cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Langkah-langkah Pengembangan Karya Ilmiah Fatmawati Fatmawati; Made Saihu
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1536

Abstract

Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan Tinggi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengelolaan perguruan tinggi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, disertai dengan meningkatnya kompleksitas aktivitas akademik dan non-akademik di perguruan tinggi, menuntut adanya sistem pengelolaan informasi yang terintegrasi dan dapat diandalkan. SIM Pendidikan Tinggi berperan dalam mengelola berbagai jenis data, seperti data mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, kurikulum, keuangan, penelitian, serta sarana dan prasarana, yang selanjutnya diolah menjadi informasi yang bernilai guna bagi pimpinan dan pengelola institusi dalam pengambilan keputusan strategis. Namun demikian, keberhasilan penerapan SIM tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi dan sumber daya manusia, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh komponen prosedur dan kebijakan yang mengatur penggunaan dan pengelolaan sistem tersebut. Pembahasan ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran komponen prosedur dan kebijakan dalam Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Tinggi serta kontribusinya terhadap efektivitas pengelolaan institusi. Prosedur dalam SIM dipahami sebagai seperangkat standar operasional yang mengatur alur kerja sistem, mulai dari proses pengumpulan dan penginputan data, verifikasi dan validasi data, pengolahan dan penyimpanan data, hingga penyajian dan pemanfaatan informasi. Prosedur yang jelas dan terstandar berfungsi untuk menciptakan keseragaman dalam pelaksanaan kerja, meminimalkan kesalahan, serta menjamin kualitas dan keakuratan informasi yang dihasilkan oleh sistem. Sementara itu, kebijakan SIM merupakan landasan normatif dan strategis yang ditetapkan oleh pimpinan perguruan tinggi untuk mengarahkan pengembangan, pengelolaan, dan pemanfaatan sistem informasi agar selaras dengan visi, misi, serta tujuan institusi.  Kebijakan dalam SIM Pendidikan Tinggi mencakup berbagai aspek penting, seperti pengaturan hak akses dan tanggung jawab pengguna, perlindungan dan keamanan data, integrasi sistem antarunit, serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar yang berlaku. Kebijakan yang tepat dan konsisten berperan dalam menjaga kerahasiaan data, mencegah penyalahgunaan informasi, serta memastikan bahwa SIM digunakan secara bertanggung jawab oleh seluruh sivitas akademika. Selain itu, kebijakan juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan sistem, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia, maupun tata kelola informasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keterpaduan antara prosedur dan kebijakan yang jelas, sistematis, dan berkelanjutan mampu meningkatkan efektivitas pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Tinggi. Prosedur dan kebijakan yang baik mendukung terciptanya transparansi, akuntabilitas, dan penjaminan mutu dalam pengelolaan perguruan tinggi, serta mendorong terciptanya budaya kerja yang berbasis data dan informasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komponen prosedur dan kebijakan merupakan elemen kunci dalam keberhasilan dan keberlanjutan SIM Pendidikan Tinggi, serta memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang modern, adaptif, dan berdaya saing.
Analisis Konseptual Perancangan Proposal Penelitian: Studi Pustaka dalam Manajemen Pendidikan Islam Ridwan Asrofi Mahmud
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1537

Abstract

Proposal penelitian merupakan tahap awal yang sangat menentukan arah dan keberlanjutan suatu penelitian. Namun, dalam praktiknya banyak mahasiswa pascasarjana masih menghadapi kesulitan dalam merancang proposal penelitian yang sistematis dan sesuai kaidah akademik. Kesulitan tersebut meliputi pemilihan topik, perumusan masalah, pembatasan ruang lingkup, serta penetapan tujuan penelitian yang jelas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan tahapan perancangan proposal penelitian yang diperuntukkan bagi mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur metodologi penelitian dan artikel jurnal relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proposal penelitian yang disusun secara sistematis, didukung referensi yang memadai, serta mampu menunjukkan kesenjangan penelitian akan memiliki nilai kebaruan dan urgensi yang lebih kuat. Selain itu, aspek pendukung seperti kelengkapan referensi, keterkaitan dengan isu aktual, serta fasilitas penelitian juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas proposal. Kesimpulannya, kemampuan merancang proposal penelitian secara baik merupakan kompetensi akademik yang harus dimiliki mahasiswa pascasarjana agar penelitian yang dilakukan terarah, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis sekaligus konseptual bagi peneliti dalam menyusun proposal penelitian yang lebih terarah dan sistematis.
Pemikiran Fazlur Rahman Tentang Hukum Kewarisan Erfn Budiono; Muh. Chaeril Harianto; Reskian Anas; Zakiah Mustary; Andi Sukmawati Assad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1538

Abstract

Pemikiran hukum kewarisan Islam klasik sering kali dinilai bias gender dan kurang kontekstual terhadap dinamika sosial modern, khususnya mengenai pembagian hak waris perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi pemikiran metodologis Fazlur Rahman mengenai reformasi hukum kewarisan Islam berdasarkan kajian literatur pada artikel-artikel ilmiah terbitan 2010–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review secara kualitatif dengan menganalisis data sekunder dari 15 jurnal terindeks yang mengkaji pemikiran Fazlur Rahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan utama Rahman bertumpu pada metode Double Movement (Gerak Ganda) yang membedakan antara legal-spesifik teks Al-Qur'an dan ideal-moral yang dikandungnya. Implikasi metodologi ini memunculkan rekonstruksi hukum waris kontemporer yang menekankan keadilan sosial, termasuk formulasi pembagian waris 1:1 antara laki-laki dan perempuan pada kondisi sosial-ekonomi tertentu serta keadilan bagi ahli waris nonmuslim. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa reorientasi hukum waris dari pendekatan tekstual menuju kontekstual merupakan keniscayaan demi mewujudkan kemaslahatan umat di era modern.
Hukum Waris Kontemporer Pemikiran Munawir Sjadzali Tentang Kewarisan Di Indonesia Iis Rezki Rahmaniar; Zakiyah Azzahrah; Haerul Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1539

Abstract

Evolusi pemikiran hukum keluarga Islam di Indonesia secara historis selalu diwarnai oleh ketegangan dialektis antara teks normatif keagamaan dan dinamika sosial-kemasyarakatan yang terus berkembang. Di tengah stagnasi epistemologi hukum positif tersebut, Munawir Sjadzali hadir menawarkan gagasan dekonstruktif yang radikal mengenai reaktualisasi hukum waris Islam dengan mengajukan konsep kesetaraan porsi pembagian (1:1) antara pria dan wanita. Penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk mengurai secara mendalam basis filosofis, indikator nilai keadilan yang digunakan, serta relevansi kontekstual pemikiran kewarisan Munawir dalam bingkai modernitas Indonesia. Melalui pisau analisis sosio-historis, kajian ini membuktikan bahwa pemikiran progresif Munawir tidak lahir di ruang hampa, melainkan didasarkan pada realitas sosiologis masyarakat Nusantara yang berstruktur bilateral, di mana peran ekonomi perempuan setara dengan laki-laki. Walaupun pada awalnya menuai resistensi teologis yang masif dari kalangan ulama tekstualis karena dianggap mendobrak otoritas nas qath'i (teks suci yang absolut), ide kemaslahatan substantif yang diusungnya berhasil menjadi stimulus penting. Gagasan ini pada akhirnya menjadi roh bagi pembaruan hukum perdata Islam nasional lewat jalan tengah konstruksi hukum dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI), khususnya melalui pranata hibah dan wasiat wajibah.
Analisis Kenyamanan Pengguna Ruang Kerja Open Space Fungsi Perkantoran Kerlima Hutagoal; Bayu Armada; Sutitno Sutitno; Marico Daniel Tapilatu
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1541

Abstract

Kantor open-space merupakan konsep desain ruang kerja yang telah banyak diterapkan pada lingkungan perkantoran modern karena mampu meningkatkan fleksibilitas, komunikasi, dan kolaborasi antarpegawai. Namun demikian, dari perspektif psikologi arsitektur, ruang kerja open-space juga dapat menimbulkan berbagai tantangan psikologis, seperti kebisingan, distraksi visual, berkurangnya privasi, serta kelelahan mental yang disebabkan oleh tingginya intensitas interaksi antarpengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata ruang kantor open-space terhadap kenyamanan pengguna, perilaku kerja, dan produktivitas melalui studi kasus yang dilakukan pada ruang kerja open-space di sebuah perusahaan yang berlokasi di Jakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis ruang Engineering pada lantai 5 berdasarkan kajian psikologi arsitektur untuk memahami pengaruh tata ruang terhadap aktivitas kerja dan kenyamanan pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang Engineering menerapkan konsep open space yang mendukung interaksi, koordinasi, dan kolaborasi antarpegawai. Posisi ruang yang berdekatan dengan ruang rapat dan ruang kepala departemen memperlihatkan peran strategis divisi Engineering dalam mendukung aktivitas operasional kantor. Namun, konsep ruang terbuka juga menimbulkan beberapa tantangan, seperti meningkatnya gangguan konsentrasi, berkurangnya privasi, serta potensi kelelahan psikologis akibat tingginya intensitas aktivitas di lingkungan kerja. Oleh karena itu, kualitas ruang kerja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi tata letak dan kapasitas pengguna, tetapi juga oleh kemampuannya dalam menyeimbangkan kebutuhan interaksi sosial dan fokus individual. Penerapan prinsip-prinsip psikologi arsitektur, seperti pengaturan personal space, akustik, pencahayaan, buffer visual, dan zonasi aktivitas, menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, nyaman, dan mendukung kesejahteraan pengguna.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keberlanjutan Usaha dengan Akses Pembiayaan Perbankan sebagai Variabel Mediasi Ligar Yovanka Luthfiyah Megananda; Rochmad Bayu Utomo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1542

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Desa Wisata Kasongan, Yogyakarta, sebagai salah satu sentra industri gerabah yang berpotensi besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kepatuhan wajib pajak terhadap keberlanjutan usaha dengan akses pembiayaan perbankan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 60 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akses pembiayaan perbankan, sedangkan kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap akses pembiayaan perbankan maupun keberlanjutan usaha. Akses pembiayaan perbankan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha, yang menunjukkan bahwa ketersediaan modal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha pengrajin. Selain itu, literasi keuangan tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap keberlanjutan usaha, namun memberikan dampak yang lebih optimal melalui peningkatan akses pembiayaan perbankan sebagai variabel mediasi. Nilai R-square sebesar 0,301 menunjukkan bahwa keberlanjutan usaha tidak hanya dipengaruhi oleh faktor keuangan, tetapi juga oleh faktor lain seperti inovasi produk, kualitas sumber daya manusia, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan pasar.
Literature Review: Analisis Peran Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Dalam Meningkatkan Efisiensi Waktu Pelayanan Pasien Di Rumah Sakit Ade Alya Safitri; Kustia Anggereni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1544

Abstract

Perkembangan cepat dalam teknologi informasi menyediakan peluang yang signifikan bagi rumah sakit untuk meningkatkan pengelolaan pelayanan melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran SIMRS dalam meningkatkan efisiensi waktu dalam layanan pasien, dengan mengedepankan tiga indikator: waktu tunggu pasien, kecepatan pelayanan, dan kelancaran proses administrasi. Metode yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti standar PRISMA. Melalui pencarian di Google Scholar, dari delapan artikel yang diperoleh, lima artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan SIMRS berhasil mengurangi waktu tunggu, mempercepat proses administrasi, dan meningkatkan responsivitas layanan. Beberapa faktor yang menentukan keberhasilan SIMRS mencakup kualitas sistem, akurasi informasi, kesiapan sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi. Teori antrian dan SERVQUAL diintegrasikan agar pemahaman mengenai hubungan antara efisiensi waktu dan kualitas pelayanan dalam penerapan SIMRS menjadi lebih jelas.
Hubungan Antara Kecemasan Sosial dan Loneliness Terhadap Parasocial Relationship pada Pemain Love and Deepspace di Indonesia Syifa Putri Maliawan; Pratidina Ekanesia; Prinska Damara Sastri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1546

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengkaji peran kecemasan sosial dan loneliness sebagai faktor yang berkontribusi terhadap intensitas parasocial relationship pada pemain game Love and Deepspace di Indonesia. Desain penelitian yang diterapkan bersifat kuantitatif-korelasional, dilengkapi dengan analisis regresi linier berganda untuk menelaah kontribusi simultan kedua prediktor. Partisipan berjumlah 110 orang berusia 18–25 tahun yang aktif memainkan game tersebut, dan dipilih secara purposif sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pengukuran variabel dilakukan melalui tiga instrumen: adaptasi Skala Kecemasan Sosial dari SAS-A, UCLA Loneliness Scale Version 3, serta Multiple Parasocial Relationship Scale. Analisis korelasi Spearman menghasilkan temuan bahwa kecemasan sosial (rs = 0,362; p < 0,001) maupun loneliness (rs = 0,332; p < 0,001) masing-masing berkorelasi positif dan signifikan dengan parasocial relationship. Model regresi linier berganda menunjukkan kontribusi simultan yang signifikan dari kedua variabel tersebut (F = 11,481; p < 0,001; R² = 0,177), dengan kecemasan sosial tercatat sebagai prediktor yang relatif lebih dominan (β = 0,283) dibandingkan loneliness (β = 0,203). Hasil ini mengisyaratkan bahwa individu yang mengalami kesulitan dalam interaksi sosial sekaligus defisit pemenuhan kebutuhan emosional memiliki kecenderungan lebih besar untuk membangun ikatan parasosial yang intens dengan karakter virtual dalam game bertema romansa.
Hubungan Personal Hygiene Penjamah Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Makanan Di Dapur Pondok Pesantren Nur Fuadiyah; Isnawati Isnawati; Noraida Noraida
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1549

Abstract

Penyelenggaraan makanan di pondok pesantren berasrama berisiko mengalami kontaminasi mikrobiologis karena makanan diolah dalam jumlah besar dan dikonsumsi secara kolektif. Pemilihan lokasi penelitian diperkuat oleh temuan bakteri Escherichia coli pada air minum di lingkungan pondok, yang menunjukkan potensi cemaran pada media konsumsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan personal hygiene penjamah dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan di dapur pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di dapur Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri, Cindai Alus, Martapura. Sampel penelitian terdiri dari 7 orang penjamah makanan dan 21 sampel makanan yang diperoleh melalui tiga kali pengulangan observasi dan pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar personal hygiene penjamah makanan memenuhi syarat, yaitu sebanyak 16 observasi (76,2%), sedangkan 5 observasi (23,8%) tidak memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa 18 sampel makanan (85,7%) memenuhi syarat terhadap keberadaan Escherichia coli, sedangkan 3 sampel (14,3%) tidak memenuhi syarat. Hasil uji Fisher’s Exact Test memperoleh nilai p-value sebesar 0,008. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene penjamah makanan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan di dapur Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri. Penerapan personal hygiene yang belum konsisten dapat meningkatkan risiko kontaminasi makanan. Pondok pesantren disarankan melakukan pemantauan rutin, serta penguatan penggunaan alat pelindung diri selama proses pengolahan makanan.
Fiduciary Criminal Liability for the Transfer of Fiduciary Guarantee Objects without the Fiduciary Owner's Consent Risno Adam; Darmawati Darmawati; Apriyanto Nusa Ariyanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1551

Abstract

This study aims to analyze the criminal law enforcement against the transfer of fiduciary collateral objects by the fiduciary grantor at the Pohuwato Resort Police, as well as the factors influencing it. This issue is important because, in financing practices, fiduciary collateral objects often remain under the control of the debtor, creating the potential for such objects to be transferred, pledged, or leased without the written consent of the fiduciary recipient. This study employs a normative-empirical legal research method with a qualitative approach. Data were obtained through literature studies, interviews, observation, and documentation involving police officers, financing companies, and relevant case documents. The results show that criminal law enforcement against the transfer of fiduciary collateral objects has not been optimally implemented. Although Article 23 paragraph (2) and Article 36 of Law Number 42 of 1999 concerning Fiduciary Security regulate prohibitions and criminal sanctions, their implementation still faces obstacles at the investigation and inquiry stages. These obstacles include difficulties in proving the offense, limited documentation, difficulties in tracing collateral objects, and differing understandings between civil default and fiduciary crimes. This condition weakens legal protection for creditors and reduces legal certainty in financing relationships. This study emphasizes the need to improve the professionalism of investigators, strengthen coordination with financing companies, and enhance the administration of fiduciary security in order to realize legal certainty and legal protection for creditors. The findings are expected to serve as input for law enforcement officials in handling fiduciary cases effectively.