cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Faktor-Faktor Penyebab Penundaan Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Gorontalo Nelsa Suriani Pakaji; Moh. Ichsan Arifin Antu; Merlin Abd. Rahman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1958

Abstract

Penundaan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi persoalan yang dihadapi Rumah Sakit Islam Gorontalo, di mana berkas klaim pasien rawat inap sering terlambat sehingga berdampak pada kinerja keuangan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab penundaan klaim JKN pasien rawat inap ditinjau dari unsur manajemen 5M, yaitu man, machine, money, material, dan method. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lima informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kepala rekam medis, verifikator BPJS, petugas coder, petugas casemix, dan petugas rekam medis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah petugas klaim sudah mencukupi, namun beban kerja koding masih tinggi karena jumlah coder belum sebanding dengan volume kunjungan pasien. Dari segi machine, rumah sakit telah memiliki SIMRS, aplikasi I-Claim, serta ICD-10 dan ICD-9 yang belum sepenuhnya bridging, ditambah jaringan internet yang belum stabil. Faktor money mendukung kelancaran klaim, sedangkan faktor material, khususnya keterlambatan hasil laboratorium dan radiologi, menjadi faktor paling dominan penghambat klaim. Dari segi method, SOP dan alur klaim tersusun baik, namun konsistensi pelaksanaannya perlu diperkuat. Secara keseluruhan, penundaan klaim JKN lebih dipengaruhi faktor man, machine, dan material, sedangkan money dan method cukup mendukung kelancaran klaim.
Pengaruh Model Pembelajaran Scientific Inquiry Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipas Di Madrasah Ibtidaiyah Zulfiyah Azizah; Faisal Faisal; Miftahul Husni; Idawati Idawati; Indrawati Indrawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1960

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan terkait rendahnya motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Pembelajaran di kelas umumnya masih didominasi oleh pendekatan konvensional dan berpusat pada guru (teacher-centered learning). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh model pembelajaran Scientific Inquiry terhadap motivasi belajar siswa kelas V di MI Al-Ittifaqiah Indralaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif (True Experimental Design) dengan desain Posttest-Only Control Design. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling, yang menetapkan kelas V.1 sebagai kelas eksperimen (n=20) dan kelas V.5 sebagai kelas kontrol (n=20). Data dikumpulkan melalui instrumen angket motivasi belajar model skala Likert (20 butir) yang sebelumnya telah teruji validitas dan reliabilitasnya (nilai Cronbach's Alpha = 0,935). Analisis data akhir menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa di kelas eksperimen mencapai skor 87,35 (kategori tinggi), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya memperoleh skor 62,15 (kategori sedang). Pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U memperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan model Scientific Inquiry memberikan pengaruh yang sangat positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Pembelajaran IPAS tidak lagi membosankan, melainkan menuntut keterlibatan siswa secara aktif dalam proses mengamati, menanya, dan menemukan konsep mereka sendiri.
Peran Kepercayaan Dalam Memediasi Pengaruh Risiko terhadap Niat Penggunaan Aplikasi DANA di Soloraya Luthfi Dzaki Rabbani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1961

Abstract

Perkembangan pembayaran digital telah meningkatkan penggunaan dompet digital sebagai sarana transaksi yang praktis dan efisien. Meskipun demikian, berbagai risiko yang dipersepsikan pengguna masih menjadi pertimbangan dalam memengaruhi niat menggunakan layanan tersebut. Di sisi lain, kepercayaan dipandang sebagai faktor yang dapat memperkuat keyakinan pengguna untuk tetap memanfaatkan layanan pembayaran digital. Mengevaluasi: dampak perceived Risk terhadap Usage Intention, Trust, dan dampak Trust terhadap Usage Intention merupakan tujuan studi ini. Studi ini pun mengevaluasi peran Trust sebagai mediasi. Memakai pendekatan kuantitatif, purposive sampling. Penyebaran kuesioner dilakukan kepada 151 peserta sesuai kriteria untuk menghimpun data. Data dianalisis dilakukan memakai metode modeling equation struktural partial least squares. Didapatkan, perceived Risk berdampak ke Usage Intention dan Trust, Trust berdampak ke Usage Intention. Ditunjukkan melalui uji efek tidak langsung bahwa Trust mampu memediasi perceived Risk dan Usage Intention. Maka, hasil nya kepercayaan merupakan penyebab penting yang berdampak pada keinginan individu memakai aplikasi DANA. Oleh karena itu, penyedia layanan perlu memperkuat keamanan sistem, meningkatkan perlindungan data pengguna, serta menjaga kualitas layanan untuk membangun kepercayaan dan mendorong peningkatan penggunaan aplikasi secara berkelanjutan.
Implementasi Data Mining Menggunakan Algoritma Naive Bayes Classifier Untuk Analisis dan Evaluasi Kinerja Karyawan pada PT. Minggah Gugah Nan Mumpuni Novi Apriani; Eka Sri Rahayu
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1963

Abstract

Evaluasi kinerja karyawan merupakan proses penting dalam pengambilan keputusan, khususnya dalam menentukan kelanjutan status kerja karyawan. Pada PT Minggah Gugah Nan Mumpuni proses evaluasi kinerja karyawan yang masih dilakukan secara manual menimbulkan permasalahan berupa waktu pemrosesan yang lama serta potensi ketidakkonsistenan hasil penilaian antar periode. Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan mengimplementasikan. Sistem manajement KPI (Key Performance Indicator) yang mampu melakukan klasifikasi status kelanjutan kontrak karyawan secara otomatis menggunakan algoritma Naive Bayes Classifier. Sistem dirancang untuk mengakomodasi divisi yang ada pada perusahaan diantaranya, Sales, Marketplace, Marketing dan Warehouse Data penilaian kinerja bulanan diagregasi menjadi data per periode semester, kemudian didiskritisasi ke dalam kategori Baik, Cukup, dan Rendah sebelum diproses menggunakan algoritma Naive Bayes dengan penerapan Laplace Smoothing untuk mengatasi permasalahan zero-frequency. Pengujian tingkat akurasi model dilakukan menggunakan metode Leave-One-Out Cross Validation (LOOCV) pada data riil hasil keputusan HR (Human Resources), dengan hasil akurasi yang bervariasi pada tiap divisi, yaitu Sales sebesar 76,2%, Warehouse sebesar 75,0%, Marketplace sebesar 52,6%, dan Marketing sebesar 38,9%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keputusan HR (Human Resources) tidak sepenuhnya dapat diprediksi hanya berdasarkan indikator KPI kuantitatif, mengindikasikan adanya faktor kualitatif lain yang turut memengaruhi pengambilan keputusan. Validasi implementasi sistem yang dilakukan melalui perbandingan perhitungan manual dan hasil keluaran sistem pada sampel data tiap divisi menunjukkan hasil yang konsisten, sehingga membuktikan bahwa algoritma Naive Bayes Classifier telah diimplementasikan sesuai dengan kaidah perhitungan teoritis. Kata kunci: Naive bayes classifier, kinerja karyawan, Evaluasi kinerja karyawan, Key Performance Indicator
Strategi Optimalisasi Indeks Kesiapan Digitalisasi Zakat (IKDZ) Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi Nur Salsabila; Rini Elvira; Harfandi Harfandi; Rahmi Rahmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1964

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi dengan Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar mencapai Rp 327 triliun per tahun, namun realisasi penghimpunan baru sekitar 8-13% melalui lembaga pengelola zakat resmi. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum optimalnya sistem pengelolaan zakat, termasuk dalam aspek digitalisasi. BAZNAS Kota Bukittinggi memiliki Indeks Kesiapan Digitalisasi Zakat (IKDZ) sebesar 0,67 dari skala optimal 1,00, menunjukkan kategori menengah/moderat dengan gap 0,33 yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi IKDZ pada BAZNAS Kota Bukittinggi. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan 6 informan yang terdiri dari amil pimpinan dan pelaksana di bidang pengumpulan, pendistribusian-pendayagunaan, dan pelaporan, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan metode analisis SWOT yang mencakup evaluasi faktor internal (IFE) dan eksternal (EFE), matriks SWOT, dan perumusan strategi. Hasil penelitian menunjukkan nilai IFE sebesar 3,76 dan EFE sebesar 3,32, menempatkan BAZNAS Kota Bukittinggi pada Kuadran I (strategi agresif) dengan skor strategi SO tertinggi 5,82. Lima strategi utama yang dirumuskan adalah: (1)Mengoptimalkan sistem digital (SIMBA, QRIS, website) untuk memperkuat posisi IKDZ;(2)Memperluas kolaborasi strategis dengan lembaga keuangan digital,; (3) Menguatkan transparansi dan kepercayaan publik melalui publikasi laporan keuangan digital; dan (4) Menggunakan sistem cloud untuk mempercepat verifikasi data muzakki dan mustahik; (5) Mengembangkan inovasi layanan zakat digital seperti kalkulator zakat online, mobile zakat app,. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan IKDZ menuju kategori optimal dan memperkuat BAZNAS sebagai lembaga zakat modern yang amanah, transparan, dan profesional
Penyuluhan Manfaat Daun Kelor Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Duko Tambin Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan Mauliana Silvia; Na'imatul Retno Faizah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1966

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia karena dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Salah satu strategi pencegahan stunting adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kebutuhan gizi serta menekankan penggunaan pangan lokal bergizi, seperti daun kelor. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak balita mengenai stunting, pentingnya pola makan seimbang, dan manfaat daun kelor sebagai sumber pangan bergizi, sehingga turut membantu mencegah stunting di Desa Duko Tambin (Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan). Metode yang digunakan meliputi sesi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, pembagian materi informasi, serta tes sebelum dan sesudah sesi untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Peserta kegiatan terdiri dari ibu balita, ibu hamil, kader Posyandu, dan anggota masyarakat setempat lainnya. Data dianalisis secara deskriptif, dan perbedaan tingkat pengetahuan sebelum serta sesudah sesi dinilai menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 68,67 sebelum sesi menjadi 86,00 setelah sesi. Seluruh peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan (nilai signifikansi 0,001), yang menegaskan bahwa sesi edukasi tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman mereka. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kandungan gizi, manfaat, dan penggunaan daun kelor sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga mereka. Dengan demikian, edukasi kesehatan mengenai penggunaan daun kelor terbukti menjadi sarana yang efektif untuk memperluas pengetahuan masyarakat dan berkontribusi pada pencegahan stunting pada anak balita.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Posyandu Dengan Pemberian Makanan Bergizi Di RT 003 RW 000 Kelurahan Jagabaya I Henny Agustina; Na'imatul Retno Faizah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1967

Abstract

  Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting serta penerapan gizi seimbang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu yang dipadukan dengan pemberian makanan bergizi kepada balita. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan kader Pos Pelayanan Terpadu, penyusunan media edukasi berupa poster dan brosur, pelaksanaan penyuluhan kesehatan, pemberian makanan bergizi, serta evaluasi menggunakan uji awal dan uji akhir. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mengikuti penyuluhan. Persentase jawaban benar meningkat dari 85 persen pada uji awal menjadi 95 persen pada uji akhir, sedangkan persentase jawaban salah menurun dari 15 persen menjadi 5 persen. Instrumen evaluasi yang digunakan telah memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang tinggi sehingga layak digunakan sebagai alat ukur. Program ini juga memperoleh dukungan aktif dari kader Pos Pelayanan Terpadu dan masyarakat. Dengan demikian, edukasi kesehatan yang dipadukan dengan pemberian makanan bergizi melalui Pos Pelayanan Terpadu efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini dan dapat menjadi model kegiatan promotif di tingkat masyarakat.
Kesiapan Dosen Dalam Menerapkan Kurikulum Menggunakan Pendekatan Outcome Based Education (OBE) Di Universitas Pasir Pengaraian Asnimar Asnimar; Deri Putra; Hardianto Hardianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1969

Abstract

Kebijakan Outcome Based Education (OBE) menuntut dosen merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berdasarkan capaian yang terukur, termasuk memanfaatkan teknologi pembelajaran dalam pengelolaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan asesmen. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan dosen dalam menerapkan kurikulum berbasis OBE di Universitas Pasir Pengaraian ditinjau dari aspek kognitif, fisik-operasional (termasuk penggunaan teknologi pembelajaran), dan psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 21 dosen dari tujuh fakultas sebagai informan utama, dipilih melalui purposive sampling, serta seorang informan pendukung dari unsur pimpinan lembaga penjaminan mutu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi perangkat pembelajaran, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, dengan keabsahan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan kesiapan kognitif dosen bervariasi dari sudah mapan hingga masih membutuhkan pendampingan dalam menyelaraskan CPL, CPMK, dan instrumen asesmen; kemampuan dasar menggunakan Learning Management System, Google Classroom, dan aplikasi konferensi daring sudah tersedia, tetapi integrasi teknologi dengan asesmen berbasis outcome dan sistem informasi akademik masih memerlukan penguatan; sementara kesiapan psikologis—motivasi, optimisme, kepercayaan diri, dan kemampuan adaptasi—menjadi kekuatan yang paling menonjol. Implementasi OBE yang berkelanjutan memerlukan pelatihan lanjutan, pendampingan asesmen berbasis outcome, dan penguatan infrastruktur digital.
Analisis Peran QRIS sebagai Instrumen Pembayaran Digital bagi Generasi Z di Kota Makassar melalui Pendekatan Studi Literatur Avril Ananta Sahriri; Suchy Damayanti; Jeane Eca Octafia; Roswita Parenggo; Ainy; Nurhidayanti.S; Fadel; Udyono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1970

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi sistem pembayaran menuju sistem pembayaran digital yang lebih cepat, praktis, dan efisien. Salah satu inovasi yang mendukung transformasi tersebut adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk mewujudkan sistem pembayaran yang terintegrasi, aman, dan inklusif. Kota Makassar sebagai pusat kegiatan ekonomi di kawasan Indonesia Timur menunjukkan perkembangan yang pesat dalam implementasi pembayaran digital. Tingginya aktivitas perdagangan, pertumbuhan UMKM, serta meningkatnya penggunaan teknologi digital menjadikan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan potensi besar dalam pemanfaatan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran QRIS sebagai instrumen pembayaran digital bagi Generasi Z di Kota Makassar . Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah, buku, laporan resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta publikasi lain yang relevan. Literatur yang dipilih dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan temuan-temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, keamanan transaksi, dan literasi keuangan digital merupakan faktor utama yang mempengaruhi penggunaan QRIS oleh Generasi Z. Selain meningkatkan efisiensi transaksi, QRIS juga berkontribusi dalam memperluas inklusi keuangan, mendorong budaya transaksi non-tunai, serta mendukung percepatan transformasi ekonomi digital di Kota Makassar. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi serta optimalisasi penggunaan QRIS secara aman, efektif, dan berkelanjutan guna mendukung penguatan ekosistem ekonomi digital di Kota Makassar.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Daun Fangga Adi Saputra; Muhammad Alsi Adhary; Yajid Mahraja
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1971

Abstract

Pengelolaan sampah organik di lingkungan kampus membutuhkan perangkat yang mampu mempercepat proses pencacahan sebelum pengomposan. Penelitian ini bertujuan merancang, membuat, dan menguji mesin pencacah sampah organik berupa daun untuk skala kampus. Metode penelitian meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan gambar teknik dan elemen mesin, pemilihan komponen, pembuatan rangka dan sistem pencacah, perakitan, serta pengujian kinerja. Mesin menggunakan motor listrik satu fasa berdaya 0,5 HP, transmisi sabuk dan pulley, ruang pencacah berkapasitas 0,1069 m3, dan poros baja ST37 berdiameter 10 mm. Kapasitas teoritis yang direncanakan sebesar 76,8 kg/jam. Pengujian dilakukan lima kali menggunakan massa daun 1,2 kg pada setiap percobaan. Parameter yang diamati mencakup putaran poros, putaran motor, waktu pencacahan, ukuran cacahan, massa keluaran, dan rendemen. Hasil menunjukkan cacahan berukuran sekitar 1 cm dengan rendemen 92,9-94,5%. Putaran poros berada pada rentang 1.138-1.276 rpm, sedangkan putaran motor 1.456-1.485 rpm. Mesin bekerja stabil dan menghasilkan cacahan relatif seragam. Rancangan ini layak digunakan sebagai alat pendukung pengelolaan sampah organik daun di kampus, mengurangi waktu penanganan material, dan berpotensi mempercepat tahap awal pengomposan. Hasil penelitian juga memberikan dasar bagi pengembangan alat pada variasi jenis dan kondisi bahan organik, sehingga kinerja mesin dapat dievaluasi lebih lanjut melalui pengujian kapasitas, ketahanan komponen, konsumsi energi, dan keselamatan operasional pada penggunaan.