cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Masa Depan Pendidikan Fisika Indonesia di Era Society 5.0: Transformasi Pembelajaran, Artificial Intelligence, Dan Penguatan Literasi Sains Menuju Indonesia Emas 2045 Ramadani Khotibul Umam
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2012

Abstract

Transformasi Society 5.0 menghadirkan tuntutan baru terhadap sistem pendidikan sains, termasuk pendidikan Fisika di Indonesia, yang harus mengintegrasikan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan penguatan literasi sains untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Artikel konseptual ini bertujuan menganalisis kondisi aktual pendidikan Fisika Indonesia, peran Artificial Intelligence dalam pembelajaran Fisika, serta merumuskan roadmap transformasi menuju ekosistem pendidikan yang adaptif dan berbasis riset. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka kritis (critical literature review) terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional periode 2021-2026, laporan OECD/PISA, UNESCO, dan Kemendikbudristek/Kemendikdasmen. Hasil kajian menunjukkan bahwa skor literasi sains pelajar Indonesia pada PISA 2022 hanya mencapai 383 poin, jauh di bawah rata-rata OECD yang berkisar 485-490 poin, mengindikasikan lemahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi, tingginya miskonsepsi Fisika, keterbatasan pemanfaatan laboratorium, dan minimnya budaya riset mahasiswa calon guru. Di sisi lain, kehadiran teknologi Artificial Intelligence generatif seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, dan Claude, serta laboratorium virtual seperti PhET, membuka peluang personalisasi pembelajaran melalui Intelligent Tutoring System dan Adaptive Learning, namun juga menuntut kesiapan etika dan literasi AI guru maupun mahasiswa. Kebaruan artikel ini terletak pada perumusan roadmap terintegrasi yang menghubungkan transformasi kurikulum, penguatan laboratorium digital, kompetensi guru abad ke-21 berbasis TPACK-AI, serta prinsip Green Physics Education dan Open Science sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Artikel ini merekomendasikan kebijakan afirmatif bagi pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, guru, dan mahasiswa pendidikan Fisika agar transformasi tersebut berlangsung secara kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan.
Analisis Budaya Organisasi di Kantor Kelurahan Dayeuhluhur Kota Sukabumi Ayu Nur Agustiani; R. Muhamad Rifki; Mazidah Rizki; Eva Fathusyaadah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2013

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran strategis dalam menentukan efektivitas penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan instansi pemerintahan, terutama pada tingkat administrasi terendah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, yaitu kantor kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi yang berkembang di Kantor Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, serta mengidentifikasi bagaimana budaya tersebut berkontribusi terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap satu informan kunci, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan Competing Values Framework dari Cameron dan Quinn serta model tiga tingkatan budaya organisasi dari Schein sebagai landasan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di Kantor Kelurahan Dayeuhluhur mencerminkan perpaduan antara Hierarchy Culture dan Clan Culture. Hierarchy Culture tercermin dari kepatuhan yang ketat terhadap Standar Operasional Prosedur, kedisiplinan kerja, dan pembagian tugas yang jelas, sedangkan Clan Culture tercermin melalui komunikasi terbuka, kerja sama antarpegawai, kepemimpinan partisipatif, penyelesaian masalah secara kolaboratif, dan penerapan prinsip 5S secara konsisten dalam pelayanan kepada masyarakat. Perpaduan budaya tersebut memperkuat kedisiplinan, kerja sama tim, dan kualitas pelayanan, meskipun partisipasi masyarakat dalam beberapa program kelurahan masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara Hierarchy Culture dan Clan Culture mendukung pelayanan publik yang tertib, efektif, dan berorientasi pada masyarakat, serta merekomendasikan penguatan nilai organisasi secara berkelanjutan, sosialisasi yang lebih intensif, dan evaluasi berkala guna meningkatkan kinerja pelayanan di tingkat kelurahan
Analisis Angka Kematian Pasien Dengan Penyakit Kronis Berdasarkan Kelengkapan Rekam Medis Di Rumah Sakit Islam Kota Gorontalo Siti Nur Raisya Umar; Merlin Abd. Rahman; Riska Ahmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2014

Abstract

Penyakit kronis merupakan masalah kesehatan dengan insidensi yang terus meningkat, sehingga kelengkapan rekam medis menjadi esensial untuk menghasilkan data mortalitas yang akurat sebagai bahan evaluasi mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis angka kematian pasien penyakit kronis berdasarkan tingkat kelengkapan rekam medis di Rumah Sakit Islam Gorontalo pada periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap populasi 54 berkas rekam medis pasien meninggal dunia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar checklist, pendokumentasian, dan wawancara, untuk selanjutnya dianalisis melalui perhitungan indikator Gross Death Rate (GDR) dan Net Death Rate (NDR). Berdasarkan data hasil penelitian, terjadi tren peningkatan kematian dari 8 kasus (2023) menjadi 29 kasus (2025), dengan nilai GDR dan NDR masing-masing sebesar 7,29‰, yang mana masih memenuhi standar ideal Kementerian Kesehatan. Meskipun demikian, observasi dokumen menunjukkan kelengkapan rekam medis belum optimal; ditemukan 51,9% (28 berkas) tidak memiliki sertifikat kematian dan 11,1% (6 berkas) catatan perkembangan pasien tidak lengkap. Kesimpulannya, meski angka mortalitas memenuhi standar nasional, peningkatan absolut jumlah kematian dan ketidaklengkapan dokumen kritis dapat mendistorsi evaluasi pelayanan, sehingga pengawasan terhadap kepatuhan pengisian rekam medis oleh tenaga kesehatan perlu diperketat.
Analisis Budaya Organisasi Pada Pemerintah Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Faizal Fadila; Ilyasa Sugih Pramarna; Siti Zahra Nurani; Dadang Wiranta
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2015

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan efektivitas kinerja aparatur dalam organisasi sektor publik, termasuk pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya organisasi di Pemerintah Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, serta mengidentifikasi tipe budaya organisasi yang paling dominan berdasarkan Competing Values Framework (CVF). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi terhadap Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi, dan Kepala Dusun, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di Pemerintah Desa Sirnaresmi didominasi oleh Clan Culture yang diperkuat oleh karakteristik Hierarchy Culture. Dominasi tersebut tercermin dari komunikasi yang terbuka, kepemimpinan partisipatif, hubungan kerja yang mengedepankan nilai kekeluargaan, kerja sama antaraparatur, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur yang didukung sistem absensi biometrik berbasis fingerprint dan face recognition. Penerapan budaya organisasi tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan disiplin, loyalitas, koordinasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, meskipun pemerintah desa masih menghadapi tantangan berupa meningkatnya tuntutan pelayanan publik serta keterbatasan alokasi anggaran operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya organisasi yang dilandasi nilai kekeluargaan, akuntabilitas, dan transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja aparatur serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik atau good village governance secara berkelanjutan
Penataan Kampung Kayu Pulo sebagai Waterfront Amfibi Ekokultural Hasrul Hasrul; Sugito Utomo; Flierhaar K. N. L. Nefreiser
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2016

Abstract

Kampung Kayu Pulo di Kota Jayapura merupakan permukiman adat pesisir yang terbentuk melalui keterhubungan rumah panggung di atas air, jaringan titian kayu, daratan timbunan karang, ruang sosial-budaya, dan daratan karang bervegetasi. Potensi wisata bahari dan budayanya belum didukung kerangka penataan yang sekaligus melindungi hunian, nilai adat, dan ekologi pesisir. Penelitian ini bertujuan merumuskan model penataan Kayu Pulo sebagai kampung adat hidup yang didukung wisata berbasis masyarakat. Pendekatan research by design dilakukan melalui inventarisasi tapak, analisis kontekstual, sintesis strategis berbasis SWOT, pemetaan fungsional pemangku kepentingan, perumusan konsep, perancangan iteratif, dan evaluasi keputusan desain. Hasil penelitian berupa konsep Eco-Cultural Amphibious Waterfront Village yang membagi kawasan menjadi lima zona: publik, semi-publik, privat, konservasi, dan servis. Penataan mempertahankan kompleks Rumah Adat dan para-para adat, Kantor Kampung, Gereja, serta Makam Ondoafi sebagai jangkar budaya tetap; memperkuat titian dan dermaga; membatasi homestay dalam klaster kecil yang dikelola masyarakat; serta mengintegrasikan interpretasi lingkungan, IPAL komunal, pengelolaan sampah, proteksi kebakaran, dan jaringan utilitas. Kebaruan penelitian terletak pada pemaknaan amfibi sebagai sistem bermukim laut-darat dan operasionalisasi prinsip Minimum Intervention, Maximum Identity. Pariwisata ditempatkan sebagai lapisan pendukung keberlanjutan kampung, bukan fungsi dominan yang menggantikan struktur sosial, budaya, dan ekologinya. Kata kunci: Kampung Kayu Pulo, waterfront amfibi, penataan ekokultural, wisata berbasis masyarakat, permukiman pesisir
Artificial Intelligence dalam Transformasi Industri Multimedia untuk Bisnis dan Ketahanan Digital Nasional I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana; Melati Rosanensi; Husain Husain; Ana Rahmatyar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2017

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan pada industri multimedia, mulai dari proses penciptaan konten hingga distribusinya, sekaligus memunculkan implikasi baru terhadap ketahanan digital nasional Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis pola transformasi industri multimedia berbasis AI serta implikasinya terhadap ketahanan digital nasional melalui pendekatan Critical Literature Review (CLR) atas delapan belas literatur yang mencakup kajian AI-industri kreatif internasional dan kajian ketahanan nasional Indonesia. Hasil sintesis menunjukkan bahwa AI berperan sebagai enabler transformasi pada level teknis maupun epistemologis industri multimedia, membuka peluang produktivitas namun juga menghadirkan tantangan etika seperti hak cipta, deepfake, bias algoritma, dan privasi data. Pada level makro, kesenjangan tata kelola AI pada industri multimedia berpotensi menjadi titik kerentanan bagi ketahanan digital nasional. Artikel ini merumuskan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan AI, transformasi industrimultimedia, dan ketahanan digital nasional secara berjenjang, sebagai kontribusi konseptual untuk memperkuat kebijakan tata kelola AI nasional yang lebih adaptif.
Digital Human Resource Management Practices and Employee Performance in MSMES: Evidence From Kupang City Yunita Chrisna Riane Antonia Bere; Rena Saputri Hilaria Sitanggang; Maria Karmelita Delistiani Sambang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2018

Abstract

This study examines the influence of digital Human Resource Management (HRM) practices on employee performance in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kupang City, East Nusa Tenggara, Indonesia. Three dimensions of digital HRM were examined The Digital Technology Implemention in HRM (X1), Digital Training and Development (X2), and Digital Performance Management (X3) on Employee Performace (Y). Based on Resource-Based View (RBV) theory, this study employed a cross-sectional quantitative survey design with data collected from 39 MSME owners and managers through a structured online questionnaire (five-point Likert scale). Data were analysed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS procedures, including bootstrapping 5.000 subsamples for path coefficient significance. The measurement model demonstrated adequate reliability reliability and validity across all constructs (Composite Reliability: 0.905–0.940; Average Variance Extracted: 0.655–0.757). The structural model explains 75.7% of the variance in employee performance (R² = 0.757). Bootstrapping results confirm that Digital Technology Adoption has a significant positive effect on employee performance (β = 0.641, t = 5.274, p < 0.001, f² = 0.599 [large]), supporting H1. Digital Training and Development (β = −0.053, p = 0.645) and Digital Performance Management (β = 0.303, p = 0.083) did not reach the level of significance, thus failing to support H2 and H3. These findings highlight the importance of foundational digital tools as the a critical driver of employee performance in MSMEs in Eastern Indonesian with implications for practitioners and regional policymakers in NTT.
Penerapan Target Costing untuk Mengukur Biaya Produksi sebagai Dasar Penetapan Harga Jual yang Kompetitif dalam Upaya Meningkatkan Laba UMKM Snack Box and Cake Ibunda Probolinggo Afifah Brilian Nurhafizhah; Apit Miharso; Ilham Saiful Fauzi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode target costing dalam pengukuran biaya produksi, menganalisis perbandingan biaya produksi sebelum dan sesudah penerapan target costing, serta mengetahui peningkatan laba pada UMKM Snack Box and Cake Ibunda Probolinggo. Objek penelitian ini adalah UMKM Snack Box and Cake Ibunda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder berupa data biaya produksi, data penjualan, dan laporan laba rugi tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Snack Box and Cake Ibunda masih menggunakan perhitungan biaya produksi secara sederhana dan belum mengalokasikan seluruh komponen biaya produksi secara menyeluruh. Biaya produksi sebelum penerapan target costing sebesar Rp 183.413.113. Setelah penerapan target costing melalui rekayasa nilai (value engineering), biaya produksi menurun menjadi Rp 178.877.031 sehingga terjadi efisiensi biaya sebesar Rp 4.536.082 atau 2,47%. Selain itu, laba bersih UMKM meningkat dari Rp 36.586.887 menjadi Rp 41.122.969 dengan peningkatan sebesar Rp 4.536.082 atau 2%. Dengan demikian, penerapan metode target costing terbukti mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi, menetapkan harga jual yang kompetitif, serta meningkatkan laba pada UMKM Snack Box and Cake Ibunda Probolinggo.
Brand Architecture dalam Transformasi Identitas Korporat: Analisis Hubungan Corporate Brand SMBC Indonesia dan Product Brand Jenius Raihan F. Anggana; Sahrul Gilang Ramadan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2023

Abstract

Transformasi identitas korporat menjadi strategi penting bagi perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis, terutama pada industri perbankan yang sangat bergantung pada kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Brand Architecture dalam hubungan antara Corporate Brand SMBC Indonesia dan Product Brand Jenius setelah transformasi identitas Bank BTPN menjadi SMBC Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap laporan tahunan, situs resmi perusahaan, siaran pers, media sosial, serta publikasi terkait transformasi identitas perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMBC Indonesia berperan sebagai Corporate Brand yang membangun legitimasi, reputasi, dan kredibilitas institusional, sedangkan Jenius tetap dipertahankan sebagai Product Brand dengan identitas dan ekuitas merek yang kuat. Berdasarkan lima dimensi analisis Brand Architecture, struktur merek yang diterapkan menunjukkan karakteristik Hybrid Brand Architecture dengan strategi Endorsed Brand. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan hubungan antara Corporate Brand dan Product Brand menjadi strategi komunikasi korporat yang memungkinkan perusahaan melakukan transformasi identitas tanpa menghilangkan nilai merek produk yang telah terbentuk.
Perancangan Antarmuka Visual Pada Aplikasi Augmented Reality Untuk Informasi Nilai Gizi Minuman Melati Rosanensi; I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2024

Abstract

Augmented reality (AR) banyak dimanfaatkan sebagai media informasi kesehatan, termasuk untuk menyampaikan nilai gizi minuman kemasan kepada penderita diabetes. Namun, penelitian-penelitian sejenis umumnya menitikberatkan pada aspek teknis pembangunan aplikasi AR seperti pembuatan marker, integrasi Vuforia, dan proses assembly pada Unity, sedangkan aspek perancangan antarmuka visual yang menentukan apakah informasi gizi benar-benar dapat dipahami secara cepat dan tepat oleh pengguna belum dibahas secara mendalam. Artikel ini bertujuan mengkaji ulang perancangan antarmuka visual pada sebuah aplikasi AR informasi nilai gizi minuman dari sudut pandang ilmu desain antarmuka (UI/UX) dan Human-Computer Interaction (HCI), bukan dari sudut pandang pengembangan teknis AR. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan tahap Design pada Multimedia Development Life Cycle (MDLC) sebagai kerangka kerja, difokuskan pada elemen tata letak, tipografi, warna, ikon, struktur navigasi, hierarki informasi, konsistensi visual, keterbacaan, dan interaksi pengguna. Hasil kajian menunjukkan bahwa antarmuka pada menu utama, menu pemindaian AR, dan empat menu informasi bahaya zat gizi memiliki pola tata letak simetris dan grid sederhana, namun konsistensi tipografi, kontras warna, serta hierarki visual antarhalaman masih dapat dioptimalkan berdasarkan prinsip desain komunikasi visual dan sepuluh heuristik Nielsen. Pembahasan juga menghubungkan data pengujian beta pengguna dengan aspek keterbacaan dan interaksi untuk memperkuat argumen perancangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa kualitas penyampaian informasi kesehatan melalui AR sangat bergantung pada perancangan visual yang sistematis, bukan semata pada teknologi penampil objek tiga dimensi maupun dua dimensinya, sehingga perancangan antarmuka visual perlu diperlakukan sebagai domain kajian tersendiri yang setara pentingnya dengan pengembangan sistem AR itu sendiri.