cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Estimasi Akumulasi Termal Lingkungan Terbuka Kota Batam Menggunakan Pendekatan Integrasi Simpson 1/3 Muhammad Abdul Husain; Nabila Syabani; Muhammad Rizky Kamil Al-Ayyuby; Muhammad Reza Syahputra; Nanda Jarti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1371

Abstract

Paparan kalor termal yang ekstrem di kawasan perkotaan industri seperti Kota Batam berpotensi memicu fenomena Urban Heat Island (UHI) dan berdampak pada heat strain bagi pekerja maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi akumulasi total paparan kalor termal harian di ruang terbuka Kota Batam menggunakan pendekatan komputasi numerik integrasi Simpson 1/3. Data yang dianalisis merupakan data sekunder historis suhu udara per jam yang tercatat pada tanggal 5 Mei 2026, mencakup rentang waktu aktivitas luar ruangan dari pukul 06:00 hingga 18:00 WIB. Mengingat fluktuasi suhu harian membentuk kurva nonlinier kontinu yang tidak memiliki solusi analitik eksak, metode numerik Simpson 1/3 diterapkan karena keunggulannya dalam memberikan tingkat akurasi tinggi melalui pendekatan polinomial berderajat dua dengan tingkat galat komputasi yang sangat minim. Hasil perhitungan komputasi menunjukkan bahwa akumulasi paparan kalor termal di lingkungan terbuka Kota Batam pada tanggal pengamatan mencapai 376,27 Derajat-Jam (°C·jam). Nilai ini merepresentasikan beban termal yang cukup masif jika diakumulasikan sepanjang jam kerja. Secara ekuivalen, rata-rata paparan suhu jam kerja berada pada level 31,35 °C, sebuah ambang batas yang membutuhkan kewaspadaan ekstra terhadap keluhan heat stress. Penelitian ini membuktikan bahwa metode komputasi numerik tidak hanya dapat diaplikasikan pada optimasi matematis teoretis, tetapi juga sangat relevan untuk memetakan risiko kesehatan lingkungan dan tata ruang kota, sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan mitigasi UHI yang lebih komprehensif oleh pemerintah daerah.
Kualitas Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Smart Kelurahan Di Kelurahan Leuwiliang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Nabila Putri Fauziyah; Ade Iskandar; Rudi Setiawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1373

Abstract

Pelayanan publik di tingkat kelurahan memiliki peran yang sangat penting dalam memenuh kebutuhan administrasi masyrakat secara cepat dan tepat. Seiring perkembangan tersebut, berbagai inovasi terus dikembangakan, salah satunya melalui penerapan aplikasi Smart Kelurahan. Peneitan ini berujuan untuk mengkaji kualitas pelayan publik yang menggunakan aplikasi tersebut di Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, dengan latar belakang masih ditemukannya sejumlah kendala dalam pelaksanannya. Metode penelitan yang digunakan yaitu menggunakna kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik obserasi, wawacara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan indikator kualitas pelayan publik menurut Sinmbela, yang mencakup transpransi, akuntbilitas, kondsional, partisipatif, kesamaan hak, serta keseimbangan hak dan kewajiban. Hasil penlitan menunjukkan bahwa pelayan melalui aplikasi Smart Kelurahan sudah berjalan, namun belum optimal. Hal ini terlihat dari informasi layanan yang belum sepenuhnya jelas, penggunaan aplikasi yang belum konsisten, partisipasi masyrakat yang masih terbatas, serta kemampuan akses masyrakat yang belum merata. Oleh karea itu, diperlkan peningatan pada sistem pelayan, kapasitas aparatur, serta sosialisasi kepada masyrakat agar pelayan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan merata.  
Klasifikasi Gangguan Mental Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbors dan Support Vector Machine Berdasarkan Data Rekam Medis Ria Putri Sunaryo; Aning Fara Andina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1374

Abstract

Gangguan mental merupakan penyakit gangguan kesehatan yang disebabkan oleh ketidakmampuan dalam mengendalikan diri, halusinasi, delusi, ilusi, waham dan ketakutan yang berlebihan dalam berperilaku. Jenis-jenis gangguan mental umumnya terdiri dari Paranoid, Undifferentiated, Depresi, dan Shizoaffective. Penelitian bertujuan untuk membantu melakukan klasifikasi jenis gangguan mental menggunakan machine learning. Machine learning merupakan kecerdasan buatan, dimana suatu teknik dapat membuat komputer belajar dari sebuah data untuk membantu mengenali suatu pola klasifikasi. Model algoritma yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan algoritma supervised learning yaitu suatu model algoritma dimana data label output sudah ditentukan berdasarkan jenis kategori. Data penelitian diperoleh melalui data rekam medis pasien di Rumah Sakit PQR dengan 94 fitur dan 4 kategori. Hasil akurasi pengujian dengan support vector machine menghasilkan akurasi 88%, sedangkan dengan k-nearest neighbors menghasilkan akurasi 81%. Pemilihan fitur yang signifikan dengan memanfaatkan metode recursive feature elimination dengan jumlah fitur menjadi 43 fitur menghasilkan akurasi lebih tinggi sebesar 90% pada support vector machine dan akurasi 94% pada k-nearest neighbors.  
Pendidikan Agama Islam Berbasis Ekoteologi Dalam Membentuk Etika Lingkungan Siswa Madrasah Di Era Antoposen Hilaluddin Hanafi; Sulaeman Sulaeman; Etika Pujianti; Andi Rahmat Abidin; Rina Setyaningsih
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis ekoteologi dalam membentuk etika lingkungan siswa madrasah di era Antroposen. Era ini ditandai oleh dampak dominan aktivitas manusia terhadap perubahan geologis dan ekosistem bumi, sehingga mendesak transformasi paradigma pendidikan dari antroposentrisme menuju kesadaran ekologis yang terintegrasi dengan nilai-nilai ketuhanan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berbasis ekoteologi mengintegrasikan nilai-nilai seperti tauhid, amanah, khalifah, ihsan, dan mīzān untuk membangun kesadaran bahwa menjaga alam adalah bentuk ibadah . Strategi implementasi mencakup integrasi dalam kurikulum, pembelajaran berbasis proyek (seperti bank sampah dan penghijauan), serta program kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan masyarakat . Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan perilaku ramah lingkungan siswa, meskipun aspek evaluasi karakter ekologis masih memerlukan penguatan . Pendidikan ini menawarkan solusi holistik untuk krisis ekologi dengan memperkuat hubungan spiritual antara manusia, alam, dan Pencipta di tengah tantangan era Antroposen.
Pengaruh Pengembangan Karir, Work-Life Balance, dan Flexible Working Arrangement terhadap Intention to Stay pada Karyawan Generasi Z di Shopee Solo Technopark Anggun Aliya Ramadhani; Dita Permata Kusumaningrum; Wahyu Ratnasari; Rizky Ramadhan Aprian Aditama
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1376

Abstract

Tingginya kecenderungan perpindahan kerja pada karyawan Generasi Z telah dipandang sebagai tantangan bagi organisasi dalam mempertahankan keberlangsungan sumber daya manusia yang kompeten. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pengembangan karier, work-life balance, dan flexible work arrangement terhadap intention to stay pada karyawan Generasi Z di Shopee Solo Technopark. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori diterapkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 160 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui pengujian instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan karier, work-life balance, dan flexible work arrangement terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap intention to stay, baik secara parsial maupun simultan. Kontribusi terbesar ditunjukkan oleh pengembangan karier, kemudian diikuti oleh work-life balance dan flexible work arrangement. Secara bersama-sama, ketiga variabel mampu menjelaskan sebesar 38,5% variasi intention to stay dengan nilai F-hitung sebesar 32,539. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan retensi karyawan Generasi Z perlu didukung melalui pengembangan jalur karier yang terarah, keseimbangan kehidupan kerja yang memadai, serta penerapan sistem kerja fleksibel yang adaptif.Kata Kunci: Pengembangan Karier, Work-Life Balance, Flexible Work Arrangement, Intention to Stay, Generasi Z.
Analisis Fungsi Perencanaan Kepla Sekolah dalam Manajemen Pendidikan di Sekolah Dasar Puput Rifani; Mutammam Mutammam
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1377

Abstract

Perencanaan merupakan salah satu fungsi utama dalam manajemen pendidikan yang berperan penting dalam menentukan arah, tujuan, dan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab strategis dalam menyusun perencanaan yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara efektif, efisien, terukur, dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan menganalisis fungsi perencanaan kepala sekolah dalam manajemen pendidikan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan kepala sekolah mencakup penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah; perencanaan program kerja; kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan; sarana dan prasarana; anggaran; serta peningkatan mutu pembelajaran. Pelaksanaannya meliputi identifikasi kebutuhan, analisis kondisi sekolah, penetapan prioritas dan tujuan, penyusunan program, pengalokasian sumber daya, penjadwalan, evaluasi, dan revisi rencana. Keberhasilan perencanaan dipengaruhi oleh kompetensi kepala sekolah, keterlibatan warga sekolah, ketersediaan sumber daya, dukungan masyarakat, dan kemampuan menyesuaikan program dengan perubahan kebijakan. Perencanaan yang sistematis dan partisipatif dapat meningkatkan efektivitas program, efisiensi pemanfaatan sumber daya, akuntabilitas pengelolaan sekolah, kualitas pembelajaran, serta mutu pendidikan secara keseluruhan. Dengan demikian, fungsi perencanaan perlu dilaksanakan secara kolaboratif, berbasis data, responsif terhadap kebutuhan sekolah, serta dievaluasi secara berkala untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan.
Implementasi Prinsip Kesetaraan Gender dalam Konstitusi Indonesia terhadap Perlindungan Hak Perempuan Syifa Dzakirah; A. Shafiqah Rakha Putri Hasran; Nur Syailah Taha; Nurul Afiah Yusriadi; Nor Khafiatun Nissa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1378

Abstract

Kesetaraan gender menjadi bagian tak terpisahkan dari Hak Asasi Manusia. Konstitusi sebagai landasan perlindungan mewujudkan kesetaraan gender dengan menjamin hak, kesempatan, dan perlakuan yang sama antara laki-laki dan perempuan. Secara normatif (das sollen), negara telah menyediakan kerangka hukum yang kuat untuk menjamin perlindungan hak perempuan. Namun, dalam tataran empiris (das sein), efektivitas perlindungan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang bersifat struktural dan kultural, sehingga belum sepenuhnya mampu menghadirkan keadilan substantif bagi perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana konstitusi diterapkan dalam pemenuhan hak perempuan pada realitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode studi kepustakaan berdasarkan peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, buku, serta berbagai literatur akademik yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa konstitusi telah mengatur mengenai kesetaraan gender berdasarkan prinsip nondiskriminasi, begitu pun dengan undang-undang turunannya. Tak hanya itu, dalam ranah internasional, Indonesia telah meratifikasi CEDAW menjadi Undang-Undang (UU) nasional. Meskipun demikian, implementasinya di lapangan masih mengalami permasalahan seperti budaya patriarki yang masih kuat, keterbatasan akses dalam keterwakilan, serta tindak kekerasan yang kerap dialami perempuan. Kesimpulannya, pemerintah memiliki peran penting sebagai perumus kebijakan dan penegak hukum. Selain itu, perlu diadakan kerja sama dengan masyarakat untuk menegakkan hukum, dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia dengan tetap berpedoman pada konstitusi.
Pengaruh Variasi Waktu Pre-Treatment Sampah Organik Pasar Terhadap Kecepatan Reduksi Berat Sampah Oleh Larva Maggot Black Soldier Fly (Hermetia Illucens) Risky Nur Fitriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1379

Abstract

Sampah organik yang tidak dikelola dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Larva maggot Hermetia illucens dapat dimanfaatkan sebagai agen biodegradasi untuk mengurangi volume sampah organik secara cepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi waktu pre-treatment sampah organik terhadap kecepatan reduksi sampah organik oleh larva maggot. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan post test only design. Variasi waktu pre-treatment yang digunakan yaitu 0 hari, 1 hari, 2 hari, 3 hari, dan 4 hari dengan 4 kali pengulangan pada setiap perlakuan. Data hasil reduksi berat sampah organik dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi waktu pre-treatment terhadap kecepatan reduksi sampah organik oleh larva maggot. Persentase reduksi tertinggi diperoleh pada perlakuan pre-treatment 4 hari sebesar 82,68%, sedangkan terendah pada kontrol sebesar 59,53%. Perlakuan dengan waktu pre-treatment yang lebih lama menunjukkan kecenderungan peningkatan reduksi sampah. Masyarakat dapat memanfaatkan metode pelayuan sebelum diberikan ke maggot untuk meningkatkan efektivitas reduksi sampah. Penelitian selanjutnya disarankan meneliti pengaruh jenis substrat dan kandungan nutrisi terhadap aktivitas maggot. Pengelolaan sampah organik berbasis maggot diharapkan dapat menjadi alternatif pengurangan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Media Sosial Terhadap Perubahan Pola Konsumsi Remaja Di Sma Muhammadiyah 1 Medan Eva Silviana Rahmawati; Silvia Anita Yuningsih; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1381

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami perubahan pola konsumsi akibat pengaruh lingkungan, perkembangan teknologi informasi, serta tingginya penggunaan media sosial. Saat ini media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi sumber informasi kesehatan yang berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi gizi melalui media sosial terhadap perubahan pola konsumsi remaja di SMA Muhammadiyah 1 Medan. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui media sosial Instagram dan WhatsApp selama empat minggu dalam bentuk poster edukasi, video pendek, infografis, dan diskusi interaktif. Data pola konsumsi diperoleh menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pola konsumsi sehat setelah pemberian edukasi gizi melalui media sosial. Rata-rata skor pola konsumsi meningkat dari 62,45 ± 8,12 menjadi 78,21 ± 7,34 dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Selain itu terjadi peningkatan frekuensi konsumsi buah dan sayur serta penurunan konsumsi makanan cepat saji dan minuman berpemanis. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui media sosial berpengaruh signifikan terhadap perubahan pola konsumsi remaja. Pemanfaatan media sosial sebagai media promosi kesehatan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan perilaku konsumsi sehat pada remaja sekolah.
Pengaruh Brand Imange dan Brand Ambassador Terhadap Minat Beli Produk Glad2glow di Bengkayang Yopita Maura; Aloysius Hari Kristianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1383

Abstract

Perkembangan industri perawatan kulit di Indonesia yang semakin pesat menyebabkan persaingan produk kecantikan semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran yang efektif melalui pembentukan Brand Imange yang positif dan penggunaan Brand Ambassador. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Imange dan Brand Ambassador terhadap minat beli produk Glad2Glow di Kabupaten Bengkayang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Imange berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk Glad2Glow. Brand Ambassador juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Secara simultan, Brand Imange dan Brand Ambassador terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Temuan ini menunjukkan bahwa citra merek yang kuat serta pemilihan Brand Ambassador yang tepat dapat meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk. Dengan demikian, Brand Imange dan Brand Ambassador merupakan faktor penting yang memengaruhi minat beli konsumen terhadap produk Glad2Glow di Kabupaten Bengkayang.

Page 92 of 147 | Total Record : 1464