sabiq; Ridho Riyadi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1509

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Society 5.0 mendorong perubahan dalam sistem evaluasi pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Digital assessment menjadi salah satu inovasi yang mampu mendukung pelaksanaan penilaian secara lebih efektif, efisien, objektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep, peluang, tantangan, implementasi, serta strategi pengembangan digital assessment dalam pembelajaran PAI pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, jurnal, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui proses reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital assessment mampu meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran melalui pemanfaatan berbagai platform digital, seperti Google Forms, Quizizz, Kahoot, Learning Management System (LMS), dan aplikasi pendukung lainnya. Teknologi tersebut memfasilitasi penilaian pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, mempercepat pemberian umpan balik, meningkatkan motivasi belajar, serta menyediakan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan pembelajaran. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru dan peserta didik, kesulitan mengukur aspek afektif dan spiritual, risiko integritas akademik, serta keamanan data. Oleh karena itu, penguatan literasi digital, penyediaan sarana pendukung, pengembangan asesmen autentik, dan integrasi nilai-nilai Islam menjadi strategi penting untuk mewujudkan sistem evaluasi PAI yang inovatif, berkarakter, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Studi Kelayakan Bisnis Grosir Munir Ditinjau Dari Aspek Pemasaran Dan Lingkungan Usaha Di Kota Medan Mernihati Laia; Ronda Deli Sianturi; Serniwan Gulo; Anggi Maretha Seventina Panggabean; Zulfinta Halawa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis Grosir Munir di Kota Medan ditinjau dari aspek pemasaran dan lingkungan usaha. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengkaji kondisi usaha berdasarkan indikator aspek pemasaran yang meliputi segmentasi pasar, target pasar, produk, harga, lokasi, dan promosi, serta aspek lingkungan usaha yang meliputi lingkungan ekonomi, sosial, persaingan, teknologi, dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pemasaran, Grosir Munir memiliki segmentasi dan target pasar yang jelas, produk yang lengkap, harga yang kompetitif, lokasi yang strategis, serta strategi promosi yang cukup efektif melalui media sosial dan pemasaran dari mulut ke mulut. Hasil penilaian aspek pemasaran memperoleh skor sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Sementara itu, dari aspek lingkungan usaha, kondisi ekonomi dan sosial masyarakat memberikan peluang yang baik bagi perkembangan usaha, meskipun terdapat persaingan dari minimarket modern, supermarket, dan platform perdagangan daring. Hasil penilaian aspek lingkungan usaha memperoleh skor sebesar 82% dengan kategori layak. Secara keseluruhan, rata-rata tingkat kelayakan usaha mencapai 84% sehingga Grosir Munir termasuk dalam kategori sangat layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Grosir Munir memiliki prospek yang baik untuk berkembang di masa mendatang. Namun demikian, usaha perlu meningkatkan pemanfaatan teknologi digital, memperkuat strategi promosi, serta melakukan inovasi pelayanan guna meningkatkan daya saing dan mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Analisis Usaha Mie Pangsit Aon Ditinjau Dari Aspek Pemasaran Dan Manajemen Bobi Saputra Zai; Ronda Deli Sianturi; Al Berjuang Harefa; Suderman Ndruru; Sejati Murni Laia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Mie Pangsit Aon di Kota Medan ditinjau dari aspek pemasaran dan aspek manajemen sebagai dasar dalam menilai keberlanjutan serta potensi pengembangan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan karyawan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan konsep studi kelayakan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pemasaran, Mie Pangsit Aon memiliki produk yang berkualitas, cita rasa yang khas, harga yang kompetitif, lokasi usaha yang strategis, serta memanfaatkan promosi melalui media sosial dan promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) sehingga mampu mempertahankan loyalitas pelanggan. Segmentasi pasar meliputi berbagai kelompok usia dengan target utama masyarakat perkotaan, mahasiswa, pekerja, dan keluarga. Dari aspek manajemen, usaha telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara sederhana namun efektif. Pembagian tugas antar karyawan berjalan dengan baik sehingga operasional usaha berlangsung secara efisien. Meskipun demikian, pencatatan keuangan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha masih perlu ditingkatkan agar mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Mie Pangsit Aon layak untuk dikembangkan karena memiliki prospek pasar yang baik serta sistem manajemen yang mendukung keberlangsungan usaha. Peningkatan inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan profesionalisme manajemen diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha di masa mendatang.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Investasi Mahasiswa: Peran Mediasi Self Control dan Peer Influence Yuniar Pangesti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku investasi dengan self control dan peer influence sebagai variabel mediasi pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Latar belakang penelitian didasarkan pada perkembangan teknologi digital yang telah meningkatkan jumlah investor di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh perilaku investasi yang rasional karena masih dipengaruhi oleh faktor seperti literasi keuangan, self control, dan peer influence. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 150 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku investasi, self control, dan peer influence. Self control dan peer influence juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku investasi. Selain itu, self control dan peer influence terbukti mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku investasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku investasi mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, tetapi juga oleh kemampuan mengendalikan diri serta dukungan lingkungan pertemanan yang positif.  
Konstruksi Makna Program Makan Bergizi Gratis bagi Wali Siswa Penerima MBG di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Rosania Ayu Setiawati; Karina Dita Annisak; Azzura Rizky Titania; Kukuh Sinduwiatmo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1516

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna wali siswa terhadap program MBG menggunakan teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead yang mencakup dimensi mind, self, dan society. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas enam wali siswa penerima program MBG di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi mind, wali siswa memaknai MBG sebagai program yang membentuk kebiasaan sarapan anak dan meningkatkan keteraturan pola makan di sekolah. Pada dimensi self, program ini tidak dimaknai sebagai bantuan ekonomi, melainkan sebagai pendukung pemenuhan gizi anak yang dievaluasi secara kritis berdasarkan pengalaman pribadi, terutama terkait kualitas menu, variasi makanan, dan kecukupan porsi. Pada dimensi society, konstruksi makna terbentuk melalui interaksi sosial antarwali siswa, komunikasi dengan pihak sekolah, serta informasi dari media massa, meskipun pengalaman langsung tetap menjadi faktor dominan dalam membentuk penilaian akhir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi makna terhadap program MBG merupakan hasil proses interaksi sosial yang kompleks antara pengalaman individu, refleksi diri, dan lingkungan sosial yang saling memengaruhi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.