cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengaruh Perkembangan Teknologi Digital Terhadap Layanan Perbankan Di Makassar Audry Hizki Anastari Buntu; Puji Tri Astuti; Fadhila Maharani Sardi; Atasya Panoto Malino; Rezkyah Nur Wafira; Nurhidayanti.S; Humaidid Muhajir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1973

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan dari sistem konvensional menuju layanan berbasis digital yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan teknologi digital terhadap layanan perbankan di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah pengguna aktif layanan perbankan digital di Kota Makassar, sedangkan sampel penelitian sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan bantuan SPSS versi 26. Tahapan analisis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan memiliki nilai r-hitung lebih besar daripada r-tabel (0,279), sedangkan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,857 untuk variabel teknologi digital dan 0,842 untuk variabel layanan perbankan, sehingga seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 4,120 + 0,780X, yang menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital berpengaruh positif terhadap layanan perbankan. Pengujian hipotesis memperoleh nilai t-hitung sebesar 5,842 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis diterima. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan teknologi digital mampu meningkatkan kualitas layanan perbankan melalui kemudahan penggunaan, kecepatan akses, keamanan sistem, dan inovasi fitur, sehingga dapat meningkatkan kepuasan nasabah dan memperkuat daya saing industri perbankan di Kota Makassar.
Prostaglandin Analogues Versus Topical Beta-Blockers in the Initial Pharmacological Management of Primary Open-Angle Glaucoma: Clinical Effectiveness and the Role of Medication Adherence Naufal Prama Putra; Ghani Phalosa; Andi Muhammad Fajri Rusdianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1974

Abstract

Primary open-angle glaucoma is a progressive optic neuropathy requiring sustained intraocular pressure control to prevent irreversible visual loss. Prostaglandin analogues and topical beta-blockers are widely used pharmacological therapies, although their clinical effectiveness is influenced by efficacy, safety, dosing convenience, and patient adherence. This narrative review compared the clinical effectiveness of both drug classes and examined the role of adherence in long-term treatment outcomes. Literature published primarily between 2021 and 2026 was identified from PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, and Google Scholar. Prostaglandin analogues generally provide greater and more sustained intraocular pressure reduction than topical beta-blockers, with once-daily administration offering an additional practical advantage. However, local ocular and periocular adverse effects may reduce treatment acceptance. Topical beta-blockers remain effective alternatives for selected patients, although cardiovascular and respiratory adverse effects require careful consideration. The clinical benefits of both therapies may be reduced by missed doses, incorrect eye-drop administration, adverse effects, treatment cost, and limited medication access. Therefore, prostaglandin analogues are generally preferred as initial pharmacological therapy, whereas topical beta-blockers remain appropriate for selected patients based on tolerability, comorbidities, accessibility, and the likelihood of sustained adherence.
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global: Analisis Penyebab Dampak dan Strategi Penanganan di Indonesia Tahun 2026 Brilianti Usman; Meylanie Putria Ilhma; Putri Nur Arlin N.T; Rendy Febrianto; Rizkiyatul Aulia; Nurhidayanti.S; Faridah; Fadel
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1975

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji pelemahan nilai tukar rupiah Indonesia di tenganh ketidakpastian ekonomi global yang tinggi pada tahun 2026. Dengan menggunakan metode studi literatur sistematis, penelitian ini mensintesis temuan dari jurnal akademik terkini, laporan resmi Bank Indonesia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan sumber berita terpercaya yang diterbitkan antara tahun 2024 hingga 2026. Penelitian mengidentifikasi tiga faktor utama pelemahan Rupiah: (1) penguatan berkelanjutan Dolar AS akibat kebijakan moneter The Federal Reserve; (2) eskalasi ketegangan geopolitik khususnya di Timur Tengah; dan (3) tekanan fiskal domestik akibat pelebaran defisit anggaran dan arus keluar modal menyusul revisi outlook negatif oleh Moody's dan Fitch. Rupiah mencapai titik terendah sepanjang sejarah sebesar Rp18.045 per USD pada Juni 2026, terdepresiasi sekitar 6,63% secara year-to-date. Bedasarkan data  diatas hasil penelitian ini menunjukkan dampak utama meliputi inflasi impor, peningkatan beban utang berdenominasi asing, penurunan daya saing industri bergantung impor, dan merosotnya daya beli masyarakat. Bank Indonesia merespons dengan mempertahankan BI-Rate di 4,75%, mengintensifkan intervensi pasar valuta asing melalui transaksi spot dan Non-Deliverable Forward (NDF), serta menaikkan imbal hasil SRBI untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing. Dapat disimpulkan bahwa stabilisasi nilai tukar yang efektif membutuhkan koordinasi kebijakan moneterfiskal yang solid didukung reformasi struktural untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap Dolar AS. memiliki keterbatasan pada sifat dinamis fenomena yang dikaji, mengingat kondisi nilai tukar dan kebijakan terkait dapat berubah dengan cepat seiring perkembangan situasi ekonomi global maupun domestik.
Hak atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat di Tengah Greenwashing: Kritik Regulasi Industri Hijau Lade Sirjon; Muhamad Syukri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1976

Abstract

Praktik greenwashing semakin berkembang seiring meningkatnya tuntutan terhadap penerapan industri hijau dan pembangunan berkelanjutan. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum karena perusahaan menyampaikan klaim lingkungan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, sehingga berpotensi melanggar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat di tengah praktik greenwashing, mengidentifikasi celah regulasi dalam sistem hukum Indonesia, serta mengkaji urgensi pembentukan regulasi anti-greenwashing yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan doktrinal melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur, serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hak atas lingkungan hidup telah dijamin dalam Pasal 28H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pengaturan mengenai greenwashing masih bersifat parsial dan belum mengatur secara tegas definisi, standar pembuktian, mekanisme pengawasan, maupun sanksi hukum. Kondisi tersebut menimbulkan celah hukum yang menghambat perlindungan konsumen, penegakan hukum lingkungan, dan pencapaian pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi anti-greenwashing yang komprehensif untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Budaya Organisasi Pada PT POS Indonesia (Persero) Cabang Sukabumi: Kajian Melalui Competing Values Framework Moh Dafa; Hafsah Mey Lanti; Gaisani Awanis Isdiansyah; Rosanna Wulandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1977

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi efektivitas kerja, kualitas pelayanan, serta pencapaian tujuan organisasi. PT Pos Indonesia sebagai perusahaan jasa milik negara menerapkan budaya organisasi sebagai pedoman perilaku karyawan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya organisasi di PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Sukabumi, meliputi nilai-nilai organisasi, implementasinya dalam aktivitas kerja, pola komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, disiplin, dan etika kerja, serta mengidentifikasi jenis budaya organisasi yang dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi terhadap satu informan kunci yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di PT Pos Indonesia Cabang Sukabumi berlandaskan nilai JUDIKA PETANG (Jujur, Disiplin, Kerja Keras, Peduli, dan Tanggung Jawab) yang diimplementasikan melalui briefing rutin, penerapan disiplin kerja, komunikasi terbuka, kerja sama antardivisi, serta sistem penghargaan dan sanksi. Berdasarkan analisis menggunakan Competing Values Framework (CVF), budaya organisasi yang dominan adalah Hierarchy Culture, ditandai oleh struktur organisasi yang jelas, kepatuhan terhadap prosedur operasional, pengambilan keputusan hierarkis, dan evaluasi kinerja berkala. Penerapan budaya organisasi tersebut berkontribusi meningkatkan disiplin, profesionalisme, koordinasi, efektivitas kerja, dan kualitas pelayanan, namun perusahaan masih perlu meningkatkan kemampuan adaptasi sumber daya manusia dan budaya inovasi agar mampu menghadapi perubahan lingkungan bisnis dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang
Analisis Deskriptif Capaian Realisasi Penyaluran Zakat terhadap Target Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT): Studi Dokumen pada BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Tahun 2022–2024 Cut Hayatun Nufus
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1978

Abstract

Zakat merupakan instrumen keuangan Islam yang berperan penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan melalui pengelolaan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari kemampuan lembaga amil zakat merealisasikan target penyaluran yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Penelitian ini bertujuan menganalisis capaian realisasi penyaluran zakat terhadap target RKAT pada BAZNAS BAZIS DKI Jakarta selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen. Data diperoleh dari RKAT, laporan tahunan, laporan keuangan, dan laporan realisasi penyaluran zakat yang dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui perbandingan antara target dan realisasi penyaluran pada setiap tahun anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian target penyaluran bersifat dinamis, yaitu mencapai 103% pada tahun 2022, menurun menjadi 72% pada tahun 2023, dan kembali meningkat menjadi 105% pada tahun 2024. Meskipun tingkat pencapaian target mengalami fluktuasi, nilai realisasi penyaluran menunjukkan tren peningkatan selama periode penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penilaian kinerja organisasi menjadi lebih objektif apabila didasarkan pada perbandingan antara target dan realisasi dibandingkan hanya pada besarnya nilai penyaluran. Penelitian ini menegaskan bahwa RKAT tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perencanaan, tetapi juga sebagai alat pengendalian dan evaluasi kinerja yang mendukung peningkatan akuntabilitas, transparansi, serta pengambilan keputusan berbasis bukti dalam pengelolaan zakat.
Analisis Budaya Organisasi Pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi: Pendekatan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) Audri Agia Syafitri; Rizal Rizal; Siti Mariam Ulfah; Euis Lisnawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1980

Abstract

Budaya organisasi merupakan sistem nilai, norma, dan kebiasaan bersama yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak anggota organisasi dalam mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, mencakup nilai organisasi, norma kerja, pola komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, disiplin dan etika kerja, simbol dan identitas organisasi, mekanisme penyelesaian masalah, serta jenis budaya organisasi yang dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan utama dari bagian Kepegawaian yang dipilih secara purposive. Analisis data mengacu pada tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi telah diterapkan melalui komunikasi terbuka pada kegiatan Coffee Morning, kerja sama antarpegawai, penegakan disiplin dan aturan kerja, serta penyelesaian masalah melalui pendekatan komunikasi dan pemahaman kondisi pegawai. Berdasarkan analisis Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI), budaya organisasi yang dominan mengarah pada Clan Culture, didukung karakteristik Hierarchy Culture yang tercermin dari kepatuhan terhadap aturan dan prosedur kerja. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi instansi pemerintah dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya organisasi positif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Rawat Jalan Berdasarkan Perlindungan Data Pribadi (PDP) di RSUD Toto Kabila Bone Bolango Filan Yunus; Riska Ahmad; Gladis A. Ismail
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1981

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berperan penting dalam mengintegrasikan pelayanan rumah sakit, termasuk pelayanan rawat jalan, sekaligus menuntut perlindungan data pribadi pasien yang optimal sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022. Observasi awal di RSUD Toto Kabila menunjukkan penerapan SIMRS telah berjalan baik, namun masih terdapat kendala berupa human error dan keterbatasan pelatihan keamanan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan SIMRS pada pelayanan rawat jalan ditinjau dari aspek Perlindungan Data Pribadi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMRS pada pelayanan rawat jalan di RSUD Toto Kabila telah berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelayanan, sedangkan pengelolaan data pasien telah menerapkan prinsip PDP melalui pembatasan hak akses, penggunaan akun pribadi, dan penerapan SOP, meskipun pelatihan keamanan data belum dilaksanakan secara rutin. Dapat disimpulkan bahwa penerapan SIMRS telah terlaksana dengan baik dan pengelolaan data pasien telah berlandaskan prinsip PDP, namun pelatihan keamanan data bagi petugas masih perlu ditingkatkan secara berkala
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Budya Organisasi Terhdap Kinerja Karyawan Hotel Gunawangsa Manyar Surabaya Cendelina Yuliana Muga Pinto; Agung Dwi Nugroho; Mochamad Fatchurrohman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Hotel Gunawangsa Manyar Surabaya. Latar belakang studi ini didasari oleh adanya tantangan manajemen terkait kepemimpinan top-down dan fluktuasi produktivitas staf. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana ketiga faktor tersebut memengaruhi efektivitas kerja baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian melibatkan 60 karyawan yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis melalui uji asumsi klasik serta regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara simultan, gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung 15,488. Namun secara parsial, ditemukan bahwa gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Sebaliknya, motivasi kerja dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,424 mengindikasikan kontribusi variabel bebas terhadap kinerja adalah 42,4%. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar manajemen lebih fokus pada penguatan sistem penghargaan dan internalisasi budaya kerja guna meningkatkan performa organisasi secara menyeluruh.  
Analisis Terhadap Perlindungan Data Rekam Medis Elektronik (RME) Di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo Sri Mutiarawati Nango; Riska Ahmad; Merlin Abd. Rahman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1983

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian dari transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan mutu, efektivitas, dan efisiensi pelayanan. Di sisi lain, penerapan RME menimbulkan tantangan dalam perlindungan data pribadi pasien karena informasi yang tersimpan bersifat rahasia dan memiliki nilai hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Rekam Medis Elektronik serta perlindungan data pasien di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo berdasarkan aspek hukum dan implementasinya di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas informan kunci, informan utama, dan informan tambahan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie telah dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2022 dan telah diterapkan secara luas pada tahun 2025 menggunakan aplikasi SIMGOS yang terintegrasi. Perlindungan data dilakukan melalui pembatasan hak akses sesuai tugas dan kewenangan pengguna, penggunaan akun pribadi berupa username dan password, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaksanaan backup data secara berkala, serta pengawasan oleh tim teknologi informasi. Kendala yang dihadapi meliputi gangguan jaringan, gangguan sistem, serta perlunya peningkatan pemahaman sebagian petugas mengenai keamanan informasi. Upaya yang dilakukan rumah sakit antara lain penguatan sistem keamanan, pelatihan dan sosialisasi kepada tenaga kesehatan, monitoring penggunaan sistem, serta evaluasi berkala. Berdasarkan hasil penelitian, belum ditemukan kebocoran data rekam medis yang signifikan. Secara keseluruhan, penerapan perlindungan data Rekam Medis Elektronik di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie telah berjalan dengan baik dan telah mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, meskipun masih diperlukan penyempurnaan terhadap infrastruktur teknologi informasi, digitalisasi seluruh dokumen pelayanan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia untuk mendukung keamanan data secara optimal.