cover
Contact Name
Yohan Brek
Contact Email
yohanbrek74@gmail.com
Phone
+6281295123667
Journal Mail Official
yohanbrek74@gmail.com
Editorial Address
Jalan Paving Block Lingkungan 01 Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting Kota Manado - Provinsi Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : 30633508     DOI : 10.70420
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling, adalah Jurnal yang diterbitkan oleh PT. Giat Konseling Nusantara (GKN). Jurnal ini bekerjasama dengan Asosiasi Poimenika Indonesia (APIN) dan Prodi S2 Pastoral Konseling IAKN Manado. MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling menerima publikasi artikel ilmiah pada semua bidang ilmu-ilmu Pendidikan (baik pendidikan secara umum maupun pendidikan keagamaan/Teologi) dan ilmu Bimbingan Konseling. MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling menerbitkan artikel ilmiah bulan Februari, Juni, dan Oktober setiap tahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
DILEMA ANTARA PASSION DAN KEWAJIBAN: MEMAKNAI KETEGANGAN PILIHAN PENDIDIKAN TINGGI DI BAWAH TEKANAN KELUARGA PADA SISWA SMKN 3 MANADO Angelia Takasihaeng, Julieva; Tadung, Frieska Putrima; Kobis, Melisa; Polii, Rafe Yahya; Landeng, Angelique Pingkan
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/abwdv460

Abstract

Pemilihan pendidikan tinggi merupakan fase krusial dalam kehidupan remaja, terutama di Sulawesi Utara yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Banyak siswa mengalami dilema antara mengikuti passion pribadi atau memenuhi harapan keluarga yang berorientasi pada status sosial dan stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman subjektif siswa SMKN 3 Manado dalam menghadapi tekanan keluarga saat menentukan pilihan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi terbatas, dan analisis dokumen pribadi. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan keluarga muncul dalam bentuk eksplisit (paksaan langsung), implisit (harapan tersirat), serta tekanan ekonomi. Tekanan ini memengaruhi kondisi psikologis siswa, seperti stres, kebingungan identitas, dan kehilangan motivasi. Sebagian siswa mencoba berkompromi, namun tetap mengalami beban emosional. Dalam budaya Minahasa yang kolektif, ketegangan ini menjadi lebih kompleks. Kesimpulan menegaskan bahwa tekanan tanpa komunikasi terbuka dapat menghambat pembentukan identitas diri. Guru Bimbingan dan Konseling berperan strategis sebagai fasilitator dialog melalui pendekatan yang empatik dan kontekstual.
PERAN PASTORAL KONSELING DALAM MENANGANI KRISIS IDENTITAS REMAJA DI SMA Pinodolong, Esmeralda; Masoara, Gladys; Hontong, Merike; Tadung, Frieska Putrima
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/ne9vw283

Abstract

Krisis identitas merupakan salah satu tantangan perkembangan yang paling krusial dalam masa remaja, khususnya di jenjang SMA. Dalam konteks pendidikan, peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang mengadopsi pendekatan pastoral konseling menjadi sangat penting dalam mendampingi remaja menghadapi dinamika psikologis dan spiritual mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendekatan pastoral konseling dapat membantu mengatasi krisis identitas remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengkaji literatur dan analisis fenomena berdasarkan data deskriptif dari observasi dan wawancara terbatas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pastoral konseling yang empatik dan berbasis nilai-nilai iman dapat membantu remaja membangun makna diri yang positif. Simpulan dari artikel ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga dalam memberikan dukungan holistik kepada remaja
PERAN STRATEGIS BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Naleng, Delviana Tasya; Lumenta, Anita; Meheda, Novini; Efriani, Vivi
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/qy1tv221

Abstract

Masa remaja adalah periode kritis yang penuh dengan dinamika perkembangan emosi, sosial, dan akademik. Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), banyak siswa menghadapi tantangan seperti krisis identitas, tekanan teman sebaya, masalah keluarga, serta kecemasan akademik. Artikel ini mengeksplorasi peran strategis bimbingan dan konseling dalam mendampingi remaja melewati masa transisi ini. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara dengan guru BK di beberapa SMP di Sulawesi Utara, ditemukan bahwa layanan konseling mampu membentuk kesadaran diri, meningkatkan keterampilan sosial, serta membantu siswa menghadapi tekanan psikis dan tantangan akademik. Dengan integrasi pendekatan psikologis, pedagogis, dan nilai-nilai spiritual, konseling menjadi ruang aman dan suportif bagi remaja untuk bertumbuh secara utuh. Artikel ini menegaskan pentingnya konselor sekolah dalam membentuk karakter remaja serta menciptakan budaya sekolah yang sehat dan peduli.
DARI TRAUMA MENUJU PEMULIHAN: STRATEGI PASTORAL KONSELING DALAM KASUS BULLYNG PADA ANAK DI SD PELING SAWANG, KAB.KEP SITARO Makanoneng, Marsyanda; Panese, Julaiedy; Talamuda, Vellia; Ramenaung, Yesica
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/rteazg57

Abstract

Bullying atau perundungan yang terjadi di sekolah dasar bisa membuat anak-anak merasa takut, sedih, malu, dan bahkan trauma. Hal ini juga terjadi di SD GMIST Betlehem Peling Sawang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, di mana beberapa siswa mengalami bullying dari teman sekelas mereka. Artikel ini membahas bagaimana strategi pastoral konseling dapat membantu anak-anak pulih dari pengalaman buruk tersebut. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan dengan kasih sayang dan empati, mengajarkan cara mengelola emosi dan mengatasi masalah, membangun hubungan yang baik antara konselor dan anak, serta menggunakan kegiatan menyenangkan seperti bermain dan menggambar untuk membantu anak mengekspresikan perasaan. Dengan cara ini, anak-anak merasa didukung, tidak sendirian, dan perlahan mulai bangkit dari rasa takut mereka. Pendekatan pastoral ini tidak hanya membantu secara emosional, tetapi juga menolong anak memahami bahwa mereka dikasihi oleh Tuhan dan berharga. Harapannya, strategi ini bisa menjadi cara yang baik untuk membantu anak-anak di sekolah menghadapi dan pulih dari bullying
OPTIMALISASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU BAGI SISWA DENGAN MASALAH KELUARGA DI SMA NEGERI 1 SIAU TIMUR Tamalonggehe, Nadajasia Rosseto; Pontoh, Chanesa Angelica; Susmantoyo, Rhea S.N.
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/rkakgz98

Abstract

Family problems are one of the factors that have a significant impact on the psychological and academic development of students at school. At SMA Negeri 1 Siau Timur, a number of students experience obstacles in the learning process and self-adjustment due to unfavorable family situations. Some of them come from broken home families, while others live in intact families but experience a lack of attention and affection due to unbalanced parenting patterns such as having to give in to younger siblings, being burdened with domestic responsibilities, or losing emotional figures from busy parents. This situation affects emotional stability, learning concentration, and even student academic achievement. Individual counseling services, as one of the approaches in Guidance and Counseling at school, have a strategic role in helping students overcome these internal problems. This article aims to explore how individual counseling services can be optimized in accompanying students who are facing family problems, as well as compiling contextual and empathetic intervention strategies to support students’ psychological well-being and academic achievement. The approach used involves case observations, analysis of student needs, and the development of counseling service strategies that are integrative and based on human relationships.
REMAJA DI TENGAH KELUARGA YANG RETAK: KONSELING PASTORAL SEBAGAI RUANG AMAN BAGI SUARA YANG TAK TERDENGAR Yumbe, Dea Inda Claudia; Pansariang, Evelin; Paulus, Jenifer; Palit, Fernanda
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/0pv6mn48

Abstract

Masa remaja adalah periode krusial dalam pembentukan identitas diri dan harga diri. Namun, remaja dari keluarga yang retak sering kali mengalami luka emosional yang dalam dan tidak terlihat oleh lingkungan sekitar. Artikel ini mengangkat peran penting konseling pastoral sebagai ruang aman bagi remaja yang hidup dalam ketegangan keluarga, baik secara emosional maupun spiritual. Melalui pendekatan empatik dan kehadiran yang utuh, konseling pastoral mampu menjadi sarana kasih Allah yang memulihkan. Sekolah Kristen dan gereja diharapkan mampu bersinergi dalam membangun ekosistem pelayanan yang mendukung proses penyembuhan batin remaja. Dengan menjadikan konseling pastoral sebagai pelayanan kasih yang mendengar dan menerima, suara-suara remaja yang selama ini terabaikan dapat diberi ruang untuk disembuhkan dan dipulihkan.  
PERAN PASTORAL KONSELING DALAM MENDAMPINGI MAHASISWA MENGHADAPI KRISIS IDENTITAS DI PERGURUAN TINGGI Tingginehe, Agnisye Gabriela; Garuda, Alfiani Anice; Barahama, Grichela; Talopod, Milano Paul
MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/znyqet64

Abstract

Masa perkuliahan merupakan periode penting dalam pembentukan identitas diri mahasiswa. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang mengalami krisis identitas akibat tekanan akademik, sosial, dan eksistensial yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pastoral konseling dalam mendampingi mahasiswa yang mengalami krisis identitas di lingkungan perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap mahasiswa serta konselor pastoral di salah satu perguruan tinggi Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pastoral konseling berperan signifikan dalam membantu mahasiswa mengenali jati dirinya, mengatasi kecemasan, serta memulihkan arah hidup melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual. Pendampingan yang dilakukan secara empatik, terbuka, dan berbasis nilai iman Kristen terbukti mampu memberikan ketenangan, harapan, dan penguatan bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika kehidupan kampus. Oleh karena itu, pelayanan pastoral di perguruan tinggi sangat penting untuk dikembangkan sebagai upaya preventif dan kuratif terhadap krisis identitas mahasiswa, agar mereka dapat bertumbuh menjadi pribadi yang utuh secara mental, sosial, dan spiritual.  

Page 3 of 3 | Total Record : 27